Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Interior Museum Wayang di Jakarta, Jl. Jendral Gatot Subroto, Kavling 18, Jakarta Joelene Tanmin; Dwi Sulistyawati; Anastasia Cinthya Gani
VISUAL Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jurnal.v14i1.9607

Abstract

Penerapan Konsep Minimalist pada Desain Interior Ruang Dhammasala Vihara Guna Dharma Destin Connellya; Anastasia Cinthya Gani; Andrey Caesar Effendi
VISUAL Vol 19 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v19i2.30798

Abstract

Rumah ibadah sebagai fasilitas umum seperti vihara juga membutuhkan perencanaan desain interior yang baik agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan di dalamnya dapat berjalan dengan lancar dan nyaman. Dalam artikel ini objek utama yang akan menjadi pembahasannya adalah adanya penerapan konsep desain minimalis pada desain interior Vihara Guna Dharma. Masih ada yang keliru akan perbedaan dari kelenteng dan vihara, bangunan arsitektur vihara tidak selalu berbentuk arsitektur tradisional Tionghoa. Tidak jarang bahwa sekarang sudah banyak bangunan vihara yang sudah dimodernisasi. Untuk itu penerapan konsep desain minimalis pada desain interior Vihara Guna Dharma ini dipilih untuk mengikuti perkembangan tren interior jaman sekarang dan juga memaksimalkan seluruh ruang yang ada sehingga aktivitas dan fasilitas pada vihara dapat terpenuhi. Hal ini untuk menjawab visi dan misi dari Vihara Guna Dharma sendiri akan dapat terlaksana dan terpenuhi. Metode yang digunakan dalam perancangan interior ini didasari oleh proses desain oleh Rosemary Kilmer dan Otie Kilmer. Kesimpulannya perancangan interior terutama vihara dengan konsep desain minimalis sangat mungkin terjadi, dari perancangan ini diharapkan agar dapat memenuhi seluruh aktivitas yang ada agar visi dan misi dari vihara dapat direalisasikan dengan baik.
Dampak Perancangan Interior Sekolah Dalam Efektivitas Pembelajaran Aghastya Wiyoso; Eve Antoinette Ichwan; Anastasia Cinthya Gani
VISUAL Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/vis.v20i2.35536

Abstract

Perkembangan sekolah di Indonesia saat ini semakin pesat. Tak hanya itu, kualitas pendidikan di Indonesia semakin meningkat, mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia global. Sekolah - sekolah di Jakarta menghadapi berbagai tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Oleh karena itu, pembangunan kembali struktur gedung dan interior sangat diperlukan agar misi pendidikan yang diemban oleh Sekolah Kristen Ketapang dapat lebih dioptimalkan. Dengan interior baru yang lebih aman, nyaman, dan modern, sekolah ini diharapkan dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa, sehingga kualitas pendidikan dan nilai - nilai Kristiani yang diajarkan dapat disampaikan dengan lebih efektif. Upaya ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas sekolah mendukung perkembangan akademis dan karakter siswa secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen desain interior, seperti tata letak ruang, pencahayaan, warna, sirkulasi udara, serta pemilihan furnitur, memengaruhi konsentrasi, motivasi, dan kenyamanan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa sekolah yang menerapkan prinsip desain interior modern dan ramah belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan fokus siswa hingga 30%, menurunkan tingkat stres, serta mendorong interaksi positif antara guru dan siswa. Kesimpulannya, perancangan interior sekolah yang ergonomis, estetis, dan fungsional tidak hanya memperindah ruang belajar, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efektivitas proses pembelajaran secara keseluruhan.
PELATIHAN TEKNIK STEMPEL MENGGUNAKAN BAHAN ALAM DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA SEKOLAH DASAR DI JAKARTA SELATAN Andanwerti, Noeratri; Anastasia Cinthya Gani; M. Nashir Setiawan
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34937

Abstract

ABSTRACT Students at SD Negeri 19 Pagi Kebayoran Lama Selatan, a public elementary school in South Jakarta, face limitations in learning cultural arts and developing suitable skills, particularly in grade 1. To address this, a community service initiative introduced art training using stamp techniques with natural materials such as vegetables. The stamp method is a form of high printmaking—one of the graphic arts that utilizes media surfaces with varying textures and patterns. This technique allows students to create detailed, repeatable designs on paper, fabric, or other materials. The tools used for stamping are simple and sourced from the surrounding environment, making them accessible and eco-friendly. The training aims to introduce students to the fundamentals of stamp art, encouraging them to explore creativity using natural materials. In doing so, students develop a greater appreciation for nature and its potential in artistic expression. The training is delivered through demonstrations and group discussions, where students share their creations and offer feedback to peers. This collaborative method promotes a sense of community, allowing students to learn from one another while building confidence in their artistic abilities. The environment created is supportive, creative, and inclusive. As a result of this activity, students become more familiar with fine arts and more innovative in using unconventional materials. Their artworks reflect personal creativity and environmental awareness, showcasing unique pieces that emphasize individual expression. This experience fosters imagination, teamwork, and a lifelong appreciation for the arts and nature’s role in creativity. ABSTRAK Permasalahan yang dihadapi oleh siswa SD Negeri 19 Pagi Kebayoran Lama Selatan di Jakarta Selatan adalah keterbatasan pembelajaran untuk bidang seni budaya dan ketrampilan yang tepat untuk siswa kelas 1 SD. Sebagai solusi, PKM melaksanakan kegiatan pelatihan seni rupa menggunakan teknik stempel/cap menggunakan bahan alam yaitu sayuran. Teknik stempel merupakan salah satu contoh terapan dari seni cetak tinggi. Seni cetak tinggi merupakan salah satu dari sekian banyak jenis seni grafis. Yang mana proses pembuatannya menggunakan teknik cetak dengan memanfaatkan permukaan medianya yang memiliki perbedaan tinggi. Alat stempel/cap yang digunakan adalah bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mengarahkan siswa agar lebih mengenal teknik stempel/cap dalam bidang seni rupa. Selain itu mendorong siswa lebih kreatif dengan menggunakan bahan yang tersedia di alam sekitar. Metode pelatihan menggunakan metode demonstrasi melalui pendekatan diskusi kelompok oleh tim mahasiswa dengan siswa SD. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah membagi siswa SD menjadi beberapa kelompok, membagikan alat dan bahan untuk kegiatan, mengikuti arahan dosen instruktur yang melakukan penjelasan dan contoh (demonstrasi) membuat campuran warna dan aplikasi teknik stempel menggunakan sayuran ke media kertas. Praktika siswa didampingi mahasiswa, siswa dapat berkreasi sendiri dengan membuat komposisi warna yang disediakan dan mengisi bidang gambar dengan stempel berbagai bentuk menghasilkan tekstur yang menarik. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini siswa diharapkan lebih mengenal bidang seni rupa dan kreatif dalam memanfaatkan benda-benda di lingkungan sekitar.