Claim Missing Document
Check
Articles

Found 77 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Program Komunikasi Pemasaran Abon Ayam Asep Pos Usaha Kecil Menengah Rizky Jaya Abadi Pangalengan Dengan Menggunakan Metode Benchmarking Mohamad Bangun; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Kecil Menengah Rizky Jaya Abadi merupakan UKM yang memproduksi produk Abon Ayam dengan merk Asep Pos. UKM ini didirikan oleh ibu Tika pada tahun 2011. Saat ini lokasi penjualan produk Abon Ayam Asep Pos hanya terjual didaerah Pangalengan. Lokasi penjualan tersebut diantarannya yaitu warung, sekolah Madrasah Tsanawiyah 1, rumah makan Asti, rumah makan Citire dan rumah makan Panjang Sari. Produk Abon Ayam Asep Pos pernah mengikuti pameran selama satu kali yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di tahun 2014. Selain itu, komunikasi pemasaran hanya dilakukan melalui keluarga, teman kantor, saudara dan tetangga terdekat dari rumah produksi UKM Rizky Jaya Abadi. Pada penelitian ini menggunakan metode benchmarking untuk membandingkan kinerja aspek pasar dan kinerja program komunikasi pemasaran yang dijalankan antara produk Abon Ayam Asep Pos dan produk benchmark partner atau produk yang sejenis yang memiliki keungulan dalam sisi kinerja aspek pasar dan program komunikasi pemasaran yang telah dijalankan. Selain itu, setelah ditentukan produk benchmark partner dilakukan identifikasi mengenai program komunikasi yang dilakukan, ditentukan indikator sebagai parameter dalam pengukuran praktek yang telah dilakukan, identifikasi gap untuk menemukan perbedaan, dan menentukan target perbaikan untuk program komunikasi pemasaran yang baru bagi produk Abon Ayam Asep Pos. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan menggunakan metode benchmarking sebagai acuan dalam merancang program komunikasi pemasaran yang baru untuk UKM Rizky Jaya Abadi pada produk Abon Ayam Asep Pos. Rancangan program komunikasi pemasaran tersebut berdasarkan kemampuan sumber daya yang dimiliki oleh UKM Rizky Jaya Abadi. Rancangan program komunikasi yang dapat diterapkan yaitu perbaikan area pemasaran, saluran distribusi produk melalui reseller, perbaikan kemasan produk, penggunaan media sosial fanpage facebook, promosi produk melalui program acara arisan. Kata Kunci : UKM Rizky Jaya Abadi, komunikasi pemasaran, benchmarking, benchmark partner, gap, reseller, Fanpage Facebook.
Analisis Kebutuhan Produk Sambal Stroberi Menggunakan Integrasi Product Quality Dan Model Kano Di Usaha Kecil Dan Menengah (ukm) Shagy Lestari Susi Anantami S; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Shagy Lestari adalah salah satu UKM (Usaha Kecil dan Menengah) yang berada di kabupaten Bandung yang memproduksi olahan dari stroberi. Produk yang diproduksi UKM Shagy Lestari adalah dodol stroberi, selai stroberi dan sambal stroberi. Sambal stroberi merupakan salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Bandung dengan tingkat penjualan cukup tinggi. Sambal stroberi Shagy Lestari dalam tingkat penjualannya, tidak mendapatkan nomor penjualan besar di Kabupaten Bandung. Penelitian ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas produk sambal stroberi untuk meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan menggunakan integrasi dimensi kualitas produk dan model kano. Keuntungan menggunakan integrasi dimensi kualitas produk dan model kano dalam melakukan pengembangan produk telah terbukti dalam beberapa penelitian sebelumnya untuk meningkatkan kinerja produk. Penelitian ini menggunakan 3 dimensi kualitas produk yang disesuaikan dengan produk sambal stroberi dan 18 variabel kualitas produk yang berasal dari Voice of Customer dan terintegrasi dengan model kano. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan variable mana yang perlu dipertahankan, ditingkatkan atau dihilangkan dari produk sambal stroberi dari Shagy Lestari. Kata kunci – kano, kualitas produk, sambal, stroberi, sambal stroberi
