Yulia Yudihartanti
STMIK Banjarbaru

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Seleksi Murid Terbaik Taman Kanak-Kanak Berbasis Simple Additive Weight Eko Dedy Prayoga; Yulia Yudihartanti; Eka Chandra Kirana
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 11, No 2: Agustus 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.214 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v11i2.200

Abstract

AbstrakPada TK 1 Cempaka Desa Pematang Ulin Kabupaten Tanah Bumbu,  selama ini melakukan pemilihan murid TK terbaik yang layak mendapatkan penghargaan dan hadiah. Penghargaan dan hadiah tersebut diberikan pada 3 murid TK yang mendapatkan nilai terbaik diantara murid TK yang lain. Dalam pemilihan murid TK terbaik terdapat suatu permasalahan dimana ada murid TK yang seharusnya diprioritaskan terpilih menjadi murid terbaik, tetapi tidak terpilih, dikarenakan tidak diterapkannya sistem prioritas (tingkat kepentingan) kriteria dalam proses pemilihan murid terbaik TK tersebut. Untuk itu diperlukan suatu sistem alternatif yang dapat membantu dalam pemilihan murid terbaik TK, sehingga akan lebih cepat & tepat dalam pemilihan murid terbaik TK. Dengan membandingkan jumlah (total nilai) secara manual dengan nilai menggunakan aplikasi berbasis metode Simple Additive Weighting method (SAW), maka diperoleh tingkat kesesuaian           sebesar 20%.Kata kunci: Simple Additive Weighting method (SAW), Murid Terbaik, Taman Kanak-Kanak (TK)AbstractAt TK 1 Cempaka Causeway Village Ulin Tanah Bumbu regency, during an election the best kindergarten students who deserve awards and prizes. Awards and prizes are awarded to the three kindergarten students are getting the best value among other kindergarten students. In the selection of the best kindergarten students there is a problem where there is a kindergarten that should be prioritized chosen to be the best student, but was not elected, because there is no implementation of a priority (level of importance) the criteria in the selection process of the best pupils of the kindergarten.For that we need an alternative system that can assist in the selection of the best students in kindergarten, so it will be faster and precise in selecting the best kindergarten pupils. By comparing the amount (total value) manually by using the value-based application methods Simple Additive weighting method (SAW), the obtained degree of accuracy by 20%. Keywords: Simple Additive weighting method (SAW), Best Students, Kindergarten (TK).
Penerapan Metode Naive Bayes Dalam Penentuan Bantuan Padat Karya Gusti Erni Fatimah; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.851 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i2.186

Abstract

AbstrakProyek padat karya merupakan program pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Dari pemerintah di rencanakan setiap tahun ada beberapa lokasi yang diberi bantuan padat karya tergantung dari dana yang disediakan oleh pemerintah. Ada banyak permintaan bantuan padat karya pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar. Namun tidak semua permintaan pengajuan bantuan padat karya akan disetujui.Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar masih mengandalkan intuisi (subyektif) dalam hal melakukan penilaian yang dapat menimbulkan hasil tidak objektif. Hasil penilaian pemberian bantuan padat karya tidak sesuai dengan pedoman pemberian bantuan padat karya yang berdasarkan pada lima kriteria dalam penentuan pemberian padat karya. Dari lima kriteria tersebut ada yang tidak memenuhi kriteria tapi menerima batuan padat karya dan sebaliknya ada yang memenuhi kriteria namun tidak menerima bantuan padat karya.Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil yaitu Aplikasi untuk menentukan penerima bantuan Padat Karya Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar dengan metode Naive Bayes yang dibangun dapat membantu pihak Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Banjar bagian Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) yang menangani langsung bantuan padat karya. Dari aplikasi ini juga mampu menghasilkan keputusan yang tepat dalam menentukan desa mana yang berhak mendapat bantuan padat karya.Kata Kunci: Algoritma Naive Bayes, Padat Karya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  AbstractIntensive projects in a government program through the National Development Planning Agency (Bappenas) to provide employment opportunities, especially the loss of income or a steady job. From the government planned every year there are several locations that were given intensive assistance dependent on funds provided by the government. There is a lot of demand for intensive support at the Department of Labor and Transmigration Banjar district. However, not all requests submission of intensive assistance will be approved.The Department of Manpower and Transmigration Banjar regency still rely on intuition (subjectively) in terms of assessment that may cause results not objective. Results of the assessment of labor-intensive aid is not in accordance with the guidelines for intensive assistance that is based on five criteria in determining the provision of labor-intensive. The last of the five criteria that do not meet the criteria but received a rock solid work and instead there who meet the criteria but did not receive intensive assistance. Based on the results of the research conducted, the conclusion can be drawn that application to determine the beneficiaries Intensive At the Department of Labor and Transmigration Banjar regency methods Naive Bayes built to help the Department of Labor and Transmigration Banjar part of Training and Employment (P3TK) who deal directly with labor intensive assistance. Of the application is also able to produce the right decision in deciding which villages are entitled to receive intensive assistance.Keywords: Naive Bayes algorithm, Solid Works, Department of Manpower and Transmigration
Analisa Korelasi Mata Kuliah Penelitian Dengan Tugas Akhir Menggunakan Model Product Moment Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.768 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.269

