Sukirno Sukirno
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Persepsi Guru Bahasa Indonesia SMP Negeri Se-Kecamatan Brebes Terhadap Penilaian Autentik untuk Keterampilan Membaca pada Kurikulum 2013 Ratih Nur Eva Sari; Sukirno Sukirno
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 8, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v8i1.10990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi, guru Bahasa Indonesia SMP Negeri se-kecamatan Brebes terhadap penilaian autentik dalam keterampilan membaca dilihat dari segi penyerapan, pemahaman, dan penilaiannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian  kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri se-Kecamatan Brebes dengan jumlah 8 SMP Negeri. Kemudian dari populasi tersebut diambil sampel 20 guru. Teknik pengumpulan data  menggunakan angketatau kuesioner online  yang berjumlah 50 soal. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif dalam bentuk deskriptif dan distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil analisis data guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri se-Kecamatan Brebes diketahui Sebanyak 15% memiliki persepsi yang tinggi terhadap penilaian autentik dalam pembelajaran membaca. Sebanyak 75% lainnya memiliki persepsi yang sedang  terhadap penilaian autentik dan dapat diketahui pula sebanyak 10% lainnya memiliki persepsi rendah terhadap penilaian autentik dalam pembelajaran membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Persepsi guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri se-Kecamatan Brebes terhadap penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dilihat setidaknya dari tiga indikator yaitu indikator penyerapan, pemahaman dan penilaian. Setelah dianalisis dan dilakukan pengkategorian, didapat hasil bahwa sebanyak 15% guru memiliki penyerapan yang tinggi, 70% guru memiliki penyerapan sedang, 15%guru memiliki penyerapan rendah terhadap informasi mengenai penilaian autentik, sebanyak 15% guru memiliki pemahaman yang tinggi 65% guru memiliki pemahaman sedang, 20%guru memiliki pemahaman rendah terhadap penilaian autentik, sementarasebanyak 20% guru memiliki penilaian yang tinggi 70% guru memiliki penilaian sedang, 10%guru memiliki penilaian rendah terhadap penilaian autentik.Semua hasil rata-rata indikator tersebut berada pada kategori baik. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa persepsi guru Bahasa Indonesia terhadap penilaian autentik dalam keterampilan membaca di SMP Negeri se-Kecamatan Brebes adalah baik.
Pengembangan Media Teka-Teki Silang (TTS) untuk Pembelajaran Tematik Kelas VI SD Darinah Darinah; Sukirno Sukirno
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 8, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v8i2.11997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran TTS pada pembelajaran tematik di kelas VI SD. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Penelitian ini dilakukan di Gugus Untung Suropati, Sampel dalam penelitian ini dipilih secara cluster random sampling dari keseluruhan populasi adalah 11 kelas yang dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahap penyusunan dan pengembangan media TTS ditempuh melalui 3 tahapan, yaitu menganalisis kebutuhan guru, menganalisis kebutuhan siswa, dan mengembangkan media TTS sebagai media pembelajaran tematik di kelas VI SD, (2) Validitas media TTS dinyatakan valid melalui penilaian dari hasil validasi ahli I dan II, saran dan masukan yang baik untuk dikembang-kannya produk media, serta respon pengguna media TTS. Dari hasil analisis validator diperoleh rata-rata presentase berturut-turut sebesar 78% dan 74,34%, dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran tematik kelas VI SD, dan (3) Tingkat keefektifan media TTS pada pembelajaran tematik dapat diketahui dari hasil uji coba produk yang menunjukkan  bahwa hasil belajar pada kelas eksperimen yang menggunakan media TTS pada materi tema 9 pembelajaran tematik lebih baik daripada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional (buku teks). Media TTS juga mendapat respon baik oleh peserta didik.
Penggunaan Bahasa Isyarat Berbantuan Kartu Bergambar Dalam Pembelajaran Penguasaan Kosakata Pada Kelas II Tunarungu SLB Negeri Cilacap Ami Saniatur Rohmah; Sukirno Sukirno
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 7, No 1 (2020): METAFORA
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v7i1.9738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahasa isyarat berbantuan kartu bergambar dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran penguasaan kosakata pada kelas II-B Tunarungu SLB Negeri Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan dua variabel bebas yaitu penggunaan kartu bergambar dan aktivitas belajar siswa yang diukur dengan metode observasi dan satu variabel terikat yaitu penguasaan kosakata siswa yang diukur dengan metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang positif dan signifikan penggunaan kartu bergambar terhadap penguasaan kosakata siswa pada kelas II Tunarungu SLB Negeri Cilacap yang diperoleh dari hasil analisis bahwa Fhitung = 4,553 > F1,5,5% = 4,10, (2) ada pengaruh yang positif dan signifikan penggunaan kartu bergambar terhadap penguasaan kosakata siswa pada kelas II Tunarungu SLB Negeri Cilacap yang diperoleh dari hasil analisis bahwa Fhitung = 6,197 > F1,5,5% = 4,10, (3) ada pengaruh yang positif dan signifikan penggunaan kartu bergambar terhadap penguasaan kosakata siswa pada kelas II Tunarungu SLB Negeri Cilacap yang diperoleh dari hasil analisis bahwa Fhitung = 9,157 > F2,4,5% = 3,25.
Analisis Kesalahan Bahasa pada Surat Dinas yang Dibuat oleh Perangkat Desa Pangebatan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas Tahun 2019 Yaumil Munawaroh; Sukirno Sukirno
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 8, No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v8i1.10992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan ejaan, pemilihan kata, struktur kalimat, dan kata mubazir pada surat dinas yang dibuat oleh perangkat Desa Pangebatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah bahasa surat dinas yang ditulis oleh perangkat desa. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat dinas yang dibuat oleh perangkat Desa Pangebatan tahun 2019. Pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik dokumentasi dan teknik catat. Dokumentasi berupa lembar surat dinas yang dibuat perangkat Desa Pangebatan, Teknik catat yaitu membaca dan mencatat data pada setiap surat ditinjau dari aspek kesalahan berbahasanya. Teknik analisis data digunakan teknik agih dengan mencatat secara terperinci perihal yang diteliti. Penyajian data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan bahasa pada surat dinas yang dibuat oleh perangkat Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas tahun 2019 sebanyak 1.010 kesalahan yang terdiri dari: (1) kesalahan penggunaan ejaan ditemukan sebanyak 709, (2) kesalahan pemilihan kata ditemukann sebanyak 91, (3) kesalahan struktur kalimat ditemukann sebanyak 61, (4) kesalahan penulisan kata mubazir ditemukan sebanyak 149.
Using Character Education Forms and Values of Folklores in Brebes Regency as the Old Literature Learning Materials Umi Ana Setiani; Sukirno Sukirno; M. Riyanton; Mustasyfa Thabib Kariadi
Jurnal Lingua Idea Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2021.12.1.3949