Analisis Kebutuhan Produk Dodol Guavagua Menggunakan Integrasi Model Kano Dan Product Quality Di Ukm Barokah Alam Ciwidey Esti Dwirini; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Meningkatnya persaingan pasar, tidak cukup bagi organisasi hanya dengan mengandalkan perbaikan terus-menerus dalam rangka mempertahankan dan mengembangkan keunggulan kompetitif. Perlu dilakukan rencana strategis terhadap inovasi suatu produk. Jurnal ini mengusulkan sebuah pendekatan yang menggunakan product quality dan Model Kano. Pendekatan ini bertujuan untuk membantu organisasi untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan, untuk perbaikan dalam memperbaiki atribut lemah, dan untuk identifikasi atribut attractive dan atribut yang termasuk kedalam true customer needs. Studi kasus yang akan digunakan adalah evaluasi kualitas dodol jambu biji GuavaGua pada UKM Barokah Alam. Terdapat beberapa keluhan pelanggan terhadap produk dodol jambu biji GuavaGua. Keluhan ini menunjukkan ketidakpuasan pelanggan terhadap produk ini. Beberapa atribut yang kuat dan lemah dari dodol GuavaGua diidentifikasi dan dianalisa lebih lanjut. Berdasarkan hasil pengolahan data pada kuesioner product quality diperoleh bahwa 23 atribut kebutuhan merupakan atribut lemah dimana performansi atribut tersebut masih di bawah harapan pelanggan. Setelah itu berdasarkan kuesioner Model Kano, diperoleh 12 atribut kebutuhan merupakan atribut yang perlu ditingkatkan atau dilakukan perbaikan dan 11 atribut yang perlu dipertahankan performansinya. Sedangkan berdasarkan hasil integrasi product quality dan Model Kano diperoleh 12 atribut yang termasuk kedalam true customer needs. Rekomendasi diperoleh berdasarkan hasil pengolahan data serta analisis yang melibatkan data pelanggan dan data UKM. Rekomendasi berisi atribut kebutuhan dodol jambu biji GuavaGua yang diprioritaskan untuk ditingkatkan sebagai true customer needs. Kata Kunci: Atribut Kebutuhan, Integrasi Product Quality dan Model Kano, True Customer Needs
Perbaikan Proses Bisnis Pada Usaha Kecil Menengah Nutrity Menggunakan Metode Business Process Improvement Muhammad Reza; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - UKM Nutrity merupakan usaha yang telah berdiri sejak tahun 2009 dan memproduksi Serbuk Kedelai. UKM Nutrity belum memiliki proses bisnis yang jelas, sehingga dibutuhkan perancangan proses bisnis untuk nantinya mampu bersaing. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk memperbaiki proses bisnis proses produksi serbuk kedelai. Dalam upaya memperbaiki proses bisnis tersebut, UKM harus menerapkan kriteria Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT )untuk mendapatkan SPP-IRT. Tahapan-tahapan yang dilakukan yaitu pengidentifikasian gap antara kondisi eksisting dengan kriteria CPPB-IRT, yang menghasilkan suatu proses bisnis rancangan. Proses bisnis tersebut akan dilakukan perbaikan dengan metode Business Process Improvement (BPI). Metode BPI mencakup analisis aktivitas yang dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 13 tools streamlining. Hasil analisis aktivitas yang dilakukan menunjukkan terdapat 10 aktivitas RVA, 42 aktivitas BVA, dan 0 aktivitas NVA. Selanjutnya, dilakukan streamlining terhadap aktivitas BVA dan RVA menggunakan Standardization, Beraucracy Elimination, Automation, Upgrading serta Supplier Partnership. Dari hasil penyederhanaan tersebut, akan dirancang Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan UKM Nutrity agar lebih mudah dipahami pemilik dan pegawai UKM. Penelitian ini menghasilkan dua rancangan SOP yang dapat diimplementasikan untuk kegiatan pembelian atau pengadaan bahan baku, serta proses produksi. Kata kunci: Business Process Improvement, CPPB-IRT, Standard Operating Procedure
Perumusan Rancangan Program Komunikasi Pemasaran Pada Produk Serbuk Kedelai Usaha Kecil Menengah Nutrity Menggunakan Pendekatan Benchmarking Mentari Hardyaningrum; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Usaha Kecil Menengah (UKM) Nutrity merupakan sebuah usaha yang memproduksi hasil olahan kacang kedelai menjadi minuman serbuk kedelai. UKM Nutrity memiliki target untuk meningkatkan penjualan dan melakukan ekspansi pasar, salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu merancang program komunikasi pemasaran. Adapun komunikasi pemasaran eksisting yang dilakukan ialah Facebook, mengikuti pameran serta memanfaatkan word of mouth dalam memasarkan produk. Dalam upaya merancang program komunikasi pemasaran digunakan metode benchmarking dengan tahapan Identifikasi subyek benchmark, Identifikasi obyek benchmark, Mengumpulkan Data, Menentukan gap dan Mengambil tindakan. Selain tahap tersebut digunakan tools benchmarking yaitu performance indicator yang digunakan untuk mengetahui kinerja eksisting UKM Nutrity, sehingga dapat diketahui proses mana yang perlu ditingkatkan sebagai acuan bagi rekomendasi program komunikasi yang diberikan. Berdasarkan hasil benchmarking program komunikasi pemasaran yang dapat diterapkan oleh UKM Nutrity ialah internet marketing dengan menggunakan media sosial Facebook, promosi penjualan dengan memberikan sample produk pada saat pameran, program reseller untuk memperluas area pemasaran serta memasang iklan di koran. Kata Kunci: UKM, program komunikasi pemasaran, benchmarking, gap
