Claim Missing Document
Check
Articles

Found 77 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Program Retensi Untuk Meningkatkan Loyalitas Mahasiswa Strata 1 Universitas Telkom Menggunakan Metode Blitz Qfd (quality Function Deployment) Fitriyatul Jannah; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Telkom (Tel-U) merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang berlokasi di Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Pada tahun 2015 Tel-U telah meluluskan 3.197 mahasiswa S1 dari berbagai jurusan (BAA Tel-U, 2015). Namun, dari jumlah lulusan S1 yang ada, hanya 14 mahasiswa melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 di Tel-U. Hal ini menuntut Tel-U agar lebih fokus pada upaya meningkatkan loyalitas dengan program retensi untuk memperpanjang hubungan mahasiswa yang ada dengan meminimasi jumlah mahasiswa yang berpindah. Perancangan program retensi pada penelitian ini menggunakan metode Blitz QFD, karena metode ini menggabungkan beberapa voice of customer tools dengan Maximum Value Table yang dapat menterjemahkan critical customer needs ke dalam bentuk persyaratan teknis, desain dan project. Blitz QFD menawarkan konsep perancangan yang lebih efisien sehingga perancangan program yang dilakukan bisa lebih akurat karena hanya berfokus pada top crirical customer needs. Berdasarkan hasil wawancara kepada mahasiswa diperoleh 18 atribut kebutuhan yang mempengaruhi loyalitas mahasiswa Tel-U. Hasil pengolahan data menggunakan metode AHP diperoleh 8 atribut kebutuhan yang merupakan top critical customer needs dengan ranking tertinggi. Selanjutnya kedelapan atribut kebutuhan tersebut diterjemahkan ke dalam solusi teknis dan project menggunakan Maximum Value Table, sehingga menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan loyalitas mahasiswa melalui program retensi Tel-U. Program tersebut adalah program kuliah tamu, program transparansi nilai, program scholarship, program modular untuk S2 dan Program Ad-On. Kata kunci : Proses perancangan program retensi, Tel-U, Blitz QFD, AHP, VoC
Perancangan Rekomendasi Kualitas Layanan Program Studi Reguler Magister Teknik Elektro Telkom University Dengan Metode Quality Function Deployment (qfd) For Higher Education Aditya Sulistiyo Suwarno; Yati Rohayati; Rio Aurachman
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom University (Tel-U) merupakan salah satu perguruan tinggi yang memiliki program magister di Indonesia. Salah satu jurusan yang menjadi objek penelitian ini adalah Program Reguler S2 Teknik Elektro (TE). Hingga saat ini Program Reguler S2 TE Tel-U belum juga mencapai target jumlah mahasiswa yang ditetapkan. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya kualitas layanan yang diterima oleh para mahasiswa. Untuk itu Program Reguler S2 TE Tel-U perlu meningkatkan kualitas layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi peningkatan kualitas layanan Program Reguler S2 TE Tel-U menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) for higher education. Metode ini merupakan salah satu metode yang dapat menerjemahkan kebutuhan mahasiswa sebagai penerima layanan menjadi kebutuhan teknis yang dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa, dengan mempertimbangkan kapabilitas pengelola Program Reguler S2 TE Tel-U sebagai penyedia layanan. Data yang didapat diolah kedalam dua iterasi QFD for higher education sehingga didapat komponen yang perlu diperbaiki. Rekomendasi dirumuskan berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data, analisis, brainstorming dengan pengelola Program Reguler S2 TE Tel-U dan benchmark dengan pesaing. Rekomendasi yang disusun dalam penelitian ini antara lain access point internet, evaluasi kurikulum, kesesuaian perkuliahan dengan Rencana Perkuliahan Semester dan jadwalnya, menambah jumlah dosen dengan pendidikan S3, merekrut dosen dengan gelar guru besar dan mensertifikasi tenaga administrasi Program Reguler S2 TE Tel-U. Kata Kunci: QFD, Quality Function Deployment for Higher Education, Magister Teknik Elektro, Telkom University
