Yulia Yudihartanti
STMIK Banjarbaru

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penentuan Jalur Terdekat Angkutan Kelapa Sawit Berbasis Algoritma Dijkstra Taufiq Taufiq; Yulia Yudihartanti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 10, No 3: Desember 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.403 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v10i3.737

Abstract

Abstrak. Banyaknya jalur alternatif yang dapat dilalui oleh armada pengangkutan buah Kelapa Sawit dari suatu Blok Kebun Produksi ke Parik Pengolahan pada Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Pucuk Jaya, menyebabkan tidakefisiennya waktu tempuh pengangkutan jika keliru dalam menentukan Jalur terdekat. Artikel ini menyajikan model aplikasi penentuan jalur angkut terdekat bagi armada angkutan untuk mengangkut buah Kelapa Sawit dari blok Kebun produksi ke Pabrik Pengolahan. Metode penalaran yang digunakan dalam aplikasi adalah algoritma Dijkstra. Sepuluh Blok Kebun dengan berbagai jalur alternatif yang tersedia menuju ke Pabrik Pengolahan diujicoba dalam pengujian kinerja algoritma. Hasil pengujian kinerja algoritma menunjukkan 30% data jalur yang diuji mampu dinalar oleh algoritma sesuai dengan jalur rekomendasi terbaik yang disarankan oleh manajemen pabrik, sedangkan 70% data jalur lainnya mampu dinalar oleh algoritma secara lebih baik dari jalur rekomendasi terbaik yang disarankan oleh manajemen pabrik.Kata Kunci: Penentuan Jalur Terdekat, Armada angkutan Kelapa Sawit, Algoritma DijkstraAbstract. The number of alternative routes that can be traversed by the oil palm fruit transportation fleet from a Production Plantation Block to a Processing Plant at the Oil Palm Plantation Company PT. Pucuk Jaya, causing inefficiency in transportation travel time if you make a mistake in determining the closest route. This article presents an application model for determining the closest transportation route for transportation fleets to transport oil palm fruit from the production plantation block to the processing factory. The reasoning method used in the application is Dijkstra's algorithm. Ten Farm Blocks with various alternative paths available to the Processing Plant were tested in algorithm performance testing. The results of the algorithm performance test show that 30% of the path data tested are able to be reasoned by the algorithm according to the best recommendation path suggested by the factory management, while 70% of the other path data are able to be reasoned by the algorithm better than the best recommendation path suggested by the factory management.Keywords: Determination of the Nearest Path, Oil Palm Transportation Fleet, Dijkstra's Algorithm
Pemilihan Minat Topik Tugas Akhir Menggunakan Metode Fuzzy C-Means Yulia Yudihartanti; Sudiyanur Hidayatullah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.194 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v3i2.23

Abstract

Penentuan topik Tugas Akhir yang tepat mendukung kelancaran bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi perkuliahan sarjananya. Belum mengetahui topik Tugas Akhir apa yang harus dipilih merupakan masalah yang sering dialami mahasiswa. Mahasiswa kesulitan menentukan topik Tugas Akhir apa yang harus dipilih. Dalam merekomendasikan topik Tugas Akhir perlu adanya metode yang bisa membantu dalammenghasilkan rekomendasi tersebut. Salah satunya dengan metode Fuzzy C-Means (FCM) yang dimana setiap anggota mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi bagian cluster cluster yang nantinya akan ditentukan dengan melihat derajat keanggotaan per cluster, sehingga akan terlihat anggota tersebut akan condong masuk ke cluster tertentu. Clustercluster tersebut adalah topik Tugas Akhirnya. Kemudian dari hasil teori tersebut, akan diimplementasikan ke sebuah aplikasi web. Pada tahap pengujian program, yaitu whitebox, blackbox, serta didukung dengan kuisioner dan uji implementasi, berhasil menemukan kesimpulan bahwa pemilihan peminatan topik Tugas Akhir menggunakan Fuzzy C-Means dapat membantu mahasiswa dalam menentukan topik Tugas Akhir yang bisa dipilih.Kata kunci: Rekomendasi, Pemilihan peminatan topik Tugas Akhir, Fuzzy C-Means, FCM
Aplikasi Kelayakan Kerja Karyawan pada P.T. Borneo Alam Semesta Setyo Wahyu Saputro; Ujang Ruyandi; Yulia Yudihartanti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.848 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v3i2.28

