Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Optimalisasi Material Pesawat Terbang Tanpa Awak Menggunakan Algoritma Genetika Dea Destiani; Esmeralda C Djamal; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) merupakan pesawat terbang tanpa awak. Teknologi UAV berfungsi untuk penampakan tampak atas yang dapat digunakan dibidang reportasi dan bidang militer. Salah satu bagian dari perancangan Pesawat UAV yaitu pemilihan material UAV. Material yang digunakan dalam perancangan UAV seperti baterai lipo, gps, esc, antena tracker, propeller, motor servo. Material tersebut memiliki beberapa jenis. Pemilihan jenis material dasar dilakukan bersifat tetap sesuai kebiasaan perancang, sehingga jika jenis material dasar yang biasa digunakan tidak ada, maka dapat digantikan oleh jenis material yang lain. Oleh karena itu dibutuhkan kombinasi dalam pemilihan material UAV. Algoritma genetika merupakan metode yang digunakan untuk optimalisasi berbagai kombinasi solusi tanpa harus melakukan percobaan satu persatu sesuai persyaratan. Maka pencarian kombinasi jenis material perancangan pesawat terbang dapat menggunakan Algoritma Genetika. Penelitian ini telah membuat sistem optimalisasi material pesawat terbang UAV. Pada sistem ini dilakukan pengujian menggunakan berat maksimal dan daya baterai. Berat yang digunakan yaitu 13 kg sesuai dengan berat maksimal UAV dan banyaknya iterasi yang digunakan sebanyak 100 generasi, menghasilkan berat yang optimum sebesar 12,6395 .Tujuan dari penelitian ini yaitu membangun suatu sistem yang dapat merekomendasikan jenis material dalam perancangan UAV berdasarkan berat dan daya.
The Effect of Knowledge Sharing and Enrichment on Lecturer Innovation Performance in General Achmad Yani University Pudjiantoro, Tacbir Hendro; Anggoro, Sigit; Destiani, Dea
Jurnal Informatika Vol 11, No 2 (2024): October
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/inf.v11i2.20503

Abstract

The annual evaluation carried out by LLDIKTI looked at the performance of lecturers in their regions, and it was revealed that some lecturers, especially lecturers at Jenderal Ahmad Yani University (UNJANI), still had difficulty fulfilling the tridharma duties of teaching, research and community service, which are important aspects of higher education. To consistently fulfill these obligations, lecturers are required to innovate. A study aimed at exploring how knowledge exchange and enrichment impact the innovative performance of UNJANI lecturers, collecting data through an online survey distributed to them. This research aims to understand the influence of knowledge sharing and enrichment on lecturer innovation, and its success is assessed through questionnaire analysis. These findings underscore the important positive correlation between knowledge sharing, enrichment, and increased innovative performance among UNJANI lecturers, indicating that encouraging these practices can increase the fulfillment of tri dharma obligations.
Peningkatan Kapasitas Pengetahuan UMKM dalam Pemasaran Digital di Kota Cirebon: Sebuah Kegiatan Terintegrasi dalam Program Pengabdian Masyarakat Renaldi, Faiza; Anggoro, Sigit; Santikarama, Irma; Hendro P., Tacbir; Destiani, Dea
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.852

Abstract

Di era globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang, pemasaran digital menjadi kunci bagi keberhasilan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, banyak UMKM di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi ini secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan peningkatan kapasitas pengetahuan UMKM dalam pemasaran digital di Kota Cirebon dilaksanakan selama satu hari, tepatnya pada tanggal 21 Juni 2024, di Rumah BUMN. Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang berfokus pada pengenalan dan penerapan strategi pemasaran digital melalui metode Participatory Action Research (PAR). Melalui pelatihan yang mencakup ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan platform digital, pembuatan konten promosi, dan manajemen media sosial. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta: sebelum pelatihan, 76% peserta belum pernah menggunakan iklan berbayar, dan setelah pelatihan, pemahaman tentang social media marketing meningkat dari 16,4% menjadi 61,5%. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan kesadaran akan pentingnya kehadiran digital tetapi juga membekali UMKM dengan keterampilan praktis yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal melalui transformasi digital di kalangan UMKM.
Evaluasi Kualitas Pengalaman Pengguna pada Platform e-Learning Universitas Jenderal Achmad Yani Tsaniabbad, Athaya; Mutaalim, Fadli; Pudjiantoro, Tacbir Hendro; Destiani, Dea
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v5i2.3406

