Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Relationship of Self Efficacy with Cheating Behavior and Implications for Guidance and Counseling Services Hasnah Karimah; Khairani Khairani; Zadrian Ardi
Jurnal Neo Konseling Vol 2, No 4 (2020): Jurnal Neo Konseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/00320kons2020

Abstract

Today, the phenomenon of student cheating behavior is still often found in the field. One of the factors causing the occurrence of cheating behavior is the low self-confidence of students or the low self-efficacy of students. This study aims to see an overview of students 'cheating behavior, student self-efficacy, and to examine the relationship between self-efficacy and students' cheating behavior. The research method used is descriptive and correlational approaches. The study population was the students of SMA Negeri 3 Padang, amounting to 667 students, with a sample of 250 students who were selected by using stratified random sampling technique. Collecting data using a Likert scale model questionnaire. To see the relationship between the two variables using Pearson Correlation Product Moment. The results of this study indicate: 1) student self-efficacy is in the high category with a frequency of 144 and a percentage of 57.6%, 2) the student's cheating behavior is in the medium category with a frequency of 48% 3) there is a significant negative relationship between self-efficacy and cheating behavior with rxy = - 0.497 and a significant level of 0.000.
Perkembangan emosional anak dan peran konselor Chasia Fera Efeni; Dira Yulmi; Syifa Ulfah; Rifaty Nizhomy; Hasnah Karimah; Amalia Dinung
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003227000

Abstract

Emosi merupakan pengalaman efektif yang disertai penyesuaian di dalam diri individu tentang keadaan mental dan fisik yang berwujud suatu tingkah laku yang nampakĀ  seperti gembira, bahagia, cinta, marah, takut, sedih, benci, cemas dll. Emosi pada anak sangatlah beragam, ada anak-anak yang mudah di atur, mudah beradaptasi dengan pengalaman dan teman baru, senang bermain dan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan disekitarnya. Kemudian ada anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari-hari, sering menangis, gelisah, jarang berpartisipasi dll. Upaya guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan perkembangan emosional anak yaitu dengan berperan sebagai motivator secara kontinyu yang dilakukan di dalam maupun di luar kelas. Guru bimbingan dan konseling tidak hanya sebatas membantu siswa dalam memecahkan permasalahan yang sedang dihadapinya, tetapi juga mampu mengenmangkan kualitas pribadi siswa agar mampu berkembang secara optimal, untuk itu guru bimbingan dan konseling hendaknya mampu memberikan layanan bimbingan yang mengarah pada keberhasilan perkembangan siswa baik dari aspek intelektual (akademik), emosi, spiritual dan social.
Kreativitas anak Syifa Ulfah; Dira Yulmi; Chasia Fera Efeni; Rifaty Nizhomi; Amalia Dinung; Hasnah Karimah
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 2 No. 1 (2017): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003228000

Abstract

Semua anak mempunyai Kreativitas yang berbeda, ada yang kreativitas nya di tuangkan pada keterampilan belajar, menggambar, dan ketika bermain. Kreativitas anak merupakan merupakan kemampuan mengembangkan imajinasi anak dalam pengembangan motorik halus sehingga tercipta hal-hal baru, unik dan orisinil. Semua anak pasti mempunyai Kreativitas nya masing-masing jadi kita tidak bisa membanding-bandingkan kreativitas yang di miliki oleh anak. Naskah ini akan mengealkan bagaimana Kreativitas Anak, ciri-cirinya, faktor yang mendorong dan menghambat kreativitas anakĀ  dan bagaimana cara kita mengembangkan kreativitas anak tersebut.