Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PANDU SIWI SENTOSA JAKARTA Irintia Azzahra Alfian; Wangsit Supeno; Rosento Rosento
Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 13 No 3 (2025): Procuratio : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/procuratio.v13i3.5237

Abstract

The progress of a company is largely determined by the support of employees who work optimally in an atmosphere that creates comfort and the availability of adequate work facilities to enable them to work more optimally. In addition, leadership and guidance from management are needed in communicating work policies and regulations so that employees are encouraged to work well without mental pressure that causes stress. The purpose of this study is to determine the extent to which the work environment and the level of work stress of employees can affect their work performance. This study used a quantitative method through a statistical testing process. The respondents in this study included sixty employees. They were asked to fill out a questionnaire that had been tailored to the situation and conditions of the company to make it easier to answer. After testing, it was found that the independent variables studied, which were related to the employees' working environment, had a significant and positive effect on employee performance. However, the work stress level factor studied did not show a significant effect on employee performance. Meanwhile, for the three variables, it was found that the working environment and work stress, when tested together, had a significant effect on employee performance. Kemajuan perusahaan sangat ditentukan oleh dukungan karyawan yang bekerja secara optimal dalam suasana yang dapat menciptakan kenyamanan dan tersedianya fasilitas kerja yang memadai untuk bisa bekerja lebih optimal. Selain itu diperlukan kepemimpinan dan pengarahan dari manajemen dalam menyampaikan kebijakan dan peraturan kerja agar karyawan terdorong untuk bekerja dengan baik tanpa tekanan mental yang menimbulkan stres. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejauh mana lingkungan dalam area kerja dan juga tingkat stres kerja para karyawan dapat berdampak pada hasil kerja para karyawan. Penelitian memakai metode kuantitatif dengan melalui proses uji statistik. Responden dalam penelitian ini meliputi para karyawan sebanyak enam puluh orang. Mereka diminta mengisi daftar pertanyaan yang telah disesuaikan isinya dengan situasi dan kondisi perusahaan agar mempermudah dalam menjawab. Setelah dilakukan pengujian, ditemukan indikasi variabel bebas yang diteliti berkaitan dengan lingkungan karyawan bekerja berpengaruh dengan signifikan dan positif terhadap kinerja dari para karyawan. Akan tetapi dalam hal faktor tingkat stres kerja yang diteliti tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dari para karyawan. Sedangkan terhadap ketiga variabel tersebut ditemukan bahwa lingkungan kerja dan stres kerja pada saat dilakukan pengujian secara bersama-sama mempunyai indikasi pengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan.
EVALUASI KINERJA KREDIT DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT BPR SUKAWATI PANCAKANTI DI BALI Wangsit Supeno; Aam Aminudin
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5663

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja perkembangan pertumbuhan kredit berdasarkan penggunaan kredit baik modal kerja, investasi dan konsumtif. Selain itu melakukan evaluasi terhadap kualitas kredit yang diukur dengan rasio NPL dan dampaknya terhadap perkembangan kinerja profitabilitas yang diukur dengan rasio Return On Asset (ROA). Aset lancar bank berupa kredit menempati komposisi terbesar dari seluruh aset bank yang dapat berisiko terjadinya kerugian sebagai dampak kredit tidak dapat tertagih. Hal ini dapat menghambat perolehan pendapatan operasional bank sehingga berpotensi terjadinya penurunan kemampuan bank dalam memperoleh profit. Subjek penelitian ini adalah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Sukawati Pancakanti yang beroperasi di provinsi Bali. Metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif non statistik berdasarkan data sekunder berupa laporan publikasi keuangan tahunan perusahaan tahun 2020–2023 yang diunduh dari website BPR. Pengolahan data penelitian menggunakan metode analisa rasio keuangan berdasarkan pendekatan trend. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja kredit mengalami pertumbuhan yang positif dan berdampak pada peningkatan aset. Pertumbuhan kredit bermasalah dinilai fluktuatif akan tetapi menunjukkan adanya perubahan yang positif di mana rasio NPL pada tahun 2020 kondisinya tidak sehat tetapi pada tahun 2023 dinilai sehat. Perkembangan kinerja profitabilitas dengan rasio ROA hasilnya fluktuatif, rasio tahun 2021-2022 meningkat tetapi pada tahun 2023 ROA mengalami penurunan.
Analisis Debt Equity Ratio Dan Debt To Asset Ratio Terhadap Return On Assets Pada PT Matahari Department Store Tbk wangsit supeno; Aam Aminudin
Akasia: Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Artikel Ilmiah Sistem Informasi Akuntansi (AKASIA) - April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/akasia.v6i1.12760