Abstract

AbstrakPada STMIK Banjarbaru mata kuliah Tugas Akhir ditempuh setelah mengambil beberapa mata kuliah yang membahas tentang penelitian yang digunakan untuk memperkuat penelitian pada saat mahasiswa mengerjakan tugas akhir diantaranya adalah Riset Teknologi Informasi, Metodologi Penelitian dan E-Proyek.Berdasarkan data yang telah dikumpulkan ingin diketahui keberadaan hubungan atau korelasi antara mata kuliah yang membahas tentang penelitian tersebut dengan Tugas Akhir. Pada penelitian ini akan menggunakan analisa Product Moment untuk menguji korelasi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan Metpen, antara mata kuliah Metpen dan E-proyek, dan tidak terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan E-proyek. Sedangkan hasil dari analisa korelasi antara mata kuliah penelitian, yaitu RTI, Metpen dan E-proyek dengan Tugas Akhir menunjukkan bahwa semuanya tidak terdapat hubungan positif karena nilai Rhitung < Rtabel dengan taraf signifikansi 0,05. Kata kunci: Korelasi, Product Moment, Mata kuliah penelitian, Tugas Akhir. Abstract               In STMIK Banjarbaru, the final project is taken after taking several courses that discuss about the research used to strengthen the research when the students do the final task such as Information Technology Research, Research Methodology and E-Project.               Based on the data that has been collected want to know the existence of the relationship or the correlation between courses that discuss about the research with the Final Project. In this research will use Product Moment analysis to test the correlation. It can be concluded that there is a positive relationship between RTI and Metpen courses, between Metpen and E-project courses, and there is no positive relationship between RTI and E-project courses. While the result of correlation analysis between research subject, that is RTI, Metpen and E-project with Final Project show that there is no positive relationship because Rhitung <Rtabel with significance level 0,05.Keywords: Correlation, Product Moment, Research Course, Final Project.
Pemilihan Obat Sakit Kepala Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Muhammad Rizki; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 1: Pebruari 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.027 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i1.170

Abstract

AbstrakObat adalah bahan atau zat yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral maupun zat kimia tertentu yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memperlambat proses penyakit dan menyembuhkan penyakit. Obat harus sesuai dosis agar efek terapi atau khasiatnya bisa didapatkan. Pada saat ini, banyak jenis dan jumlah obat yang beredar di masyarakat. Hal ini selain dapat membantu pelayanan dan kesehatan masyarakat dalam pemilihan obat yang tepat dan terjangkau, namun juga dapat menjadi masalah karena dapat menyebabkan hal yang tidak di inginkan terutama karena kekurangan informasi. Karena itu masyarakat perlu diberi informasi tentang indikasi, efek samping, kontra-indikasi, dan dosis agar tidak terjadi efek yang merugikan.Sistem penentuan menggunakan metode SAW ialah dengan cara mencari penjumlahan terbobot dari kinerja setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat dibandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.Dari penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Simple Additive Weighting dalam penentuan pemilihan obat sakit kepala, maka kesimpulan dari aplikasi yang dibangun berdasarkan hasil uji pretest dan postest maka didapat hasil perhitungan tingkat akurasi untuk data tidak sesuai sebesar 70% dan untuk data sesuai adalah 30%.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Obat AbstractThe drug is a material or a substance derived from plants, animals, minerals and certain chemical substances that can be used to reduce pain, slow the disease process and cure the disease. The drug dosage should be appropriate so that the therapeutic effect or efficacy can be obtained. At this time, many types and quantities of drugs circulating in the community. This is in addition to helping public health services and in the selection of appropriate and affordable drugs, but also can be a problem because it can cause unwanted mainly due to lack of information. Therefore, people need to be informed about the indications, side effects, contra-indications, and dosages in order to avoid adverse effects.Determination system uses the SAW method is by finding a weighted summation of the performance of each alternative on all attributes. SAW method requires a process of normalizing the decision matrix (X) to a scale which can be compared with all the rating alternatives.From the research that has been conducted using the Simple Additive Weighting in determining the drug selection headache, the conclusion of applications built on the results of the test, the pretest and post-test results obtained for the calculation of the level of accuracy of the data does not conform 70% and for data fit is 30%. Keywords: Decision Support Systems, Simple Additive Weighting, Medication,
Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Berbasis Web Muhammad Risky Norzein; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.882 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.274

Abstract

AbstrakGym adalah kegiatan olahraga pembentukan otot-otot tubuh/fisik yang dilakukan secara rutin dan berkala, yang bertujuan untuk menjaga fitalitas tubuh dan berlatih disiplin. Memiliki otot tubuh yang ideal dan proforsional adalah idaman setiap individu, yang mana hal ini cukup mempengaruhi performa kita dipandangan mata orang lain.Di Planet gym banyak member yang ingin melatih tubuhnya dengan keinginan yang bervariasi, selain itu terdapat beberapa calon member yang takut dan bingung untuk melakukan latihan fitnes karena calon member tersebut mempunyai penyakit dalam tertentu, dan dari 25 orang member 12% nya pernah terjadi kasus di planet gym pada member yang melakukan latihan dan penyakit dalam yang di deritanya kambuh, di karenakan member tersebut tidak paham teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam yang di deritanya dan juga dari 4 kuisioner yang sudah dibagikan dan  di isi oleh 4 instruktur yang tempat gym nya berbeda, menyatakan kurang paham bagaimana teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam tertentu.Maka untuk membantu dan mempermudah calon member dalam menambah informasi tentang teknik latihan fitnes yang dia butuhkan, untuk member yang mempunyai penyakit tertentu, maka diperlukan suatu bentuk berupa Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Tertentu Berbasis Web.Kata Kunci: Sistem Pakar, Forward Chaining, Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam AbstractThe gym is a sports activity the formation of the muscles of the body / physical done regularly and periodically, which aims to maintain the vitality of the body and practice discipline. Has the ideal body muscles and proforsional is a dream of every individual, which it is enough to affect our perFormance in the sight of the eyes of others.Planet gym a lot of members who want to train his body to the wishes varied, besides there are several prospective members are anxious to do fitness training for prospective members that have a disease in particular, and of the 25 members of 12% of its cases of this happening on the planet gym on members who practice and internal medicine in misery relapse, in because the member did not understand the training techniques appropriate to the disease in misery and also from 4 questionnaires have been distributed and filled by four instructors gym is different, states do not understand how proper exercise technique for a particular disease within.So to assist and facilitate the prospective member to add information about fitness training techniques that he needs, for members who have a particular disease, it is necessary to form a shape Fitnes Exercise Technique Expert System Based on Specific Web-Based Medicine.Kata Kunci: Expert System, Fitness Based Medicine, Forward Chaining
Sistem Penunjang Keputusan Penerima Bantuan Alat Dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Topsis Terry Desta Al-Hakman; Ruliah S; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 1: Pebruari 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.688 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i1.216

