Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Fiscal Stress dan Kapabilitas APIP terhadap Penyerapan Anggaran Pemda di Indonesia Fitri Fitri; Ivan Yudianto; Sri Mulyani
Jurnal Proaksi Vol. 12 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v12i2.6998

Abstract

Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fiscal stress dan kapabilitas APIP terhadap penyerapan anggaran pemerintah daerah Kab/Kota di Indonesia. Metode - Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah Pemerintah Daerah Kab/Kota di Indonesia. Sampel terdiri dari 74 Kab/Kota. Teknik pengumpulan data melalui tinjauan dokumen dan sumber data sekunder.  Teknik analisis data yaitu regresi linier berganda menggunakan alat bantu SPSS versi 23.0. Temuan Utama - Fenomena rendahnya serapan anggaran di instansi Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Indonesia. Hal ini dikarenakan capaian penyerapan anggaran kurang dari 100%. Sehingga menyebabkan pelayanan publik yang tidak optimal dan tidak terpenuhinya pertumbuhan ekonomi. Implikasi Teori dan Kebijakan - Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara fiscal stress dan penyerapan anggaran pemerintah daerah. Sedangkan kapabilitas APIP dan penyerapan anggaran pemerintah daerah terdapat pengaruh positif yang signifikan. Kebaruan Penelitian - Kebaruan dari penelitian ini adalah pada objek penelitian dan variabel independent (kapabilitas APIP).
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN PENATAUSAHAAN ASET TETAP SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi pada BPKA Kota Bandung) Faesal Fazlurahman; Nunuy Nur Afiah; Ivan Yudianto
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 12 No. 2 (2021): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.12.2.2021.250-265

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of the use of information technology (IT) and the government's internal control system (SPIP) on the quality of local government financial statements (LKPD) by administering fixed assets as an intervening variable. the determination of the sample is determined by simple random sampling with the Slovin formula. The data source is primary data from the results of the questionnaire distributed and processed by path analysis. This study resulted in SPIP and the administration of fixed assets partially and simultaneously had a positive and significant effect on the quality of LKPD. However, the partial use of IT has a positive but not significant effect on the quality of LKPD. Then the partial and simultaneous use of IT and SPIP has a significant positive effect on the administration of fixed assets. In addition, the administration of fixed assets proved to be able to partially mediate the effect of the use of IT and SPIP on the quality of LKPD.
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Komitmen Pimpinan, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Barang Milik Pemerintah Daerah Shalma Asfarina; Ivan Yudianto; Annisa Nabila Hasan
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1216

Abstract

Urgensi penelitian adalah akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah Yng merupakan aspek krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab di pemerintah Kota Bandung. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, komitmen pimpinan, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap peningkatan akuntabilitas pengelolaan aset daerah secara efektif, efisien, serta berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, komitmen kepemimpinan, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan BPK di pemerintah Kota Bandung. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari 62 responden di 31 organisasi aparatur daerah sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik sensus sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan komitmen kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap akuntabilitas pengelolaan BPK, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi tidak menunjukkan pengaruh positif. Model tersebut menjelaskan 37% variasi dalam akuntabilitas, menunjukkan bahwa faktor-faktor lain di luar model juga memengaruhi akuntabilitas pengelolaan BPK.
Pengaruh Jumlah Kantor Bank, Peran Pemerintah Daerah, dan Tingkat Non Performing Loan terhadap Realisasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat dengan Produk Domestik Regional Bruto sebagai Variabel Moderasi Anisha Rosevita Dewi; Ivan Yudianto
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1284

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peran perbankan, kebijakan pemerintah daerah, serta kondisi ekonomi regional. Penyaluran KUR merupakan pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi daerah, khususnya bagi sektor UMKM di Jawa Barat. Namun, efektivitas penyaluran ini seringkali dipengaruhi oleh aksesibilitas perbankan, kebijakan pemerintah, dan profil risiko kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah kantor bank, peran pemerintah daerah, dan tingkat non-performing loan (NPL) terhadap penyaluran KUR baik secara langsung maupun dengan menggunakan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai variabel moderasi pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, dengan teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan ketersediaan data sehingga diperoleh 27 wilayah (18 kabupaten dan 9 kota) selama periode 2021–2024, instrumen penelitian berupa dokumentasi data sekunder dari instansi resmi, serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap laporan dan publikasi statistik terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan moderated regression analysis (MRA) menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kantor bank berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran KUR, sedangkan peran pemerintah daerah berpengaruh signifikan namun negatif. Variabel NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran KUR. Selain itu, PDRB mampu memperkuat pengaruh jumlah kantor bank terhadap penyaluran KUR, tetapi tidak memoderasi pengaruh pemerintah daerah dan NPL. Penelitian ini menegaskan bahwa aksesibilitas perbankan menjadi faktor utama dalam penyaluran KUR sehingga diperlukan optimalisasi kebijakan daerah dan peningkatan literasi keuangan pelaku usaha.