Abstract

The utilization of e-learning platforms in higher education has become a fundamental necessity to support effective and efficient online learning processes. User experience (UX) quality plays a crucial role in determining the success of such platforms, both from technical and pedagogical perspectives. Universitas Jender al Achmad Yani (UNJANI), as a higher education institution, has developed its own e-learning system to facilitate technology-based instruction. This study aims to evaluate the UX quality of UNJANI’s e-learning platform. A mixed methods approach was employed, combining quantitative and qualitative methodologies. Quantitative data were collected through the distribution of the User Experience Questionnaire (UEQ) to 354 student respondents from four faculties. Meanwhile, qualitative data were gathered through in-depth interviews with 26 respondents to gain a more comprehensive understanding of user perceptions and experiences. The quantitative analysis revealed that the platform scored highest in the attractiveness and novelty dimensions (1.55), followed by clarity and efficiency (1.50). However, the accuracy (0.78) and stimulation (0.85) dimensions indicated areas for improvement. The qualitative findings supported these results and further uncovered technical issues and a demand for more innovative and interactive features. The study concludes that UNJANI’s e-learning platform provides a relatively positive user experience, yet further development is required to enhance system stability and the effectiveness of features supporting online learning.
Comparing the Relevance of the USE Questionnaire and Heatmap Analysis in Evaluating Usability and User Experience: A Case Study of the Unjani Information Systems Study Program Community Website Utami, Meisya Putri; Basri, Hasan; Renaldi, Faiza; Destiani, Dea
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i8.1828

Abstract

Usability and user experience are crucial aspects in designing and evaluating digital systems, as both directly affect user satisfaction, efficiency, and engagement. However, there often exists a gap between users' perceptions of the system’s usability and their actual behavior when using it. This research explores the potential of such gaps by analyzing user perceptions (measured through the USE questionnaire) and actual behavior data (collected from Microsoft Clarity heatmaps). A quantitative approach and visual observation involving 115 questionnaire respondents and 333 recorded user interaction sessions through Microsoft Clarity are employed. The study results indicate a general alignment between users’ positive views and behavioral engagement, such as high usability scores correlating with active duration on the Berita page. However, discrepancies were also identified on the Diskusi pages, where high satisfaction scores did not align with user behaviors like Quick Backs and Dead Clicks, indicating barriers in usability. These findings underscore the importance of integrating subjective and objective data: the USE questionnaire captures views on ease of use, satisfaction, and benefits, while heatmaps reveal behavioral barriers that may be hidden. In conclusion, both approaches complement each other, and when used together, they produce a more comprehensive and implementable user experience evaluation.
Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Perencanaan Strategis melalui Lean Product Canvas: Pengabdian kepada Masyarakat di Kalurahan Bangunjiwo Renaldi, Faiza; Santikarama, Irma; Pudjiantoro, Tacbir Hendro; Anggoro, Sigit; Destiani, Dea; Wati, Krisna Mutiara; Astusi, Murwani Eko; Cahyono, Edhy Tri; Pradana, Wina Driyan; Damayanti, Rizki Wahyuning; Viyani, Ari Okta
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1282

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menyusun perencanaan usaha yang lebih terarah, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar melalui pendekatan Lean Product Canvas (LPC). Permasalahan yang banyak dijumpai pada UMKM meliputi belum adanya perencanaan strategis tertulis, lemahnya pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, serta belum jelasnya nilai keunggulan produk dan strategi pengembangan usaha. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap pelatihan, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep Lean Product Canvas dan fungsi setiap komponennya, mulai dari identifikasi masalah pelanggan, perumusan solusi, penentuan segmen pasar, hingga perencanaan biaya dan pendapatan. Selanjutnya, pendampingan dilakukan secara langsung untuk membantu peserta menyusun Lean Product Canvas berdasarkan kondisi usaha masing-masing. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, dan penilaian terhadap hasil canvas yang disusun peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam menyusun rencana usaha, semakin jelasnya arah pengembangan produk, serta meningkatnya kesiapan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Peserta mampu menghasilkan dokumen Lean Product Canvas yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan usaha jangka menengah.
Deteksi Anomali Temporal dan Aktivitas Terkoordinasi pada Komentar Produk Parfum Menggunakan Long Short-Term Memory (LSTM) Agus Irvan Maulana; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Dea Destiani
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i3.889

Abstract

Perkembangan media sosial menyebabkan peningkatan interaksi pengguna dalam bentuk komentar pada unggahan produk. Namun, tingginya aktivitas komentar juga berpotensi memunculkan aktivitas tidak autentik dan komentar terkoordinasi yang dapat memengaruhi persepsi pengguna terhadap suatu produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi anomali temporal dan mengidentifikasi indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada unggahan produk parfum di Instagram. Objek penelitian dipilih karena unggahan produk parfum memiliki tingkat interaksi yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan lonjakan aktivitas komentar pada waktu tertentu. Dataset yang digunakan terdiri dari 448 komentar yang dikumpulkan melalui proses scraping Instagram pada periode 19 Januari 2026 hingga 3 Mei 2026. Data kemudian diproses melalui tahapan preprocessing, transformasi time-series, serta representasi teks menggunakan model IndoBERT. Metode Long Short-Term Memory (LSTM) digunakan untuk mempelajari pola temporal komentar dan mendeteksi anomali berdasarkan nilai residual dan threshold anomaly, sedangkan Cosine Similarity digunakan untuk mengukur tingkat kemiripan antar komentar pada waktu anomali. Hasil evaluasi model menunjukkan nilai MAE sebesar 0,3318, RMSE sebesar 1,9483, dan MAPE sebesar 16,37%, yang menunjukkan kemampuan prediksi model berada pada kategori baik. Proses deteksi anomali berhasil menemukan empat waktu anomali dengan lonjakan komentar yang signifikan. Analisis cosine similarity menunjukkan adanya kelompok komentar dengan tingkat kemiripan teks yang tinggi, termasuk komentar identik dan pengulangan kata tertentu secara berulang. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang social media analytics dan anomaly detection melalui integrasi analisis temporal dan analisis kemiripan teks untuk mengidentifikasi pola aktivitas komentar yang tidak normal serta indikasi aktivitas komentar terkoordinasi pada media sosial.
Pengaruh Literasi Digital dan Kesiapan Teknologi terhadap Keberlanjutan Bisnis UMKM Kuliner dalam Konteks Pemanfaatan QRIS di Kabupaten Bekasi Kayla Sejatining Pangesti; Sigit Anggoro; Dea Destiani
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7953

Abstract

Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi berbagai teknologi, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai sistem pembayaran digital. Namun, keberhasilan pemanfaatan QRIS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh literasi digital dan kesiapan teknologi pelaku usaha dalam mengelola aktivitas bisnis secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital dan kesiapan teknologi terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS di Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 155 pelaku UMKM kuliner yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Literasi digital diukur berdasarkan kerangka Digital Competence Framework (DigComp 2.1), sedangkan kesiapan teknologi diukur menggunakan Technology Readiness Index (TRI). Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4 melalui evaluasi outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kesiapan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis UMKM kuliner pengguna QRIS. Kesiapan teknologi memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan literasi digital, yang menunjukkan bahwa kesiapan pelaku usaha dalam menerima dan memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha. Temuan penelitian ini memperkuat perspektif Resource-Based View (RBV) dan Technology Readiness Index (TRI) bahwa kapabilitas digital dan kesiapan teknologi merupakan sumber daya strategis yang mendukung keberlanjutan bisnis UMKM. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah, Bank Indonesia, dan lembaga pendamping UMKM dalam merancang program peningkatan literasi digital serta kesiapan teknologi guna memperkuat transformasi digital dan keberlanjutan UMKM.
An Analysis of The Ease of Use of Non-Chat Whatsapp Applications Among The Elderly Using The System Usability Scale (SUS) Method Syahrul Ramadhan; Irma Santikarama; Dea Destiani
Journal of Social Research Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs (AHU-0028405-AH.01.14 Tahun 2022)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i8.3324

Abstract

The increasing use of digital communication technology has created challenges for elderly users, particularly in accessing and operating non-chat WhatsApp applications that provide various digital services beyond conventional messaging functions. Limited digital literacy, unfamiliar interface designs, and age-related barriers may affect the usability and acceptance of these applications among older adults. This study aims to analyze the ease of use of non-chat WhatsApp applications among elderly users using the System Usability Scale (SUS) method. This research employed a quantitative approach by collecting usability evaluation data from elderly respondents who had experience using non-chat WhatsApp applications. Data were obtained through SUS questionnaires consisting of ten standardized usability statements measured using a Likert scale. The collected data were analyzed to determine the overall usability score and identify the level of user acceptance based on SUS interpretation criteria. The results showed that the usability evaluation provided an overview of elderly users’ perceptions regarding application efficiency, learnability, and interaction convenience. The SUS score indicated the level of usability acceptance of non-chat WhatsApp applications, demonstrating the extent to which the interface design supports elderly users in completing digital service interactions. This study concludes that usability evaluation using the SUS method can provide an effective approach for identifying accessibility issues and improving the design of digital communication applications for elderly users. Future improvements should focus on simplified interfaces, clearer navigation structures, and user-centered design approaches to enhance digital inclusion among older adults.
An Evaluation of The Use of Tiktok Shop as A Marketing Information System for Hijab SMEs in Bandung Ines Khoiriyah; Faiza Renaldi; Dea Destiani
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 12 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i12.1613

Abstract

This study aimed to evaluate the use of TikTok Shop as a marketing information system for hijab MSMEs in Bandung City using the Information Systems Success Model developed by DeLone and McLean. The study employed a quantitative approach using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data were collected through questionnaires distributed to 100 hijab MSME actors selected using a purposive sampling technique. The results showed that all constructs met the validity and reliability criteria. In addition, System Quality and Information Quality had positive and significant effects on User Satisfaction, while User Satisfaction had a positive and significant effect on Marketing Performance. These findings indicate that TikTok Shop can function as a marketing information system that supports increased user satisfaction and marketing performance among hijab MSMEs. The development of TikTok Shop has encouraged its utilization not only as a social commerce platform but also as a marketing information system. However, evaluations of this utilization remain limited. Therefore, this study evaluated the use of TikTok Shop as a marketing information system for hijab MSMEs in Bandung City using the Information Systems Success Model. The study employed a quantitative approach with the SEM-PLS method involving 100 hijab MSME actors selected through purposive sampling. The results demonstrated that all constructs fulfilled the validity and reliability criteria. System Quality and Information Quality had positive and significant effects on User Satisfaction, with Information Quality exerting a stronger influence than System Quality.