Claim Missing Document
Check
Articles

Found 77 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Program Komunikasi Pemasaran Untuk Produk Dodol Rumput Laut Ukm Aulia Sari Dengan Menggunakan Pendekatan Benchmarking Billy Calvin Immanuel; Yati Rohayati; Aulia Fashanah Hadining
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM Aulia Sari merupakan UKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang memproduksi dodol. Data penjualan dodol di Jawa Barat cukup tinggi tetapi UKM Aulia Sari memiliki keterbatasan pengetahuan untuk melakukan komunikasi pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan benchmarking terhadap UKM yang memiliki produk yang sama yang telah sukses dipasaran melalui komunikasi pemasaran. Berdasarkan hasil benchmarking yang dilakukan, UKM Aulia Sari perlu melakukan perbaikan dalam komunikasi pemasaran untuk memperluas area pemasaran dan memperkenalkan produknya. Komunikasi pemasaran yang dapat diimplementasikan oleh UKM Aulia Sari adalah iklan melalui kemasan yang telah didesain secara khusus dan pemasaran langsung melalui internet marketing dengan media sosial seperti facebook, instagram, twitter dan reseller. Hasil penelitian ini adalah UKM Aulia Sari dapat melakukan perbaikan komunikasi pemasaran yaitu iklan melalui kemasan untuk menarik menarik minat konsumen dan mempengaruhi keputusan pembelian serta pemasaran langsung menggunakan media sosial yaitu facebook, twitter, instagram, dan reseller untuk memperluas area pemasaran yang akhirnya membeli produk yang ditawarkan. Kata Kunci: UKM Aulia Sari, Komunikasi Pemasaran, Benchmarking, Kemasan, Media Sosial, Reseller.
Pengembangan Program Sertfikasi Web Development Professional (wdp) Di Telkom Professional Certification Center (tpcc) Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Annisa Falimantik; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman di dunia ini sangat pesat, dengan didukungnya kemajuan teknologi, sehingga seluruh pertumbuhan industri di sektor manapun ikut berkembang. TPCC (Telkom Professional Certification Center) merupakan salah satu program pelatihan dan sertifikasi yang berdiri sebagai afiliasi dari Telkom Professional Development Center (TPDC) melalui Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang menyediakan CCDP (Certified Development and Professional Program) sebagai salah satu program yang dirancang bagi lulusan SMA/SMK/MA atau mahasiswa/alumni perguruan tinggi yang ingin memiliki keterampilan nyata sebagai solusi atas kesenjangan kompetensi tenaga kerja saat ini dan pada masa yang akan datang. Namun, CCDP saat ini mengalami permasalahan mengenai jumlah peserta yang tidak sesuai target, khususnya pada program sertifikasi Web Development Professional (WDP), karena kurang diminati oleh calon peserta. Oleh karena itu, CCDP akan melakukan pengembangan salah satu produk sertifikasinya yaitu, Web Development Professional untuk mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pengembangan produk berdasarkan 9 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dengan mempertimbangkan kemampuan CCDP untuk mewujudkannya. Metode QFD dilakukan dengan menggunakan dua tahap dan satu tahap lainnya yaitu, pengembangan konsep. Pada tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan prioritas karakteristik teknis. Tahap selanjutnya adalah pengembangan konsep. Pada tahap ini, dibuat konsep-konsep alternatif baru yang nantinya akan dipilih oleh CCDP untuk dikembangkan. Tahap terakhir pada penelitian ini yaitu QFD iterasi dua yaitu, Part Deployment untuk menentukan prioritas critical part. Tahap ketiga ini akan menghasilkan prioritas critical part berdasarkan prioritas karakteristik