Perancangan Perbaikan Kualitas Pelayanan Brolabs Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Miftah Dwi Rachma; Yati Rohayati; Wawan Tripiawan
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Brolabs merupakan usaha yang bergerak dibidang repair sepatu. Kehadiran Brolabs sudah cukup membentu masyarakat. Namun, setelah kurang lebih satu tahun berdiri, Brolabs belum mengalami kenaikan dari segi pendapatan yang cukup pesat. Didukung dengan keluhan dari beberapa pelanggan tentang pelayanan yang diberikan, maka Brolabs akan melakukan perbaikan pelayanan demi tercapainya target yang sudah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan layanan berdasarkan sepuluh true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Funtion Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk atau layanan dengan mempertimbangkan kemampaun Brolabs. Pada tahap pertama metode QFD terdapat House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep. Pada tahap pengembangan konsep dilakukan pembuatan konsep alternnatif yang akan dipilih oleh Brolabs untuk dikembangkan. Tahap terakhir pada penelitian ini adalah Part Deployment untuk menentukan prioritas critical part yang sudah teridentifikasi. Tahap ketiga akan menghasilkan prioritas critical part. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengadakan program peningkatan kemampuan, menetapkan standar peralatan yang digunakan, menetapkan kriteria pelayanan on-site, menyediakan monitoring control card, menetapkan sistem maintenance alat, menetapkan SDM untuk menangani customer service, menyediakan lebih banyak part pendukung, menambah media untuk memberikan informasi, dan menambah fasilitas ruang tunggu. Kata kunci : Quality Funtion Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, Brolabs Abstract Brolabs is a business engaged in the repair of shoes. With the presence of Brolabs, it already helps people. However, at this time, after a little over a year of its existence, there is no significant increase in income. Supported by complaints from some customers about the services provided, Brolabs will make improvements to the service for the achievement of targets that have been determined. This study aims to provide recommendation of service improvement based on ten true customer needs. This research uses Quality Funtion Deployment (QFD) method. The QFD method is one technique to translate customer needs into product or service characteristics by considering the ability of Brolabs. In the first stage of the QFD method there is a House of Quality to determine the priority of technical characteristics. The next stage is the development of concepts. At the stage of development of the concept carried out the creation of alternatives that will be selected by Brolabs to be developed. The final step in this research is Part Deployment to determine the priority of critical part that has been identified. The third stage will generate the priority of the critical part. The recommendations of this research are to develop capability programs, set the standard of equipment used, define on-site service criteria, provide monitoring control card, define tool maintenance system, establish HR to handle customer service, provide more support, add media to provide information, and add to the lounge facilities. Key word : Quality Funtion Deployment, True Customer Needs, House of Quality, Part Deployment, Brolabs
Perancangan Komunikasi Pemasaran Pada Produk Selai Strawberry Ukm Shagy Lestari Menggunakan Metode Benchmarking Nata Satya Putri; Yati Rohayati; Aulia Fashanah Hadining
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM Shagy Lestari merupakan salah satu UKM yang berlokasi di desa Alamendah, kecamatan Ciwidey, kabupaten Bandung. UKM Shagy Lestari memproduksi hasil pertanian berupa produk olahan buah strawberry, dengan salah satu produk yang paling diminati yaitu selai strawberry. Produk olahan selai strawberry memiliki pasar yang potensial dibandingkan dengan produk lainnya seperti dodol strawberry dan sambal strawberry. Namun UKM Shagy Lestari memiliki keterbatasan dalam hal pengetahuan akan pemasaran pada produk yang dimilikinya. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk merumuskan rancangan komunikasi pemasaran yang baik yang nantinya dapat diimplementasikan oleh UKM Shagy Lestari agar dapat memperluas area pemasarannya untuk meningkatkan penjualan. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan pendekatan benchmarking terhadap UKM lainnya yang memiliki produk serupa dan telah sukses dipasaran. Metode benchmarking yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan informasi dari produk UKM lainnya melalui wawancara mendalam dan observasi serta data-data lainnya yang memiliki informasi terpercaya seperti buku dan literatur. Berdasarkan hasil benchmarking yang telah dilakukan UKM, UKM Shagy Lestari harus memperbaiki dan meningkatkan komunikasi pemasaran yang telah mereka miliki. Komunikasi pemasaran yang dapat digunakan yaitu dengan mengubah desain kemasan, pameran, serta memanfaatkan media sosial untuk perluasan jangkauan pemasaran. Kata Kunci : UKM Shagy Lestari, komunikasi Pemasaran, benchmarking, kemasan, media sosial, pameran.
Analisis Kebutuhan Pelanggan Terhadap Layanan Website Indonesia Juara Menggunakan Integrasi Electronic Service Quality Dan Model Kano Rizky Yuliantara MUSTOFA; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Indonesia Juara adalah salah satu perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha jasa dalam bidang pariwisata sebagai penyedia layanan tour-travel. Indonesia Juara memiliki destinasi wisata pada wilayah Indonesia bagian Timur, khususnya daerah Labuan Bajo. Indonesia Juara berdiri sejak tahun 2015, dengan prinsip selalu berkomitmen untuk mempertahankan kredibilitas melalui pelayanan yang memuaskan dan selalu menjaga kepercayaan pelanggan. Namun, Indonesia Juara memiliki beberapa keluhan dan kendala salah satunya adalah layanan website. Oleh karena itu, Indonesia Juara perlu mengidentifikasi kebutuhan layanan dan meningkatkan kualitasnya agar kepuasan pelanggan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi true customer needs berdasarkan voice of customer sehingga didapatkan atribut kebutuhan yang diprioritaskan untuk ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan metode E-Servqual dan Model Kano. E-Servqual digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan sehingga didapatkan atribut-atribut lemah untuk ditingkatkan. Model Kano digunakan untuk mengetahui pengaruh masing–masing atribut dengan tingkat kepuasan yang diterjemahkan dalam kategori Kano. Dengan mengintegrasikan E-Servqual dan Model Kano menghasilkan rekomendasi atribut yang perlu ditingkatkan oleh pihak website Indonesia Juara. Berdasarkan hasil integrasi E-Servqual dan Model Kano, didapatkan 22 atribut kebutuhan dan dari 22 atribut kebutuhan tersebut, didapatkan 11 atribut kebutuhan yang perlu ditingkatkan dengan mempertimbangkan tingkat kepuasan dan pengaruh dari masing–masing atribut tersebut, 11 atribut kebutuhan yang ditingkatkan disebut true customer needs untuk diidentifikasi dan diberikan rekomendasi Kata Kunci: Atribut kebutuhan, E-Servqual, Indonesia Juara, Model Kano, True Customer Needs. Abstract Indonesia Juara is one of the companies that run business activities in the field of tourism as a tour-travel service provider. Indonesia Juara has tourist destinations in the eastern part of Indonesia, especially Labuan Bajo. Indonesia Juara established since 2015, with the principle of always committed to maintain credibility through satisfactory service and always maintain customer trust. However, Indonesia Juara has several complaints and obstacles one of them is the website service. Therefore, Indonesia Juara needs to identify service needs and improve its quality in order to increase customer satisfaction. This study aims to identify true customer needs based on the voice of customer so, that the attributes of the priority needs to be increased. This research uses E-Servqual method and Kano Model. E-Servqual is used to measure the level of customer satisfaction with the services provided to obtain weak attributes to be improved. Kano model is used to determine the effect of each attribute with the level of satisfaction that is translated into Kano categories. Integrating E-Servqual and Kano Models produces recommended attributes that need to be improved by the Indonesian Juara website. Based on the result of integration of E-Servqual and Kano Model, this observation get 22 attribute requirement and from 22 attribute of requirement, found 11 needs attribute that need to be improved by considering the level of satisfaction and influence of each these attributes, 11 attributes of enhanced needs are called true customer needs to be identified and given recommendations. Keywords: Attribute needs, E-Servqual, Indonesia Juara, Kano Models, True Customer Needs.
