Taufiq Taufiq
STMIK Banjarbaru

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer

SISTEM KOMPUTERISASI PERPUSTAKAAN STMIK BANJARBARU Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 2, No 2: Agustus 2006
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.719 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v2i2.69

Abstract

Buku merupakan sarana mengetahui berbagai macam ilmu pengetahuan dan membaca adalah kegiatan yang sangat dianjurkan baik oleh agama maupun oleh pemerintah kita dari sejakdahulu. Keberadaan perpustakaan khususnya di kampus merupakan salah satu yang dirasakan penting. Untuk itu perlu kiranya pengelolaan perpustaaan secara profesional. Kegitatanperpusataaakn yang meliputi antara lain: pencatatan koleksi buku, pembuatan katalog buku, pengelolaan peminjaman dan juga perawatan koleksi buku. Koleksi buku yang sangat banyakseringkali membuat si pengelola atau pustakawan mejadi kesulitan dalam melakukan baik itu pencatatan koleksi dan juga peminjaman buku. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kebutuhan sistem informasi perpustakaan yang berbasis komputer di kampus STMIK Banjarbaru. Untuk itu dilakukan kajian terhadap sisteminformasi yang sudah ada untuk dilakukan penyesuaian dan perbaikan-perbaikan guna menghasilkan sistem informasi yang lebih efektif dalam menangani masalah pengelolaan perpustakaan.Penulis menggunakan Microsoft Access dalam membuat sistem database dari sistem informasi perpustakaan yang dibuat. Harapannya adalah bahwa perbaikan-perbaikan terhadap sistem akan lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dengan menggunakan bahasa pemrograman database lainnya.Keyword : Sistem Informasi Perpustakaan
Aplikasi Prediksi Produksi Padi Wilayah Kabupaten Banjar Ika Ningrum; Ratna Fitriani; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.408 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i2.190

Abstract

AbstrakSektor pertanian merupakan sektor paling dominan masyarakat Kabupaten Banjar. Kabupaten banjar merupakan sentra pertanian yang sudah memasok produknya untuk daerah lain di Kalimantan Selatan. Perananan sektor pertanian adalah sebagai sumber penghasil bahan kebutuhan pokok, sandang dan papan, menyediakan lapangan kerja bagi sebagian besar penduduk sehingga menurunkan angka pengangguran, meningkatkan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Banjar sangat menonjolkan sektor pertanian, hal ini ditunjukkan dengan Pemerintah Kabupaten Banjar mengalokasikan 70% dana pembangunan infrastruktur ke pedesaan. Dana itu digunakan untuk memperkuat sektor pertanian dengan membangun infrastruktur pertanian yang memadai.Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan topik prediksi produksi padi dengan menerapkan metode regresi linier. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan prediksi awal produksi padi beberapa tahun yang akan datang. Setelah data diproses, maka didapatkan prediksi awal produksi padi wilayah Kabupaten Banjar.Penerapan Regresi Linier dalam memprediksi produksi padi pada 20 sampel yaitu  data dari tahun 1994 sampai dengan tahun 2013 menghasilkan nilai simpangan rata-rata (AFER) produksi padi yaitu 10,47%.Kata kunci: Prediksi, Produksi Padi, Regresi Linier AbstractThe agricultural sector is the most dominant sectors of society Banjar district. District banjar an agricultural center that has been supplying its products to other areas in South Kalimantan. Perananan agricultural sector is a source of basic commodities, clothing, and housing, provides employment for the majority of the population so as to lower the unemployment rate , boost the local economy. Banjar district government so accentuate the agricultural sector, as shown by the Banjar district government allocated 70 % of funds for rural infrastructure development. The funds were used to strengthen the agricultural sector by building adequate agricultural infrastructure.Therefore, the authors are interested in doing research on the topic predicted rice production using Linier Regression. The purpose of this study was to obtain early predictions of rice production. Once the data is processed, so he found the initial prediction of rice production Banjar district.Application Linier Regression in predicting rice production on 20 samples of data from 1994 to 2013 give an average deviation value (AFER), 10,47% for rice production.Keywords: Prediction, Rice Production, Linier Regression.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Semangka Menggunakan Metode Dempster Shafer Berbasis WeB Mugirahayu Handayani; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 2: Agustus 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.564 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i2.273

Abstract

AbstrakTanaman semangka (Citrullus vulgaris, golongan ketimun atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Musim kemarau merupakan musim yang paling tepat untuk menghasilkan produksi optimal karena pada musim ini dapat menghasilkan buah semangka dengan rasa yang manis.Penanganan semangka ternyata tidak mudah, setiap pelaku usaha yang menanam jenis buah semusim ini selalu menemui hambatan, berupa serangan penyakit. Dalam hal ini untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penanggulangan dan pengobatan secara dini agar segera ditanggulangi maka dibangun suatu sistem yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut berupa sistem pakar menggunakan metode Dempster Shafer dimana nilai densitas tiap gejala diperoleh dari pakar.            Berdasarkan hasil uji pretest keakuratan diagnosa hanya 14,29% dan setelah adanya web sistem pakar ini, hasil uji posttest keakuratannya menjadi 100%.Kata Kunci: Sistem Pakar, Dempster Shafer, Tanaman Semangka Abstract            Watermelon plants (Citrullus vulgaris, class cucumber or Cucurbitaceae) is a vine plant that comes from semi-desert regions of southern Africa. The dry season is the most appropriate season to generate optimal production because of the season can produce watermelon fruit with a sweet taste.Handling watermelon was not easy, every business who grow these types of seasonal fruit are always obstacles, in the form of disease. In this case to facilitate the public in making prevention and early treatment in order to be addressed then built a system that can help solve these problems in the form of an expert system using Dempster Shafer method in which each symptom density values obtained from experts.Based on the test results pretest diagnostic accuracy of only 14,29% and after this expert system web, posttest test results to 100% accuracy.Keyword: Expert System, Dempster Shafer, Watermelon plants
SISTEM INFORMASI HASIL PRODUKSI TERNAK DAN PAKAN UNGGAS PADA DINAS PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN BERBASIS WEB Muhammad Hilmi; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 14, No 2: Agustus 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.205 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v14i2.320

Abstract

Abstrak Pendataan harga hasil ternak saat ini manual yaitu laporan didapat dari SMS petugas tiap-tiap kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan yang telah terjun langsung ke pasar guna mengetahui harga hasil ternak yang berada di tingkat konsumen, grosir dan produsen, sehingga dapat memperlambat proses pelaporan dan pendataan harga hasil ternak oleh Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan serta Informasi mengenai harga hasil produksi ternak yang sulit didapat. Dengan sistem informasi ini dapat dengan cepat memantau dan menganalisa data harga hasil produksi ternak terbaru dari setiap kabupaten yang telah di laporkan petugas dan masyarakat umum dapat mengetahui harga hasil produksi ternak yang terbaru melalui sistem informasi ini. Kata kunci: Sistem Informasi, Harga Hasil Produksi Ternak, Berbasis Web Abstract Documenting the price of livestock products is currently manual, a report obtained from SMS clerk of each county in South Kalimantan, which has plunged directly into the market to determine the price of the cattle that were at the consumer level, wholesalers and manufacturers, so as to slow down the process of reporting and data collection the price of livestock by the South Kalimantan Provincial livestock Office as well as information regarding the price livestock production that are difficult to come by. With this information the system can quickly monitor and analyze data rates livestock production the most of any district that has been reported officers and the general public can find out the price of the latest livestock production through this information system. Keywords: Information Systems, Price Results of Animal Production, Web Based
Peramalan Persediaan Material Batubara Dengan Metode Single Exponential Smoothing Amalliah Rahmi; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 13, No 1: Pebruari 2017
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.909 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v13i1.211