teknis yang telah didapatkan pada QFD iterasi satu. Rekomendasi yang dibuat adalah penetapan jumlah konsep pembelajaran, jumlah prosedur pembelajaran, penempatan ruang pelatihan, penetapan kriteria tingkat pendidikan minimal untuk pendidik, jenis sertifikasi yang dimiliki pendidik, minimal pengalaman kerja pendidik, jenis kompetensi yang dimiliki pendidik, jenis program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kerja, program peningkatan mutu pendidik dengan badan penyelenggara lain untuk pendidik dan tenaga kerja, program kerja sama dengan perusahaan, penetapan rincian kurikulum dan penetapan jadwal penyusunan kurikulum. Kata Kunci: Quality Function Deployment, True customer needs, House of Quality, Part Deployment, WDP
Analisis Kebutuhan Layanan Pada Store Guteninc Menggunakan Integrasi Service Quality Dan Model Kano Hardiyanto Kusupriadi; Yati Rohayati; Ully Yunita Nafizah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Guteninc merupakan salah satu brand lokal di Indonesia yang bergerak di bidang fashion, khususnya pada produk sepatu berbahan dasar kulit untuk pria dan wanita. Setelah membuka store di Makassar pada tahun 2011, Guteninc memperluas wilayah penjualan dengan kembali membuka store di wilayah Bandung. Ketatnya persaingan membuat Guteninc perlu melakukan evaluasi terhadap pelayanan guna memaksimalkan kepuasan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi “True Customer Needs” dari layanan store yang berada di wilayah Bandung dengan menggunakan integrasi antara dimensi Servqual dan model Kano, sehingga dapat diketahui prioritas atribut kebutuhan layanan yang dapat memaksimalkan kepuasan pelanggan. Atribut kebutuhan didapatkan dari Voice of Customer yang merupakan hasil wawancara terhadap konsumen store Guteninc. Tingkat kepuasan pelanggan dan rekomendasi perbaikan layanan dapat diketahui dari hasil pengolahan data, dengan input yang didapat dari respons kuesioner hasil identifikasi atribut kebutuhan. Berdasarkan hasil identifikasi, diperoleh 20 atribut kebutuhan terhadap layanan store Guteninc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 atribut kebutuhan yang sudah memenuhi harapan konsumen dan 15 atribut kebutuhan yang masih belum memenuhi harapan. Setelah dilakukan pengintegrasian antara dimensi Servqual dan model Kano, ditunjukkan bahwa terdapat 8 atribut perlu diprioritaskan, 7 atribut perlu ditingkatkan, 4 atribut dipertahankan, dan 1 atribut diabaikan. Berdasarkan hasil pengintegrasian, didapatkan 15 atribut kebutuhan yang termasuk ke dalam True Customer Needs, yang diperoleh dari atribut kebutuhan yang perlu diprioritaskan dan ditingkatkan. Dengan hasil tersebut, diharapkan Guteninc dapat meningkatkan layanan store untuk memaksimalkan kepuasan konsumen. Kata kunci: Atribut Kebutuhan, Guteninc, Layanan Store, Model Kano, Servqual _____________________________________________________________________________________________ Abstract Guteninc is one of the so many brands in Indonesia which produced fashion product, especially in leather-based shoes for men and women. Guteninc was established since 2011 after they open a store in Makassar, and now they also have a store in Bandung that opened for expantion purposes. Strict competition makes Guteninc need to evaluate their services to maximize customer satisfaction. The purpose of this research is to identify the "True Customer Needs" from Guteninc’s store services in Bandung by using the integration between Servqual dimension and Kano model, so it can produces the priority ranking of service requirement attribute that hopefully can maximize customer satisfaction. The requirement attribute is obtained