Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Makna Iklan Indomie Versi “Selera Yang Selalu Menemani” Friska Amallia; Agustinus Rustanta
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol 5, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jikb.v5i2.353

Abstract

Penelitian ini tentang iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani” pada kanal Youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna-makna atau pesan-pesan khususnya makna atau pesan denotasi, konotasi, dan mitos di dalam tayangan iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan pisau analisis Semiotika Roland Barthes. Ditemukan bahwa terdapat makna denotasi di dalam tayangan iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani”adalah aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di pedesaan dan di kota salah satunya yaitu kegiatan makan mie instan bersama-sama. Makna konotasi yang terdapat di dalam tayangan iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani” adalah kebersamaan, keserdahaan, dan keberagaman. Makna mitos yang terdapat di dalam tayangan iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani” adalah sebuah kebiasaan yang tanpa sadar atau dengan sadar dilakukan oleh masyarakat Indonesia selama ini yaitu gotong royong, dan “Mangan Ora Mangan Sing Penting Ngumpul”.
Analisis Makna Iklan Indomie Versi “Selera Yang Selalu Menemani” Friska Amallia; Agustinus Rustanta
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis Vol 5 No 2: April 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/hmv3md17

Abstract

Penelitian ini tentang iklan Indomie versi “Selera yang selalu menemani” pada kanal Youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna-makna yang terkandung pada iklan mie instant tersebut baik makna denotasi, konotasi maupun mitos sesuai teori semiotika Roland Barthes. Data diperoleh dengan download iklan Indomie versi “selera yang selalu menemani” yang didown load pada bulan September 2019. Data dianalisis menggunakan pisau analisis Roland Barthes. Ditemukan bahwa iklan tersebut mengambil tema kebersamaan dimana orang Indonesia lebih suka kebersamaan dalam berbagai aktivitas orang biasa seperti petani hingga orang kantoran yang tinggal di kota-kota besar. Kebersamaan ini tidak mengenal status sosial. Kebersamaan ini dipakai untuk membuat pesan melalui iklan mie instan yang menggambarkan bahwa mie instant ini cocok dikonsumsi oleh siapa saja baik anak- anak termasuk anak sekolah, petani, pelaut, hingga pekerja kantoran yang berada di daerah pedesaan hingga ke kota-kota besar. Secara implisit iklan ini ingin mengatakan bahwa orang yang makan mie ini adalah semua kalangan dan cocok untuk semua usia yang menyimbulkan kebersamaan, kesederhanaan, dan perbedaan yang tidak perlu dipermasalahkan.