Analisis Positioning Radio Zora Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Metode Multidimensional Scaling Sindhani Rahmalia Sudono; Yati Rohayati; Ika Arum Puspita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio Zora telah berdiri sejak tahun 2005 dan baru menjadi radio bersegmen anak muda pada akhir tahun 2014. Sejak perubahan positioning tersebut, jumlah pendapatan yang didapatkan Radio Zora belum dapat memenuhi terget dan jumlah pendengarnya masih lebih rendah dibanding pesaingnya. Tujuan penelitian ini adalah menggali persepsi pendengar terhadap pemilihan radio, berdasarkan perceptual mapping dengan metode multidimensional scaling berbasis atribut. Multidimensional scaling (MDS) merupakan sebuah teknik yang digunakan untuk mengetahui kondisi persaingan, serta mengetahui posisi setiap radio berbasis atribut. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah program acara, kegiatan offair, kualitas penyiar, pilihan musik, brand image, update berita, kejernihan suara, jangkauan siaran, streaming, dan konten siaran. Data penelitian didapatkan dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan anak muda berusia 15-29 tahun, kemudian dijadikan input dalam pengolahan MDS. Setelah diolah dengan MDS, didapatkan perceptual mapping dengan posisi Radio Zora memiliki pesaing utama Radio Hits. Namun jika dilihat dari jumlah pendengarnya, Radio Zora dan Radio Hits merupakan dua radio dengan pendengar paling rendah dibanding pesaingnya, sehingga dalam penelitian ini Radio OZ dijadikan acuan dalam penyusunan perbaikan, karena merupakan radio yang paling unggul di wilayah persaingannya. Adapun atribut-atribut yang menjadi kelemahan Radio Zora adalah kegiatan offair, jangkauan siaran, streaming, update berita, kejernihan suara, pilihan musik, konten siaran, dan brand image. Kata kunci : Positioning, Repositioning, Perceptial Mapping, dan Multidimensional Scaling
Perancangan Perbaikan Program Afternoon Lite K-lite Radio Menggunakan Metode Quality Function Deployment (qfd) Fitriana Rachmawati; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Radio Kontinental Lintas Telekomunikasi (K-Lite radio) merupakan salah satu anak perusahaan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) yang bergerak pada bidang penyiaran radio dengan segmen dewasa usia 25-45 tahun. K-Lite memiliki satu program yang menjadi prime time adalah ‘Afternoon Lite’. Program ‘Afternoon Lite’ hadir dengan talkshow keagamaan dan lagu lawas pada hari Senin-Jumat pukul 15.00 – 18.00. Namun, program tersebut masih belum mampu menarik banyak pendengar dan pengiklan. Sehingga, pendapatan K-Lite radio tidak pernah mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan program prime time berdasarkan 9 true customer needs menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). QFD dilakukan dengan dua iterasi yaitu, iterasi pertama (HoQ) yang menerjemahkan kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik teknis dengan mempertimbangkan kemampuan perusahaan, dan iterasi kedua (part deployment) untuk menentukan prioritas critical part. Rekomendasi yang dibuat berdasarkan data yang dipeorleh dan concept selection menggunakan decision matrices, yang dilakukan oleh perusahaan dengan memperhatikan kemampuan kompetitor untuk benchmarking. Rekomendasi yang dibuat yaitu kecepatan streaming, sistem grounding, daya pemancar, jarak jangkauan siaran, tahapan seleksi penyiar, frekuensi pelatihan penyiar dalam satu tahun, prosentase penyiar dalam berbicara, jumlah penyiar, jumlah operator, usia pemakaian alat, frekuensi iklan, talkshow, dan ragam media saluran komunikasi audiens. Kata kunci : perbaikan program, radio, QFD, House of Quality