from the Voice of Customer which is the result of the interview with Guteninc’s store consumers. The level of customer satisfaction and the service improvement recommendations can be known from the data processing, with the questionnaire’s responses as the input. Based on the results of identification, there are 20 requirement attributes from the service of Guteninc’s store. The results show that there are 5 requirement attributes that have met the expectations of consumers and 15 requirement attributes that still have not met their expectations. After the integration between the Servqual dimension and Kano model, it is shown that 8 attributes need to be prioritized, 7 attributes need to be improved, 4 attributes retained, and 1 attribute to be ignored. Based on the results of the integration, there are 15 requirement attributes that are included in True Customer Needs, which is obtained from the requirement attributes that need to be prioritized and improved. With the results of this research, it is expected that Guteninc can improve their store services to maximize customer satisfaction. Keywords: Guteninc, Kano Model, Requirement Attribute, Servqual, Store Service
Perbaikan Proses Bisnis Ukm Kerupuk Kentang Ibu Risty Untuk Pemenuhan Kriteria Cppb-irt Dan Sertifikasi Halal Menggunakan Metode Bpi Dian Ayu Septina; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Usaha Kecil Menengah Kerupuk Kentang Ibu Risty merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang pengolahan pangan yang memproduksi olahan kentang. UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty berencana untuk memasuki pasar modern. Namun, UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty belum dapat memasuki ke pasar modern karena terdapat persyaratan dasar yang belum dipenuhi, diantaranya kepemilikan Surat Perizinan Pengelolaan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan sertifikat Halal. Untuk mendapatkan kedua sertifikat tersebut, UKM harus memiliki proses bisnis yang sesuai agar seluruh kegiatan pengelolaan UKM dapat berjalan secara terstruktur. Namun untuk memperoleh proses bisnis yang sesuai, perlu dilakukan proses identifikasi pada kriteria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal dengan kondisi eksisting UKM. Hasil evaluasi identifikasi pemenuhan krieria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal menjadi dasar untuk merancang proses bisnis pemenuhan kriteria CPPB-IRT dan Sertifikasi Halal. Setelah mendapatkan proses bisnis pemenuhan kriteria CPPB- IRT dan Halal dilakukan perbaikan agar menghasilkan proses bisnis usulan. Pada penelitian ini perbaikan proses bisnis dilakukan dengan metode BPI (Business Process Improvement) yang mencakup analisis aktivitas ke dalam RVA, BVA, NVA pada masing-masing proses dan dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 12 tools Streamlining. Hasil dari analisis aktivitas pada proses bisnis usulan menunjukkan sebanyak 31 aktivitas RVA, 121 aktivitas BVA, dan 1 aktivitas NVA. Pada tahap selanjutnya dilakukan proses streamlining pada aktivitas RVA dan aktivitas BVA menggunakan 12 tools Streamlining diantaranya Standardization, Supplier Partenrship, Automation, Bereaucracy Elimination, Simplification, Duplication Elimination, Simple Language, dan Upgrading. Sementara itu, dilakukan proses eliminasi pada aktivitas NVA. Berdasarkan proses penyederhanaan tersebut, terdapat rancangan proses bisnis usulan yang didokumentasikan ke dalam bentuk SOP, agar proses bisnis usulan dapat diimplementasikan dalam pengelolaan UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty. Kata Kunci : BPI, CPPB-IRT, Sertifikasi Halal, Proses Bisnis, SOP.
