Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Usahatani Wortel Di Dusun Junggo Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu Jawa Timur Siti Aisyah Komala; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.593 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan keuntungan usahatani wortel, dan 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani wortel. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Desember hingga Januari 2021 di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota batu, Jawa timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode kuantatif dan kualitatif. Penentuan jumlah responden menggunakan slovin terdapat 64 petani wortel dan yang diambil sebagai responden adalah sebanyak 32 petani. Metode analisis data menggunakan analisis Cobb-Douglass, Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata keuntungan yang telah diperoleh oleh petani sebesar Rp42.162.574,18 /Ha dengan R/C Ratio 3,47 yang diartikan setiap biaya yang telah dikeluarkan sebesar 1 rupiah akan memperoleh keuntungan sebesar 3,47 rupiah yang mana nilai R/C Ratio > 1 berarti usahatani tersebut layak dijalankan. Berdasarkan hasil analisis keuntungan fungsi Cobb-Douglass atau UOP yang telah diperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan dapat dilihat dari hasil uji t yaitu didapatkan lima variabel yang berpengaruh nyata terhadap hasil produksi wortel di Dusun Junggo Desa Tulungrejo Kecematan Bumiaji Kota Batu,yaitu pupuk Urea, pupuk NPK, pupuk Kandang, Luas lahan, dan produktivitas, karena memiliki nilai P < 0,05.Kata Kunci: Keuntungan, Usahatani, Wortel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN USAHATANI TEBU DI DESA SUMBER JAYA BURENG KECAMATAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG Viscka Salsa Mardatila; Bambang Siswadi; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 6 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis Universitas Islam Malang Volume 9
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.436 KB)

Abstract

AbstrakJawa Timur menjadi barometer industri gula secara nasional, hal ini disebabkan karena pada tahun 2015, sebagai komoditas perkebunan produksi tebu terbesar berasal dari wilayah tersebut. Salah satu wilayah penghasil tebu yaitu Desa Sumberjaya, Bureng, Kabupaten Malang. Keberhasilan petani dalam berusahatani tebu salah satunya ditentukan oleh keuntungan yang diterima petani melalui kegiatan usahataninya. Keuntungan yang tinggi akan mampu memberikan insentif bagi petani untuk meningkatkan produksi tebu mereka. Dalam prakteknya, keuntunganpetani tebu bergantung pada besar kecilnya penggunaan saprodi. Untuk itu, perlu dirumuskan apa-apa saja yang menjadi persepsi petani terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani tebu, siapa saja yang terlibat dalam upaya untuk meningkatkan produksi tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi usahatani tebu yang dilakukan petani di Desa Sumberjaya Bureng, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani tebu di Desa Sumberjaya Bureng . Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberjaya Bureng Kabupaten Malang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yaitu sebanyak 35 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis usahatani dan analisis regresi linier berganda. Hasilpenelitian menunjukkan keuntungan usahatani tebu sebesar Rp    239.119.644,06 per hektar setiap satu kali tanam dan nilai R/C Ratio sebesar 2,3 yang artinya bahwa usahatani tebu di Desa Sumber Jaya Buring menguntungkan dan efisien, serta variabel bebas yang berpengaruh terhadap keuntungan adalah umur, luas lahan, harga benih, dan upah tenaga kerja, sedangkanvariabel bebas yang tidak berpengaruh terhadap keuntungan adalah variabel harga pupuk phonska, harga pupuk ZA, dan harga pupuk urea.Kata Kunci:petani tebu, keuntungan
Analisis Efisiensi Pemasaran Buah Apel Di Kecamatan Bumiaji Kota Batu Ratna Sari; Ahmad Dedy; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 8, No 3 (2020): Seagri Volume 8 Nomor 3 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.215 KB)