Perancangan Atribut Program Radio K-lite Fm Berdasarkan Preferensi Masyarakat Bandung Dengan Menggunakan Metode Conjoint Analysis Faris Fathurahman; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Radio Kontinental Lintas Telekomunikasi (K-Lite FM) merupakan salah satu radio segmentasi dewasa muda di rentang usia 25 – 45 tahun, yang terdapat di Bandung. Sejak tahun 2012, radio K-Lite mempunyai target mencapai peringkat 20 untuk radio se Bandung, namun pada kenyataannya hingga triwulan terakhir di tahun 2016 K-Lite masih belum mencapai targetnya. Selain itu pendapatan K-Lite dari tahun 2014 hingga tahun 2016 terus mengalami penurunan dengan ditandai oleh menurunnya pemasang iklan dari tahun ke tahun. Salah satu penyebab hal ini adalah program siaran yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggali preferensi masyarakat terhadap pemilihan radio yang ingin mereka dengarkan, dan merumuskan kombinasi antara atribut dan taraf terkuat untuk dijadikan rekomendasi kepada pihak K-Lite. Dalam mengidentifikasi nilai yang responden berikan pada atribut, fitur, dan kegunaan produk, analisis conjoint menciptakan fungsi part-worth utilities atau nilai guna. Nilai guna suatu produk ini adalah jumlah dari nilai utilitas produk dari setiap responden yang diteliti. Hasil analisis conjoint berupa informasi kuantitatif yang dapat memodelkan preferensi konsumen untuk beberapa kombinasi fitur produk. Kata kunci : Analisis Conjoint, Radio K-Lite, Preferensi Masyarakat
Perancangan Kebutuhan Bisnis Packaging Iklan Di K-lite Radio Menggunakan Metode Blue Ocean Dan Importance Performance Analysis (ipa) Ainun Ulum Eristyanawati; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

K-Lite Radio merupakan salah satu sebuah stasiun radio yang berbasis di Kota Bandung. Pada segi finansial, pendapatan iklan K-Lite Radio masih sedikit apabila dibandingkan dengan kompetitor. Sehingga K-Lite harus mampu mengembangan pasar Iklan dalam bentuk Packaging Iklan yang menarik sehingga menarik pendengar dan menghasilkan peningkatan angka profit. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perencanaan kebutuhan bisnis dan menciptakan pernyataan positioning dan memberikan peningkatan layanan iklan dan differensiasi bagi perusahaan agar mampu menimbulkan ketertarikan. Penelitian diawali dengan menentukan atribut-atribut kompetisi dan identifikasi dari batasan red ocean. Selanjutnya, penyusunan kurva existing strategy (“as is”), matriks IPA, dan merekontruksi batasan pasar dengan kuisioner. Kemudian hasil tersebut dianalisis menggunakan four action framework dan ERRC Grid untuk menyusun kurva blue ocean strategy. Pada penelitian ini dirumuskan 20 atribut kebutuhan bisnis, dengan dua tribut dihapuskan, delapan atribut harus ditingkatkan, empat atribut harus dikurangi, dan enam atribut harus diciptakan oleh K-Lite radio. Dengan menerapkan ini, K-Lite radio akan siap memasuki pasar packaging iklan radio yang berbeda, mengedepankan kepercayaan, kepuasan, pionir penggunaan aplikasi dalam periklanan dengan pegawai yang prefosional. Kata Kunci : Perencanaan Kebutuhan Bisnis, Blue Ocean Strategy, Importance Performance Analysis, Packaging Iklan
Perumusan Perencanaan Strategis Pt Trengginas Jaya Dengan Menggunakan Metode Qfd Strategic Planning Ananda Kusumo Aji; Yati Rohayati; Maria Dellarosawati