Analisis Kebutuhan Pelanggan Untuk Pembelajaran Jarak Jauh Magister Teknik Informatika Universitas Telkom Dengan Menggunakan Integrasi E-servqual For Higher Education Dan Model Kano Nur Dining Pawesti; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem PJJ merupakan sistem pendidikan yang memiliki daya jangkau luas serta membuka akses terhadap pendidikan dimana saja dan kapan saja. Universitas Telkom merupakan salah satu Universitas penyedia pendidikan pascasarjana dengan sistem penyelenggara PJJ. Program PJJ yang berlaku di Magister Tel-U menggabungkan pembelajaran di kelas dengan pembelajaran jarak jauh menggunakan video conference. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pelanggan PJJ Magister Teknik Informatika menggunakan integrasi E-SERVQUAL for Higher Education dan Kano. Terdapat 18 atribut kebutuhan pelanggan yang digunakan untuk mengukur tingkat harapan dan kepentingan layanan, mengklasifikasikan atribut kebutuhan, dan menentukan atribut kebutuhan yang perlu diprioritaskan sebagai True Customer Needs. Berdasarkan hasil pengukuran E-SERVQUAL for Higher Education didapatkan sembilan atribut kuat dan sembilan atribut lemah. Berdasarkan pengklasifikasian Kano diperoleh tujuh atribut yang perlu untuk diprioritaskan dan dua atribut yang perlu untuk dikembangkan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data yang berisi atribut kebutuhan yang diprioritaskan dan dikembangkan sebagai true customer needs. True customer needs yang diperoleh adalah kecepatan internet jaringan yang stabil, kemudahan untuk mengakses materi perkuliahan, kemudahan untuk mengakses E-Library, pengumuman penting terkait perkuliahan diinformasikan dengan cepat, respon administrative yang dilakukan secara cepat terhadap keperluan mahasiswa, kemudahan menghubungi dosen atau admin, menyediakan sistem sharing file materi perkuliahan, Software video conferene perkuliahan yang digunakan terbaru, dan kurikulum relevan dengan dunia kerja. Kata kunci :PJJ, Analisis Kebutuhan, integrasi E-SERVQUAL for Higher Education, Kano, Integrasi E- SERVQUAL dan Kano
Peningkatan Kualitas Produk Dodol Guavagua Menggunakan Metode Quality Function Deployment Di Ukm Barokah Alam Andini Selfiyana; Yati Rohayati; Aulia Fashanah Hadining
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia sangat pesat, khususnya dibidang industri makanan. Dodol GuavaGua merupakan salah satu produk makanan yang dibuat dari olahan jambu biji. UKM Barokah Alam saat ini belum mampu memperluas pasar karena terkendala oleh rendahnya kualitas produk yang dikeluhkan dari beberapa pelanggan. Oleh karena itu, UKM Barokah Alam melakukan peningkatan kualitas produk Dodol GuavaGua untuk menjadikan keunggulan bagi UKM. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi peningkatan kualitas produk berdasarkan 12 true customer needs. Penelitian ini menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan salah satu teknik yang dapat menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk dengan mempertimbangkan kemampuan UKM untuk mewujudkannya. Metode QFD dilakukan dengan menggunakan dua tahapan. Tahap pertama yaitu House of Quality untuk menentukan karakteristik teknis prioritas. Tahap kedua yaitu QFD iterasi dua untuk menentukan prioritas critical part. Rekomendasi yang dibuat adalah perumusan tahap proses pembuatan dan pemasakan adonan, penentuan bahan utama adonan, jumlah bahan perisa, takaran bahan perisa, media untuk pengumpulan feedback, warna utama pada kemasan, jenis media promosi, penggunaan jenis pemanis, peningkatan faktor standar proses penggunaan perisa, faktor standar elemen pada kemasan, perumusan poin evaluasi pada feedback pelanggan, jumlah toko terkemuka yang menjual produk dodol GuavaGua, dan penetapan waktu promosi. Kata Kunci: Quality Function Deployment, True Customer Needs, Dodol GuavaGua
