Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sifat mekanik material komposit serat buah pinang (Areca catchu) bermatrik polimer Arief Rachman A. M.; Muhammad Balfas; Akhiruddin Pasdah; Rustam Efendi
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol 16 No 2 (2021): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v16i2.241

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk menemukan material baru sebagai pengganti material logam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanik komposit serat buah pinang. Komposit serat buah pinang menggunakan resin polyester sebagai matrik pengikatnya. Serat pinang yang digunakan pada penelitian ini merupakan serat yang diperoleh dari buah pinang yang sudah tua dan tidak digunakan lagi. Spesimen penelitian dibuat dengan ukuran panjang serat rata-rata 30 cm. Dari hasil pengujian yang dilakukan, terdapat perbedaan sifat mekanik material komposit serat buah pinang pada uji tarik, uji bending dan uji impak. Pada uji tarik, nilai tegangan tertinggi adalah 31,951 MPa dengan regangan 0,007102 %. Sementara pada uji bending, nilai kekuatan bending terbesar terjadi pada spesimen 1 dengan nilai kekuatan bending sebesar 100,45 MPa. Selanjutnya pada uji impak, nilai kekuatan impak terbesar terjadi pada spesimen 8 dengan nilai kekuatan impak sebesar 805,10 J/mm2.
KARAKTERISASI SIFAT BAHAN BAKAR CHAR HASIL PIROLISIS DAUN CENGKEH SEBELUM DAN SESUDAH STEAM DESTILASI Mutmainnah Mutmainnah; Ummu Fadillah; Nurjannah Nurjannah; Muhammad Balfas; Mursalim Umar Gani; Syamsuddin Yani
Journal of Chemical Process Engineering Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.003 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v3i2.259

Abstract

Cadangan bahan bakar padat semakin menipis karena pemakaian bahan bakar batubara semakin meningkat. Diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan ramah lingkungan. Hasil penyulingan dari daun cengkeh akan diperoleh sisa daun cengkeh yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan bahan bakar yang terbarukan. Bahan bakar yang dimaksud berupa bahan bahan bakar padat (char). Metode yang digunakan untuk menghasilkan bahan bakar dari biomassa yaitu dengan metode pirolisis terhadap analisis proximate. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa char yang diperoleh sesuai dengan standar yaitu nilai kadar air (MAS) : 3,91%; abu (ASH) : 3,86%; volatile matter (VM) : 36,48%; dan fixed carbon (FC) : 49,1 dimana char yang dihasilkan memiliki kadar air, abu, dan zat terbang (VM) yang rendah, serta nilai karbon yang tinggi sehingga sangat baik digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Karakterisasi Sifat Bahan Bakar Char Hasil Pirolisis Daun Cengkeh Sebelum Dan Sesudah Steam Destilasi Mutmainnah; Ummu Fadillah; Nurjannah; Muhammad Balfas; Mursalim Umar Gani; Syamsuddin Yani
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v3i2.919

Abstract

Cadangan bahan bakar padat semakin menipis karena pemakaian bahan bakar batubara semakin meningkat. Diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan ramah lingkungan. Hasil penyulingan dari daun cengkeh akan diperoleh sisa daun cengkeh yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan bahan bakar yang terbarukan. Bahan bakar yang dimaksud berupa bahan bahan bakar padat (char). Metode yang digunakan untuk menghasilkan bahan bakar dari biomassa yaitu dengan metode pirolisis terhadap analisis proximate. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa char yang diperoleh sesuai dengan standar yaitu nilai kadar air (MAS) : 3,91%; abu (ASH) : 3,86%; volatile matter (VM) : 36,48%; dan fixed carbon (FC) : 49,1 dimana char yang dihasilkan memiliki kadar air, abu, dan zat terbang (VM) yang rendah, serta nilai karbon yang tinggi sehingga sangat baik digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Pengaruh Kepadatan dan Ketebalan Terhadap Sifat Isolator Panas Papan Partikel Dari Abu Sekam Padi Bermatrik Polimer Rohmah Akmal; Mardin Mardin; Muhammad balfas
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2026): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v11i1.10557

Abstract

Meningkatnya permintaan akan material isolasi termal yang ramah lingkungan mendorong perlunya eksplorasi sumber daya alam seperti abu sekam padi. Namun, ketergantungan pada bahan sintetis dan terbatasnya penelitian terhadap karakteristik termal serta struktural dari bahan lokal masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi papan komposit berbasis abu sekam padi sebagai isolator termal yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis data sekunder dari jurnal, artikel ilmiah, dan sumber teknis terkait isolasi termal, material komposit, serta perpindahan panas. Fokus analisis difokuskan pada identifikasi sifat termal dan struktural utama yang relevan dalam pengembangan material. Hasil studi menunjukkan bahwa abu sekam padi mengandung silika, selulosa, dan lignin, sehingga berpotensi sebagai bahan baku papan komposit. Kandungan silika memberikan sifat isolasi termal alami, sedangkan resin epoksi yang digunakan sebagai matriks meningkatkan integritas struktural dan ketahanan panas komposit. Kombinasi ini menghasilkan material komposit yang mampu bersaing dengan isolator konvensional. Variasi kepadatan dan ketebalan papan komposit terbukti mempengaruhi nilai konduktivitas termal secara signifikan. Peningkatan kepadatan mengurangi celah udara dalam material sehingga meningkatkan hambatan panas, sedangkan ketebalan yang lebih besar menambah daya hambat terhadap aliran panas. Selain itu, material menunjukkan stabilitas mekanik yang baik di bawah pengaruh beban termal, yang mengindikasikan potensi aplikasinya dalam skala industri. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah dalam pengembangan material alternatif berbasis limbah pertanian yang mendukung teknologi berkelanjutan serta efisiensi energi.