Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efforts To Improve Employee Performance Through Incentives, Work Skills, And Intrinsic Motivation, With Organizational Commitment As An Intervening Variable : Study Of CV. Mita Furniture Jepara Employees Ahmad Fahmi Fahrobi; Suparjo Suparjo; Sulistiyani Sulistiyani
Proceeding of The International Conference on Economics and Business Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of The International Conference on Economics and Business
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/iceb.v1i1.359

Abstract

This study aims to analyze the effect of incentives, work skills, and intrinsic motivation on employee performance either directly or indirectly through organizational commitment on CV. Mita Funiture Jepara. The population used in this study were all employees of CV Mita Furniture Jepara, and the number of samples used was 83 respondents, with the sampling technique of the saturated sample method or the census method. The data source used is primary data, with questionnaire data collection method. The analytical technique used is path analysis and Sobel test. The results of the research analysis show that incentives have a positive and significant effect on organizational commitment, work skills have a positive and significant effect on organizational commitment, intrinsic motivation has a positive and significant effect on organizational commitment, incentives have a positive and significant effect on employee performance, work skills have a positive and significant effect on organizational commitment. employee performance, intrinsic motivation has a positive and significant effect on employee performance, organizational commitment has a positive and significant effect on employee performance. Sobel test results show that organizational commitment can mediate or strengthen the effect of incentives on employee performance, organizational commitment can mediate or strengthen the effect of work skills on employee performance, and organizational commitment can mediate or strengthen the effect of intrinsic motivation on employee performance.
PENGALAMAN SUPERVISI KLINIK KEPALA RUANG DALAM FUNGSI RESTORATIF PADA TINDAKAN PEMASANGAN INFUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TEGAL Suparjo Suparjo; Meidiana Dwidiyanti; Sarah Uliya
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabilan emosi dan kecemasan yang berlebihan menjadi salah satu faktor resiko yang membuat perawat pelaksana mengalami kesulitan dalam melakukan tindakan pemasangan infus. Hal ini bisa berdampak pada terjadinya infeksi flebitis. Kejadian flebitis dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan perawat, kepatuhan cuci tangan dan supervisi klinik kepala ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman supervisi klinik kepala ruang dalam fungsi restoratif pada tindakan pemasangan infus di Rumah Sakit Umum Daerah Tegal. Penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 10 partisipan yang diambil dengan cara purposive sampling, yang meliputi 5 kepala ruang sebagai partisipan utama, dan 1 kepala bidang keperawatan, 1 ketua tim dan 3 perawat pelaksana sebagai partisipan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan in-dept interview dengan wawancara semistruktur. Data dianalisa dengan menggunakan inductive content analysis. Penelitian mendapatkan 5 tema yang berkaitan dengan supervisi klinik ruang kepala dalam fungsi restoratif, meliputi: (1) identifikasi pasien, (2) kestabilan emosi, (3) hubungan antar perawat, (4) penyelesaian masalah atau konflik, dan (5) prosedur, upaya yang tepat dan harapan positif yang dibutuhkan untuk mengatasi hambatan dan komplikasi pemasangan infus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa supervisi klinik fungsi restoratif dapat memudahkan identifikasi pasien, menjaga stabilitas emosional perawat, memperbaiki hubungan antar perawat dan dapat memberikan solusi dalam memecahkan masalah atau konflik.
Pelatihan Perawatan Diri, Stimulasi Syaraf Perifer dan Teknik Relaksasi Otot Progresif pada Kelompok Perawatan Diri (KPD) Kusta di Kota Tegal Maria Ulfah; Tinah Purwaningsih; Fatchurrozak Himawan; Suparjo Suparjo
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 1 No 2 (2020): Agustus
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v1i2.221

Abstract

Penyakit kusta adalah salah satu penyakit menular yang dapat menimbulkan masalah yang kompleks, bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampai masalah sosial, ekonomi dan budaya. Kelompok Perawatan Diri (KPD) yang dibentuk dan dilaksanakan di wilayah Kota Tegal dapat dijadikan media yang efektif untuk mempercepat kesembuhan penderita kusta. Tujuan kegiatan adalah memberikan pelatihan tentang perawatan diri, stimulasi saraf perifer dan Teknik relaksasi otot progresif pada pasien Kusta. Sasaran pengabdian masyarakat adalah kelompok Perawatan Diri (KPD) Kusta di Kota Tegal yang tersebar di wilayah Puskesmas Margadana, Puskesmas Tegal Barat dan Puskesmas Slerok. Pelaksanaan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan demonstrasi. Pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 3 bulan hari dihadiri oleh 30 peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan baik tentang penyakit kusta, pencegahan dan pengobatan meningkat menjadi 90%, sikap yang baik terhadap perawatan diri meningkat menjadi 93,3% , tingkat kecemasan peserta menurun menjadi mayoritas kecemasan ringan 60%, praktek senam kusta meningkat menjadi 36,7 % yang dapat melakukan dengan baik. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kelompok perawatan diri (KPD) Kusta di Kota Tegal tentang perawatan diri, stimulasi syaraf perifer dan relaksasi otot progresif, disarankan peserta KPD melakukan perawatan diri pagi dan sore, senam kusta setiap hari untuk mencegah terjadinya kecacatan dan melakukan relaksasi otot progresif untuk mengurangi kecemasan akibat proses penyakit kusta.
Analisis Kepemimpinan Transformasional Dan Penerapan TQM Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris Pada PT. Yodya Karya (Persero) Wilayah I Semarang) Kuttut Handhoko; Suparjo Suparjo; Giyah Yuliari
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 31, No 2 (2016): Peningkatan Kinerja UMKM Menghadapi Persaingan Global
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.387 KB) | DOI: 10.24856/mem.v31i2.423

Abstract

ABSTRAKSaat ini penerapan TQM di PT. Yodya Karya (Persero) masih memiliki sedikit kendala, antara lain masih adanya karyawan yang belum memahami apa yang dimaksud dengan TQM.  Hal sangat disayangkan karena  kesuksesan implementasi penerapan TQM membawa dampak yang baik bagi peningkatan kualitas dan peningkatan komitmen dari para karyawan yang pada akhirnya dapat memicu karyawan untuk meningkatkan kinerjanya. Disisi lain, Kepemimpian adalah salah satu faktor penting untuk keberhasilan penerapan TQM.  Berdasarkan kondisi saat ini yang dihadapi oleh PT. Yodya Karya (Persero) dan dukungan literatur yang ada, maka diperlukan penelitian tentang hubungan antara kepemimpinan transformasional, penerapan TQM, komitmen organisasi, dan kinerja karyawanReponden penelitian adalah karyawan  PT. Yodya Karya (Persero) Wilayah I di Semarang, sebanyak 117 karyawan. Alat analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling), yang dioperasikan melalui program AMOS 19.0.Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan: Ada pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan penerapan TQM terhadap komitmen organisasi.Ada pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional dan penerapan TQM terhadap kinerja karyawan. Ada pengaruh positif dan signifikan antara komitmen organisasi terhadap kinerja karyawanKata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Penerapan TQM, Komitmen Organisasi, Kinerja Karyawan ABSTRACTCurrently the application of TQM in PT. Yodya Karya (Persero) still has a few obstacles, among others, there are still employees who do not understand what is meant by TQM.  This situation is unfortunate because some literature suggests that successful implementation of the application of TQM bring a good impact on improving the quality and increase the commitment of employees could ultimately trigger employees to improve performance. On the other hand, one important factor for the successful implementation of TQM is leadership. Thereby, based on current conditions faced by PT. Yodya Karya (Persero) and literature that says that there is a relationship between transformational leadership, implementation of TQM, organizational commitment, and employee performanceThe respondents  of consisted of 117 employees of  PT. Yodya Karya (Persero) Region I in Semarang. Data analysis tool used is SEM (Structural Equation Modeling), which is operated with the AMOS program 19.0.This study concluded: There is a positive and significant effect of transformational leadership and application of TQM on organizational commitment.  There is a positive and significant influence between transformational leadership and application of TQM on employee performance. There is a positive and significant influence between organizational commitment to employee performance.Keywords: Transformational Leadership, TQM Implementation, Organizational Commitment, Employee Performance
The Role of Career Development in Improving Employee Performance: Empirical Study on Private Higher Education in Central Java, Indonesia Suparjo Suparjo; Endang Sri Sunarsih
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 34, No 2 (2019): Business Challenges in Global Competition
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.216 KB) | DOI: 10.24856/mem.v34i2.1031

Abstract

This paper main objective was to investigate whether  career development has impact on employees performance. This paper is quantitative in nature. Data for the paper have been collected through primary source that are from questionnaires surveys. The data have been checked through statistical software to find the impact of career counseling on worker efficiency, and career mentoring and skill assessment on employees performance. The population of this study was 1,116 lecturers and administrative staff  of 10 Private Higher Education in Central Java, Indonesia., and the taken sample was 250 respondents. Descriptive statistic tools SPSS were applied on the questionnaire to see the reliability and consistency. The result showed that career counseling had a positive and significant effect  on worker efficiency, and career mentoring and skill assessment had a positive and significant effect  on employees performance. The study recommends that organizations should encourage career counseling activities as a leeway of providing a sustainable framework upon which employees acquire the needed operational skills that will enhance their job performance in a typical organization.
Metode Saving Matrix Sebagai Alternatif Efisiensi Biaya Distribusi (Studi Empirik Pada Perusahaan Angkutan Kayu Gelondongan Di Jawa Tengah) Suparjo Suparjo
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 32, No 2 (2017): Peran Strategis SDM dalam Pencapaian Tujuan Organisasi
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.159 KB) | DOI: 10.24856/mem.v32i2.513

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan rute pengiriman produk yang paling tepat dan optimal yang dapat meminimalkan biaya distribusi, dan untuk mengetahui besarnya penghematan biaya distribusi. Populasi dalam penelitian ini adalah data perusahaan angkutan kayu gelondongan di Jawa Tengah, dan sampel penelitian ini adalah data dari 10  perusahaan angkutan kayu gelondongan di bawah Bunga Bangsa Co. Group di 10 kota di Jawa Tengah. Analisa penentuan rute distribusi menggunakan metode Saving Matrix. Hasil peramalan nilai MAPE, MAD, dan MSE terkecil  sebesar 0.50697, 0.102956, dan 0.018398. Hasil analisa dengan menggunakan metode Saving Matrix menunjukkan jumlah rute distribusi  dapat diturunkan dari 20 rute menjadi 10 rute. Jarak tempuh yang semula sebesar 3890 kilometer dapat direduksi menjadi 2238 kilometer, yang berarti jarak tersebut dapat dipersingkat/lebih hemat sebesar 42.47 % atau sekitar 1652 kilometer. Adanya penurunan rute mengakibatkan Biaya distribusi produk menjadi lebih rendah. Biaya semula adalah sebesar Rp22.952.267 turun menjadi Rp12.835.830. Dengan demikian terjadi penghematan biaya saluran distribusi sebesar Rp10,116,437 atau sekitar 44.07 %. Kata kunci: Metoda Saving Matriks, Efisiensi, Biaya Distribusi