Analisis Kebutuhan Pengembangan Program Sertifikasi Web Development Professional Di Telkom Professional Certification Center Menggunakan Integrasi Education Quality Dan Model Kano Iftitah Noor Pratomo; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Professional Certification Center (TPCC) merupakan salah satu afiliasi dari Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang berupa Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Salah satu produk yang ditawarkan oleh TPCC adalah Certified Competency Development and Professional (CCDP) yang menyasar lulusan SMA dan sederajat. CCDP memiliki tujuh pilihan program sertifikasi yang salah satunya adalah Web Development Professional (WDP). CCDP mengalami penurunan jumlah pendaftar setiap tahunnya, terutama program WDP. Untuk itu pihak TPCC berencana melakukan pengembangan produk dari program pendidikan non-degree untuk lulusan SMA dan sederajat menjadi program pelatihan dan sertifikasi yang ditujukan untuk semua kalangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan calon pelanggan program pelatihan dan sertifikasi WDP yang baru menggunakan integrasi EduQUAL dan Model Kano untuk meningkatkan kualitas layanan nantinya. Pada penelitian ini didapatkan 25 atribut kebutuhan calon pelanggan yang digunakan untuk menentukan atribut kebutuhan yang berpengaruh pada pengembangan layanan program WDP yang baru. Berdasarkan hasil pengolahan kuesioner EduQUAL, diperoleh 12 atribut kuat dan 13 atribut lemah. Selanjutnya, berdasarkan pengklasifikasian Model Kano, diperoleh 12 atribut kebutuhan yang perlu dikembangkan dan diprioritaskan. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengolahan data serta analisis yang melibatkan pihak TPCC. Dari 12 atribut yang direkomendasikan, terdapat 9 atribut yang menjadi True Customer Needs yang terdiri dari 2 atribut yang akan dikembangkan dan 7 atribut yang akan diprioritaskan. Kata Kunci: Atribut Kebutuhan, Pengembangan Produk, Integrasi EduQUAL dan Kano, True Customer Needs
Perbaikan Proses Bisnis Ukm Pelangi Rasa Untuk Memenuhi Kriteria Cppb-irt Dan Sertifikasi Halal Menggunakan Metode Bpi Raden Roro Asri Ismaya Putri; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mendapatkan SPP-IRT dan Logo Halal, suatu UKM harus memiliki proses bisnis yang sesuai agar seluruh kegiatan produksi dapat berjalan secara terstruktur dan terstandardisasi. Namun, untuk memperoleh proses bisnis yang sesuai perlu dilakukan identifikasi pemenuhan kriterua CPPB-IRT dan sertifikasi Halal pada kondisi eksisting. Hasil evaluasi pemenuhan kriteria CPPB-IRT dan sertifikasi Halal menjadi landasan untuk menentukan proses bisnis yang akan diperbaiki. Dalam penelitian ini perbaikan proses bisnis dilakukan dengan metode Business Process Improvement (BPI). Metode BPI mencakup analisis aktivitas yang dilanjutkan dengan penyederhanaan menggunakan 12 tools streamlining. Hasil analisis aktivitas yang dilakukan menunjukkan terdapat 14 aktivitas RVA, 84 aktivitas BVA, dan 3 aktivitas NVA. Selanjutnya, dilakukan streamlining terhadap aktivitas BVA dan RVA menggunakan Standardization, Beraucracy Elimination, Automation, serta Supplier Partnership. Sementara aktivitas NVA akan dieliminasi dalam rancangan proses bisnis usulan. Dari hasil penyederhanaan tersebut, akan dirancang Standard Operating Procedure (SOP) Pengelolaan UKM Pelangi Rasa agar lebih mudah dipahami pemilik dan pegawai UKM. Penelitian ini menghasilkan empat rancangan SOP yang dapat diimplementasikan untuk kegiatan pembelian atau pengadaan bahan baku, produksi, audit internal, serta sanitasi dan perawatan. Kata kunci : Proses bisnis, CPPB-IRT, Sertifikat halal, BPI, SOP
Analisis Kebutuhan Produk Kerupuk Kentang Menggunakan Integrasi Kualitas Produk Dan Model Kano Pada Ukm Kerupuk Kentang Ibu Risty Yuki Putri Arifianti; Yati Rohayati; Aulia Fashanah
