Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : CERMIN

KAJIAN KEBIJAKAN BIDANG PENINGKATAN FISKAL KOTA TEGAL Waskita, Jaka; Gunistiyo, M.Si., Drs.; Faqihudin, M.; Abdurachman, Hamidah; Cahyaningrum, Indras
CERMIN No 042 (2008): Oktober
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.426 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji efisiensi dan efektifitas implementasi KebijakanFiskal Kota Tegal dan mengetahui langkah-langkah yang diperlukan dalam mengintensifkanpenerimaan PAD Kota Tegal. Dengan menggunakan bantuan SWOT Analysis diperolehhasil bahwa implementasi kebijakan fiskal Kota Tegal belum berjalan efisien dan efektif.Langkah-langkah yang diperlukan dalam mengintensifkan penerimaan PAD Kota Tegaladalah dengan menggali potensi pajak dan retribusi baru selain yang ditetapkan dalamundang-undang. Dalam meningkatkan penerimaan PAD Kota Tegal perlu peninjauan Perdayang telah berusia lebih dari 5 tahun khususnya berkaitan dengan kriteria yang menjadidasar pengenaan tarif dan besaran tarif dan kebijakan peningkatan fiskal di Kota Tegalharus dilakukan secara komprehensif dengan melakukan pengkajian tentang penggaliansumber potensi keuangan secara lebih optimal melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi.
KAJIAN PENYESUAIAN TARIF RETRIBUSI BIDANG PERHUBUNGAN DI KABUPATEN BREBES Waskito, Jaka; Gunistiyo, M.Si., Drs.; Faqihudin, M.; ., Siswanto
CERMIN No 043 (2009): Januari
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.024 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tarif retribusi bidang perhubungan diKabupaten Brebes untuk diadakan penyesuaian, mengajukan cara alternatif penentuanpenyesuaian tarif retribusi bidang perhubungan berdasarkan pendekatan yang sejalandengan prinsip-prinsip ekonomi terutama pentarifan jasa publik guna menggapai segenapaspek: (i) kecukupan penerimaan; (ii) aspek keadilan; (iii) efisiensi ekonomi; (iv) aspekadininistrasi dan politik; dan (v) kecocokan sebagai sumber penerimaan daerah.Cara yang ditempuh untuk menentukan besarnya satuan tarif kepada setiap pemakaijasa sesuai dengan kriteria tersebut di atas, didasarkan atas pertimbangan: (i) perkiraankemampuan ekonomi masyarakat; (ii) tarif retribusi daerah lain yang ada disekitarnya; (iii)untuk perubahan tarif didasarkan atas inflasi yang terjadi di daerah Kabupaten Brebes.Analis penyesuaian tarif retribusi dilakukan berdasarkan asumsi menggunakan tingkatinflasi rata-rata dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008 (5 tahun) adalah 8,94% pertahun.
Human Development Index ( HDI ) Salah Satu Indikator Yang Populer Untuk Mengukur Kinerja Pembangunan Manusia Faqihudin, M.
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.508 KB)