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Trengginas Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan tenaga kerja facility management. PT Trengginas Jaya didirikan pada tahun 2012 di Bandung dan menjadi perusahaan binaan Yayasan Pendidikan Telkom. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang facility management, lini jasa yang dilayani meliputi layanan tenaga cleaning¸ keamanan, catering, perbaikan fasilitas gedung, sistem parkir, dan support (tenaga penunjang akademik dan office boy). Namun sebagian besar mitra kerja yang dimiliki hanya berasal dari perusahaan-perusahaan atau lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom. Rencana perluasan pasar yang akan dilakukan tentunya menjadi tantangan yang besar bagi PT Trengginas Jaya dimana persaingan dalam bisnis pengelolaan tenaga kerja facility management tersebut sangat ketat. Sebagian besar kompetitor merupakan perusahaan-perusahaan yang telah memiliki pengalaman yang sangat banyak dan memiliki kualitas layanan yang cukup baik. Kondisi ini menjadi kendala yang berarti bagi PT Trengginas Jaya. Terbukti hingga pertengahan tahun 2016, perusahaan baru mampu mencapai target sebesar 20%. Indikasi atas penyebab buruknya performa PT Trengginas Jaya ini adalah adanya fakta bahwa perusahaan tidak memiliki strategi yang jelas dalam mencapai target tersebut. Selama ini perusahaan hanya berjalan secara konfensional tanpa adanya landasan strategi tertulis yang mampu mengantarkan kesuksesan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan rekomendasi perencanaan strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan. Penelitian ini diawali oleh perumusan pernyataan visi perusahaan, mengolah pernyataan visi tersebut dalam skema perencanaan strategis, lalu melewati Visi / Tujuan Quality House serta Tujuan / Strategi Quality House untuk merumuskan strategi yang paling tepat untuk perusahaan. Dari hasil penelitian ini didapatkan 7 strategi yang dapat dilaksanakan oleh perusahaan, strategi tersebut dirumuskan sesuai dengan kondisi dan situasi perusahaan sehingga sangat tepat untuk dijalankan oleh perusahaan untuk mencapai visi-visi perusahaan, mencapai target yang telah ditentukan, serta bersaing dengan perusahaan kompetitor. Kata Kunci: Perencanaan Strategis, QFD Strategic Planning, Integrated Facility Management Services
Perancangan Positioning K-lite Radio Berdasarkan Perceptual Mapping Dengan Metode Multidimensional Scaling Wanda Suci Utami; Yati Rohayati; Devi Pratami
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

K-Lite Radio merupakan radio bersegmen dewasa di Kota Bandung. Dilihat dari sisi pendapatan tiga tahun terakhir, K-Lite Radio masih belum bisa mencapai targetnya. Selain itu, K-Lite Radio berada pada posisi ketiga pada tingkatan top of mind masyarakat, dimana posisi pertama diduduki oleh Delta Radio. Hal ini berdampak pula pada pendapatan yang diperoleh perusahaan, dari hasil pemasangan iklan di radio yang tidak mencapai target, dikarenakan jumlah pendengar yang sedikit, jika dilihat dari peringkat K-Lite Radio pada lima tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah menggali persepsi para pendengar radio ketika mereka memilih radio bersegmen dewasa di Kota Bandung, menggunakan perceptual mapping dengan metode Multidimensional Scaling (MDS) berbasis atribut. Atribut-atribut yang terpilih dalam penelitian ini adalah ciri khas lagu yang diputar, ciri khas penyiar, informasi yang disiarkan, konten program, kejernihan suara yang dihasilkan, popularitas radio, jarak jangkauan penyiaran radio, fasilitas streaming, jenis iklan, dan penyiar yang terkenal. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, diambil sampel 100 orang pendengar radio dengan rentang usia 25-45 tahun. Hasil rekapitulasi data kuesioner akan menjadi data masukan untuk penggambaran perceptual mapping yang diperoleh dengan olahan metode MDS. Setelah dilakukan pengolahan data menggunakan MDS, dihasilkan perceptual mapping yang menggambarkan bahwa Delta Radio merupakan pesaing utama dari K-Lite Radio. Kata Kunci : Analisis Positioning, K-Lite Radio, Perceptual Mapping, dan Multidimensional Scaling.