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Usaha Kecil Menengah Kerupuk Kentang Ibu Risty merupakan salah satu UKM yang bergerak di bidang pengolahan pangan yang memproduksi olahan kentang. UKM Kerupuk Kentang Ibu Risty berencana mengembangkan produknya dengan melakukan repositioning fungsi produk dari kerupuk sebagai makanan pelengkap menjadi makanan ringan atau cemilan untuk memperluas jangkauan target pasar menjadi ke semua kalangan bukan hanya rumah makan atau ibu rumah tangga. Namun, UKM belum mengetahui keinginan pelanggan terhadap produk Kerupuk Kentang. Oleh karena itu, UKM membutuhkan penelitian mengenai atribut kebutuhan terhadap produk Kerupuk Kentang yang bisa digunakan untuk rancangan pengembangan produk Kerupuk Kentang. Pada penelitian ini ditemukan keluhan terhadap kualitas produk Kerupuk Kentang hal ini menunjukkan bahwa terdapat ketidakpuasan pelanggan terhadap produk. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 115 responden menggunakan teknik sampling non-probability sampling yaitu judgement sampling. Kuesioner dibagi menjadi dua jenis yaitu kuesioner product quality dan kuesioner Model Kano. Dari hasil penyebaran 115 kuesioner didapatkan 100 kuesioner yang lulus screening dan hasil olahan kuesioner tersebut menghasilkan 17 atribut kebutuhan produk Kerupuk Kentang yang digunakan untuk mengukur kondisi eksisting perusahaan dengan harapan pelanggan. Perumusan rekomendasi didapatkan dari hasil analisis prioritas rekomendasi yang dilakukan terhadap 6 atribut yang ditingkatkan dan kemampuan perusahaan dalam mengimplementasikan rekomendasi. Kata Kunci : Analisis Kebutuhan, Product Quality, Model Kano, Pengembangan Produk
Perbaikan Proses Bisnis Penyusunan Rencanakerja Diskoperindag Menggunakan Metodebusiness Process Improvement Berdasarkanpermendagri Nomor 54 Tahun 2010 Sertaklausul 7.3 Iso 9001:2008 Silvi Rushanti Widodo; Yati Rohayati; Atya Nur Aisha
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- DISKOPERINDAG Kabupaten Bandung memiliki peranan dalam penyusunan perencanaan daerah, salah satunya adalah penyusunan Renja. Dalam kondisi aktual rencana kerja yang disusun oleh DISKOPERINDAG memiliki permasalahan yakni ketidaktepatan dalam penyusunan Renja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses bisnis usulan dalam penyusunan Renja agar dapat mengatasi permasalahan yang saat ini dihadapi. Metode perbaikan proses bisnis yang digunakan adalah Business Process Improvement (BPI). Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengidentifikasi gap proses bisnis penyusunan Renja aktual dengan alur perencanaan Renja berdasarkan PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010 dan persyaratan klausul 7.3 ISO 9001:2008. Hasil analisis gap akan menjadi masukkan untuk analisis aktivitas, dimana setiap aktivitas dikelompokkan menjadi RVA, BVA dan NVA. Perbaikan proses bisnis dilakukan dengan mengeliminasi aktivitas NVA, meminimasi aktivitas BVA dan melakukan streamlining pada aktivitas RVA. Pada tahap pengumpulan data diperoleh 11 proses bisnis penyusunan Renja aktual, sedangkan proses bisnis penyusunan Renja berdasarkan PERMENDAGRI terdapat 21 aktivitas. Hasil gap antara proses bisnis aktual dan proses bisnis berdasarkan PERMENDAGRI terdapat 31 proses. Hasil analisis aktivitas menunjukkan terdapat 12 aktivitas RVA, 19 BVA, 0 NVA. Tools perbaikan proses bisnis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain value-added assessment, simplification, dan duplication elimination. Berdasarkan hasil perbandingan waktu efisiensi, pada proses bisnis eksisting 19,14%, sementara pada proses bisnis usulan 21,88%. Usulan proses bisnis penyusunan Renja menjadi masukkan dalam penyusunan SOP dan instuksi kerja, agar terdapat panduan mengenai proses penyusunan Renja DISKOPERINDAG, penyusunan Renja yang terstandardisasi dan konsistensi proses lebih terjamin. Kata Kunci : Renja, Business Process Improvement, PERMENDAGRI Nomor 54 Tahun 2010, Klausul 7.3 ISO 9001:2008, Standard Operating Procedure.
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Jajat Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Mushoddiq Kalimatullah Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Yuni Oktarina Sultoni, Kuston Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren