Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Etos Kerja dalam Budaya Organisasi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Indah Nur Faizah; Linda Lisma Lestari; Syahrul Hidayat; Ali Mustofa
Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2020): March
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/japi.2020.2.1.1-16

Abstract

ABSTRAK Salah satu keberhasilan suatu organisasi adalah terwujudnya sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi sesuai dengan perencanaan strategi organisasi. Kinerja yang baik akan terlihat pada hasil yang berkualitas. Budaya organisasi yang sesuai dan etos kerja yang baik akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas kinerja menjadi lebih baik. Penelitian ini dilaksanakan pada pegawai di Pendidikan Agama Islam (PAIS) dengan tujuan untuk mengetahui pendorong etos kerja pegawai serta budaya organisasi tanpa kehadiran pemimpin tetap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun pada seksi PAIS tidak memiliki pimpinan tetap, namun pelayanan dapat berjalan dengan baik tanpa ada hambatan. Etos kerja dan budaya organisasi menjadi salah satu pendorong dalam meningkatkan kualitas kinerja pegawai. Etos kerja dalam seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kabupaten Gresik ini adalah bekerja secara maksimal, melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pekerja yang mampu memberikan kontribusi serta melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati dan menjauhi tindakan tercela. Faktor yang mempengaruhi etos kerja di PAIS diantaranya ialah adanya budaya organisasi. Pada seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) berpijak pada lima nilai budaya kerja yang ada di kementerian agama, yaitu (1)Integritas, (2)Profesionalitas, (3)Inovasi, (4) Tanggung jawab, (5)Keteladanan. Kata Kunci : Etos Kerja, Budaya Organisasi ABSTRACT One of the successes of an organization is the realization of the goals, objectives, vision and mission of the organization in accordance with the organization's strategic planning. Good performance will be seen in quality results. An appropriate organizational culture and good work ethic will greatly help in improving the quality of performance for the better. This research was conducted on employees at Islamic Religious Education (PAIS) with the aim of knowing the drivers of employee work ethics and organizational culture without the presence of permanent leaders. The method used in this research is descriptive qualitative method. The result of this research is that although the PAIS section does not have permanent leadership, the service can run well without any obstacles. Work ethic and organizational culture are one of the drivers in improving the quality of employee performance. The work ethic in the Islamic Religious Education section of the Ministry of Religion of Gresik Regency is to work optimally, carry out their duties and responsibilities as workers who are able to contribute and do work wholeheartedly and avoid despicable actions. The factors that influence work ethic at PAIS include the presence of organizational culture. The Islamic Religious Education (PAIS) section is based on five cultural values ??in the ministry of religion, namely (1) Integrity, (2) Professionalism, (3) Innovation, (4) Responsibility, (5) Exemplary. Keywords: Work Ethic, Organizational Culture
Manajemen Program Parenting di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Fikri Sidoarjo Anisa Irmawati; Ali Mustofa; Machfud Bachtiyar
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.003 KB) | DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.1.1-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang manajemen program parenting beserta dengan kendala dan solusi yang ada pada sekolah penyelenggara program parenting.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Dalam proses pencarian data, Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam terhadap subjek penelitian, dan dokumentasi. Dalam analisis dan interpretasi data, Peneliti menggunakan model Miles and Huberman yaitu reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Sedangkan dalam uji keabsahan data, Peneliti menggunakan uji dependability. Pada perencanaan, sekolah membuat program kerja tahunan sebagai strategi awal dengan melibatkan semua wali murid yang sangat berpengaruh keterlibatannya. Program kerja ini direncanakan dengan melakukan rapat yang membahas tentang program parenting yang bertujuan agar wali murid ikut serta dalam proses pendidikan anak.Pada pengorganisasian, sekolah bekerjasama dengan para wali murid yang tergabung dalam Pengurus Komite yang bertujuan untuk menjembatani adanya komunikasi antara sekolah dan wali murid. Panitia sendiri diambil dari wali murid untuk yang skala besar, sedangkan untuk yang skala kecil mengambil dari Ustadz dan Ustadzah.Pada pelaksanaannya sendiri biasanya dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali. Untuk tempat pelaksanaan parenting skala kecil dilaksanakan di sekolah dan parenting skala besar di luar sekolah karena kapasitas sekolah yang tidak memadai. Proses evaluasi dilaksanakan setiap akhir kegiatan. Hal ini bertujuan untuk mengevaluasi keseluruhan proses kegiatan dari mulai perencanaan sampai pelaksanaan kegiatan parenting. Dalam implementasinya, tentu terdapat kendala. Secara garis besar, faktor yang menjadi kendala antara lain adalah masalah pendanaan dan tempat pelaksanaan parenting untuk yang skala besar. Sedangkan untuk solusinya sendiri, biasanyapihak panitia mencarikan dana melalui sponsorship dan mencarikan gedung yang sekiranya cukup untuk menampung para peserta kegiatan.
Inventarisasi dan Penghapusan Sarana dan Prasarana di MTsN 1 Sidoarjo Namira Izza Yufania IZZA; Ali Mustofa; Richul Qomariyah
Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/japi.2022.4.2.124-135

