Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENYULUHAN TENTANG PELUANG USAHA GUNA MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN EKONOMI IBU RUMAHTANGGA KELURAHAN GEDANGANAK, KECAMATAN UNGARAN TIMUR, KABUPATEN SEMARANG Endang Rusdianti; Sri Purwantini; Paulus Wardoyo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing expenditure of the mother's household in Gedanganak is felt along with theincrease in the price of daily necessities. In general, housewives are still less creative in dealingwith household expenses. Most housewives are still monotonous in managing their householdfinances and have not been able to fill their spare time with productive businesses. Therefore it isnecessary to have enlightenment on how best to anticipate business opportunities and provideexamples of how to fill useful free time. One of the solutions provided by the team is to providecounseling on business opportunities and the practice of making dishwashing soap in the hope thatit can help reduce family economic expenses and as a way to open business opportunities that canbe run. In addition, information from village officials, in general, housewives still rely on theirhusbands as the main source of income. This is an interesting phenomenon for counseling about theimportance of fostering economic independence by taking advantage of new business opportunitiesfor housewives. After attending the counseling and practice of making dish soap, participants areexpected to be more creative in taking advantage of business opportunities so that their householdeconomic independence will grow and for those who already have a business, it is hoped that theirbusiness will increase.
Pengaruh Analisis Jabatan, Beban Kerja, Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Intrinsik Sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Kantor BNN Provinsi Jawa Tengah) Elvira Anggraini; Paulus Wardoyo; Albert Albert
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i1.7073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh analisis jabatan, beban kerja, dan kompetensi terhadap kinerja pegawai, serta peran motivasi intrinsik sebagai variabel mediasi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah ketidakseimbangan antara jumlah pegawai dan beban kerja serta kurangnya kompetensi menyebabkan penyelesaian pekerjaan tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Hal ini menandakan kinerja pegawai BNN Provinsi Jawa Tengah dalam penyelesaian pekerjaan masih perlu ditingkatkan dan mendorong pegawai untuk meningkatkan kompetensi di bidangnya masing-masing. Jenis penelitian ini termasuk dalam kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari obyek penelitian yang diperoleh dari kuesioner. Penelitian ini dilakukan di lingkungan BNN Provinsi Jawa Tengah dengan sampel sebanyak 82 pegawai. Metode analisa menggunakan analisa three box method dan PLS-SEM Hasil analisa membuktikan bahwa analisis jabatan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, beban kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai, kompetensi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, analisis jabatan tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, beban kerja tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, kompetensi tidak berpengaruh terhadap motivasi intrinsik, dan motivasi intrinsik berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Motivasi intrinsik tidak memediasi pengaruh analisis jabatan, beban kerja, kompetensi terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, diperlukan pendekatan secara keseluruhan, di mana faktor motivasi intrinsik diperhatikan selain aspek teknis seperti analisis jabatan, beban kerja, dan kompetensi.