Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU KEKERASAN VERBAL ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN PADA ANAK KELAS IV-VI DI SD MUHAMMADIYAH 10 SEMARANG Vidia Amalia; Suprihhartini Suprihhartini; Aisyah Lahdji
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i6.9856

Abstract

Abstrak: Hubungan Perilaku Kekerasan Verbal Orang Tua terhadap Perkembangan pada Anak Kelas IV-VI di SD Muhammadiyah 10 Semarang. Kekerasan verbal orag tua merupakan kekerasan yang dilakukan orang tua kepada anak berupa kekerasan terhadap perasaan, memuntahkan kata-kata kasar tanpa bersentuhan fisik, kata-kata seperti memfitnah, mengancam, menghina, membandingkan, dsb. Kekerasan verbal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan anak terutama terhadap pematangan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku kekerasan verbal orang tua terhadap perkembangan pada anak kelas IV-VI di SD Muhammadiyah 10 Semarang. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 37 responden siswa siswi kelas IV-VI SD Muhammadiyah 10 Semarang dengan Teknik Total Sampling. Data diambil menggunakan kuesioner yang kemudian diuji dengan bantuan software computer. Analisis bivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Spearman didapatkan hubungan yang bermakna antara perilaku kekerasan verbal orang tua terhadap perkembangan anak, nilai p<0,001 dengan nilai r = 0,819. Terdapat hubungan bermakna antara perilaku kekerasan verbal orang tua terhadap perkembangan anak kelas IV-VI di SD Muhammadiyah 10 Semarang. Mayoritas lebih dari separuh anak (54,1%) mendapat kekerasan verbal berat dari orang tua dan lebih dari separuh (54,1%) menunjukkan perkembangan yang tidak normal.
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SIMBARWARINGIN KECAMATAN TRIMURJO LAMPUNG TENGAH Agstri Anis Nahya Saida; Aisyah Lahdji; Nina Anggraeni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.10134

Abstract

Abstrak: Hubungan Peran Pengawas Menalan Obat (PMO) Dengan Keberhasilan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Terjadi penurunan tingkat keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin Tahun 2018 hingga 2020 sebesar 5%. World Health Organization merekomendasikan Strategi DOTS yaitu pengawasan langsung menelan obat oleh PMO. PMO (pengawas menelan obat) memegang peranan penting dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis. Oleh karena itu perlu adanya penelitian terkait hubungan pengawas menelan obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan Penderita Tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Pengawas Menelan Obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan penderita Tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 58 pasien tuberkulosis yang telah menyeleaikan pengobatan dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner peran PMO yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji fisher exact dengan tingkat kemaknaan 95%. Sebanyak 93,1% pasien berhasil menjalani pengobatan tuberkulosis dan 89,7% PMO pasien  tuberkulosis menunjukkan peran optimal. Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan signifikan antara peran PMO dengan keberhasilan pengobatan tuberkulosis p= 0,001, dengan nilai PR= 0,333 berarti PMO yang memiliki peran optimal beresiko 0,333 kali lebih besar berhasil dalam pengobatan tuberkulosis dibandingkan dengan PMO yang memiliki peran tidak optimal. Pelaksanaan peran pengawas menelan obat (PMO) yang optimal menunjukan peningkatan keberhasilan dalam pengobatan tuberkulosis.
Biskuit CERIA (Cangkang Telur Kombinasi Kurma dan Madu) sebagai Snack Alternatif untuk Meningkatkan Status Gizi Anak Hema Dewi Anggraheny; Aisyah Lahdji; Tri Kartika Setyarini; Ika Dyah Kurniati
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.1.2023.20-25

Abstract

Many studies state that most cases of malnourished children, such as stunting, experience a lack of calories and protein. So that one of the focuses is to improve the nutritional status of children, especially by making food preparations from ingredients that are high in calories and protein, and of course those that are of interest to children in terms of taste and shape. Egg shells are an alternative food ingredient that is rich in protein and calcium. In addition, dates and honey produce a natural sweet taste, and have high nutritional value. The purpose of this activity is to provide alternative snacks for children in the form of eggshell cookies, a combination of dates and honey. The method starting with making egg shell cookies a combination of dates and honey (Ceria), and determining the right recipe for these biscuits, in terms of taste and shape. Then tested the nutritional composition (calories, carbohydrates, protein, fat, sugar, and fiber). Furthermore, the cookies were distributed to partners, namely mothers who have children aged 6 months to 9 years and health cadres in the Kedungmundu Village, Semarang. The result for this research was Ceookies “Ceria” with the ingredients of eggshell flour, wheat flour, cornstarch, dates, honey, and egg yolks. The nutritional composition produced in 100 grams of cookies produces 511 kcal calories, 63,7 grams of carbohydrates, 0,83 grams of protein, 28,3 grams of fat, 49,5 grams of fiber, and 7 grams of sugar. Ceria cookies (egg shell combination of dates and honey) can be given as an alternative food supplement for children, with the appropriate nutritional composition and using natural ingredients without artificial sweeteners or preservatives.
Family Support System and Psychological Well Being in Patients with Chronic Kidney Disease Merry Tiyas Anggraini; Asyam Baihaqi Alif Antoni; Chamim Faizin; Aisyah Lahdji
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 13 No 1 March 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v13i1.27293

Abstract

Patients with chronic kidney disease rely on hemodialysis therapy for life support, and this treatment can impact their psychological well-being. Family support is a crucial factor influencing psychological well-being in these patients. This study aims to investigate the correlation between family support and the psychological well-being of chronic kidney disease patients. The research employed an observational analytic cross-sectional design, with respondents being patients at Roemani Hospital in Semarang who underwent hemodialysis in October 2022. The study utilized questions to assess perceived social support from family and a psychological well-being scale. The statistical analysis employed the Spearman rank test, revealing a strong relationship between family support and the psychological well-being of chronic kidney disease patients, with a positive correlation (p = 0.001, r = 0.661). The findings suggest that higher levels of family support are associated with better psychological well-being in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis.