R. Wakhid Akhdinirwanto
Universitas Muhammadiyah Purworejo, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Untuk Peningkatan Pemahaman IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang Hajir Hajir; R. Wakhid Akhdinirwanto; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) untuk Peningkatan pemahaman IPA Siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo. Pemahaman IPA pada siswa masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan pemahaman IPA siswa IV Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang dengan Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada pokok bahasan gaya. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 wonosari Sadang yang berjumlah 22 siswa, 11 putri dan 11 putra. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 2 Wonosari Sadang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode: lembar observasi pemahaman IPA siswa, angket pemahaman IPA siswa, soal tes. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Deskriptif Persentase. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pemahaman IPA pada siswa meningkat yaitu pada siklus I persentasenya sebesar 63,55%. Setelah dilakukan tindakan siklus II meningkat menjadi 75,27%. Peningkatan pemahaman siswa ini berpengaruh yang tadinya 63,64% menjadi 81,82%.
Penerapan Metode Eksperimen Materi Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) pada Kegiatan Praktikum Fisika Dasar untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa MA Al-Iman Bulus Purworejo Umi Pratiwi; R. Wakhid Akhdinirwanto; Siska Desy Fatmaryanti; Ashari Ashari
Surya Abdimas Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v4i1.413

Abstract

Pelaksanaan praktikum dengan fasilitas yang kurang memadahi dan kemanfaatan yang kurang maksimal diperlukan metode baru untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Metode yang diterapkan salah satunya menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen ini siswa melakukan percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri sesuatu pertanyaan atau hipotesis yang dipelajari. Metode eksperimen yang diterapkan untuk mengetahui sikap ilmiah siswa dalam proses pembelajaran praktikum fisika dasar materi GLBB. Hasil pengabdian dalam mengimplementasikan metode eksperiemn diperoleh bahwa rasa ingin tahu siswa sebesar 66%, rasa tanggungjawab sebesar 72%, sikap disiplin sebesar 72% , dan kemampuan kerjasama sebesar 74%. Hasil tersebut menunukkan kenaikan sikap ilmiah sebesar 77%. Implementasi metode ekperiment menghasilkan hasil yang baik dengan memperlihatkan siswa lebih antusias dan lebih bersemangat.
Pendampingan Persiapan Olimpiade Sains Bagi Siswa di SMP Negeri 5 Wates R. Wakhid Akhdinirwanto; Ashari Ashari; Eko Setyadi Kurniawan
Surya Abdimas Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v3i2.558

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pendampingan olimpade sains bagi siswa-siswi di SMP Negeri 5 Wates. Pendampingan berupa pelatihan pembuatan roket air untuk dikompetisikan pada olimpiade sains tingkat DIY di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Roket air terbuat dari limbah botol air mineral, sedangkan peluncurnya dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan siswa dalam penggunaan, perawatan, maupun pembuatan ulang. Peserta dalam kegiatan ini adalah 10 siswa yang telah terpilih untuk mewakili sekolah dalam ajang olimpiade tersebut yang didampingi oleh guru IPA. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 sesi yaitu pemaparan kosep roket, pembuatan roket, dan peluncuran roket. Hasil respon siswa selama kegiatan memperoleh rerata 4,4 yang terbagi dalam beberapa aspek yaitu: persiapan, penyajian materi, kemudahan, kemenarikan, menyenangkan, dan manfaat. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, siswa telah berhasil membuat roket maupun peluncur roket secara mandiri; dan kegiata serupa diharapkan menjadi motivasi bagi guru, sekolah, maupun siswa untuk memberikan dan melakukan pembelajaran IPA secara konteksual, menarik, dan menyenangkan.