Rancangan Kebutuhan Pengguna Aplikasi Manajemen Pergudangan Dengan Menggunakan Integrasi Software Quality Dan Refined Kano Siti Fatimah Zainatun Nisa; Yati Rohayati; Sari Wulandari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan aplikasi manajemen pergudangan saat ini banyak dilakukan oleh perusahaan yang bergerak di bidang teknologi sistem informasi. Beberapa aplikasi manajemen pergudangan yang dikenal di pasar Indonesia adalah Odoo, Pawoon, MokaPOS, dan Forstok. Pada penerapannya, aplikasi-aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan yang dikeluhkan oleh pengguna. Hal tersebut menjadi dasar bagi Inagri (PT. Insan Agritama Teknologi) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konsultan manajemen pergudangan untuk melakukan evaluasi dan pengembangan melalui penelitian agar menghasilkan aplikasi yang lebih baik dari kompetitor. Penelitian ini dilakukan dengan metode integrasi Software Quality dan Refined Kano. Metode ini berfungsi untuk mengetahui kebutuhan aplikasi manajemen pergudangan melalui identifikasi atribut berdasarkan dimensi Software Quality dan Refined Kano. Adapun dimensi yang relevan dengan aplikasi manajemen pergudangan diantaranya adalah dimensi functionality, usability, realiability, maintainability, efficiency, portability, dan compliance. Dari dimensi tersebut diperoleh 24 atribut kebutuhan aplikasi manajemen pergudangan. Hasil penelitian menunjukan dari 24 atribut kebutuhan terdapat 13 atribut sebagai True Customer Need yang harus dikembangkan dan diprioritaskan. Rekomendasi atribut kebutuhan ini dirumuskan berdasarkan integrasi Software Quality dan Refined Kano. Kata Kunci: Rancangan Kebutuhan, Aplikasi Manajemen Pergudangan, Software Quality, Refined Kano Abstract The current development of warehousing management applications is carried out by companies engaged in information system technology. Some of the warehousing management applications known in the Indonesian market are Odoo, Pawoon, MokaPOS, and Forstok. But in its application, these applications still have shortcomings that users complain about. Inagri (PT. Insan Agritama Teknologi) as a company engaged in warehousing management consultants to conduct evaluation and development through research to produce better applications from competitors. This research was conducted with an integrated method of Software Quality and Refined Kano. This method serves to study the requirement of warehousing management applications through the assessment of attributes based on the dimensions of Software Quality and Refined Kano. Dimensions relevant to management applications are functionality, usability, maintainability, efficiency, portability, and compliance. From these dimensions 24 attributes are needed for warehousing management applications. The results of the study show that from 24 attributes there are 13 needed attributes as True Customer Needs that must be developed and prioritized. The recommendations for this need attribute were formulated based on the integration of Software Quality and Refined Kano. Keywords: Requirement Design, Warehousing Management Application, Software Quality, Refined Kano
Rancangan Peningkatan Kualitas Layanan Aplikasi Manajemen Pergudangan Inaventory Berbasis True Customer Needs Menggunakan Quality Function Deployment (qfd) Siva Aulia; Yati Rohayati; Ima Normalia Kusmayanti
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Aplikasi manajemen pergudangan Inaventory adalah aplikasi yang berfungsi membantu para bisnis owner untuk mengintegrasikan informasi dari seluruh fungsi bisnis secara real time. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT. Insan Agritama Teknologi (Inagri) pada tahun 2018. Sejauh ini yang telah menggunakan aplikasi Inaventory baru dua yaitu restoran dan retail. Oleh karena itu, PT. Insan Agritama Teknologi (Inagri) akan melakukan peningkatan kualitas layanan aplikasi manajemen pergudangan Inaventory berdasarkan dengan kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi pada peningkatan kualitas aplikasi Inaventory berdasarkan tiga belas true customer needs menggunakan metode quality function deployment (QFD). Metode QFD berfungsi untuk menerjemahkan setiap kebutuhan pelanggan ke dalam karakteristik produk berdasarkan kemampuan perusahaan agar dapat diimplementasikan. Metode QFD dilakukan dengan tiga tahap. Pertama adalah QFD iterasi satu (House of Quality) untuk menterjemahkan true customer needs dan menentukan karakteristik teknis prioritas. Kedua adalah pengembangan konsep untuk membuat beberapa konsep alternatif yang akan dipilih oleh tim pengembang Inaventory. Tahap terakhir adalah QFD iterasi dua (Part Deployment) untuk menentukan critical part prioritas. Hasil dari penelitian ini memperoleh lima karakteristik teknis prioritas, dua belas critical part prioritas, dan dua belas rekomendasi yang akan dikembangkan. Kata Kunci: Aplikasi Inaventory, Quality Function Deployment, House of Quality, Part Deployment, Tru Customer Needs. Abstract Inaventory warehousing management application is an application that serves to help business owners to integrate information from all business functions in real time. This application was developed by PT. Insan Agritama Teknologi (Inagri) in 2018. So far, two new Inaventory applications have been used, namely restaurants and retail. Therefore, PT. Insan Agritama Teknologi (Inagri) will improve the quality of Inaventory warehousing management application services based on market needs.This study aims to provide recommendations on improving the quality of Inaventory applications based on thirteen true customer needs using the method of quality function deployment (QFD). QFD method serves to translate each customer's needs into product characteristics based on the company's ability to be implemented. QFD method is carried out in three stages. First is the iteration QFD (House of Quality) to translate true customer needs and determine priority technical characteristics. Second is the development of concepts to create several alternative concepts that will be selected by the Inaventory development team. The last step is the two iteration QFD (Part Deployment) to determine priority critical parts. The results of this study obtained five priority technical characteristics, twelve priority priority parts, and twelve recommendations that will be developed. Keywords: Application of Inventory, Quality Function Deployment, House of Quality, Part Deployment, True Customer Needs.