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang bagaimana kegiatan inventarisasi dan penghapusan sarana prasarana di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara yang dilakukan pada tanggal tugas yang telah ditetapkan oleh kampus terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inventarisasi dan penghapusan sarana dan Prasaran di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Sidoarjo dinilai sangat terstruktur dan efektif. Inventarisasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 sidoarjo, dimana terdapat beberapa kegiatan dalam inventarisasi mulai dari tata cara inventarisasi, pengkodifikasian, dan pengklasifikasian. Penghapusan sarana dan prasarana dapat dilakukan dengan cara pemusnahan dan lelang.
Kurikulum Integratif Multidisipliner Model Twin-Towers Sebagai Pijakan Internasionalisasi Program Studi Pendidikan Agama Islam Dan Terwujudnya World Class University Imam Syafi'i; Muhamad Nur Lutfi Ainul Izzi; Muhammad Fatih Billah; Hastik Oktavikanur Rahmawati; Moch. Agung Lukman Septiansyhah; Ali Mustofa
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 3 (2022): July 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v1i3.751

Abstract

Penelitian merupakan penelitian kualitatif dan bertujuan untuk mengetahui bagaimana model kurikulum integratif multidisipliner model twin towers yang dijadikan pijakan dalam upaya internasionalisasi oleh program studi Pendidikan Agama Islam hingga akan terwujudnya World Class University oleh UIN Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini dilakukan di Porgram Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan tiga cara yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa program studi PAI telah memasukkan kurikulum integrasi berdasarkan orientasi integratif multidisipliner twin towers kedalam kurikulum KKNI yang dikolaborasikan sebagai upaya internasionalisasi program studi dan akan menjadikan langkah terwujudnya World Class University.
Integrating Strategic Planning, Distributed Leadership, and Innovation-Driven Technologies for School Improvement Hamidatul Afifati Fauziah; Nurhana Fakhriyah Imtinan; Hanun Asrohah; Ali Mustofa
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol 17 No 01 (2026): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/ypg0wn32

