Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN PELAKSANAAN CODE BLUE DI RSUD KARDINAH Nurcholis Nurcholis; Hudinoto Hudinoto; Maria Ulfa
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v12i1.289

Abstract

Latar Belakang : Insiden dan angka mortaltas akibat cardiac dan respiratory arrest cukup banyak oleh karena itu perlu penanganan yang cepat dan efektif ketika terjadi kejadian cardiac dan respiratory arrest dan keadaan gawat darurat lainnya. Mengambarkan pelaksanaan Code Blue di RSUD Kardinah Tegal. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel yakni 21 kejadian Code Blue. Hasil : Dalam hal proses rekapitulasi: Penelitian menunjukkan, 90,5 % pelaksanaan algoritma Code Blue di ruang rawat inap dewasa dikatakan baik. Waktu tanggap menunjukkan 61,9 % waktu tanggap tepat dengan mean 270,29 detik (4 menit 30 detik) dengan standar deviasi 51,360 detik. Outcome pelaksanaan Code Blue menunjukkan 61,9 % tidak berhasil dan 38,1 % berhasil. Alasan pemanggilan Code Blue terbanyak yaitu cardiac arrest 47,6 %. Responden terbanyak yaitu pada kelompok usia manula 28,6% dengan jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki 61,9 %. Kesimpulan dan Saran: Mendasarkan hasil penelitian mengambarkan bahwa pelaksanaan Code Blue di RSUD Kardinah.dikatagorikan baik, dan waktu tanggapnya sesuai. Namun keluaran dari pelaksanaannya kebanyakan tidak berhasil. Harapkan kedepanya ada peningkatan mutu pelayanan dalam kegawat darurat di semua lingkungan rumah sakit.
GAMBARAN PELAKSANAAN CODE BLUE DI RSUD KARDINAH Nurcholis Nurcholis; Hudinoto Hudinoto; Maria Ulfa
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v12i1.289

Abstract

Latar Belakang : Insiden dan angka mortaltas akibat cardiac dan respiratory arrest cukup banyak oleh karena itu perlu penanganan yang cepat dan efektif ketika terjadi kejadian cardiac dan respiratory arrest dan keadaan gawat darurat lainnya. Mengambarkan pelaksanaan Code Blue di RSUD Kardinah Tegal. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah sampel yakni 21 kejadian Code Blue. Hasil : Dalam hal proses rekapitulasi: Penelitian menunjukkan, 90,5 % pelaksanaan algoritma Code Blue di ruang rawat inap dewasa dikatakan baik. Waktu tanggap menunjukkan 61,9 % waktu tanggap tepat dengan mean 270,29 detik (4 menit 30 detik) dengan standar deviasi 51,360 detik. Outcome pelaksanaan Code Blue menunjukkan 61,9 % tidak berhasil dan 38,1 % berhasil. Alasan pemanggilan Code Blue terbanyak yaitu cardiac arrest 47,6 %. Responden terbanyak yaitu pada kelompok usia manula 28,6% dengan jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki 61,9 %. Kesimpulan dan Saran: Mendasarkan hasil penelitian mengambarkan bahwa pelaksanaan Code Blue di RSUD Kardinah.dikatagorikan baik, dan waktu tanggapnya sesuai. Namun keluaran dari pelaksanaannya kebanyakan tidak berhasil. Harapkan kedepanya ada peningkatan mutu pelayanan dalam kegawat darurat di semua lingkungan rumah sakit.
EDUKASI DAN SOSIALISASI PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DENGAN DZIKIR DAN HERBAL DI KELURAHAN DEBONG KULON TEGAL Fatchurrozak Himawan; Suparjo Suparjo; Hudinoto Hudinoto
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v2i1.245

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Covid-19 menyebabakn sebagian besar masyarakat panik, tidak ingin terkena atau terjangkit oleh virus ini. Masyarakat mulai tersadar untuk menjaga dan meningkatkan daya tubuh agar tidak terpapar oleh covid 19. Meningkatkan daya tahan tubuh adalah upaya untuk tidak mudah terserang penyakit termasuk Covid-19. Tujuan : Pendekatan spiritual dan minuman herbal/tradisional yang dapat membantu peningkatan imunitas tubuh merupakan bagian pendekatan secara hoistik yang diharapkan mampu mencegah penyebaran covid-19. Metode : Pengabdian masyakat ini dilakukan dengan edukasi dan sosialisasi tentang aplikasi dzikir/doa dan pembuatan minuman lemon madu/teh yang dapat meningkatan imunitas. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan pengukuran pengetahuan dengan pre-post test serta kunjungan ke masyarakat untuk pendampingan aplikasi dzikir/doa serta pembuatan minuman lemon atau teh. Evaluasi akhir menggunakan google form untuk mengetahui respon masyrakat terhadap penerapan dzikir dan kosumsi lemon madu/teh. Hasil : 70-80 persen masyarakat yang mengaplikasikan dzikir dan konsumsi lemon/ teh secara rutin selama satu bulan merasakan ketenangan hati dan perasaan fisik yang lebih bugar. Kesimpulan : Penerapan dzikir dalam kehidupan sehari-hari dan konsumsi lemon teh memberikan rasa ketenangan diri dan perasaan fisik yang lebih bugar. Kata Kunci: Imunitas,Dzikir,Lemon,Teh