Abstract

AbstrakPertumbuhan penduduk di kabupaten Banjar yang cepat menyebabkan peningkatan permintaan bahan pangan tiap tahunnya, Banyaknya kelompok petani yang mengajukan permohonan bantuan pertanian menyebabkan pihak Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar harus menyeleksi kelompok petani yang mana yang harus di utamakan untuk mendapatkan bantuan.Aplikasi SPK Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution ( TOPSIS ) yang telah dibangun mampu membantu dalam melakukan perhitungan sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan, sehingga dapat menentukan kelompok petani yang lebih diutamakan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian.Dari hasil perbandingan data pretest dan posttest maka didapat persentase kemampuan metode untuk hasil kesesuaian data yaitu sebesar 57,894 %.Kata Kunci: Sistem Penunjang Keputusan, Penerima Bantuan, Perangkingan, Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution. AbstractPopulation growth in the Banjar district is rapidly lead to increased demand of food each year, number of groups of farmers who apply for agricultural aid led to the Department of Agriculture, Plantation and Livestock Banjar district should select a group of farmers which should in priority for assistance.Applications SPK Beneficiaries Equipment and Machinery Farming Method Using Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), which has been built able to assist in performing the calculations in accordance with the criteria specified, so as to define a group of farmers who preferred to get aid and agricultural machinery.From the comparison of pretest and posttest data is then obtained a percentage of the ability of the method to the results of the suitability of the data that is equal to 57.894%.Keywords: Decision Support Systems, Beneficiaries, on Ranking,  Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution.
PENYEDERHANAAN OPERASI PERHITUNGAN PADA METODE SIMPLEKS Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 2, No 2: Agustus 2006
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.399 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v2i2.68

Abstract

Metode simpleks merupakan salah satu teknik penyelesaian programasi linear dengan beberapa cara operasi perhitungan yaitu melalui prosedur aljabar dan penggunaan table simpleks. Dengan dua cara tersebut dan melalui proses perbandingan menggunakan kedua cara tadi diharapkan ada salah satu carayang sistematis dan dapat melacak dengan mudah kesalahan yang mungkin terjadi pada awal proses hingga akhir proses perhitungan untuk menghindari penyelesaian yang tidak optimal Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kerumitan dan kekompleksan proses operasi perhitungan metode simpleks serta memudahkan pelacakan kesalahan yang terjadi akibat ketidaktelitian atau salah hitung agar tercapai penyelesaian optimal. Penyelesaian programasi linear dengan metode simpleks dapat menggunakan dua cara yaitu cara yang pertama menggunakan prosedur aljabar dan cara yang kedua menggunakan table simpleks. Adanya cara yang sistematis dalam melakukan operasi perhitungan dengan metode simpleksmenyebabkan kerumitan proses menjadi berkurang dan kesalahan yang terjadi dapat diperbaiki dengan mudah sehingga untuk mencapai penyelesaian optimal tidaklah merupakan hal yang sulit.Key words : metode simpleks, prosedur aljabar, table simpleks
Model Sistem Informasi Akademik Pada Sekolah Taman Kanak-Kanak Alfiannor Alfiannor; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 1: Pebruari 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.077 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i1.208

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah Sistem Informasi Akademik pada TK Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru sebagai alat untuk pencatatan data pokok pendidikan pada TK Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru agar proses pengolahan data akademik dapat menyajikan informasi yang lebih efektif dan efisien,  yang selama ini proses pencatatan masih manual dan belum disimpan dalam sebuah database sehingga dapat terjadi duplicate data atau data ganda, kerusakan data atau dapat kehilangan beberapa data jika tidak disimpan dengan benar. Sistem Informasi Akademik pada TK Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru ini dibuat dengan beberapa tahap, yaitu Analisis, Desain dan Implementasi Program menggunakan tool UML, Coding menggunakan bahasa pemrograman Php dan MySQL sebagai database, Tes yang dilakukan pada penelitian ini adalah whitebox dan blackbox.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Sistem Informasi Akademik pada TK Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru ini dapat membantu pihak sekolah dalam menyampaikan informasi dengan mudah melalui website sekolah. Kata kunci: Sistem informasi, Akademik, Taman Kanak - Kanak                     AbstractThis study aims to create an Academic Information Systems at TK Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru as a tool for data recording basic education in kindergarten Kemala Bhayangkari 02 SPN Banjarbaru order processing academic data can present information more effectively and efficiently, which during the process of recording still manually and not stored in a database so it can happen duplicate data or duplicate data, corruption of data or may lose some data if it is not stored properly.Academic Information Systems at TK Kemala Bhayangkari Banjarbaru SPN 02 is made with several stages, Analysis, Design and Implementation Program using UML tool, Coding uses the programming language PHP and MySQL as a database, a test conducted in this study is whitebox and blackbox.From this study it can be concluded that the presence of Academic Information Systems at TK Kemala Bhayangkari 02 Banjarbaru SPN can help the school in conveying information easily through the school website.Keywords : The information system, Academic, Kindergarten 
Implementasi Metode Certainty Factor Dalam Diagnosa Dini Penyakit Hipertensi Taufiq Taufiq; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 18, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.754 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v18i2.942

