Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

An Increasing Growth Of Oil Palm Plants Based A Mixture Nitrogen And Potassium Chemicals Asmara Sari Nasution; Efi Said Ali
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 03 (2024): Education and Sosial science, June - August 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to test the concentration of POC Nitrogen and POC Potassium on the growth of oil palm plant seeds (Elaeis guineensis Jacq). The method used in this research was a Randomized Group Design (RAK) which consisted of 2 treatment factors. The first treatment is the POC Nitrogen Concentration Test which consists of N0=Control, N1= 1%, N2= 2%, N3= 3%. The second treatment is the POC Potassium Concentration Test K0=Control, K1=1%, K2=2% and K3=3%. The parameters observed were plant height (cm), number of leaves (strands), leaf width (cm) and stem diameter (cm). The research results showed that the POC Nitrogen Concentration Test had a significant effect on the parameters of plant height (cm), number of leaves (cm) and leaf width (cm) but had no significant effect on the stem diameter parameter (cm). In the POC Potassium Concentration Test, it showed a real influence on the stem diameter parameter (cm) but an insignificant effect on the parameters of plant height (cm), number of leaves (strands) and leaf area (cm). The interaction between the POC Nitrogen and POC Potassium Concentration Tests showed unreal results for each observation parameter.
Pembuatan sabun cuci piring untuk rumah tanggga di lingkungan Sei Sikambing C, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara Efi said Ali; Sari, Asmara
Jurnal Derma Pengabdian Dosen Perguruan Tinggi (Jurnal DEPUTI) Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas Al-Azhar medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/deputi.v3i1.239

Abstract

Pelaksanaan kegiatan yang membuat masyarakat terbantu menghadapi salaha kehidupan sehari hari merupakan salah satu kontribusi seorang Dosen untuk pengembangan ilmu dan masyarakat, salah satu kewajiban seorang dosen dalam tridarma perguruan tinggi adalah pelaksanaan pengabdian ke masyarakat . Proses kimia ini disebut dengan saponifikasi. Fungsi utama sabun yang merupakan sebagai zat pencuci karena terkandung surfaktan. Tujuan kegiatan ini adalah (1) meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah hal yang mudah didapat menjadi produk sabun cuci piring, (2) mengenalkan kepada masyarakat mengenai peluang dan analisis kelayakan usaha sabun cuci piring rumahan. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan pendampingan langsung ke masyarakat dalam membuat sabun cair. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terbantunya masyarakat dalam mengolah sumberdaya yang ada untuk dibuat sebagai sabun cair dan menjadi alternatif solusi untuk perekonomian masyarakat sehingga tidan lagi bersifat konsuntif
Pelatihan teknis penentuan matang panen kelapa sawit untuk Mahasiswa Efi said Ali; Nasution, Asmara Sari; Ani, Nurma; Ahmad, Hafiz
Jurnal Derma Pengabdian Dosen Perguruan Tinggi (Jurnal DEPUTI) Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Al-Azhar medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54123/deputi.v5i1.402