Abstract

AbstrakPada PLTU Sektor Asam-Asam persediaan batubara sangat perlu diperhatikan sebab menyerap biaya yang cukup besar, sehingga memerlukan efisiensi dalam penggunaannya. Di dalam pelaksanaannya terjadi kelebihan persediaan batubara dan ketika dilakukan pemeriksaaan berkala (stock opname) selalu terjadi selisih sisa saldo antara fisik dan catatan. Hal ini terjadi karena ketika persediaan batubara berlebihan dan terlalu lama dibiarkan berada dilapangan terbuka maka akan menyebabkan penyusutan (losses). Dibutuhkan sebuah metode peramalan untuk mempermudah dalam menentukan jumlah persediaan batubara untuk periode berikutnya.Metode peramalan single exponential smoothing merupakan salah satu model yang sering digunakan untuk peramalan data berkala dalam jangka waktu pendek. Data yang diperlukan pada proses peramalan dengan sistem yaitu data pemakaian batubara dan data konstanta.Dengan menggunakan metode single exponential smoothing pada sistem maka akan menghasilkan perbedaan signifikan terhadap data aktual sebesar 83% dan kesamaan terhadap data aktual sebesar 17%. Sedangkan yang tidak menggunakan sistem akan menghasilkan perbedaan signifikan terhadap data aktual sebesar 96% dan kesamaan terhadap data aktual sebesar 4%.Kata Kunci : Batubara, Peramalan, Single Exponential Smoothing AbstractAt PLTU sector Asam-Asam supplies coal needs to of attention because absorb enough money large, so it requires efficiency in its use. In its implementation there is excess supply of coal and when do periodic checks (stock opname) always happens balance remaining difference between the physical and notes. This happens because when the coal inventory excessive and too long left in the open field, it will cause shrinkage (losses). Needed a method of forecasting to ease in determining the number of supplies coal for the next periodForecasting method single exponential smoothing is one model that is often used for periodic data forecasting in the short term. The data required in the forecasting process with a system that is data usage of coal and data constants.By using a single exponential smoothing method in the system it will generate a significant difference to the actual data by 83% and the similarity to the actual data by 17%. While that does not use the system will generate a significant difference to the actual data by 96% and the similarity to the actual data by 4%.Keywords: Coal, Forecasting, Single Exponential Smoothing
PENGENDALI LEVEL AIR TANDON OTOMATIS MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK Taufiq Taufiq; Aulia Fadlani
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 14, No 1: Februari 2018
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.47 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v14i1.307

Abstract

Abstrak Penghematan energi merupakan suatu yang sangat diperlukan saat ini, baik di lingkungan rumah tangga maupun di lingkungan yang lebih luas. Penggunaan tandon atau tangki air yang digunakan untuk menampung air dapat meminimalisir penggunaan energi listrik karena proses penggunaan pompa air hanya dalam satu waktu, dan air tetap dapat mengalir selama air di tandon masih ada walaupun listrik sedang padam. Untuk mengetahui ketinggian atau level air di dalam tandon sangat sulit jika dilakukan secara manual sedangkan letak tandon berada di tempat yang tinggi, sehingga pada saat proses pengisian sering terjadi air yang meluap atau melewati batas ketinggian tandon, dan juga tidak adanya sistem peringatan jika air tidak masuk ke dalam tandon dalam waktu tertentu, sehingga pompa air terus menerus menyala. Dengan demikian terjadilah pemborosan energi listrik dan air yang terbuang sia-sia. Sensor ultrasonik berfungsi sebagai pengukur jarak antara air dengan sensor, kemudian dikonversi menjadi persentasi level air, sehingga diketahui jumlah level air yang ada di dalam tandon. Sensor ultrasonik yang digunakan adalah HC-SR04, dimana jarak terdekat dari sensor ini adalah dua sentimeter dan jarak terjauh adalah tiga meter. Dalam penelitian ini diteliti bagaimana efektifitas sensor ultrasonik dalam mendeteksi level air. Kata kunci : Pengendali level air otomatis, Sensor ultrasonik, Auto water level controller Abstract Saving energy is an indispensable today, both within the household and in the wider environment. The use of water reservoir or tank used to store water can minimize energy use electric process water pumps use just one time, and the water can still flow over the water in the reservoir is still there even though electricity is being extinguished. To determine the height or the water level in the reservoir is very difficult if done manually while the location of the reservoir is in a high place, so that when the charging process common water over flow tank or cross the line height, and also the absence of a warning system if the water does not enter into the reservoir in a certain time, so that the water pump continuously illuminated. Thus it came to pass electrical energy waste and water are wasted. Ultrasonic sensor serves as a measure of the distance between the water with the sensor, then converted to a percentage of the water level, so that the known amount of water level in the reservoir. Ultrasonic sensors are used is HC-SR04, wherein the shortest distance from the sensor is two centimeters and the farthest distance is three meters. In this study investigated how the effectiveness of ultrasonic sensors to detect water level. Keywords: Automatic water level controller, Ultrasonic sensors, Auto water level controller
Penerapan Metode Smoothing Untuk Peramalan Penghasilan Retribusi Toko Muhammad Abduh Jadid; Taufiq Taufiq; Rustati Rahmi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 11, No 1: Pebruari 2015
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.066 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v11i1.35