Abstract

Many people with hypertension do not know the early symptoms of the disease they are suffering from because of a lack of knowledge about the disease. It takes a tool to provide information to the public about the disease of hypertension in order to do early prevention. This study develops an expert system that can be used to diagnose hypertension. The reasoning method used by the expert system is Certainty Factor (CF), where CF or certainty factor is useful for overcoming uncertainty in determining diseases that have the same symptoms (evidence). In CF there is also the concept of Measures of Belief (MB) or a measure of trust and Measures of Disbelief (MD) or a measure of distrust. The system model is poured in the form of a Web-based Expert System application, which was developed using the PHP programming language. Testing the accuracy of the CF method is done by comparing the results of CF-based diagnoses with the results of diagnoses by experts on hypertension. The test results on 15 data samples showed that the accuracy of diagnosing the CF method reached 93%.Keywords: Expert System; Hypertension Disease; Certainty FactorAbstrak. Banyak penderita penyakit Hipertensi tidak mengetahui gejala awal penyakit yang diderita karena kurangnya pengetahuan mengenai penyakit tersebut. Dibutuhkan suatu alat bantu untuk memberi informasi kepada masyarakat mengenai penyakit Hipertensi tersebut agar dapat melakukan pencegahan dini. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pakar yang dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit Hipertensi. Metode penalaran yang digunakan oleh sistem pakar adalah Certainty Factor (CF), dimana  CF atau faktor kepastian berguna untuk mengatasi ketidakpastian dalam menentukan penyakit yang mempunyai gejala (evidence) yang sama. Dalam CF juga terdapat konsep Measures of Belief (MB) atau ukuran kepercayaan dan Measures of Disbelief (MD) atau ukuran ketidakpercayaan. Model sistem dituangkan dalam bentuk aplikasi Sistem Pakar berbasis Web, yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Pengujian akurasi metode CF dilakukan dengan membandingkan hasil diagnosa berbasis CF terhadap hasil diagnosa oleh pakar penyakit Hipertensi. Hasil pengujian terhadap 15 sampel data menunjukkan ketepatan mendignosa metode CF mencapai 93%.Kata Kunci: Sistem Pakar; Penyakit Hipertensi; Certainty Factor
Penerapan Model Analytical Hierarchy Process Untuk Pemilihan Perusahaan Jasa Ekspedisi Yulia Yudihartanti; Taufiq Taufiq; Ruliah Ruliah
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1128

Abstract

Goods delivery services are much needed during restrictions on people's mobility. Conditions like this have aroused entrepreneurs to pursue a freight forwarding service business, so that many shipping forwarding service businesses have emerged. This causes people to have difficulty determining freight forwarding services that suit their needs. This study uses the AHP (Analytical Hierarchy Process) method for the selection of freight forwarding services in the freight forwarding services business in the city of Banjarbaru. The criteria used are strategic location, speed, delivery guarantee and postage. After going through several stages in applying the AHP method for the selection of freight forwarding services, a conformity value of 60% was obtained, so it can be concluded that this application can be an alternative in helping and facilitating consumers to choose the appropriate expedition services according to their needs.Keywords: Expedition services; Delivery of goods; Analytical Hierarchy Process AbstrakJasa layanan pengiriman barang banyak dibutuhkan pada masa pembatasan mobilitas masyarakat.  Kondisi seperti ini yang membangkitkan para pengusaha untuk menekuni usaha jasa ekspedisi pengiriman barang, sehingga banyak muncul usaha jasa ekspedisi pengiriman. Hal ini menyebabkan masyarakat kesulitan menentukan jasa ekspedisi pengiriman barang yang sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarcy Process) untuk pemilihan jasa ekspedisi pengiriman barang pada usaha jasa ekspedisi pengiriman barang di kota Banjarbaru. Kriteria yang digunakan adalah lokasi strategis, kecepatan, garansi kirim dan ongkos kirim. Setelah melewati beberapa tahapan dalam penerapan metode AHP untuk pemilihan jasa ekspedisi barang ini, diperoleh nilai kesesuaian sebesar 60%, sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat menjadi alternatif dalam membantu dan memudahkan para konsumen untuk memilih jasa ekspedisi yang sesuai dengan kebutuhan.Kata kunci: Jasa ekpedisi; Pengiriman barang; Analytical Hierarcy Process