Co-Authors Achmad Arief Tanjung Aditia Setia Wardhani Aditya Sulistiyo Suwarno Afina Hardyanti Afra Ghaida Hana Agung Purnama Putra Agus Achmad Suhendra Ainun Ulum Eristyanawati Aisya Kha’irunisa Alan Arif Dharmasaputra Alan Arif Dharmasaputra Alan ramadhan Albi Dwi Rianto Alif Akbar Alya Hanif Istiqomah Ananda Kusumo Aji Andi Zehan Saskia Salsabila Andika Deanna Rahma Andini Selfiyana Annisa Falimantik Annisaa Rasyida Annisaa Rasyida Ariendha Inggar Fitriara Arinda Layla Alfira Asih Aulia Putri Atya Nur Aisha Aulia F Hadining Aulia Fashanah Aulia Fashanah Aulia Fashanah Hadining Aziz Pratama Thahir Aziz Pratama Thahir Billy Calvin Immanuel Bintang Andhika Budiman Boby Hera Sagita Citra Triana Budiastuti Devi Pratami Devia Resty Putri Deyana Prastika Putri Dian Ayu Septina Dimas Kurniantoro Aji Dimas Langga Triandaru Edwina Edwina Eldeska Fadhil Hamdi Elvin Supriyanto Esti Dwirini Eva Andiana Fanny Afriani Putri Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faris Fathurahman Fathin Farcyana Safitri Firza Khalisha Rinjany Fitriana Rachmawati Fitriya Nur Azizah Fitriyatul Jannah Galang Aji Pangestu Ghanif Faoziansyah Ghina Rafidah Hafizh Muhammad Almaraghi Suharja Hafizhah Khaerani Hardiyanti Ilmi Aulia Hardiyanto Kusupriadi Hilman Abi Rafdi Iftitah Noor Pratomo Ika Arum Puspita Ikhan Nanda Ramadhan Ima Normalia Kusmayanti Ima Normalia Kusumayanti Indah Kusuma M Noor Intan Permatasari Irham Fakhriy Jajat Juli Trisna Aisyah Sinaga Kandida Kenya Utami Lindsay Beanning Maria Dellarosawati Mayvita Putri Syamala Meldi Rendra Mentari Hardyaningrum Miftah Dwi Rachma Mochamad Rian Murtiadi Mohamad Bangun Mufti Zakiah Mulianti Muhammad Furqan Aferi Muhammad Iqbal Muhammad Naufal Sayidiman Muhammad Reza Muhammad Tezar Mushoddiq Kalimatullah Nata Satya Putri Nikmah Novitasari Noviana Noviana Nur Dining Pawesti Nurmaulida Anggi Wijayanti Prima Annisa Karunia Raden Farhan Ashadiar Raden Roro Asri Ismaya Putri Rahma Fauziyah Ridho Rahatesa Rino Andias Rio Aurachman Rizki Irwansyah Rizky Yuliantara MUSTOFA Romy Seftivani Anggita Putri Rr. Asri Ismaya Putri Sabrina Ayu Hermawati Salsabila Diarnie Larasati Salwa Nabila Izza Salsabila Sari Wulandari Sherli Sherli Silvi Rushanti Widodo Sindhani Rahmalia Sudono Sinta Aryani Siti Fatimah Zainatun Nisa Siva Aulia Sri Yuni Oktarina Sultoni, Kuston Susi Anantami S Tania Alya Andrianingrum Ully Yunita Nafizah Ulul Azmi Wanda Suci Utami Wawan Tripiawan Whidha Ayu Primastuti Widodo, Silvi Rushanti Yuki Putri Arifianti Yusuf Syarif Iqbal Zerlin Anggreni Kembaren