Abstract

This study aims to analyze the integration of strategic planning, distributed leadership, and innovation-driven technology in improving school quality in the era of digital transformation. The research employs a qualitative approach using a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA 2020 guidelines. Data were collected from Scopus, Web of Science, ERIC, and Google Scholar databases covering publications from 2015 to 2025. The selection process involved identification, screening, eligibility assessment, and inclusion based on relevance, academic contribution, and alignment with the research focus. The data were analyzed using thematic synthesis to identify patterns, key themes, and conceptual relationships among the selected studies. The findings indicate that sustainable school improvement cannot be achieved through isolated approaches but requires the integration of three core elements: strategic planning as institutional direction, distributed leadership as a collaborative mechanism, and innovation-driven technology as an accelerator of transformation. These elements are mutually reinforcing in enhancing schools’ adaptive capacity to global educational changes. Based on the synthesis, this study proposes “The Nexus of School Improvement” as a conceptual framework that explains the synergistic relationship among the three dimensions. The study contributes theoretically to the development of educational management literature and offers practical implications for policymakers and school leaders in designing sustainable, collaborative, and digitally driven school improvement strategies.
Dari Edukasi Ke Aksi:Transformasi Sekolah Menuju Adiwiyata Berkelanjutan di MTSN 11 Jombang Nurul Muayyadah; Nuril Ummi Hamdi; Hanun Asrohah; Ali Mustofa; Lilik Huriyah; Nur Fitriatin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainability issues have become a global agenda, demanding a strategic role for the education sector in building pro-environmental awareness and behavior. The Adiwiyata Program is an Indonesian government policy aimed at systematically and sustainably instilling environmental values in educational institutions. However, studies examining the holistic process of school transformation from education to ecological action and the formation of a sustainable school culture are still relatively limited, particularly in the context of Islamic schools (madrasahs). This study aims to analyze in depth the transformation process of MTsN 11 Jombang in implementing the Sustainable Adiwiyata Program to achieve the National Adiwiyata School designation. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation studies with the madrasah principal, Adiwiyata mentors, teachers, and Adiwiyata cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the transformation of MTsN 11 Jombang took place gradually and systematically through strengthening environmentally conscious madrasah policies, integrating environmental values into the curriculum and learning, developing environmental actions based on the participation of madrasah residents, and providing environmentally friendly facilities and infrastructure. This process was supported by the commitment of the leadership, the active involvement of madrasah residents, and collaboration with external stakeholders. This transformation resulted in the formation of an ecological madrasah culture and increased pro-environmental behavior of students. This study provides empirical and practical contributions in the form of a sustainable Adiwiyata madrasah transformation model that can be replicated in similar educational units. Keywords: environmental education; Adiwiyata; sustainability; school culture; madrasah Abstrak: Isu keberlanjutan telah menjadi agenda global yang menuntut peran strategis sektor pendidikan dalam membangun kesadaran dan perilaku pro-lingkungan. Program Adiwiyata merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara sistematis dan berkelanjutan di satuan pendidikan. Namun, kajian yang mengulas proses transformasi sekolah secara holistik dari edukasi menuju aksi ekologis dan pembentukan budaya sekolah berkelanjutan masih relatif terbatas, khususnya pada konteks madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses transformasi MTsN 11 Jombang dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata Berkelanjutan hingga memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, pembina Adiwiyata, guru, serta kader Adiwiyata. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MTsN 11 Jombang berlangsung secara bertahap dan sistematis melalui penguatan kebijakan madrasah berwawasan lingkungan, integrasi nilai lingkungan dalam kurikulum dan pembelajaran, pengembangan aksi lingkungan berbasis partisipasi warga madrasah, serta penyediaan sarana prasarana ramah lingkungan. Proses ini didukung oleh komitmen pimpinan, keterlibatan aktif warga madrasah, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan eksternal. Transformasi tersebut berdampak pada terbentuknya budaya madrasah yang ekologis dan peningkatan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan praktis berupa model transformasi madrasah Adiwiyata berkelanjutan yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan sejenis. Kata kunci: pendidikan lingkungan; Adiwiyata; keberlanjutan; budaya sekolah; madrasah
Dari Edukasi Ke Aksi:Transformasi Sekolah Menuju Adiwiyata Berkelanjutan di MTSN 11 Jombang Nurul Muayyadah; Nuril Ummi Hamdi; Hanun Asrohah; Ali Mustofa; Lilik Huriyah; Nur Fitriatin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sustainability issues have become a global agenda, demanding a strategic role for the education sector in building pro-environmental awareness and behavior. The Adiwiyata Program is an Indonesian government policy aimed at systematically and sustainably instilling environmental values in educational institutions. However, studies examining the holistic process of school transformation from education to ecological action and the formation of a sustainable school culture are still relatively limited, particularly in the context of Islamic schools (madrasahs). This study aims to analyze in depth the transformation process of MTsN 11 Jombang in implementing the Sustainable Adiwiyata Program to achieve the National Adiwiyata School designation. The study used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation studies with the madrasah principal, Adiwiyata mentors, teachers, and Adiwiyata cadres. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the transformation of MTsN 11 Jombang took place gradually and systematically through strengthening environmentally conscious madrasah policies, integrating environmental values into the curriculum and learning, developing environmental actions based on the participation of madrasah residents, and providing environmentally friendly facilities and infrastructure. This process was supported by the commitment of the leadership, the active involvement of madrasah residents, and collaboration with external stakeholders. This transformation resulted in the formation of an ecological madrasah culture and increased pro-environmental behavior of students. This study provides empirical and practical contributions in the form of a sustainable Adiwiyata madrasah transformation model that can be replicated in similar educational units. Keywords: environmental education; Adiwiyata; sustainability; school culture; madrasah Abstrak: Isu keberlanjutan telah menjadi agenda global yang menuntut peran strategis sektor pendidikan dalam membangun kesadaran dan perilaku pro-lingkungan. Program Adiwiyata merupakan salah satu kebijakan pemerintah Indonesia yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan secara sistematis dan berkelanjutan di satuan pendidikan. Namun, kajian yang mengulas proses transformasi sekolah secara holistik dari edukasi menuju aksi ekologis dan pembentukan budaya sekolah berkelanjutan masih relatif terbatas, khususnya pada konteks madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses transformasi MTsN 11 Jombang dalam mengimplementasikan Program Adiwiyata Berkelanjutan hingga memperoleh predikat Sekolah Adiwiyata Nasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, pembina Adiwiyata, guru, serta kader Adiwiyata. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi MTsN 11 Jombang berlangsung secara bertahap dan sistematis melalui penguatan kebijakan madrasah berwawasan lingkungan, integrasi nilai lingkungan dalam kurikulum dan pembelajaran, pengembangan aksi lingkungan berbasis partisipasi warga madrasah, serta penyediaan sarana prasarana ramah lingkungan. Proses ini didukung oleh komitmen pimpinan, keterlibatan aktif warga madrasah, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan eksternal. Transformasi tersebut berdampak pada terbentuknya budaya madrasah yang ekologis dan peningkatan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan praktis berupa model transformasi madrasah Adiwiyata berkelanjutan yang dapat direplikasi pada satuan pendidikan sejenis. Kata kunci: pendidikan lingkungan; Adiwiyata; keberlanjutan; budaya sekolah; madrasah