Abstract

Tujuan pembangunan selama ini mengedepankan laju pertumbuhan ekonomi.Sedangkan pembangunan memilikii dimensi yang luas dimana manusia merupakanhakekat dari tujuan pembangunan itu. Oleh karena itu diperlukan konseppembangunan manusia yang elemen-elemennya secara tegas menggaris bawahisasaran yang ingin dicapai, yaitu hidup sehat dan panjang umur, berpendidikan dandapat menikmati hidup layak. Elemen – elemen ini yang kemudian menjadi indikatorkeberhasilan pembangunan manusia yang diukur dengan menggunakan HumanDevelopmen Index ( HDI ) atau Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ). HDI atauIPM merupakan suatu indeks komposit yang mencakup tiga bidang pembangunanmanusia yang dianggap sangat mendasar, yang digunakan sebagai indikator yaitu(i) bidang kesehatan : usia hidup (logetivity) ; (ii) bidang pendidikan : pengetahuan(knowledge) ; dan (iii) bidang ekonomi : standar hidup layak (decent living).
KAJIAN PENYESUAIAN TARIF RETRIBUSI BIDANG PERHUBUNGAN DI KABUPATEN BREBES Waskito, Jaka; Gunistiyo, M.Si., Drs.; Faqihudin, M.; ., Siswanto
CERMIN No 043 (2009): Januari
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.024 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji tarif retribusi bidang perhubungan diKabupaten Brebes untuk diadakan penyesuaian, mengajukan cara alternatif penentuanpenyesuaian tarif retribusi bidang perhubungan berdasarkan pendekatan yang sejalandengan prinsip-prinsip ekonomi terutama pentarifan jasa publik guna menggapai segenapaspek: (i) kecukupan penerimaan; (ii) aspek keadilan; (iii) efisiensi ekonomi; (iv) aspekadininistrasi dan politik; dan (v) kecocokan sebagai sumber penerimaan daerah.Cara yang ditempuh untuk menentukan besarnya satuan tarif kepada setiap pemakaijasa sesuai dengan kriteria tersebut di atas, didasarkan atas pertimbangan: (i) perkiraankemampuan ekonomi masyarakat; (ii) tarif retribusi daerah lain yang ada disekitarnya; (iii)untuk perubahan tarif didasarkan atas inflasi yang terjadi di daerah Kabupaten Brebes.Analis penyesuaian tarif retribusi dilakukan berdasarkan asumsi menggunakan tingkatinflasi rata-rata dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008 (5 tahun) adalah 8,94% pertahun.
KAJIAN KEBIJAKAN BIDANG PENINGKATAN FISKAL KOTA TEGAL Waskita, Jaka; Gunistiyo, M.Si., Drs.; Faqihudin, M.; Abdurachman, Hamidah; Cahyaningrum, Indras
CERMIN No 042 (2008): Oktober
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.426 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji efisiensi dan efektifitas implementasi KebijakanFiskal Kota Tegal dan mengetahui langkah-langkah yang diperlukan dalam mengintensifkanpenerimaan PAD Kota Tegal. Dengan menggunakan bantuan SWOT Analysis diperolehhasil bahwa implementasi kebijakan fiskal Kota Tegal belum berjalan efisien dan efektif.Langkah-langkah yang diperlukan dalam mengintensifkan penerimaan PAD Kota Tegaladalah dengan menggali potensi pajak dan retribusi baru selain yang ditetapkan dalamundang-undang. Dalam meningkatkan penerimaan PAD Kota Tegal perlu peninjauan Perdayang telah berusia lebih dari 5 tahun khususnya berkaitan dengan kriteria yang menjadidasar pengenaan tarif dan besaran tarif dan kebijakan peningkatan fiskal di Kota Tegalharus dilakukan secara komprehensif dengan melakukan pengkajian tentang penggaliansumber potensi keuangan secara lebih optimal melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi.
Human Development Index ( HDI ) Salah Satu Indikator Yang Populer Untuk Mengukur Kinerja Pembangunan Manusia Faqihudin, M.
CERMIN No 047 (2010): September
Publisher : CERMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.508 KB)

Abstract

Tujuan pembangunan selama ini mengedepankan laju pertumbuhan ekonomi.Sedangkan pembangunan memilikii dimensi yang luas dimana manusia merupakanhakekat dari tujuan pembangunan itu. Oleh karena itu diperlukan konseppembangunan manusia yang elemen-elemennya secara tegas menggaris bawahisasaran yang ingin dicapai, yaitu hidup sehat dan panjang umur, berpendidikan dandapat menikmati hidup layak. Elemen ? elemen ini yang kemudian menjadi indikatorkeberhasilan pembangunan manusia yang diukur dengan menggunakan HumanDevelopmen Index ( HDI ) atau Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ). HDI atauIPM merupakan suatu indeks komposit yang mencakup tiga bidang pembangunanmanusia yang dianggap sangat mendasar, yang digunakan sebagai indikator yaitu(i) bidang kesehatan : usia hidup (logetivity) ; (ii) bidang pendidikan : pengetahuan(knowledge) ; dan (iii) bidang ekonomi : standar hidup layak (decent living).