Bagiya Bagiya
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS NILAI MORAL NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Desi Lestiana Wulandari; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.122 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai intrinsik, nilai moral tokoh dalam novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Fokus penelitian ini adalah nilai moral novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian ini kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini meliputi: (1) Alur novel ini adalah alur maju. Tokoh utama Zarika dan Laras, tokoh tambahan Ziah, Umi Aminah, Aisyah, Risma, Umar, Herman, Wisnu, Zainal, Zubaidah, Zidan, Abah. Tema novel ini adalah masalah Keluarga dan percintaan. Latar tempat yaitu café, kantor, salon, masjid, latar waktu yaitu pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana dalam novel ini adalah sedih, bahagia, tegang dan sepi. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. Bahasa yang ada dalam novel bahasa kiasan dan bahasa asing. Ama-nat yang disampaikan yaitu keharusan memakai jilbab bagi muslim agar terhindar dari pandangan laki-laki yang tidak baik dan ridha orang tua adalah ridha Allah, maka dari itu berbakti kepada orang tua agar hidup bahagia kedepannya nanti. (2) Aspek-aspek moral digolongkan menjadi tiga yaitu (a) hubungan manusia dengan diri sendiri: jujur, menghargai waktu, dan tanggung jawab, (b) hubungan manusia dengan manusia lain: dermawan, tolong menolong, adil dan peduli, (c) hubungan manusia dengan Tuhan-Nya: berdoa, beribadah, dan bersyukur. (3) metode pembelajaran yang digunakan pemberian tugas dan diskusi. Kata Kunci: Nilai moral, Novel, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA
ANALISIS GAYA BAHASA NOVEL HUJAN BULAN JUNI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Dwi Kurniastuti; Bagiya Bagiya; Suci Rizqiana
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.166 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono; (2) skenario pembelajaran gaya bahasa novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono dengan pembelajaran sastra di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian yang diteliti adalah gaya bahasa yang terdapat dalam novel Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian ini adalah (1) gaya bahasa yang digunakan dalam novel Hujan Bulan Juni, yaitu (a) gaya bahasa perbandingan antara lain: perumpamaan 14, metafora 7, personifikasi 5, depersonifikasi 1, alegori 3, antitesis 2, pleonasme 2, perifrasis 1, antisipasi 4, dan koreksi 1; (b) gaya bahasa pertentangan antara lain: hiperbola 8, litotes 2, ironi 1, oksimoron 2, paronomasia 1, paralepsis 1, zeugma 1, satire 2, inuendo 3, antifrasis 1, paradoks 3, anti klimaks 2, anastrof 3, apofasis 3, hipalase 2, sinisme 5, dan sarkasme 2. (c) gaya bahasa pertautan antara lain: metonimia 5, sinekdoke 3, alusi 1, eufimisme 1, eponim 1, epitet 5, antonomasia 2, erotesis 3, paralelisme 1, elipsis 1, asindeton 2, dan polisindeton 4; (d) gaya bahasa perulangan antara lain: aliterasi 1, asonansi 1, antanaklasis 3, kiasmus 1, epizekuis 5, anafora 8, epistrofa 1, mesodiplosis 3, epanalepsis 1, dan anadiplosis 1; (2) skenario pembelajaran gaya bahasa novel Hujan Bulan Juni dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode diskusi, dan penugasan. Kata Kunci: gaya bahasa, novel, dan skenario pembelajaran
NILAI-NILAI MORAL NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMA Dewi Eka Karlina; Moh. Fakhrudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) unsur intrinsik; (2) nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah; dan (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral dalam novel Cinta di Ujung Sajadah di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai moral dalam novel Cinta di Ujung Sajadah. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Instrumen utama penulis selaku peneliti. Analisis data dilakukan dengan teknik analisisisi. Hasil analisis disajikan secara informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta di Ujung Sajadah sebagai berikut: (a) tema mayor novel ini adalah religi islami, sedangkan tema minor novel ini masalah kesabaran, masalah percintaan, dan masalah iri hati, bahasannya mengandung unsur keindahan; (b) alur yang digunakan alur sorot balik yang mampu membuat pembaca tegang dan penasaran; (c) tokoh utama adalah Cinta bersifat baik hati, mudah bergaul, suka bercanda, dan penyayang; (d) sudut pandang novel ini adalah sudut pandang persona ketiga; (e) amanat novel ini disampaikan secara implisit; (f) hubungan antar unsurnya saling terkait antara satu dengan yang lainnya. (2) nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, meliputi: (a) hubungan manusia dengan Tuhan: mengingat Allah, mengaji, dan bersyukur; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong, berbagi cerita, persahabatan, hormat kepada orangtua, saling menyayangi, berterima kasih, rindu, dan memberi salam; (c) hubungan manusia dengan alam yaitu, menikmati pemandangan. Nilai-nilai moral tersebut disampaikan secara eksplisit bahwa moral adalah ajaran baik dan buruknya yang berkaitan dengan sikap, perbuatan, budi pekerti, dan akhlak seseorang; (3) scenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah di kelas XI SMA, menggunakan metode kuantum. Kata kunci: nilai moral, dan skenario pembelajaran