Abstract

The technical training on determining the ripeness of oil palm fruit aims to enhance the knowledge and skills of students in the field of agriculture, particularly in the management of oil palm crops. The training focuses on teaching the correct techniques for determining the optimal harvesting time to improve production efficiency, ensuring higher quality oil and reducing production losses (losses) typically associated with improper harvesting. This study presents a novel approach by combining theoretical learning on ripeness criteria with hands-on practice in the field. This approach allows students to gain practical experience in oil palm fruit harvesting, using appropriate tools such as egrek, chisel, and others. Unlike traditional training methods that mainly focus on theory, this study involves active participation in fieldwork, providing a comprehensive learning experience. The methodology employed in this community service project combines theoretical lectures and direct field practice. The training begins with lectures on the introduction to oil palm, the botany of the plant, ripeness criteria, and harvesting techniques. Afterward, participants engage in hands-on practice in the field to apply the knowledge of ripeness criteria and harvesting techniques. The harvesting process is then evaluated based on two main factors: production losses and the quality of harvested palm fruit, including oil yield and oil quality. The training proved to be effective in enhancing participants' understanding of the correct ripeness criteria and harvesting techniques, leading to a significant reduction in production losses and an increase in oil quality and yield. Evaluation results indicated a 30% reduction in production losses after implementing the techniques learned in the training. Furthermore, oil extracted from fruits harvested at the ideal ripeness stage showed the highest yield and quality. This training provides a significant contribution to improving the sustainability and productivity of the palm oil industry in Indonesia by enhancing the skills of students and workers in the industry, which ultimately benefits both the economy and the global palm oil market.
KERAGAAN PERTUMBUHAN TANAMAN KARET AKIBAT INDUKSI CABANG DENGAN METODA CLIPPING DAN TOPPING ALI, EFI SAID
JASA PADI Vol 6 No 1 (2021): JASA PADI
Publisher : Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman Pertumbuhan Tanaman Karet Akibat Induksi Cabang Dengan Metoda Clipping Dan Topping, Penunasan Dengan Cara Induksi Percabangan Merupakan Salah Satu Upaya Dalam Pemeliharaan Tanaman Karet Yang Bertujuan Untuk Mendapatkan Pertumbuhan Tanaman Yang Lebih Baik, Seperti Pertumbuhan Diameter Batang, Tinggi Tanaman, Maupun Jumlah Payung Yang Tumbuh. Dengan Cara Clipping Dan Topping Biasanya Dapat Menghasilkan Pertumbuhan Tanaman Karet Yang Lebih Optimal. Masalahnya Seberapa Baik Efektivitas Tingkat Keberhasilan Yang Didapat Dari Cara Clipping Dan Topping. Untuk Itu Pada Penelitian Ini Akan Dikaji Efektivitas Pertumbuhan Tanaman Karet Secara Induksi Cabang Dengan Metode Clipping Dan Topping. Penelitian Ini Dilaksanakan Di Kebun Karet Rakyat Yang Letak Di Desa Damak Maliho Kecamatan Bangun Purba, Kab Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara.nPenelitian Ini Berlangsung Selama Dua Bulan Di Mulai Pada Bulan Juni S/D Juli 2021 Hasil Penelitian Ini Menyimpulkan Perlakuan Metode Clipping Lebih Berpengaruh Secara Efektif Terhadap Pertambahan Lingkar Batang, Tinggi Tanaman Dan Jumlah Payung Tanaman Karet Dibandingkan Dengan Metode Topping. Pertumbuhan Cabang Pada Metode Clipping Lebih Seragam Dibanding Dengan Metode Topping. Kata kunci : clipping, karet dan topping
Keragaan Beberapa Tanaman Kacangan Penutup Tanah Karena Pemberiaan Bakteri Rhizobium Asmara Sari Nasution; Efi Said Ali
Jurnal Agrofolium Vol. 2 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Leguminose Cover Crop (LCC) merupakan optimalisasi potensi lahan. LCC dapat memperbaiki kesuburan tanah. menekan pertumbuhan gulma. meningkatkan ketersediaan nitrogen dalam tanah. mengurangi laju erosi.   Penelitian ini dilakukan di bulan Juli sampai dengan November  2021. Alat dan bahan  yang digunakan : cangkul. ayakan. gembor. handsprayer. meteran. biji Mucuna bracteta. Pueraria javanica. dan Calopogonium caeruleum, tanah top soil, pasir, polibag hitam ukuran 14 x 21cm. terpal hitam 3 x 3m. bambu. pelepah kelapa sawit, insektisida Sevin 85 sp. Penelitian menggunakan RAK faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu; Jenis kacang-kacangan yang terdiri dari 3 jenis yaitu: K? = Mucuna bracteata. K? = Pueraria javanica. K3 = Calopogonium caeruleum. Faktor: Perlakuan Rhizobium yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu : R0= tanpa perlakuan Rhizobium. R? = perlakuan Rhizobium dosis 1 ml polibeg-1. R? = perlakuan Rhizobium dosis 2 ml polibeg-1 dengan ulangan 3. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian Bakteri Rhizobium berpengaruh terhadap peningkatan jumlah bintil akar pada tanaman kacangan penutup tanah Mucuna bracteata. Pueraria javanica dan Calopogonium coeruleum. dan yang tertinggi terdapat pada Calopogonium caeruleum yang diberi Rhizobitum dosis 2ml
Pemanfaatan Limbah Solid Pabrik Kelapa Sawit Dan Konsentrasi Pupuk NPK (16-16-16) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Prenursery Bima Syahputra; Ahmad Sofian; Efi Said Ali
Jurnal Agrofolium Vol. 2 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Al Azhar Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan bibit kelapa sawit dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan limbah solid pabrik kelapa sawit   sebagai sumber hara dan pembenah tanah media tanam dipadukan dengan pembrian pupuk NPK yang mampu menyediakan hara secara cepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah solid pabrik kelapa sawit dan konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 serta interaksinya terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre nurseri.  Penelitian  dilaksanakan di Gedung Johor, Medan pada bulan Februari sampai April 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor yang diteliti dan 3 ulangan dimana faktor pertama adalah limbah solid (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu  S0 = tanpa perlakuan (kontrol), S1 = 300 g solid kg-1  tanah, S2 = 450 g solid kg-1  tanah. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 (N) terdiri dari 3 taraf yaitu N0 = tanpa perlakuan (kontrol), N1 = 0,2 g/100 ml air, N2 = 0,3 g/100 ml air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun (cm2) diameter batang (mm) bobot basah tajuk (g), bobot kering tajuk (g), bobot basah akar (g) dan bobot kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah solid berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, berat basah dan kering tajuk, dan berat basah dan kering akar. Pemberian konsentrasi pupuk NPK 16-16-16  berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, berat basah tajuk, berat kering tajuk. Sedangkan interaksi pemberian limbah solid dan konsentrasi pupuk NPK 16-16-16 berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan berat kering tajuk
PENGUJIAN ORGANOLEPTIK DAN HEDONIK DIDALAM FORMULA SABUN SUSU KAMBING DALAM PANDANGAN PENDIDIKAN ISLAM Nasution, Asmara Sari; Ali, Efi Said
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.4274

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui formulasi sabun yang optimal dengan penambahan minyak VCO dan minyak kelapa sawit terhadap pH sabun, warna, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan pada pembuatan sabun susu. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Penilaian uji organoleptik yang akan dinilai oleh panelis tidak terlatih sebanyak 30 orang meliputi warna, aroma, tekstur dan penerimaan secara keseluruhan sabun susu kambing. Hasil uji pH sabun dengan berbagai konsentrasi VCO dan kelapa sawit berpengaruh nyata, sedangkan hasil uji pH sabun susu dengan lama pengadukan berbeda tidak nyata. Pada uji organoleptik pengolahan sabun susu dengan berbagai konsentrasi VCO dan minyak kelapa sawit berpengaruh nyata, sedangkan hasil uji organoleptik sabun susu dengan lama pengadukan yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap warna, aroma, tekstur dan penerimaan secara keseluruhan sabun susu kambing. perlakuan yang paling disukai oleh panelis adalah penambahan VCO dan minyak kelapa sawit dengan konsentrasi sebanyak 30% + 70%.