Abstract

ABSTRACKTujuan penelitian ini adalah 1)Untuk mengetahui margin pemasaran pada komoditas apel di kecamatan Bumiaji Kota Batu. 2) Untuk mengetahui  tingkat efisiensi pemasaran komoditas apel di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. metode penelitian yakni penelitian kuantitatif  menggunakan pertanyaan terstruktur dicatat diolah dan dianalisis, untuk penentuan responden petani menggunakan metode snow ball sampling. Metode pengambilan data dengan  mengumpulkan data primer dan skunder. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa 1) didapat lebih 1saluran pemasaran, 2 dan 3 ) 1.Margin pemasaran yang terjadi di Desa Bumiaji Kota Batu dari tiga saluran yaitu :Margin pemasaran pada Saluran Pemasaran I :  Petani – Tengkulak – Pedagang sebesar Rp .2591/Kg .Margin Pemasaran pada Saluran Pemasaran II : Petani – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen sebesar Rp. 48750/Kg .Margin Pemasaran Saluran Pemasaran III : Petani – Pedagang Pengecer –Konsumen sebesar Rp. 5250/Kg .Hasil dari elastisitas transmisi harga sebesar 0,98 yaitu lebih besar dari 1 (Et < 1). Ini menunjukan jika terjadi perubahan harga sebesar 1 % di tingkat pengecer akan mengakibatkan perubahan harga sebesar 0,98 % di tingkat petani. Sehingga struktur pasar yang terbentuk di Kecamatan Bumiaji Kota Batu adalah pasar OligopsoniSaran Sebaiknya Pemda memberikan kesempatan investor luar untuk berinvestasi di desa bumiaji dengan tujuan agar  apel tidak di jual ke eksportir luar, melainkan mengolahnya menjadi produk (nilai tambah).Kata kunci:Pemasaran Buah Apel , Efisiensi Pemasaran.
PROFIL PETANI KELAPA SAWIT DI DESA DERANGGA, KECAMATAN HANAU, KABUPATEN SERUYAN, KALIMANTAN TENGAH Siti Mariyatin; Bambang Siswadi; Zainul Arifin
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.581 KB)

Abstract

Minat petani terhadap usahatani kelapa sawit sangat tinggi. Hal ini disebabkan hasil ekspor kelapa sawit masuk 10 besar penyumbang devisa terbesar bagi negara. Selain itu industri kelapa sawit mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 16,2 juta orang dan kelapa sawit berpotensi mampu mencukupi kebutuhan minyak nabati dunia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil petani kelapa sawit di desa Derangga, kecamatan Hanau, kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan data berupa observasi, wawancara, studi kasus dan kuesioner yang sudah di siapkan. Sampel yang digunakan adalah petani yang berusahatani kelapa sawit di desa Derangga. Penentuan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) di desa Derangga, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut banyak masyarakat yang berusahatani kelapa sawit. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa sebagian besar petani yang melakukan usahatani kelapa sawit adalah berjenis kelamin laki-laki, berusia muda antara 18-25 tahun dengan status sudah menikah, memiliki tingkat Pendidikan rata-rata SMA, dengan pendapatan antara Rp. 2.000.000 – 5.000.000, Sebagian besar memiliki perkejaan sampingan sebagai karyawan swasta, memiliki tanggungan keluarga sebanyak 5 orang dengan pengalaman bertani sekitar 1-10 tahun dan memiliki luas lahan sekitar ≤ 2 Ha.  Kata Kunci: profil petani, usahatani kelapa sawit, karakteristik petani sawit
FAKTOR-FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI RISIKO PRODUKSI USAHATANI JAGUNG (Zea mays sp.) DI DESA WONOREJO KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Rosidatul Annisa; Bambang Siswadi; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.783 KB)

Abstract

AbstractThe purpose of this research are analyze the factors that affect the production of farming corn production and socio-economic factors that affect the risk of farming corn production. This research was determined by purposive in Wonorejo Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency. In this research, sampling is determined by Slovin method, and we use 35 sample of corn farmer from Wonorejo village. The analytical method which used in this research is Cobb-Douglass, Production Variance and Multiple Linear Regression. The factors that influence the usahatani corn production are labor and urea fertiliser. The results of regression analysis of production risk using the Varience production method can be concluded that the factors that influence the risk of farming corn production are seeds, labor, urea fertilizers, ZA fertilizers, and NPK mutiara fertilizers. Socio-economic factors that influence the risk of corn production are age, education and income.Keyword: Risk of Production, Socio-economic, Corn
ANALISIS USAHATANI WORTEL DI DESA SUMBER BRANTAS KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU JAWA TMUR Siti Nurhaliza; Dwi Susilowati; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 2 (2021): SEAGRI Volume 9 No 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.06 KB)

Abstract

AbstrakWortel merupakan salah satu holtikultura yang mengandung banyak gizi, sayuran ini sudah sangat popular sebagai sumber vitamin A karena memiliki kadar karotena (provitamin A Produk dan produktivitas wortel di Jawa Timur berfluktuatif. Berdasarakan data Dinas Pertanian Jawa Timur (2011) produksi dan produktivitas terendah pada tahun 2002 dengan luas panen 2.119 ha menghasilkan produksi sebesar 18.020 ton dengan produktivitas 85,04 ku/ha. Pertumbuhan produksi dan produktivitas terbesar pada tahun 2010 yaitu denga luas panen 3.597 ha menghasilkan produksi 53.798 ton dengan produktivitas 149,6 ku/ha, hal tersebut menunjukkan bahwa produktivitas tanaman wortel semakin meningkat Kota Batu menduduki peringkat kedua luas panen dan produksi terbesar setelah Pasuruan. Tujuan Penelitian 1.Menghitung efisiensi usahatani wortel di Kecamatan Bumiaji Desa Sumber Brantas Kota Batu Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan adalah metode R/C RatioKata Kunci : Efisiensi
ANALISIS FAKTOR PRODUKSI USAHATANI JERUK SIAM DI DESA KARANGWIDORO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Devi Indah Masfufah Agustin; Ir. M. Noerhadi Sudjoni., MBA., M.P; Bambang Siswadi
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 9, No 5 (2021): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.873 KB)

Abstract

Kecamatan Dau merupakan salah satu wilayah awal perkembangan jeruk di Kabupaten Malang (Sugiyanto 2015).Pertumbuhan produksi jeruk yang ada di Indonesia mulai tahun 2015 -2019 rata-rata di perkirakan selalu meningkat sebesar 3,83% per tahun. Tujuan dari penelitian ini ialah: untuk mengetahui efisiensi usahatani jeruk siamapakah layak atau tidak untuk di usahakan dan menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap usahatani jeruk siam. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 40 petani. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Pengambilan sampel petani di tempat penelitian dilakukan dengan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan ialah analisis pendapatan usahatani jeruk siam, R/C ratio dan fungsi produksi model Cobb-Douglas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jeruk siam yang dilakukan di daerah penelitian layak dan efisien untuk diusahakan, didapatkan rata-rata nilai R/C ratio 2,41. Faktor yanng berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani ialah pestisida,pupuk kandang, NPK,ZAdan tenaga kerja.Kata kunci: pendapatan, faktor produksi, usahatani jeruk siam  
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BUAH STRAWBERRY DI DESA PANDANREJO KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU ali rahman; Bambang Siswadi; Masyhuri Mahfudz
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.907 KB)

Abstract

Abstract The research objective was to determine the corn marketing channel and the efficiency of corn marketing in Lenteng District, Sumenenp Regency. The data analysis method used is qualitative analysis and quantitative analysis which consists of three approaches namely (a) Marketing Margin (b) Market Integration and (c) Price Transmission Elasticity. The results of qualitative data analysis explain that there are two marketing channels, namely Channel I: Farmers, middlemen, Collector Traders, Channel II: Farmers, Middlemen, wholesalers, consumers. Channel III: farmers, middlemen, wholesalers, retailers, consumers. Marketing functions carried out by farmers: sales. Middlemen: purchases, weighing, loading and unloading, transportation and sales. Collectors: purchases, weighing, loading and unloading, transportation, packaging, depreciation, retribution and sales. Wholesalers: purchasing, weighing, loading and unloading, transportation, depreciation or sorting, levies and sales. The results of quantitative data analysis indicate that the market structure leads to the oligopoli market, this can be seen from the transmission price elasticity (η) of 1.7.Keyword : efficiency of marketing, strawberry fruit, line of marketing
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH KERIPIK TEMPE DI KABUPATEN TRENGGALEK Neva Lis Safitri; Bambang Siswadi; Dwi Susilowati
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 10, No 03 (2022): Seagri Volume 10 Nomor 03 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.504 KB)

Abstract

Kedelai (Glycine max L. Merril) memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang cukup tinggi, yaitu protein sebesar 34,9 gram dan karbohidrat 34,8 gram dalam setiap 100 gram kedelai. Kedelai sangat dibutuhkan dalam industri pangan, berperan sebagai sumber protein nabati yang penting dalam rangka peningkatan gizi masyarakat, karena selain aman bagi kesehatan dan memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan juga relatif murah dibandingkan sumber protein hewani. Kedelai dapat dimanfaatkan menjadi bahan olahan dalam agroindustri, seperti susu kedelai, kecap, tahu, tempe, keripik tempe dan olahan lainnya. Diperkirakan neraca produksi dan konsumsi kedelai di Indonesia mengalami peningkatan defisit pada tahun 2016 – 2020 rata-rata sebesar 36,95% per tahun
ANALISIS FUNGSI KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG MERAH (STUDI KASUS DI DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU) Elma Thiana; Bambang Siswadi; Farida Syakir
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 2 (2019): SEAGRI
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.91 KB)

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the large costs, revenues, expenses, R/C ratios and the factors that affect the profitability of shallot farming. This research was conducted in Torongrejo Village, Junrejo Subdistrict, Batu City, because that place is one of the centers of shallot production in East Java. The research methods were descriptive and quantitative analysis. This study used simple random sampling method with 40 farmers. The data analysis that was used to analyze is descriptive methods and Cobb Douglass’s profit function. The results of the analysis stated that onion farming in Torongrejo Village, Junrejo District, Batu City was efficient and feasible to run and factors that affect the profitability of shallot farming were education, seed costs, tool depreciation costs and drug costs. While other factors such as land area, number of family members and labor costs were not affect the profits. Kata Kunci : Cobb Douglass's profit function, shallot farming.