Abstract

Sitem keputusan layak kerja pada karyawan berdampak besar dalam kinerja perusahanan dalam perencanaan pembangunan sistem agar lebih baik lagi, khususnya dalam pemilihan karyawan layak bekerja. Pada penelitian ini dibangun aplikasi penentuan kelayakan kerja terhadap karyawan PT.BAS di kecamatan Jorong desa Banjarsari Jorong, berdasarkan kriteria kriteria yang dipergunakan pada penelitian ini. Hasil dari penelitian ini sebanyak 85% dari 10 orang responden kuisioner user acceptance menyetujui hasil dari Aplikasi Layak Kerja Pada Karyawan PT.Borneo Alam Semesta ini, sudah menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi dan saling berkaitan dengan keputusan layak kerja pada karyawan PT.BAS .Kata kunci: Aplikasi, Keputusan Layak kerja, PT. BAS Kecamatan Jorong
Prediksi Daya Tersambung Dengan Metode Double Exponential Smoothing Surya Agus Yasinta; Yulia Yudihartanti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 5, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.152 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v5i2.142

Abstract

AbstrakPLN yang menjadi penyalur listrik memiliki sebuah masalah terhadap besarnya listrik yang disalurkan untuk tiap daerah, ini disebabkan karena tempat yang memiliki listrik selalu bertambah seperti rumah, gedung, hotel, mall, ruko, dan lainnya, juga karena alat elektronik yang terus bertambah daya listriknya karena pembaharuan. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan selalu berkembangnya teknologi menjadi salah satu penyebab sulitnya memprediksi jumlah daya tersambung dan juga karena belum adanya suatu metode yang digunakan untuk meramalkan atau memprediksi melainkan hanya berdasarkan perkiraan, yang mengakibatkan perbedaan hasil perkiraan daya tersambung dengan hasil yang sebenarnya untuk memaksimalkan persiapan pertambahan daya listrik.Metode double exponential Smoothing merupakan salah satu analisis deret waktu, dan merupakan metode peramalan dengan memberi nilai pembobot pada serangkaian pengamatan sebelumnya untuk memprediksi nilai masa depan, metode ini merupakan peramalan yang cukup baik untuk peramalan jangka panjang dan jangka menengah, terutama pada tingkat operasional suatu perusahaan.Dengan menggunakan metode double exponential Smoothing menghasilkan prediksi yang lebih akurat dibandingkan dengan hanya menggunakan perkiraan dengan presentasi tingkat akurasi 80% untuk metode double exponential Smoothing dan 12% untuk perkiraan. Kata kunci: Double Exponential Smoothing, Peramalan
Seleksi Murid Terbaik Taman Kanak-Kanak Berbasis Simple Additive Weight Eko Dedy Prayoga; Yulia Yudihartanti; Eka Chandra Kirana
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 11, No 2: Agustus 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.214 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v11i2.200

Abstract

AbstrakPada TK 1 Cempaka Desa Pematang Ulin Kabupaten Tanah Bumbu,  selama ini melakukan pemilihan murid TK terbaik yang layak mendapatkan penghargaan dan hadiah. Penghargaan dan hadiah tersebut diberikan pada 3 murid TK yang mendapatkan nilai terbaik diantara murid TK yang lain. Dalam pemilihan murid TK terbaik terdapat suatu permasalahan dimana ada murid TK yang seharusnya diprioritaskan terpilih menjadi murid terbaik, tetapi tidak terpilih, dikarenakan tidak diterapkannya sistem prioritas (tingkat kepentingan) kriteria dalam proses pemilihan murid terbaik TK tersebut. Untuk itu diperlukan suatu sistem alternatif yang dapat membantu dalam pemilihan murid terbaik TK, sehingga akan lebih cepat & tepat dalam pemilihan murid terbaik TK. Dengan membandingkan jumlah (total nilai) secara manual dengan nilai menggunakan aplikasi berbasis metode Simple Additive Weighting method (SAW), maka diperoleh tingkat kesesuaian           sebesar 20%.Kata kunci: Simple Additive Weighting method (SAW), Murid Terbaik, Taman Kanak-Kanak (TK)AbstractAt TK 1 Cempaka Causeway Village Ulin Tanah Bumbu regency, during an election the best kindergarten students who deserve awards and prizes. Awards and prizes are awarded to the three kindergarten students are getting the best value among other kindergarten students. In the selection of the best kindergarten students there is a problem where there is a kindergarten that should be prioritized chosen to be the best student, but was not elected, because there is no implementation of a priority (level of importance) the criteria in the selection process of the best pupils of the kindergarten.For that we need an alternative system that can assist in the selection of the best students in kindergarten, so it will be faster and precise in selecting the best kindergarten pupils. By comparing the amount (total value) manually by using the value-based application methods Simple Additive weighting method (SAW), the obtained degree of accuracy by 20%. Keywords: Simple Additive weighting method (SAW), Best Students, Kindergarten (TK).
Penerapan Metode Naive Bayes Dalam Penentuan Bantuan Padat Karya Gusti Erni Fatimah; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.851 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i2.186

