Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT BRT DR SEBAGAI BAHAN BAKAR TERBARUKAN UNTUK RUMAH TANGGA Ilmardani Rince Ramli
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v1i1.36

Abstract

With human development and developing era with the passing of time and the development of  science human life and energy needs of developing any rise in world oil prices is very influential on the lives of the people of indonesia.The government immediately took steps to take fuel subsidies with the direct impact on the people of the village every day in need of energy for household needs. With this, there must be (renewable) alternative fuels for the solution with appropriate technology that is effective, efficient and environmentally friendly, namely by making a DR BRT tool to process cow manure into gas for daily needs for the community to cook, electricity in accordance with the situation and condition of the community that has the basic ingredients of cow dung waste, with community service using the DR BRT tool around the abang temple, sentonorejo jogotirto berbeman Yogyakarta can utilize cow manure to be processed into gas with appropriate tools. (keywords: appropriate technology, BRT DR, cow manure, environmentally friendly).
MODIFIKASI SPUYER PADA KOMPOR BIOGAS DR DAN PEMBERIAN KATUP PENGAMAN TEKANAN BIOGAS ilmardani Rince Ramli
JURNAL REKAYASA INDUSTRI (JRI) Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v1i1.54

Abstract

Seiring perkembangan dan peradapan manusia serta dengan berjalanya waktu serta perkembangan ilmu pengetahuan manusia, kebutuhan hidup dan energipun berkembang kenaikan harga minyak dunia sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerintah segera mengambil langkah mengambil subsidi bahan bakar (BBM) dengan hal tersebut berdampak langsung kepada masyarakat desa yang sehari harinya membutuhkan energi untuk keperluan rumah tangga.dengan halterebut harus ada bahan bakar alternatif (terbarukan) untuk solosinya dengan Tehnologi tepat guna yang efektif, efisien dan ramah lingkungan yaitu dengan membuat alat BRT DR untuk memproses limbah kotoran sapi menjadi gas untuk keperluan sehari hari bagi masyarakat untuk memasak, energi listrik sesuai dengan situasi dan kondosi lingkungan masyarakat yang mempunyai bahan dasar limbah kotoran sapi, dapat memanfaatkan limbah kotoran sapi utuk diproses menjadi gas degan alat tepat guna. Dan memodifikasi spuyer pada kompor biogas serta memberi katup sebagai pengaman tekanan biogas. modifikasi, spuyer, kompor biogas, katup pengaman
Penentuan Rute Penyaluran Bantuan Bencana Guna Meminimalkan Biaya Distribusi Dengan Metode Saving Matriks Maulidiah Maulidiah; Jono Jono; Ilmardani Rince Ramli
JURNAL REKAYASA INDUSTRI (JRI) Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v1i1.57

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menentukan rute pendistribusian bantuan logistik untuk warga yang terdampak korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi dari pos koordinasi MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) ke pos-pos pelayanan dengan menggunakan metode Saving Matriks.Salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini adalah Metode Saving Matriks. Metode ini merupakan metode penentuan rute terpendek dengan mengoptimalkan rute distribusi sehingga mampu menghemat jarak dan meminimalkan biaya trasportasi. Objek penelitian yaitu pos koordinasi dan pos-pos pelayanan MDMC. Variabel yang digunakan yaitu jarak, biaya, armada yang tersedia, kapasitas muatan tiap armada, permintaan bantuan dan rute awal.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hasil perbandingan rute yaitu rute awal dari data matriks awal dan Saving Matriks yang diolah hingga mendapatkan rute Saving Matriks, diperoleh persentase penghematan jarak, bahan bakar dan biaya distribusi sebesar 44,31 % dari jumlah pada rute awal . Selain itu, rute terbaru menggunakan Saving Matriks mampu mengurangi penggunaan armada atau sarana distribusi dan mengoptimalkan rute.
Perancangan Mesin Perontok Padi Portabel Menggunakan Pendekatan Biomekanika Suhartono - Suhartono; Iva Mindhayani; Ilmardani Rince Ramli
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v5i1.906

Abstract

Mesin perontok padi yang berada di ekowisata Geopark Gunung Sewu Patuk Gunung Kidul sebagian besar masih menggunakan pedal tunggal tradisional yang terbuat dari sepeda atau becak yang tidak terpakai. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya cidera otot ypadaa petani setelah bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi mesin perontok padi tradisional tersebut agar dapat mengurangi risiko terjadinya cidera otot, dapat meningkatkan produktivitas dan terlihat menarik oleh pengunjung. Metode penelitian menggunakan analisis biomekanika dari gaya-gaya yang dihasilkan oleh masing-masing segmen tubuh yang berpengaruh. Hasil penelitian terdapat koreksi desain mesin pada bentuk dan dimensi mesin antara lain; penambahan pedal, handle, sadel, setang dan roda fleksibel (yang dapat diatur ke atas dan ke bawah). Berdasarkan analisis fisiologis, energi yang dibutuhkan sebesar 2.633387 Kkal/menit dimana dapat dikategorikan beban ringan dan membutuhkan istirahat 5-6 menit. Sedangkan hasil analisis biomekanika pada mesin lama menunjukkan berat yang ditanggung oleh kaki penyangga oleh setiap segmen tubuh adalah 1902.719 N, sedangkan mesin hasil perbaikan memiliki beban lebih kecil yaitu 974.793 N. Gaya minimum yang terjadi pada setiap segmen adalah 288,907 N pada lengan dan bahu, 22,171 N pada bagian belakang, 254,541 N pada kaki mengayuh, dan 147,736 N pada pijakan kaki, sehingga dinyatakan bahwa itu lebih kecil dari standar NIOSH (1981) yang direkomendasikan sebesar 3400 N. Jadi, berdasarkan analisis antropometri, aspek ergonomis, dan biomekanik yang dikoreksi dari mesin perontok lebih baik dan lebih ergonomis daripada mesin lama. Dengan menggunakan desain mesin ini, masalah cedera otot dapat diatasi sehingga pekerjaan menjadi lebih aman, nyaman, sehat, efektif, dan efisien. Wisatawan dapat belajar lebih baik dan lebih banyak orang tertarik untuk mencobanya ketika musim panen tiba.