Amalia Rizki Pautina
IAIN Sultan Amai Gorontalo

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SELF-EFFICACY (EFIKASI DIRI) DAN STRATEGI KONSELING PADA SISWA SEKOLAH DASAR : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Amalia Rizki Pautina; Wiwik Pratiwi
Irfani (e-Journal) Vol. 20 No. 1 (2024): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v20i1.4936

Abstract

Self-efficacy akan membuat siswa memiliki keyakinan terhadap kesuksesan, keberhasilan atau prestasi yang akan dicapai. Untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa, dapat diupayakan melalui bimbingan dan konseling di sekolah. Layanan BK bertujuan untuk membantu peserta didik berkembang menjadi individu yang produktif, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab dalam kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apasaja komponen-komponen self-efficacy dan strategi konseling pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan SLR (Systematic Literature Review) dengan Metode PRISMA untuk melakukan kajian sistematis pada penelitian ini dengan mengkaji hasil penelitian yang dipublish dari tahun 2018-2023,Sumber artikel yang digunakan diperoleh melalui pencarian dengan kata kunci “elementary students”, dipadukan dengan “counseling strategy”, dan “self-efficacy”. Database yang digunakan melalui Scopus, Taylor & Francis Group, dan Sage Journals. Hasil kajian literatur yaitu Komponen-komponen self-efficacy pada siswa sekolah dasar meliputi self-efficacy akademik, self-efficacy social dan self-efficacy regulasi diri. Strategi konseling di sekolah dasar dilaksanakan secara komprehensif dan kolaboratif. Penelitian yang spesifik membahas tentang strategi konseling yang dapat mempengaruhi self-efficacy pada siswa sekolah dasar tidak ditemukan dan Self-efficacy hanya merupakan bagian dari indicator variable yang dapat dipengaruhi melalui penerapan strategi-strategi konseling pada siswa sekolah dasar.
CROSS SECTIONAL SURVEY LEARNING LOSS PESERTA DIDIK Alfian Erwinsyah; Amalia Rizki Pautina; Erni Mohamad; Djuandi Olii; Isna Rahayu Ningsih
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i2.5980

Abstract

dan solusi yang diberikan dari kondisi tersebut di MTs se-Kota Gorontalo selama masa pandemic Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan teknik Cross Sectional Survey, dengan jumlah populasi yakni 3250 peserta didik dengan rumus sample slovin didapatkan sampel responden sebanyak 356 peserta didik yang tersebar secara proporsional di 9 Madrasah Tsanawiyah di Kota Gorontalo. Instrumen penelitian berupa kuesioner terlebih dahulu dilakukan validasi oleh ahli. Teknik analisis data digunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan melihat presentase dari setiap pilihan opsi jawaban dari 42 item kuesioner. Analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan hasil temuan kuantitatif serta hasil temuan solusi dari permaslahan learning loss. Hasil Penelitian yaitu telah terjadi gejala learning loss peserta didik di MTs se-kota Gorontalo akibat dari system pembelajaran selama masa pandemic covid-19, diantaranya adalah kurangnya waktu belajar efektif bagi peserta didik, kurangnya intensitas interaksi guru dan peserta didik, terjadi penurunan konsentrasi belajar, terjadi kesulitan pemahaman terhadap pelajaran, kurangnya dukungan madrasah terhadap sumber belajar peserta didik, pembelajaran daring sangat banyak kekurangan, kurangnya pemerolehan pelajaran tambahan di luar pembelajaran madrasah, turunnya pemahaman pembelajaran terhadap semua pmata pelajaran, kurangnya bantuan/pendampingan serta motivasi belajar dari orangtua. Adapun rekomendasi solusi yang bisa diberikan adalah mulai dari pemerintah, madrasah, guru sampai kepada orangtua harus bersinergi mengembalikan pengetahuan dan keterampilan peserta didik yang hilang selama masa pandemic covid-19