Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ADAPTATION AND VALIDATION TEST OF FEAR INTIMACY SCALE QUESTIONNAIRE FOR INDONESIAN UNIVERSITY STUDENT Teguh Fachmi; Hasbi Wahyudi; Yahdinil Firda Nadhiroh; Wulan Fauzia
International Conference on Social and Islamic Studies Proceedings of the International Conference on Social and Islamic Studies (SIS) 2021
Publisher : International Conference on Social and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study is to test the reliability and validity of Fear of Intimacy scale thatmeasures individual anxiety and anxiety in having close relationships or intimacy inromantic relationships which introduced by Deschutner and Thelen (1991). Several itemshave developed from previous studies there are eight items taken and developed fromthe intimacy development inventory questionnaire and two items taken from the intimacysubscale of Erikson's subscale (Deschutner and Thelen, 1991). The scale adaptationprocess that the researcher did in this study refers to the journal Guidelines for theProcess of Cross-Cultural Adaptation of Self-Report Measures (Beaton, 2000).Distribution of data and samples of data was carried out through Google Formsapplication, where the researcher distributed questionnaire links through social media thatmet the research population criteria. The research population criteria set by theresearcher is for university students who have an age range of 18-24 years. The samplingtechnique used in this research is accidental sampling. Respondents in this study were235 students. To test the validity of the measurement scale, the researcher usedConfirmatory Factor Analysis (CFA) with Lisrel software. The results of the constructvalidity test on the Fear of Intimacy Scale, shows that the items on this scale aresignificantly unidimensional, means that, they only measure the construct of the fear ofintimacy dimension. In addition, the results of the translation process are also consideredgood, because there is no difference in meaning between the results of the backtranslation and the initial scale. Respondents can easily understand the statementscontained in this scale. Based on the results of the CFA analysis with the Lisrel program,the fear of intimacy scale consist of 32 question, however it is known that there are twoitems that have a t value below 1.96, so that the significant items on this scale are 32items consisting of 3 dimensions.
UPAYA MENINGKATKAN PENGUASAAN MENGAJAR KOSAKATA GURU MELALUI PENGGUNAAN METODE COACHING (Penelitian Tindakan Kelas Di Salah Satu Tk Bilingual Di Kota Bandung) Wulan Fauzia
Tunas Siliwangi Vol 3, No 2 (2017): VOL 3 NO 2, OKTOBER 2017
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v3i2p135-159.647

Abstract

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru agar menghasilkan anak yang berkualitas adalah kompetensi pedagogik, yang mana salah satu aspeknya yaitu guru mampu melakukan perencanaan pembelajaran, melakukan pengajaran dan penilaian sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak. Penelitian ini dilakukan karena hasil studi pendahuluan yang menunjukan bahwa penguasaan mengajar kosakata guru belum optimal dan guru perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan penguasaan mengajar kosakata guru menggunakan metode coaching. Penelitian ini adalah sebuah penelitian tindakan kolaboratif yang dilakukan disebuah sekolah taman kanak- kanak bilingual di Kota Bandung yang melibatkan seorang guru kelas TK A. Data pada penelitian ini didapatkan lewat wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Setelah proses coaching dilakukan guru mampu untuk melakukan perencanaan dan persiapan pembelajaran, menggunakan flashcards sebagai media mengajar kosakata dan menerapkan permainan dalam pembelajaran.
TEACHER’S STRATEGIES IN GETTING STUDENTS’ ATTENTIONS DURING TRANSITION (A CASE STUDY ON AN ENGLISH TEACHER IN AN ELEMENTARY SCHOOL IN BANDUNG Wulan Fauzia
Journal of English and Education Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Journal of English and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article focuses on the teacher’s strategies in getting the students’ attention during transition. Since students could not proceed classroom activities without paying attention to the teacher’s instruction, various strategies in getting the students’ attention are necessary. This study employed a qualitative research method, particularly a case study design. The data were collected through five observations and two interviews. The participants of this study were an English teacher and a class of third grade students in a state elementary school in Bandung. The findings revealed that the teacher used desisting, chant, sound, clapping and singing a song in getting students’ attention.  Keywords:Transitional strategies, classroom management
Konsep Diri Dan Kelekatan Anak: Konsep Diri Dan Kelekatan Anak Yang Diasuh Oleh Ibu, Keluarga Dekat Dan Pengasuh Lain Wulan Fauzia
Jurnal al-Shifa Bimbingan Konseling Islam Vol 2 No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v2i1.4659

Abstract

Konsep diri anak banyak dipengaruhi oleh orang disekitarnya, khususnya oleh pengasuhnya. Sekarang ini, banyak anak yang diasuh bukan hanya oleh ibunya, anak dapat diasuh oleh keluarga dekat bahkan diasuh oleh pengasuh berbayar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui konsep diri dan kelekatan anak yang diasuh baik oleh ibunya, keluarga dekat atau pengasuh lain. Metode penelitian ini adalah studi Pustaka. Penelitian ini menunjukan bahwa konsep diri anak akan tetap baik siapapun pengasuhnya asalkan pengasuh dapat memenuhi kebutuhan anak dan dapat memberi kenyamanan untuk anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konsep diri anak tidak dipengaruhi oleh siapa yang mengasuhnya akan tetapi konsep diri anak ditentukan oleh cara pengasuhan anak. Kata Kunci: konsep diri anak, kelekatan.
Mengenali dan Menangani Speech Delay pada Anak Wulan Fauzia; Fithri Meiliawati; Peni Ramanda
Jurnal al-Shifa Bimbingan Konseling Islam Vol 1 No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan perkembangan bahasa, khususnya speech delay, merupakan permasalahan perkembangan yang sering ditemukan. Beberapa penelitian di beberapa negara menyatakan bahwa sekitar 6 sampai 8% anak prasekolah memiliki masalah speech delay (Boyle,Gillham, & Smith, 1996; Tomblin, Smith, & Zhang, 1997 dalam Law et all., juga Macias dan Wagner, 2005). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali dan menangani speech delay pada anak. Metode penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah penjelasan mengenai perkembangan bicara anak, permasalahan bicara pada anak, definisi, ciri-ciri dan penyebab speech delay pada anak dan cara menangani speech delay pada anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran bicara melibatkan kemampuan bicara anak secara reseptif dan ekspresif. Masalah dalam perkembangan bicara juga dapat dilihat dan ditangani dari dua dasar tersebut.
PENGGUNAAN BALOK CUISENIARE UNTUK MEDIA PENGENALAN BILANGAN BAGI ANAK USIA DINI Umayah Umayah; Juhri Juhri; Birru Muqdamien; Wulan Fauzia; Siti Mintani Maulida Qolbiyah
Intersections Vol 6 No 1 (2021): Intersections : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/intersections.v6i1.590

Abstract

Learning activities carried out in RA Al-Istiqomah still have children who have difficulty to say or list the numbers 1 to 10, children have difficulty in pointing with objects, children have difficulty making sequences of numbers 1 to 10 using objects, children have difficulty showing symbols numbers 1 to 10, children have difficulty in recognizing many objects slightly the same and not the same thing. Children have difficulty showing 2 sets of objects that are equal in number, which are not the same, more and less. Teaching numerals to children requires interesting media for children, the success of early childhood learning is influenced by the media used, one of the stimulations that need to be done to stimulate children's ability to say is to introduce numbers to early childhood. To introduce numbers in early childhood to feel happy and interested, it is necessary to apply the right media, one of which is playing the Cuisenaire beam. The purpose of this study was to describe about 1) Knowing the learning of Cuisenaire beam game tools in spelling on RA Al-Istiqomah group A. 2) Knowing the ability to say at RA Al-Istiqomah group A after being given the actions of the Cuisenaire beam game tool. The method used in this study is classroom action research conducted through two cycles. From the results of evaluations, reflections, and improvements made at the end of the cycle, a description of the use of the Cuisenaire beam props that can improve the ability to say group A follows the steps as follows: a) The teacher prepares the Cuisenauire beam. b) The teacher invites children to play cuiseniare beams with the learning activities that have been determined. c) The teacher guides the child to make two groups, each group consisting of 3 to 4 children. d) The teacher starts the Cuisenaire beam relay game.
Posyandu Sebagai Sentra Pendidikan Masyarakat Bagi Anak Usia Dini Azmi Islami; Supriati H. Rahayu; Yayah Rukhiyah; Wulan Fauzia; Umayah Umayah; Tatu Dinar Rahmalia
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v8i1.7197

Abstract

The aim of the study was to identify the motivations for involvement of members of the Parumasaan rural community in Serang District in visiting Posyandu. Such studies are useful in broadening the horizons of early childhood development in rural areas in addition to disseminating the benefits for community-based early childhood education through Posyandu. Qualitative research methods are the main instrument with observation, interviews and documentation. The interviews were mainly addressed to the visitors from women. The results of the activities show that there are many Posyandu activities and programs that have an impact on the knowledge of visitors in caring for early childhood, whether received directly from the organizers or discussions with fellow mothers. Such knowledge can change people's mindset about nutrition and child development from an early age
Posyandu Sebagai Sentra Pendidikan Masyarakat Bagi Anak Usia Dini Azmi Islami; Supriati H. Rahayu; Yayah Rukhiyah; Wulan Fauzia; Umayah Umayah; Tatu Dinar Rahmalia
As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/assibyan.v8i1.9304

Abstract

The aim of the study was to identify the motivations for involvement of members of the Parumasaan rural community in Serang District in visiting Posyandu. Such studies are useful in broadening the horizons of early childhood development in rural areas in addition to disseminating the benefits for community-based early childhood education through Posyandu. Qualitative research methods are the main instrument with observation, interviews and documentation. The interviews were mainly addressed to the visitors from women. The results of the activities show that there are many Posyandu activities and programs that have an impact on the knowledge of visitors in caring for early childhood, whether received directly from the organizers or discussions with fellow mothers. Such knowledge can change people's mindset about nutrition and child development from an early age.
PERMASALAHAN DALAM PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN (STUDI KASUS PADA SEBUAH SEKOLAH PAUD DI SERANG) Wulan Fauzia Kaenah; Sri Yulia Utami
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.7.1.69-81

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini menyebutkan bahwa salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru adalah kompetensi pedagogik, dimana menyusun perencanaan pembelajaran adalah salah satu aspeknya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh guru ketika menyusun perencanaan pembelajaran dan untuk mengetahui dampak dari permasalahan tersebut terhadap kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah dua orang Guru PAUD di salah satu Sekolah di Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan wawancara, observasi dan juga studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa permaslahan dalam menyusun perencanaan pembelajaran ini adalah penysunan perencanaan pembelajaran yang dirancang oleh guru tidak sesuai dengan tahapan perencanaan yang ditetapkan pada kurikulum. Kurikulum 2013 PAUD menyatakan bahwa perencanaan pembelajaran PAUD terdiri dari Prosem, RPPM dan RPPH, sedangkan Guru hanya menyusun RPPH saja. Dampak dari masalah tersebut adalah sulitnya Guru dalam mengatur anak di kelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh kurikulum dan perlunya pengawasan dan bimibingan yang kontinyu dalam penyusunan perencanaan pembelajaran.
Strategi Guru Dalam Menghadapi Character Loss Pada Pembelajaran Online Bagi Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Fauzia, Wulan
Ibtida'i Vol 10 No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ibtidai.v10i1.8457

Abstract

Abstrak. Lamanya jangka waktu belajar daring di rumah yang disebabkan oleh pamdemi virus corona menyebabkan kekhawatiran adanya learning loss atau berkurangnya pengetahuan dan juga keterampilan belajar anak (Andriani, dkk., 2021). Selain itu, dikhawatirkan juga akan adanya kehilangan dalam pendidikan nilai moral dan karakter (character loss) anak yang merupakan salah satu tujuan pendidikan (UU No. 20 Tahun 2003). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode dan penerapan pendidikan nilai moral dan karakter yang dilakukan oleh Guru Kelas 1 di salah satu sekolah dasar di Kota Serang. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Guru menerapkan beberapa metode dalam pendidikan nilai moral dan karakter seperti penerapan peraturan kelas daring, penerapan peraturan ketika beristirahat, pembiasaan berdoa, pemberian hadis dan kata- kata bijak dan pemberian dorongan (encouragement). Kesimpulan dari penelitian ini adalah, perlunya kerjasama antara Guru dan orang tua dalam mengawasi penerapan dari pendidikan nilai moral dan karakter tersebut di rumah. Kata kunci: Pendidikan Nilai Moral, Pendidikan Karakter, Pembelajaran Daring Abstract. The long duration of online learning at home caused by the corona virus pandemic raises concerns about learning loss or reduced knowledge and learning skills of children (Andriani et al., 2021). In addition, it is also feared that there will be a loss in the education of children's moral values ​​and character which is one of the goals of education (Law No. 20 of 2003). This study was conducted to determine the method and application of moral values ​​and character education conducted by Class 1 teacher at an Elementary School in Serang City. The method applied in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The results of this study indicate that the teacher applies several methods in the education of moral values ​​and character such as the application of online class rules, the application of rules before break time, the habit of praying, giving hadith and words of wisdom and giving encouragement by the teachers. The conclusion of this study is the need for cooperation between teachers and parents in supervising the implementation of moral values ​​and character education at home.