Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimasi Distribusi Semen PT. XYZ dengan Modifikasi Model Transportasi Era Febriana Aqidawati; Nino Rahadian; Zikri Haqqoni; Yuniaristanto Yuniaristanto; Wahyudi Sutopo
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 4 No 02 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2017
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v4i02.288

Abstract

Transportation plays an important role for the industry because the producers have an interest in getting their goods transported to the customer on time, at the exact spot and goods are in good condition. Sari et al (2013) have optimized the transportation problem on the cement distribution system of PT. XYZ. In those article, optimization is done by minimizing transportation costs using the initial fiscal solution with the Least Cost method and calculating the optimal solution with potential method. However, in that calculation, the distance factor between the warehouse and the distribution and transport capacity is not considered. In fact, in distributing a product, the mileage factor becomes important enough to be considered because it involves many things in its operation. Therefore, in this article, the cement distribution cost will be optimized by using modified model of the transportation model used in Sari et al (2013).
Perbaikan Keterlambatan Kedatangan Material Proyek Kereta 5TSK3 (Studi Kasus: PT. INKA) Era Febriana Aqidawati; Wahyudi Sutopo
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 5 No 02 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2018
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v5i01.289

Abstract

PT. INKA merupakan perusahaan yang memproduksi kereta api, baik untuk dipasarkan ke dalam negeri maupun diekspor ke luar negeri. Pada periode tahun 2016, keterlambatan kedatangan material yang paling banyak pada proyek 5TSK3. Hal ini akan menghambat proses produksi kereta. Dalam studi kasus ini, akar penyebab keterlambatan dianalisi menggunakan cause-effect diagram dan metode kipling untuk menghasilkan usulan perbaikan guna mengurangi resiko terjadinya keterlambatan datangnya barang untuk proyek di masa depan. Dari hasil identifikasi masalah, diperoleh lima faktor yang menjadi penyebab keterlambatan kedatangan material proyek kereta 5TSK3, yaitu faktor material, manusia, metode, mesin dan lingkungan. Selain itu, dari faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan kedatangan material, diperoleh beberapa usulan perbaikan yang dianalisis menggunakan pendekatan tools teknik industri dan aliran aktivitas pengadaan material. Berdasarkan analisis, diperoleh Standard Operation Procedure (SOP) usulan untuk pengadaan material. Kata kunci: keterlambatan, pengadaan material, SOP
Pelatihan Pengenalan Dasar Produk Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Membekali Siswa Sekolah Menegah Atas Solo Raya Menyosong Era Revolusi Industri 5.0 Pringgo Widyo Laksono; Cucuk Nur Rosyidi; Retno Wulan Damayanti; Wakhid Ahmad Jauhari; Eko Pujiyanto; Andreas Wegiq Adia Hendix; Era Febriana Aqidawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.94863

Abstract

Revolusi Industri 5.0 membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Meskipun demikian, pendidikan di Indonesia masih belum siap untuk beradaptasi dengan teknologi kunci dari revolusi ini, seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan keberlanjutan. Salah satu hambatannya adalah kurangnya fasilitas dan materi yang memadahi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, sebuah pengabdian dilakukan untuk membantu sekolah- sekolah di sekitar UNS, khususnya SMA dan SMK di Solo Raya, dalam memulai pembelajaran berorientasi Revolusi Industri 5.0. Kegiatan pengabdian meliputi workshop, sosialisasi, pelatihan singkat, dan pemberian paket trainer. SMANRA dipilih sebagai sekolah pertama yang akan menerima pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi oleh SMANRA adalah kurangnya fasilitas yang memadahi dan sumber daya manusia yang belum menguasai dasar-dasar kecerdasan buatan dan internet of things. Solusi yang ditawarkan meliputi workshop dan sosialisasi tentang Revolusi Industri 5.0, serta pemberian paket trainer yang berisi perangkat keras, perangkat lunak, buku, dan materi pembelajaran terkait. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan workshop dan sosialisasi, pemberian paket trainer, dan pendampingan teknis.Kata kunci : revolusi  industri 5.0, kecerdasan buatan, internet of things, inovasi, pembelajaran.