Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Kecacatan Produk Sepatu Kaki Tangga Aluminium dengan Metode Six Sigma (Studi Kasus UD. CP) Nur Kholik; Yustina Ngatilah; Erlina Purnamawaty
JUMINTEN Vol 1 No 6 (2020): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.169 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v1i6.172

Abstract

UD. Cahaya Plastik adalah perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur perusahaan ini memproduksi perlengkapan peralatan rumah tangga. Salah satu dari produk perusahaan ini adalah sepatu kaki tangga aluminium. Permasalahan yang sering muncul pada produk ini adalah masih tingginya defect yang terjadi pada produk sepatu kaki tangga aluminium yaitu mencapai 5%-6% dari total produksi. Jenis defect tersebut adalah berlubang, sobek, benjolan, meleleh, berrongga, dan meleleh dan berrongga. Berdasarkan permasalahan yang ada di perusahaan, maka dilakukan penelitian untuk menurunkan persentase defect pada produk dengan metode Six Sigma. Berdasarkan analisa perhitungan DPMO dan nilai sigma perusahaan yaitu nilai rata-rata DPMO sebesar 8705,201 dan nilai sigma sebesar 3,8773 menunjukkan bahwa produk sepatu kaki tangga aluminium termasuk dalam standart kualitas rata-rata industri di Indonesia. Dari hasil tersebut dilakukan analisa akar penyebabab kecacatan dengan menggunakan fishbone diagram yang mempunyai 5 faktor penyebab kecacatan yaitu manusia, metode, material, mesin, dan lingkungan. Setelah penyebab kecacatan diketahui maka dilakukan prioritas usulan rencana perbaikan. Dari hasil metode FMEA ini yang menjadi prioritas usulan perbaikan adalah memberikan pengawasan terhadap operator, memberikan pelatihan kepada operator, meningkatkan pengawasan pada hasil produksi, Melakukan perawatan terhadap mesin secara preventif, Mengendalikan mesin secara benar.
Usulan Perancangan Ulang Tata Letak Gudang Produk Jadi dan Bahan Baku dengan Metode Shared Storage di PT. Temprina Media Grafika Surabaya Noval Dwi Aryadipura; Rusindiyanto Rusindiyanto; Erlina Purnamawaty
JUMINTEN Vol 2 No 1 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.165 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i1.220

Abstract

PT. Temprina Media Grafika adalah bagian dari Jawa Pos Group yang bergerak di bidang jasa percetakan dan kardus. Permasalahan yang dialami oleh PT. Temprina Media Grafika adalah penempatan produk jadi yang berada di area gudang tidak berada pada satu area yang sama,sehingga didalam hal ini harus mencari dan menata ulang dalam pengambilan produk. Untuk meningkatkan efisiensi dari penggunaan material handling maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan kebutuhan luas area yang dibutuhkan untuk gudang barang jadi dan merancang tata letak gudang usulan gudang barang jadi di PT. Temprina Media Grafika, sehingga dapat mempermudah proses penyimpanan dan pengeluaran barang dari gudang barang jadi, namun tetap mempertahankan luas gudang yang sudah ada dengan menggunakan metode Shared Storage. Metode Shared Storage adalah suatu penyusunan area-area penyimpanan berdasarkan kondisi luas lantai gudang, kemudian diurutkan dari area yang paling dekat sampai area yang terjauh dan pintu keluar masuk sehingga penempatan barang yang akan segera dikirim diletakkan pada area yang paling dekat dan begitu seterusnya. Shared storage dianggap sebagai sistem pemindahan barang yang tepat terhadap suatu produk. Pengujian yang dilakukan terhadap desain tata letak awal menghasilkan 641 m dan pada kondisi usulan penerapan metode shared storage didapat 254 m, maka diketahui terjadi penurunan jarak total material handling dengan selisih sebanyak 387 m atau terdapat penurunan sebesar 60.37 %.
Pengukuran Kinerja Karyawan dan Supplier Pada PT. XYZ dengan Metode Performance Prism Aurel Brillian Legaretsa; Erlina Purnamawaty
JUMINTEN Vol 2 No 4 (2021): Juminten: Jurnal Manajemen Industri dan Teknologi
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.37 KB) | DOI: 10.33005/juminten.v2i4.279

Abstract

XYZ melakukan sistem pengukuran kinerja hanya dengan menggunakan sistem pengukuran kinerja tradisional yaitu menekankan pada aspek keuangan sebagai tolak ukur pengukuran kinerja, karena lebih mudah diterapkan. Namun karena hal tersebut stakeholders yang berkaitan dengan unit usahanya menjadi tidak terkontrol dan menyebabkan beberapa permasalahan. Permasalahan pertama teletak pada supplier dimana terlalu banyaknya supplier yang dipilih mengakibatkan pembengkakan biaya dan juga terdapat beberapa supplier yang terkadang telat mengirimkan bahan. Kedua terdapat beberapa masukan kepada pihak manajemen melalui media sosial dimana pelayanan karyawan yang kurang ramah dan terkadang sangat lambat. Sebagai bahan evaluasi maka dibuatlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kinerja dari supplier dan karyawan PT. XYZ kemudian memberikan rekomendasi perbaikan kinerja berdasarkan analisa yang dilakukan oleh penulis. Penelitian ini menggunakan metode Performance prism karena metode Performance prism tidak hanya didasari oleh strategi tetapi juga memperhatikan kepuasan dan kontribusi stakeholder, proses dan kapabilitas 4 perusahaan. Memahami atribut apa yang menyebabkan stakeholder merasa puas dengan kinerja perusahaan. Hasil penelitian ini adalah pembobotan kriteria yaitu karyawan dan supplier didapatkan bobot untuk karyawan sebesar 0,751 dan supplier sebesar 0,249 yang dimana memiliki arti permasalahan terkait supplier baiknya diselesaikan terlebih dahulu karena memiliki tingkat performansi yang lebih rendah dari karyawan. Untuk bobot terendah adalah KPI 11 dengan nilai 0,076, KPI 10 dengan nilai 0,091 dan KPI 14 dengan nilai 0,106. Untuk terendah adalah KPI 23 dengan nilai 0,16, KPI 28 dengan nilai 0,167 dan KPI 22 dengan nilai 0,27.
Ergonomic Design of Table and Chair at Cafe Gajahmada, Mojokerto Enny Aryanny; Atim Puji Lesmono; Rizqi Novita Sari; Erlina Purnamawaty
Nusantara Science and Technology Proceedings 2nd International Conference Eco-Innovation in Science, Engineering, and Technology
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cafe Gajahmada is a cafe on the main street of Mojokerto which has a minimalist architectural style. This cafe provides fast food and is equipped with Wi-Fi so that visitors can surf the internet for free and become an interesting place to socialize. Along with the times, existing tables and chairs do not meet ergonomic standards because when visitors use notebooks, sometimes spills occur so that the water hits the notebook. There is no safe place to put drinks because the design of the tables and chairs is only intended as a place to eat. In addition, the chairs used is not ergonomic, where, when sitting, there is discomfort in the hips because the seat design does not match the dimensions of the visitor's body, and also the material is made of hard material, so it is not comfortable to sit for long with the intensity of time. This study aims to design an ergonomic cafe table and chair to provide comfort to visitors when using it. Based on the results of the study, the size of an ergonomic cafe table and chair is table height is 78 cm, and table width is 47 cm, table length is 72 cm, seat height is 44 cm, seat width is 38 cm, seat length is 40 cm, chair back width is 41 cm, and the seatback height is 55 cm.