Aristiana Prihatining Rahayu, Aristiana Prihatining
PG Paud Universitas Muhammadiyah Surabaya

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Metode Menghafal Al-Qur’an Pada Anak Usia Dini Di Tahfidzhul Anak Usia Dini (Taud Saqu) Pondok Pesantren Karangasem Paciran Lamongan Wuri Ainia; Badruli Martati; Aristiana Prihatining Rahayu
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i1.6232

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan paling awal bagi anak, PAUD memiliki peran untuk membangun nilai-nilai keagamaansebagai pondasi anak usia dini, yaitu kegiatan menghafal Al-qur’an menggunakan metode menghafal yang tepat bagi anak. Maka diperlukan analisis metode menghafal Al-qur’an pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui perencanaan pembelajaran menghafal Al-qur’an pada anak usia dini, 2) Mengetahui pelaksanaan pembelajaran menghafal Al-qur’an pada anak usia dini, 3) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam menghafal Al-qur’an pada anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian analisis metode menghafal al-qur’an pada anak usia dini di TAUD SaQu Pondok Pesantren Karagasem Paciran Lamongan mencakup : 1) Perencanaan pembelajaran menghafal Al-qur’an pada anak usia dini di TAUD SaQu yaitu, mempersiapkan silabus tahfidz, mempersiapkan metode menghafal Al-qur’an dan mempersiapkan media menghafal Al-qur’an, 2) Pelaksanaan pembelajaran menghafal Al-qur’an pada anak usia dini di TAUD SaQu terdiri dari kegiatan pembuka dengan sholat dhuha, berdzikir dan berdo’a bersama, kegiatan inti melakukan setoran hafalan Al-qur’an, dan kegiatan penutup melakukan permainan tebak sambung ayat, muroja’ah bersama dan berdo’a, evaluasi yang dilakukan dengan cara ujian tahfidz dan panggung tahfidz setiap akhir semester, 3) Faktor pendukung dalam kegiatan menghafal Al-qur’an pada anak usia dini di TAUD SaQu yaitu adanya reward, orang tua yang aktif dalam membimbing peserta didik menghafalkan Al-qur’an. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan menghafal Al-qur’an yaitu peserta didik mudah merasa jenuh dan orang tua yang pasif dalam membimbing peserta didik menghafalkan Al-qur’an. 
Analisi Penyebab Temper Tantrum Pada Anak Usia Dini Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 52 Surabaya Rifdatul Mardhiyah; Badruli Martati; Aristiana Prihatining Rahayu
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v7i1.6244

Abstract

Mardhiyah Rifdatul : Analisis Penyebab Tempr Tantrum Pada Anak Usia Dini Di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 52 Surabaya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya. Pembimbing I : Dr. Dra Badruli Martati SH. MA. M.Pd., Pembimbing II : Aristiana Prihatining Rahayu., S.Sos., M.Med.Kom. Sebagai layanan pendidikan paling awal bagi anak, PAUD merupakan peletak dasar pertama dan utama dalam mengembangkan berbagai macam aspek yang ada dalam diri anak, yaitu meliputi kognitif, bahasa, fisik motorik, seni, nilai agama moral, dan sosial emosional.  Kekeliruan belajar di usia dini dapat menghambat proses belajar dan perkembangan pada usia-usia selanjutnya, termasuk perkembangan emosi anak Maka diperlukan analisis penyebab temper tantrum pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa peyebab temper tantrum pada anak usia dini. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatf deskriptif menggunkan observasi, dan wawancara. Hasil penelitian analisis penyebab temper tantrum pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 52 Surabaya yaitu Anak yang dimanja akan membuat anak dapat memanfaatkan orang tuanya. Saat anak sering dimanja oleh orangtua dan anggota keluarga lainnya , anak akan memahami bahwa semua yang diinginkan akan dituruti dan anak akan berfikir dia tidak akan menerima penolakan dari orangtuany. Kebiasaan tersebut yang telah ditanam orangtua kepada anak yang akan membuat anak kelak  akan menjadi seorang yang individualis dan membuat anak tidak dapat terbiasa dengan lingkungan yang memiliki  berbagai macam sikap.Kata Kunci : analisis, anak usia dini, temper tantrum
Eksistensi Storytelling Berbasis Cerita Rakyat sebagai Upaya Menumbuhkan Karakter Kepedulian Sosial Anak Henita Retnasari; Aristiana Prihatining Rahayu; Nina Veronica; Wahono Wahono
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3660