Abstract

This research aimed at analyzing the character education forms and values contained in the folklores of Brebes Regency including their relevance for the old literature learning materials at higher education institutions. This research used a qualitative method with an ethnographic approach. The data were collected using an observational study, in-depth interview, note-taking, and documentation. The results show that the folklores in Brebes Regency are in the form of legends and myths. Besides, the folklores of Brebes Regency also contain 13 educational character values consisting of religiousness, hard-working, nationalism and patriotism, appreciating achievements, friendly/communicative, environmental awareness, responsibility, curiosity, discipline, democracy, honesty, tolerance, and social awareness value. Thus, the folklores of Brebes Regency are considered relevant to use as the old literature learning materials at higher education institutions since they are not only appropriate and functional in providing adequate experiences for the students but also containing noble values to follow.
The Religious Oral Tradition of ‘Maca Syekh’ and the Concept of Preserving Oral Literature in Schools Sukirmo Sukirno; Bayu Suta Wardianto
IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Vol. 20 No. 2 (2022): IBDA': Jurnal Kajian Islam dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ibda.v20i2.6979

Abstract

Maca Syekh or also called Macaseh is a popular and preserved religious oral tradition in Banten. The reading of the Maca Syekh was done to exemplify the struggle of Sheikh Abdur Qadir Al-Jaelani who was a great worldwide cleric. This long-standing religious rite has seen its implementation decline as it competes with other cultures that are increasingly unstoppable. This study intends to express the importance of the implementation of the Maca Syekh which is described in the descriptions. The method carried out in this study is descriptive qualitative by presenting its analysis using reflective conceptual techniques. The results obtained after that knowing the importance of Maca Syekh, became the basis for efforts to maintain religious oral traditions by mixing them with the concept of literary learning and collaborating with History and Islamic studies at the level of education in high school.
Using Character Education Forms and Values of Folklores in Brebes Regency as the Old Literature Learning Materials Umi Ana Setiani; Sukirno Sukirno; M. Riyanton; Mustasyfa Thabib Kariadi
Jurnal Lingua Idea Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2021.12.1.3949

Abstract

This research aimed at analyzing the character education forms and values contained in the folklores of Brebes Regency including their relevance for the old literature learning materials at higher education institutions. This research used a qualitative method with an ethnographic approach. The data were collected using an observational study, in-depth interview, note-taking, and documentation. The results show that the folklores in Brebes Regency are in the form of legends and myths. Besides, the folklores of Brebes Regency also contain 13 educational character values consisting of religiousness, hard-working, nationalism and patriotism, appreciating achievements, friendly/communicative, environmental awareness, responsibility, curiosity, discipline, democracy, honesty, tolerance, and social awareness value. Thus, the folklores of Brebes Regency are considered relevant to use as the old literature learning materials at higher education institutions since they are not only appropriate and functional in providing adequate experiences for the students but also containing noble values to follow.
Variasi Penggunaan Diksi dalam Rubrik Konsultasi Psikologi Tabloid Nova dan Implikasinya bagi Materi Teks Artikel Fadila Nur Azza; Sukirno Sukirno
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 10, No 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v10i1.17255

Abstract

Diksi yang digunakan dalam rubrik konsultasi psikologi pada tabloid Nova perlu diperhatikan sesuai dengan situasi dan kondisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis diksi, jenis makna kata, fungsi diksi, dan implikasinya bagi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beragam diksi dalam rubrik konsultasi psikologi pada tabloid Nova edisi Juli-November 2020 terdiri dari jenis-jenis diksi yaitu kata umum, kata khusus, kata abstrak, kata konkret, kata ilmiah, kata populer, kata asing, jargon, dan slang. Jenis makna kata yang ditemukan yaitu makna denotasi dan makna konotasi. Adapun fungsi diksi yang ditemukan dalam rubrik konsultasi psikologi pada tabloid Nova edisi Juli-November 2020 yaitu melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal, menghaluskan kata atau kalimat, menciptakan suasana yang tepat, membentuk gaya ekspresi gagasan yang tepat, menciptakan komunikasi yang baik dan benar, mencegah salah pemahaman, dan mengefektifkan pencapaian target komunikasi. Penelitian ini dapat diimplikasikan bagi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XII.