Abstract

Abstrak: Profitabilitas merupakan tujuan utama setiap perusahaan ritel dalam operasionalnya. Salah satu sektor usaha ritel yang kebaradaannya dinilai penting adalah perusahaan department store yang menyediakan berbagai kebutuhan fashion. PT Matahari Department Store Tbk sebuah perusahaan ritel  yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1958 dan telah menjadi pemain utama di mana pada beberapa tahun terakhir ini menghadapi fenomena penutupan gerai-gerai usahanya. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui permasalahan kinerja keuangan PT Matahari Department Store Tbk dengan meneliti rasio Debt to Equity Ratio dan Debt to Asset Ratio dan dampaknya terhadap kemampuan perusahaan memperoleh profitabilitas yang maksimal diukur dengan rasio Return On Assets (ROA). Penelitian menerapkan metode dekriptif kuantitatif dengan berdasarkan dokumentasi data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diunduh dari website Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2022-2025. Selain itu penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mempelajari jurnal-jurnal dan buku-buku referensi yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama periode tahun 2022-2025 dalam hal struktur pemodalan, perusahaan masih tergantung pada utang. Hal ini ditunjukkan dengan rasio DER yang angkanya melampaui standar industri dan masuk dalam kriteria tidak baik. Pada periode yang sama, penyediaan total aset untuk operasional, sebagian besar juga masih mengandalkan pada utang. Hal ini terlihat pada rasio DAR yang angkanya melebihi standar industri sehingga memiliki kriteria tidak baik. Dampak memburuknya rasio DER dan DAR, profitabilitas yang diukur dengan rasio ROA pada periode tahun 2022-2025 angkanya masih dibawah standar industri sehingga dinilai tidak baik. Abstract-Profitability is the primary objective of every retail company in its operations. One retail sector considered particularly important is that of department stores, which provide a wide range of fashion items. PT Matahari Department Store Tbk is a retail company that has been operating in Indonesia since 1958 and has become a major player; however, in recent years, it has faced the phenomenon of store closures. This study aims to identify the financial performance issues of PT Matahari Department Store Tbk by examining the Debt to Equity Ratio (DER) and Debt to Asset Ratio (DAR) and their impact on the company’s ability to achieve maximum profitability, as measured by the Return on Assets (ROA) ratio. The study employs a quantitative descriptive method based on secondary data in the form of annual financial reports downloaded from the Indonesia Stock Exchange website for the 2022–2025 period. Additionally, the study utilizes a literature review method by examining relevant journals and reference books related to this research. The results of this study indicate that during the 2022–2025 period, in terms of capital structure, the company remains dependent on debt. This is evidenced by a debt-to-equity ratio (DER) that exceeds industry standards and falls into the “poor” category. During the same period, the provision of total assets for operations also largely relied on debt. This is evident in the DAR ratio, which exceeds industry standards and is therefore classified as poor. As a result of the deterioration in the DER and DAR ratios, profitability—measured by the ROA ratio for the 2022–2025 period—remains below industry standards and is therefore rated as poor.  
Transformasi Kreatif Pelatihan Artificial Intelligence Menggunakan Canva Untuk Meningkatkan Keterampilan Presentasi Siswa MTS Darul Hikmah Mari Rahmawati; Rusma Insan Nurachim; Wangsit Supeno; Ade Fitria Lestari
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v4i1.5023

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan transformasi kreatif dalam pelatihan artificial intelligence (AI) menggunakan Canva guna meningkatkan keterampilan presentasi siswa di MTS Darul Hikmah. Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan presentasi yang baik menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa. Pelatihan ini mengintegrasikan teknologi AI dengan platform desain Canva untuk memberikan bimbingan praktis dalam membuat presentasi yang menarik dan efektif. Program ini mencakup sesi pelatihan intensif tentang penggunaan AI dalam Canva untuk merancang slide presentasi yang berkualitas, serta teknik presentasi yang memukau. Metode yang diterapkan termasuk workshop, sesi praktik langsung, dan evaluasi berkala untuk memastikan siswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kualitas presentasi siswa, serta peningkatan kepercayaan diri dan kreativitas mereka. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi pelatihan serupa di institusi pendidikan lain dan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan keterampilan presentasi siswa secara umum.   This community service aims to carry out creative transformation in artificial intelligence (AI) training using Canva to improve students' presentation skills at MTS Darul Hikmah. In the ever-evolving digital era, good presentation skills are an important skill that students must have. This training integrates AI technology with Canva's design platform to provide practical guidance in creating engaging and effective presentations. The program includes intensive training sessions on using AI in Canva to design quality presentation slides, as well as stunning presentation techniques. The methods applied include workshops, hands-on practice sessions, and periodic evaluations to ensure students are able to apply the knowledge they have acquired. The results of this community service show a significant improvement in the quality of students' presentations, as well as an increase in their confidence and creativity. This program is.
Pengaruh Electronic Word Of Mouth Dan Fear Of Missing Out (FOMO) Terhadap Impulse Buying Pada Pengguna Shopee Di Kota Depok Destia Nur Safitri; Wangsit Supeno
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): August
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i3.262

Abstract

ABSTRAK Perkembangan e-commerce telah mengubah perilaku masyarakat dalam berbelanja. Keberadaan Electronic Word of Mouth berupa tanggapan, komentar, serta penilaian dari pengguna lain, serta Fear of Missing Out dapat mendorong terjadinya Impulse Buying. Penelitian ini disusun dengan tujuan guna menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth dan Fear of Missing Out terhadap Impulse Buying pada Pengguna Shopee di Kota Depok. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif yang didukung oleh pendekatan asosiatif berdasarkan data yang dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner ke 100 pengguna Shopee di Kota Depok sebagai responden. Prosedur analisis data yang diterapkan adalah uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Electronic Word of Mouth berpengaruh positif serta signifikan terhadap Impulse Buying. Hal ini mengindikasikan bahwa secara parsial Electronic Word of Mouth dapat meningkatkan Impulse Buying melalui ulasan dan informasi produk. Sedangkan Fear of Missing Out  juga mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Impulse Buying, sehingga meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif. Kedua variabel independen yaitu Electronic Word of Mouth dan Fear of Missing Out, secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying pada pengguna Shopee di Kota Depok. Temuan penelitian ini memiliki manfaat praktis bagi Shopee dan pelaku usaha yang berjualan di platform Shopee untuk meningkatkan kualitas informasi produk, ulasan pelanggan, dan strategi promosi guna mendorong Impulse Buying. ABSTRACT The growth of e-commerce has changed people’s shopping behavior. Electronic Word of Mouth in the form of feedback, comments, and ratings from other users along with the Fear of Missing Out, can drive impulse buying. This study was designed to analyze the influence of Electronic Word of Mouth and Fear of Missing Out on impulse buying among Shopee users in Depok. This study employed a quantitative method supported by an associative approach based on data collected by distributing a questionnaire to 100 Shopee users in Depok as respondents. The data analysis procedures applied were the t-test, F-test, and coefficient of determination test. The results reveal that Electronic Word of Mouth has a positive and significant effect on impulse buying. This indicates that, in part, Electronic Word of Mouth can increase impulse buying through product reviews and information. Meanwhile, Fear of Missing Out also has a positive and significant effect on impulse buying, thereby increasing the tendency toward impulsive purchases. Both independent variables Electronic Word of Mouth and Fear of Missing Out simultaneously have a significant effect on impulse buying among Shopee users in Depok. The findings of this study have practical implications for Shopee and businesses selling on the Shopee platform to improve the quality of product information, customer reviews, and promotional strategies in order to encourage impulse buying.