Abstract

AbstrakProyek padat karya merupakan program pemerintah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Dari pemerintah di rencanakan setiap tahun ada beberapa lokasi yang diberi bantuan padat karya tergantung dari dana yang disediakan oleh pemerintah. Ada banyak permintaan bantuan padat karya pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar. Namun tidak semua permintaan pengajuan bantuan padat karya akan disetujui.Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar masih mengandalkan intuisi (subyektif) dalam hal melakukan penilaian yang dapat menimbulkan hasil tidak objektif. Hasil penilaian pemberian bantuan padat karya tidak sesuai dengan pedoman pemberian bantuan padat karya yang berdasarkan pada lima kriteria dalam penentuan pemberian padat karya. Dari lima kriteria tersebut ada yang tidak memenuhi kriteria tapi menerima batuan padat karya dan sebaliknya ada yang memenuhi kriteria namun tidak menerima bantuan padat karya.Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, kesimpulan yang dapat diambil yaitu Aplikasi untuk menentukan penerima bantuan Padat Karya Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar dengan metode Naive Bayes yang dibangun dapat membantu pihak Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Banjar bagian Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (P3TK) yang menangani langsung bantuan padat karya. Dari aplikasi ini juga mampu menghasilkan keputusan yang tepat dalam menentukan desa mana yang berhak mendapat bantuan padat karya.Kata Kunci: Algoritma Naive Bayes, Padat Karya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  AbstractIntensive projects in a government program through the National Development Planning Agency (Bappenas) to provide employment opportunities, especially the loss of income or a steady job. From the government planned every year there are several locations that were given intensive assistance dependent on funds provided by the government. There is a lot of demand for intensive support at the Department of Labor and Transmigration Banjar district. However, not all requests submission of intensive assistance will be approved.The Department of Manpower and Transmigration Banjar regency still rely on intuition (subjectively) in terms of assessment that may cause results not objective. Results of the assessment of labor-intensive aid is not in accordance with the guidelines for intensive assistance that is based on five criteria in determining the provision of labor-intensive. The last of the five criteria that do not meet the criteria but received a rock solid work and instead there who meet the criteria but did not receive intensive assistance. Based on the results of the research conducted, the conclusion can be drawn that application to determine the beneficiaries Intensive At the Department of Labor and Transmigration Banjar regency methods Naive Bayes built to help the Department of Labor and Transmigration Banjar part of Training and Employment (P3TK) who deal directly with labor intensive assistance. Of the application is also able to produce the right decision in deciding which villages are entitled to receive intensive assistance.Keywords: Naive Bayes algorithm, Solid Works, Department of Manpower and Transmigration
Analisa Korelasi Mata Kuliah Penelitian Dengan Tugas Akhir Menggunakan Model Product Moment Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.768 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.269

Abstract

AbstrakPada STMIK Banjarbaru mata kuliah Tugas Akhir ditempuh setelah mengambil beberapa mata kuliah yang membahas tentang penelitian yang digunakan untuk memperkuat penelitian pada saat mahasiswa mengerjakan tugas akhir diantaranya adalah Riset Teknologi Informasi, Metodologi Penelitian dan E-Proyek.Berdasarkan data yang telah dikumpulkan ingin diketahui keberadaan hubungan atau korelasi antara mata kuliah yang membahas tentang penelitian tersebut dengan Tugas Akhir. Pada penelitian ini akan menggunakan analisa Product Moment untuk menguji korelasi tersebut. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan Metpen, antara mata kuliah Metpen dan E-proyek, dan tidak terdapat hubungan positif antara mata kuliah RTI dan E-proyek. Sedangkan hasil dari analisa korelasi antara mata kuliah penelitian, yaitu RTI, Metpen dan E-proyek dengan Tugas Akhir menunjukkan bahwa semuanya tidak terdapat hubungan positif karena nilai Rhitung < Rtabel dengan taraf signifikansi 0,05. Kata kunci: Korelasi, Product Moment, Mata kuliah penelitian, Tugas Akhir. Abstract               In STMIK Banjarbaru, the final project is taken after taking several courses that discuss about the research used to strengthen the research when the students do the final task such as Information Technology Research, Research Methodology and E-Project.               Based on the data that has been collected want to know the existence of the relationship or the correlation between courses that discuss about the research with the Final Project. In this research will use Product Moment analysis to test the correlation. It can be concluded that there is a positive relationship between RTI and Metpen courses, between Metpen and E-project courses, and there is no positive relationship between RTI and E-project courses. While the result of correlation analysis between research subject, that is RTI, Metpen and E-project with Final Project show that there is no positive relationship because Rhitung <Rtabel with significance level 0,05.Keywords: Correlation, Product Moment, Research Course, Final Project.
Pemilihan Obat Sakit Kepala Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Muhammad Rizki; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 1: Pebruari 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.027 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i1.170

Abstract

AbstrakObat adalah bahan atau zat yang berasal dari tumbuhan, hewan, mineral maupun zat kimia tertentu yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, memperlambat proses penyakit dan menyembuhkan penyakit. Obat harus sesuai dosis agar efek terapi atau khasiatnya bisa didapatkan. Pada saat ini, banyak jenis dan jumlah obat yang beredar di masyarakat. Hal ini selain dapat membantu pelayanan dan kesehatan masyarakat dalam pemilihan obat yang tepat dan terjangkau, namun juga dapat menjadi masalah karena dapat menyebabkan hal yang tidak di inginkan terutama karena kekurangan informasi. Karena itu masyarakat perlu diberi informasi tentang indikasi, efek samping, kontra-indikasi, dan dosis agar tidak terjadi efek yang merugikan.Sistem penentuan menggunakan metode SAW ialah dengan cara mencari penjumlahan terbobot dari kinerja setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat dibandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.Dari penelitian yang telah dilakukan menggunakan metode Simple Additive Weighting dalam penentuan pemilihan obat sakit kepala, maka kesimpulan dari aplikasi yang dibangun berdasarkan hasil uji pretest dan postest maka didapat hasil perhitungan tingkat akurasi untuk data tidak sesuai sebesar 70% dan untuk data sesuai adalah 30%.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Obat AbstractThe drug is a material or a substance derived from plants, animals, minerals and certain chemical substances that can be used to reduce pain, slow the disease process and cure the disease. The drug dosage should be appropriate so that the therapeutic effect or efficacy can be obtained. At this time, many types and quantities of drugs circulating in the community. This is in addition to helping public health services and in the selection of appropriate and affordable drugs, but also can be a problem because it can cause unwanted mainly due to lack of information. Therefore, people need to be informed about the indications, side effects, contra-indications, and dosages in order to avoid adverse effects.Determination system uses the SAW method is by finding a weighted summation of the performance of each alternative on all attributes. SAW method requires a process of normalizing the decision matrix (X) to a scale which can be compared with all the rating alternatives.From the research that has been conducted using the Simple Additive Weighting in determining the drug selection headache, the conclusion of applications built on the results of the test, the pretest and post-test results obtained for the calculation of the level of accuracy of the data does not conform 70% and for data fit is 30%. Keywords: Decision Support Systems, Simple Additive Weighting, Medication,
Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Berbasis Web Muhammad Risky Norzein; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.882 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.274

