Meningkatnya persaingan industri coffee shop di Bandar Lampung menuntut pelaku usaha menerapkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif dalam menarik minat beli konsumen. Salah satu fenomena yang muncul adalah pemanfaatan live streaming TikTok oleh barista serta terbentuknya electronic word of mouth (E-WOM) selama interaksi berlangsung, namun pengaruhnya terhadap purchase intention masih perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming TikTok dan E-WOM terhadap purchase intention pada Nuju Coffee di Bandar Lampung, dengan hipotesis bahwa kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 140 responden. Data yang digunakan merupakan data primer yang dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming TikTok dan E-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention, baik secara parsial maupun simultan, dengan kontribusi sebesar 70,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi dan ulasan konsumen mampu meningkatkan kepercayaan serta ketertarikan konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan live streaming dan mendorong terbentuknya E-WOM positif.