Abstract

Salah satu tugas Dinas Pengelolaan Pasar Kabupaten Tapin Rantau adalah melakukan retribusi sewa toko yang hasilnya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di dalam pelaksanaannya pendapatan retribusi sewa toko dengan target retribusi yang sudah ditetapkan selalu tidak mencapai targetnya. Karena pendapatan retribusi sewa toko selalu mengalami naikdan turun tidak tetap maka dibutuhkan sebuah aplikasi untuk mengontrol dan memantau pencapaian pendapatan retribusi sewa toko secara berkala. Dibutuhkan sebuah metode peramalan untuk mengetahui pencapaian pendapatan retribusi sewa toko secara berkala. Metode single exponential smoothing adalah salah satu metode peramalan yang seringdigunakan untuk meramalkan data secara berkala dalam jangka waktu pendek. Dengan menggunakan metode single exponential smoothing didalam sistem maka akan menghasilkan akurasi yang lebih akurat daripada tidak menggunakan sistem. Dengan uji akurasi dengan menggunakan sistem 80% dan tidak menggunkan sistem 20%.Kata Kunci : Retribusi, Peramalan, Single Exponential Smoothing.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Kakao Dengan Metode Breadth First Search Gea Ayu Rianty; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 1: Pebruari 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.116 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i1.171

Abstract

AbstrakKakao merupakan salah satu tanaman hasil perkebunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi selain itu juga dapat memberikan kontribusi yang besar sehingga dapat meningkatkan sumber devisa di Indonesia. Pada tahun 2010 Indonesia berhasil menduduki posisi nomor tiga setelah Ghana dan Pantai Gading sebagai penghasil kakao terbesar di dunia. Namun jumlah produksi kakao di Kalimantan Selatan mengalami penurunan yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dalam merawat dan membudidayakannya. Hal itulah yang melatarbelakangi  dalam penelitian ini, dimana sistem pakar ini menggunakan metode Forward Chaining sebagai metode pencarian melalui gejala yang sudah dimasukkan disertai Breadth First Search (BFS) sebagai algoritma pelacakan setiap rule yang sudah ditetapkan. Sehingga  dapat menghasilkan sebuah sistem pakar diagnosa tanaman kakao yang tepat untuk para petani. Berdasarkan hasil uji pretest keakuratan petani dalam mendiagnosa adalah sebesar 11% sedangkan setelah menggunakan sistem (posttest) hasil keakurasian dalam mendiagnosa adalah sebesar 100%.Kata kunci: Sistem Pakar, Breadth First Search, Kakao AbstractCocoa is one of estate crops that have high economic value but it also can make a substantial contribution, thereby increasing source of income in Indonesia. In 2010, Indonesia managed to position number three after Ghana and Ivory Coast as the world's largest cocoa producer. But the amount of cocoa production in South Kalimantan decline caused by a lack of knowledge of farmers in caring for and cultivate them. That is the background of this research, which this expert system uses forward chaining method as a method of searching through the symptoms that have been inserted along Breadth First Search (BFS) as a tracking algorithm every rule that has been set. So as to produce a cocoa plant diagnosis expert system is right for the farmers. Based on the test results pretest accuracy in diagnosing farmers was 11%, while after using the system (posttest) accuracy in diagnosing result is at 100%.Keywords: Expert System, Breadth First Search, Cocoa
Pemilihan Pemenang Lomba Habsyi Dengan Metode Simple Additive Weighting Ahmad Rifa’i; Taufiq Taufiq
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 2: Agustus 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.157 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i2.188

Abstract

ABSTRAKMetode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan salah satu model yang dapat digunakan pada proses pengambilan keputusan dan sering juga dikenal dengan istilah metode penjumlahan terbobot, salah satunya dalam penilaian Lomba Maulid Habsyi Puteri. Dalam penelitian ini, metode SAW digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari setiap instrumen (kriteria) berdasarkan bobot yang sudah ditentukan.Adapun beberapa kriteria penilaian untuk menentukan peserta habsyi terbaik yaitu Vokal, lagu, koor, mawal, instrumen, ramal, penghayatan, harmonisasi, dinamika, dan aransir suara. Dari instrumen tersebut didapatkan hasil berupa urutan (ranking) berdasarkan nilai tertinggi.Pemilihan pemenang lomba habsyi puteri dengan metode simple additive weighting dalam penelitian ini berdasarkan 40 data kajian permasalahan yang diambil pada tahun 2014, metode SAW hanya mampu memperbaiki 7 data (17,50%).Kata kunci : Simple Additive Weighting, Pemilihan Pemenang, Lomba Maulid Habsyi  ABSTRACTSimple Additive weighting method (SAW) is one model that can be used in the decision-making process and often also known as a weighted summation method, one of them in the assessment of Maulid Habsyi Women Contest. In this study, SAW method used to find the highest value of each instrument (criteria) based on the weight of the already determined.As for some of the assessment criteria for determining the best habsyi participants are vocal, song, choir, mawal, instruments, forecaster, appreciation, harmony, dynamics, and aransir sound. Of these instruments is obtained in the form of the order (ranking) is based on the highest value.Selection of winners Habsyi women with a simple additive weighting method in this study is based on 40 studies problems of data taken in 2014, method SAW only capable of repairing 7 data (17,50%).Keyword: Simple Additive Weighting, Selection of winners, Competition Maulid Habsyi
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Tanaman Semangka Menggunakan Metode Dempster Shafer Berbasis Web Mugirahayu Handayani; Taufiq Taufiq; Soegiarto Soegiarto
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 12, No 1: Pebruari 2016
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.409 KB) | DOI: 10.35889/progresif.v12i1.163

Abstract

AbstrakTanaman semangka (Citrullus vulgaris, golongan ketimun atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian Selatan. Musim kemarau merupakan musim yang paling tepat untuk menghasilkan produksi optimal karena pada musim ini dapat menghasilkan buah semangka dengan rasa yang manis.Penanganan semangka ternyata tidak mudah, setiap pelaku usaha yang menanam jenis buah semusim ini selalu menemui hambatan, berupa serangan penyakit. Dalam hal ini untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan penanggulangan dan pengobatan secara dini agar segera ditanggulangi maka dibangun suatu sistem yang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut berupa sistem pakar menggunakan metode Dempster Shafer dimana nilai densitas tiap gejala diperoleh dari pakar.            hasil uji metode Dempster Shafer menunjukkan akurasi kiner sebesar 86%, dari total 21 data yang diuji. Kata Kunci : Tanaman Semangka, Sistem Pakar, Dempster Shafer. Abstract             Watermelon plants (Citrullus vulgaris, class cucumber or Cucurbitaceae) is a vine plant that comes from semi-desert regions of southern Africa. The dry season is the most appropriate season to generate optimal production because of the season can produce watermelon fruit with a sweet taste.Handling watermelon was not easy, every business who grow these types of seasonal fruit are always obstacles, in the form of disease. In this case to facilitate the public in making prevention and early treatment in order to be addressed then built a system that can help solve these problems in the form of an expert system using Dempster Shafer method in which each symptom density values obtained from experts.Based on the test results, Dempster Shafer test results to 86% accuracy, for 21 data test. Keyword : Watermelon plants, Expert System, Dempster Shafer.