Abstract

AbstrakGym adalah kegiatan olahraga pembentukan otot-otot tubuh/fisik yang dilakukan secara rutin dan berkala, yang bertujuan untuk menjaga fitalitas tubuh dan berlatih disiplin. Memiliki otot tubuh yang ideal dan proforsional adalah idaman setiap individu, yang mana hal ini cukup mempengaruhi performa kita dipandangan mata orang lain.Di Planet gym banyak member yang ingin melatih tubuhnya dengan keinginan yang bervariasi, selain itu terdapat beberapa calon member yang takut dan bingung untuk melakukan latihan fitnes karena calon member tersebut mempunyai penyakit dalam tertentu, dan dari 25 orang member 12% nya pernah terjadi kasus di planet gym pada member yang melakukan latihan dan penyakit dalam yang di deritanya kambuh, di karenakan member tersebut tidak paham teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam yang di deritanya dan juga dari 4 kuisioner yang sudah dibagikan dan  di isi oleh 4 instruktur yang tempat gym nya berbeda, menyatakan kurang paham bagaimana teknik latihan yang tepat untuk penyakit dalam tertentu.Maka untuk membantu dan mempermudah calon member dalam menambah informasi tentang teknik latihan fitnes yang dia butuhkan, untuk member yang mempunyai penyakit tertentu, maka diperlukan suatu bentuk berupa Sistem Pakar Teknik Latihan Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam Tertentu Berbasis Web.Kata Kunci: Sistem Pakar, Forward Chaining, Fitnes Berdasarkan Penyakit Dalam AbstractThe gym is a sports activity the formation of the muscles of the body / physical done regularly and periodically, which aims to maintain the vitality of the body and practice discipline. Has the ideal body muscles and proforsional is a dream of every individual, which it is enough to affect our perFormance in the sight of the eyes of others.Planet gym a lot of members who want to train his body to the wishes varied, besides there are several prospective members are anxious to do fitness training for prospective members that have a disease in particular, and of the 25 members of 12% of its cases of this happening on the planet gym on members who practice and internal medicine in misery relapse, in because the member did not understand the training techniques appropriate to the disease in misery and also from 4 questionnaires have been distributed and filled by four instructors gym is different, states do not understand how proper exercise technique for a particular disease within.So to assist and facilitate the prospective member to add information about fitness training techniques that he needs, for members who have a particular disease, it is necessary to form a shape Fitnes Exercise Technique Expert System Based on Specific Web-Based Medicine.Kata Kunci: Expert System, Fitness Based Medicine, Forward Chaining
Sistem Penunjang Keputusan Penerima Bantuan Alat Dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Topsis Terry Desta Al-Hakman; Ruliah S; Yulia Yudihartanti
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 1: Pebruari 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1224.688 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i1.216

Abstract

AbstrakPertumbuhan penduduk di kabupaten Banjar yang cepat menyebabkan peningkatan permintaan bahan pangan tiap tahunnya, Banyaknya kelompok petani yang mengajukan permohonan bantuan pertanian menyebabkan pihak Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar harus menyeleksi kelompok petani yang mana yang harus di utamakan untuk mendapatkan bantuan.Aplikasi SPK Penerima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Dengan Menggunakan Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution ( TOPSIS ) yang telah dibangun mampu membantu dalam melakukan perhitungan sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan, sehingga dapat menentukan kelompok petani yang lebih diutamakan mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian.Dari hasil perbandingan data pretest dan posttest maka didapat persentase kemampuan metode untuk hasil kesesuaian data yaitu sebesar 57,894 %.Kata Kunci: Sistem Penunjang Keputusan, Penerima Bantuan, Perangkingan, Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution. AbstractPopulation growth in the Banjar district is rapidly lead to increased demand of food each year, number of groups of farmers who apply for agricultural aid led to the Department of Agriculture, Plantation and Livestock Banjar district should select a group of farmers which should in priority for assistance.Applications SPK Beneficiaries Equipment and Machinery Farming Method Using Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), which has been built able to assist in performing the calculations in accordance with the criteria specified, so as to define a group of farmers who preferred to get aid and agricultural machinery.From the comparison of pretest and posttest data is then obtained a percentage of the ability of the method to the results of the suitability of the data that is equal to 57.894%.Keywords: Decision Support Systems, Beneficiaries, on Ranking,  Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution.