Ressi Susanti
Institut Agama Islam Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bina Masyarakat Muslim di Sindulang Dua Kota Manado Ahmad Rajafi; Ressi Susanti; Abrari Ilham; Rhyan Prayuddy Reksamunandar; Nur Shadiq Sandimula
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4363

Abstract

Masyarakat pesisir di Sindulang Dua sangatlah majemuk, dengan kuantitas muslim sebagai minoritas dan tingkat ekonomi berada pada level pra sejahtera, akibatnya muncul berbagai problem sosial-keagamaan seperti lemahnya pengetahuan agama sehingga ada beberapa yang keluar dari Islam, terjadi kekerasan dalam rumahtangga hingga berdampak pada perceraian dan broken home pada anak, bahkan terjadi kriminalitas di wilayah setempat karena faktor kebutuhan ekonomi. Inilah urgensi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat di wilayah tersebut dengan fokus pembinaan keluarga bahagia, tahsin al-Qur'an, perbaikan arah kiblat, dan pembinaan ekonomi syari'ah. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada selupuh orang peserta aktif, dengan pendekatan Asset-Based Community Development. Hasilnya dari sepuluh orang peserta tersebut; mampu memahami dengan baik beberapa norma tentang hak dan kewajiban dalam rumahtangga beserta implikasinya; memahmi dan mempraktikkan kembali tahsin al-Qur'an; perbaikan arah kiblat Musholla Al-Huda berdasarkan ilmu falak dan teknologi modern; dan penyuluhan tentang praktik ekonomi syari'ah beserta pelatihan memproduksi abon cakalang yang halal lagi baik.
Humanist Fiqh Developed by KH. Ahmad Rifa’i Arief Banten, Indonesia Ahmad Rajafi; Ressi Susanti; Ahmad Elmawan M. Alhanif
JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/juris.v22i1.6921

Abstract

This study aimed to examine the patterns and models of humanist fiqh developed by KH. Ahmad Rifa’i Arief through the popular boarding school in Banten, Indonesia, using a qualitative method. Data was obtained through observation, documentation, and comprehensive interviews, which were then analyzed using a descriptive approach. The results showed that KH. Ahmad Rifa’i Arief employed a philosophical approach in constructing the humanist fiqh, implemented across various Islamic Boarding Schools, including La Tansa. Furthermore, this approach emphasized the initial inward transformation (qalbi) as a means of self-introduction, subsequently imparting knowledge (qauli) and teaching, as well as culminating in tangible actions (fi’li) that benefit individuals regardless of their gender or social status.