Analisis Kebutuhan Atribut Website Pemerintah Kabupaten Bandung Dengan Menggunakan Metode Web Usability Dan Model Kano Devia Resty Putri; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Electronic Government atau e-Government adalah upaya untuk mengaplikasikan pelayanan kepemerintahan melalui sistem informasi berbasis computer. Salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam mendukung e- Government adalah dengan melaksanakan pengembangan website Pemerintah Kabupaten Bandung. Penggunaan website untuk mendukung kemudahan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus berkembang, termasuk Pemerintah Kabupaten bandung yang mempunyai website khusus. Website ini merupakan aplikasi Pemerintah Kabupaten Bandung yang menunjang kegiatan dan pemberian informasi kepada masyarakat yang tentunya harus memiliki pengaruh usability yang baik. Usability yang baik merupakan poin penting yang diperhatikan oleh pengguna agar menjadi efektif dan efisien dalam penggunaanya. Dalam penelitian ini dilakukan identifikasi atribut kebutuhan website Kabupaten Bandung dengan menggunakan metode Web Usability dan Model Kano. Prinsip dari penelitian ini adalah untuk mencari Voice of Customer. Berdasarkan hasil penggalian Voice of Customer dan pengolahan kuesioner didapatkan 16 atribut. Untuk mengetahui standar penilaian tingkat usability website tersebut, maka diperlukan model yang menguji tingkat kepuasan pengguna (user satisfaction) terhadap sistem.
Perbaikan Proses Bisnis Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pemuda Olahraga Dan Pariwisata Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Business Process Improvement Untuk Memenuhi Permendagri No.54 Tahun 2010 Dan Iso 9001:2008 Klausul 7.3 Indah Kusuma M Noor; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Fungsi Renja di Dispopar Kabupaten Bandung yaitu mewujudkan misi Dispopar yang dijabarkan kembali melalui tujuan dan sasaran strategis yang lebih operasional. Penyusunan Renja harus sesuai dengan aturan Pemerintah Dalam Negeri (PERMENDAGRI) No. 54 Tahun 2010 dan persyaratan ISO 9001:2008 klausul 7.3 agar proses desain dan pengembangan dapat terjamin dengan baik dan dokumen terpelihara dengan benar. Untuk memperoleh kedua pesyaratan tersebut dilakukan analisis gap antara proses bisnis aktual penyusunan Renja Dispopar Kabupaten Bandung dengan PERMENDAGRI No.54 tahun 2010 mengenai penyusunan Renja. Hasil analisis gap kemudian dibandingkan dengan persyaratan 9001:2008 klausul 7.3. Pada penelitian ini untuk memperbaiki proses bisnis agar menjadi efektif dan efisien dilakukan dengan menggunakan metode Business Processs Improvement (BPI). Metode BPI dilakukan mencakup analisis aktivitas yang dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 13 tools streamlining. Hasil analisis aktivitas terdapat 14 RVA dan 12 BVA. Selanjutnya, dilakukan analisis streamlining dengan menggunakan metode Process cycle time reduction, Simplification, Duplicate elimination, dan Pengubahan urutan proses. Setelah itu, hasil analisis diverifikasi kepada pemilik proses masing-masing aktivitas. Dari penyederhanaan tersebut akan dirancang Standard Operating Procedure (SOP) Penyusunan Renja Dispopar Kabupaten Bandung serta 19 Instruksi Kerja. Kata kunci : SOP, BPI, ISO 9001:2008 klausul 7.3, Renja
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Jajat Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Mushoddiq Kalimatullah Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Yuni Oktarina Sultoni, Kuston Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren