Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Effervesent Serbuk Jahe dan Penyuluhan Pengobatan Diabetes dan Asam Urat di Desa Banyutowo Kabupaten Kendal Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Ria Septiyana; Tsani Imadahidayah; Eka Nur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pokok dalam PkM meliputi sosialisasi pengobatan diabetes melitus dan asam urat serta pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe di desa banyutowo, Kendal. Mitra sangat antusias dan sangat memberi respon positif mengikuti program tersebut. Kegiatan pada sosialisasi penggunaan obat yang baik meliputi ceramah tentang pengobatan diabetes melitus dan asam urat yang rata-rata diderita oleh usia lanjut. Kegiatan pada pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe meliputi tata cara pembuatan serbuk effervesent yang baik sehingga menghasilkan produk serbuk effervesent jahe yang baik dan dapat dipasarkan. Dengan adanya sosialisasi pengobatan diabetes melitus dan asam urat serta pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe melalui kegiatan PkM diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan.
Sosialisasi Penggunaan Pemutih dalam Kosmetik dan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah (MIJEL) Di Kelurahan Bumiayu Weleri Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Ika Pratiwi; Dwi Setyowati; Filza Mazaya Nurulita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v2i2.1282

Abstract

Kebutuhan minyak goreng di rumah tangga pada kelurahan Bumiayu Weleri menjadi cukup banyak. Minyak jelantah atau minyak bekas penggorengan setelah tidak digunakan lagi maka dibuang di tanah, selokan atau pada air mengalir yang berakibat merusak dan mencemari lingkungan. Minyak jelantah bisa dimanfaatkan lagi sesudah proses penjernihan serta dibuat sebagai olahan produk non pangan yang tentunya bermanfaat bagi kebersihan masyarakat dan keperluan dalam rumah tangga salah satunya dijadikan bahan baku sebagai pembuatan sabun cuci piring. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan masyarakat khususnya kaum ibu rumah tangga dan para remaja di kelurahan Bumiayu Weleri. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dahulu mengenai edukasi penggunaan pemutih dalam kosmetik yang berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang dan dilanjut sosialisasi mengenai manfaat limbah minyak jelantah untuk menjadikan alternatif solusi dalam mengatasi banyaknya limbah dari minyak hasil penggorengan yang sudah tidak digunakan agar tidak mencemari lingkungan dan praktik pembuatan sabun cuci piring dari limbah minyak jelantah. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Community Development dengan beberapa langkah yaitu pengumpulan data, perumusan masalah, perencanaan program, aksi dan komunikasi, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi pengabdian masyarakat dan praktik pembuatan sabun cuci piring dari limbah minyak jelantah berjalan dengan lancar dan sesuai rencana kegiatan. Masyarakat yang mengikuti kegiatan sangat antusias karena banyak yang aktif bertanya.
MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS BRANGSONG 01 Eni Masruriati; Ria Septiyana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18707575

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan karena bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kebanyakan bakteri TB menyerang paru, akan tetapi bakteri TB pula dapat menyerang organ tubuh yang lain. Pengelolaan obat merupakan suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan, pengadaan, pengendalian dan pendistribusian obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan obat tuberkulosis di Puskesmas Brangsong 01 serta untuk mengetahui kesesuaian pengelolaan obat tuberkulosis di Puskesmas Brangsong 01. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif. pengumpulan data dilakukan dengan teknik indep interview (wawancara mendalam). Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang yang terdiri dari kepala puskesmas, penanggung jawab apt, dan programer TB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan obat tuberkulosis di Puskesmas Brangsong 01 sesuai dengan prosedur pengelolaan obat. perencanaan obat dilakukan berdasarkan data tahun lalu. Pengadaan obat dilakukan satu bulan sekali, tiga bulan sekali tergantung kondisi. Manajemen Pengelolaan obat Tuberkulosis di Puskesmas Brangsong 01 yaitu perencanaan, Pengadaan/Permintaan, Penerimaan dan Pendistribusian obat di Puskesmas Brangsong 01 sudah sesuai prosedur.