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan sikap anak berusia 5-6 tahun sebelum dan sesudah dilakukan storytelling. Jenis penelitian berupa penelitian kualitatif yang mengaplikasikan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dengan mengaplikasikan: tehnik observasi, wawancara beserta dokumentasi. Observasi terhadap aktivitas anak yang berjumlah 11 anak. Dari hasil penelitian terlihat anak cenderung antusias serta mendalami hal yang dikisahkan, rasa ingin tahu anak mengalami peningkatan, serta anak dapat menyesuaikan diri dengan temannya. Beberapa cerita rakyat yang disampaikan kepada anak sudah disederhanakan oleh guru agar isi cerita lebih ringkas dan mudah dipahami anak. Perubahan perilaku yang terlihat anak yang awalnya masih acuh dengan temannya setelah diberikan treatment storytelling anak mulai menunjukkan sikap tolong menolong, saling memberi, serta berkerja sama dengan teman. Nilai karakter kepedulian sosial dapat diperoleh dari kegiatan pembiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anak usia 5-6 tahun seperti bersedekah, berbagi dengan teman, mengajak anak bertanggung jawab, kerjasama dengan anak, bermain bersama teman. Karakter kasih sayang, tanggung jawab dan tolong menolong juga bisa dipupuk dari rumah.
Penggunaan TIK Berbasis Video Animasi dengan Metode Show And Tell pada Perkembangan Bahasa Anak Nurul Afifah; Aristiana Prihatining Rahayu; Nina Veronica; Ratno Abidin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3659

Abstract

Proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan menakjubkan dalam bidang linguistik, namun melalui observasi ditemukan metode yang diberikan untuk menstimulasi kemampuan bahasa pada lembaga pendidikan anak usia dini masih kurang beragam sehingga berpengaruh pada sebagian anak. Tulisan ini bertujuan menerapkan dan mengetahui pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak kelompok B. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, pemilihan sampel dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah populasi sama dengan dengan jumlah sampel yakni 12 anak kelompok B. Data didapatkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak dalam kelompok kontrol yang ditunjukan dari hasil pre-test dan post-test, pada hasil post-test menunjukkan tidak ada lagi anak yang berada pada tahapan Belum Berkembang.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar dari Rumah pada Era Pandemi Covid-19 di TK Dewi Kunti Surabaya Aulia Rakhmawati; Badruli Martati; Aristiana Prihatining Rahayu
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 1 No 1 (2022): Jurnal J-SES Vol 1 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Pendidikan pada saat adanya virus corona (SARS-CoV-2) dilakukan dengan cara belajar dari rumah. Belajar dari rumah diterapkan agar tidak ada penyebaran virus corona yang menyerang banyak masyarakat. Namun, berbanding terbalik kepada anak usia 3-6 tahun karena belajarnya tidak dapat berjalan dengan maksimal. Dalam penerapan proses belajar dari rumah, ada beberapa faktor penyebab kesulitan belajar dari rumah yang dihadapi oleh guru serta orang tua di TK Dewi Kunti Surabaya. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif menggunakan desain penelitian yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi serta penentu informan untuk guru, orang tua bekerja dan orang tua tidak bekerja. Hasil penelitiannya faktor penyebab kesulitan belajar dari rumah pada era pandemi covid-19 yaitu kurang berkonsentrasi terdapat dengan adanya suara asing yang terdengar selain pendidik, kurang bersosialisasi dengan teman sebayanya terlihat pada saat sesi tanya jawab semuanya berdiam diri. Kurang paham isi materi terlihat ketika pada aspek perkembangan belum bisa berkembang dengan maksimal, penggunaan paket data yang paling utama dikeluhkan oleh para orang tua. Kata Kunci: belajar dari rumah, pandemi covid-19, pendidikan
Pola Pengasuhan Anak Usia Dini pada Orang Tua yang Melakukan Perkawinan di Usia Anak Prihatining Rahayu, Aristiana; Yunianti, Sofi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i2.283

Abstract

Orang tua yang melakukan pernikahan di usia anak menarik untuk diteliti karena mereka menikah di usia yang belum cukup umur (usia anak) yang secara emosi maupun ekonomi masih belum memasuki fase matang atau dewasa untuk memiliki anak dan melaksanakan pengasuhan anak. Selain itu, semakin tingginya pernikahan usia muda di daerah Surabaya, terutama Pabean Cantian. Oleh karena itu, penelitian ini  bertujuan untuk penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh anak pada keluarga dengan orang tua yang melakukan pernikahan pada usia dini. Metode kualitatif studi kasus. digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive.     Informan utama dalam penelitian ini terdiri dari 27 orang, yaitu : perempuan antara 15 tahun sampai 30    tahun dengan kriteria yang ditetapkan dalam penelitian ini. Kriteria informan utama yaitu mereka yang telah menikah dan melakukan pernikahan pada usia anak yakni 12-18 tahun. Kemudian peneletian ini menganalisis berdahasarkan grounded theory dengan hasil angket dengan melilustrasikannya. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pernikahan di usia anak akan mengakibatkan pola asuh yang kurang sesuai sehingga dapat mempengaruhi perkembangan anak baik secara emosional, kognitif maupun perkembangan fisik dikarenakan kesulitan ekonomi.
Penerapan Read Aloud and Singing Sebagai Strategi Pendidikan Karakter Anti Perundungan pada Anak Usia Dini: Read aloud and singing Prihatining Rahayu, Aristiana; Fardlillah, Qonita
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.954

Abstract

Kasus bullying telah menjadi persoalan yang serius dan membutuhkan penanganan bersama semua elemen masyarakat. Perundungan atau bullying masih kerap terjadi di kalangan siswa dan menjadi salah satu kasus kekerasan yang sering terjadi di jenjang SD, SMP, SMA/SMK bahkan PAUD. Penelitian ini merupakan kualitatif studi kasus. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui penerapan read aloud and singing sebagai upaya pencegahan bullying pada anak usia dini di sekolah. Analisis data dilakukan melalui triangulasi sumber data. Hasil penelitian menemukan bahwa Read aloud and singing sangat baik dilakukan karena anak usia dini memerlukan metode yang menyenangkan agar lebih memahami makna bullying, akibat dan pencegahannya. Upaya pencegahan bullying dilakukan dengan mengembangkan budaya relasi/ pertemanan yang positif serta memahami dan menerima perbedaan tiap individu di lingkungan teman sebaya. Read aloud and singing diberikan dengan tema-tema cerita yang mengandung nilai karakter positif yakni yaitu tolong menolong, empati, kasih sayang, sikap ramah, toleransi dan berbagi. Dengan demikian, upaya pencegahan tersebut diharapkan agar anak-anak memiliki kebiasaan dalam menerapkan nilai-nilai karakter positif. Kata kunci: perundungan, pendidikan karakter, anak usia dini
The Risks of Children Violence A Case Study Based on Social and Demographic Factors in Kalimas River Area Surabaya Rahayu, Aristiana Prihatining; Hamsia, Waode
International Research-Based Education Journal Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um043v1i1p%p

Abstract

The purpose of this study is to describe how children experience violence. Some factors are highlighted to affect this issue including family dysfunction, economic, and misperceptions on how these children to be educated. This research used a qualitative approach involving some descriptive analysis. Results found that residents specifically children who live in slum and populated area potentially have more violent experiences. These probably relate to physical, psychological or emotional, and verbal. Children with poorly educated and uneducated parents, unemployed, less knowledge on religious practices potentially experience the violence. Further, children whose young parents and from a big family would have a bad experiences in the past since they had a very limited attention from their parent.Keywords: child violence, social factors, demography
K KONDISI PENDIDIKAN ANAK JALANAN DI SURABAYA: (Studi Kasus pada Anak Jalanan Usia Dini di Kawasan Surabaya Utara) Rahayu, Aristiana Prihatining
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 24 No 2 (2024): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v24i2.23353

Abstract

ABSTRAK Munculnya anak-anak yang hidup atau bekerja dijalanan adalah imbas dari kemiskinan yang belum tertangani secara baik. Kondisi ini kemudian memunculkan berbagai permasalahan sosial, satu diantaranya banyaknya anak-anak yang terpaksa hidup dan bekerja di jalanan untuk ikut menopang ekonomi keluarga. Dalam undang-undang sendiri telah diatur secera jelas bahwa pendidikan termasuk hak dasar yang harus didapatkan setiap anak. Di wilayah Surabaya Utara, anak-anak jalanan ini akan dapat kita temui di kawasan wisata religi ampel, kawasan jembatan merah, jalan Sasak, dan beberapa tempat di wilayah Surabaya Utara. Anak-anak ini bekerja dengan waktu yang tidak jelas. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui kondisi pendidikan anak-anak jalanan serta faktor apa saja yang mempengaruhi kondisi pendidikan anak-anak jalanan yang ada di wilayah Surabaya Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kesimpulan, Anak-anak jalanan memiliki peluang putus sekolah lebih tinggi dibandingkan anak-anak lain yang memiliki kehidupan normal tanpa kewajiban menopang kebutuhan ekonomi keluarga. Anak-anak jalanan di Surabaya Utara sebagian mengalami putus sekolah atau drop out saat masih sekolah dasar. Sebagian anak jalanan masih tetap bersekolah meski setelah pulang sekolah harus membantu orang tuanya bekerja untuk menopang ekonomi keluarga.Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi pendidikan anak jalanan ada beberapa hal yakni ada tidaknya support system dari orang tua/keluarga, penerimaan lingkungan sekolah atas keberadaan mereka, pengaruh lingkungan, figur orang tua laki-laki dan tingkat kemiskian yang dialami keluarga.
INOVASI PRODUK DAN PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA NGIMBANG TUBAN Betty Ariani; Aristiana Prihatining Rahayu; Tri Kurniawati; Lisa Amelia; Mamy Dhatus Shima; Fitria Ika Wulandari; Yenis Febrian Lestari; Fida Muqarofah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ngimbang merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Palang dengan kontur pegunungan kapur yang tandus dan kering. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani jagung. Saat ini hasil panen jagung belum dimaksimalkan untuk menunjang perekonomian warga. Selain karena bergantung dari musim juga belum diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi. Disamping itu keberadaan bonggol jagung hasil panen hanya menjadi limbah yang tidak bernilai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai upaya dalam pemberdayaan masyarakat di desa Ngimbang melalui pembuatan briket dari limbah bonggol jagung dan susu jagung sebagai inovasi produk olahan agar dapat meningkatkan perekonomian di desa Ngimbang. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan briket dan susu jagung serta strategi pemasaran produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa jagung dan juga limbah tongkolnya dapat diolah menjadi susu jagung dan briket yang memiliki nilai guna serta nilai ekonomis yang tinggi.