Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH LIKUIDITAS, KUALITAS AUDIT, DAN PROFITABILITAS TERHADAP AUDIT DELAY PERIODE PANDEMI DAN NON PANDEMI COVID-19(STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2018-2021) Adzkiatuz Zahra Syifa; Istianingsih Istianingsih; Aloysius Harry Mukti
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/rqsn5885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengaruh Likuiditas, Kualitas Audit, dan Profitabilitas Terhadap Audit Delay. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Property & Real Estate  yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2021. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Audit Delay sebagai variabel dependen; Likuiditas, Kualitas Audit, dan Profitabilitas sebagai variabel independent; serta Dummy Pandemic sebagai variabel kontrol. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 22 perusahaan dan menggunakan teknik purposive sampling Metode analisis yang digunakan adalah  statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji korelasi, uji regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Audit Delay, Kualitas Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Delay, Profitabilitas berpengaruh negatif terhadap Audit Delay. Serta variabel kontrol Dummy Pandemic terdapat beda dengan Pengaruh Likuiditas, Kualitas Audit, dan Profitabilitas terhadap Audit Delay.
Governance Pressure or Financial Performance? Debt Policy as a Moderator of ESG Disclosure in Indonesian Manufacturing Firms MF Christiningrum; Aloysius Harry Mukti; Evy Roslita; Tiwi Herninta; Albert Budiyanto
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2026): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v8i2.407

Abstract

Background: ESG disclosure has become a central instrument of corporate accountability, yet reporting practice in emerging markets remains uneven despite the mandate of OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017, leaving firm level determinants of disclosure unresolved. Objective: This study examines the determinants of ESG disclosure by analyzing the roles of profitability, institutional ownership, and firm size, and evaluating whether debt policy moderates these relationships. Methods: Using secondary data from manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange over the period 2021–2023, this study employs purposive sampling and analyses 108 firm year observations. ESG disclosure is measured by the Sustainability Report Disclosure Index (SRDI) based on the 91 item GRI G4 checklist, and the hypotheses are tested using multiple regression and moderated regression analysis. Results: Profitability has a significant negative effect on ESG disclosure, institutional ownership a positive effect significant at the 5% level, and firm size a positive effect significant only at the 10% level. Debt policy does not significantly moderate any of the three relationships. Ownership based monitoring and firm visibility therefore explain disclosure better than financial performance or capital structure, although governance is proxied here by institutional ownership alone. Conclusion: This study contributes to the ESG literature by providing evidence from an emerging market context and offers insights for regulators, investors, and corporate managers in enhancing sustainability practices. The findings support tighter item level reporting standards under the OJK sustainable finance framework, independent verification of sustainability reports, and stronger institutional investor engagement.
Determinan Audit Report Lag dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi Maria Marcelina Sianturi; Istianingsih; Aloysius Harry Mukti
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Pengungkapan Tata Kelola Perusahaan, Reputasi Auditor, dan Return on Assets (ROA) terhadap Audit Report Lag dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan. Sampel diperoleh melalui purposive sampling sebanyak 466 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengungkapan Tata Kelola Perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap Audit Report Lag, sedangkan Reputasi Auditor dan ROA berpengaruh negatif signifikan. Ukuran Perusahaan tidak memoderasi hubungan ketiga variabel independen dengan Audit Report Lag. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 12,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan auditor Big Four dan profitabilitas yang tinggi mempercepat penyelesaian audit serta memberikan implikasi bagi regulator, auditor, dan manajemen perusahaan.
Pengaruh Financial Distress, Ukuran KAP, dan Opini Audit terhadap Audit Report Lag Moudy Aldasari Putri; Istianingsih Sastrodiharjo; Aloysius Harry Mukti
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Financial Distress, Ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Opini Audit terhadap Audit Report Lag pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan laporan auditor independen yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia, serta data jumlah partner Kantor Akuntan Publik dari Direktori Akuntan Publik IAPI. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Distress tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag, sedangkan Ukuran KAP dan Opini Audit masing-masing berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag. Temuan ini mengindikasikan bahwa kapasitas operasional Kantor Akuntan Publik yang tercermin dari jumlah partner serta jenis opini yang diterima perusahaan menjadi faktor yang lebih menentukan ketepatan waktu penyelesaian audit dibandingkan kondisi tekanan keuangan perusahaan.
Pengaruh Audit Delay, Reputasi Kap, Financial Distress Terhadap Kualitas Audit: (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclicals Subsektor Food & Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020–2024) Sabilah Ayu Adinda Yani; Istianingsih Istianingsih; Aloysius Harry Mukti
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.1929

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis pengaruh Audit Delay, Reputasi KAP, dan Financial Distress terhadap Kualitas Audit. Urgensi penelitian didasarkan pada masih pentingnya kualitas audit sebagai mekanisme pengawasan dalam mengurangi asimetri informasi, sementara hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh Audit Delay dan Financial Distress terhadap Kualitas Audit masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals subsektor Food & Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Sampel ditentukan dengan purposive sampling dan menghasilkan 333 observasi firm-year dari 78 perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 25. Kebaruan penelitian terletak pada pengujian secara simultan Audit Delay, Reputasi KAP, dan Financial Distress pada subsektor Food & Beverage dengan periode pengamatan 2020–2024 serta penggunaan akrual diskresioner dengan pendekatan Modified Jones sebagai proksi Kualitas Audit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Audit Delay tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Audit, Reputasi KAP berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit, sedangkan Financial Distress tidak berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Audit. Secara empiris, penelitian ini memberikan bukti bahwa reputasi KAP menjadi faktor yang lebih konsisten berkaitan dengan Kualitas Audit dibandingkan ketepatan waktu penyelesaian audit dan kondisi kesulitan keuangan dalam konteks sampel penelitian.This study aims to examine and analyze the effects of Audit Delay, KAP Reputation, and Financial Distress on Audit Quality. The urgency of this study arises from the importance of audit quality as a monitoring mechanism to reduce information asymmetry, while prior studies have reported inconsistent findings regarding the effects of Audit Delay and Financial Distress on Audit Quality. This study employs a quantitative approach using secondary data from annual reports of Consumer Non-Cyclicals sector companies, particularly the Food & Beverage subsector, listed on the Indonesia Stock Exchange for 2020–2024. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 333 firm-year observations from 78 companies. Multiple linear regression was conducted using IBM SPSS version 25. The novelty of this study lies in simultaneously examining Audit Delay, KAP Reputation, and Financial Distress in the Food & Beverage subsector over the 2020–2024 period and using discretionary accruals based on the Modified Jones approach as a proxy for Audit Quality. The results show that Audit Delay has no significant effect on Audit Quality, KAP Reputation has a positive and significant effect on Audit Quality, and Financial Distress has no significant effect on Audit Quality. Empirically, the findings indicate that KAP Reputation is more consistently associated with Audit Quality than audit completion timeliness and financial condition in the context of the research sample.  
Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Makanan dan Minuman (Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Sifa Ulfa Ziah; Istianingsih Istianingsih; Aloysius Harry Mukti
JURNAL ECONOMINA Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ECONOMINA, Februari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v3i2.1220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan jenis dan sumber data yaitu data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Populasi dan sampel penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2019 – 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dan menghasilkan sebanyak 104 sampel data yang diolah yang telah memenuhi kriteria. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi dengan regresi linear berganda, serta uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, Solvabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan, Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan.
Pengaruh Mekanisme Tata Kelola Perusahaan dan Pengungkapan Manajemen Risiko terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2022) Dani Pramesti Setiowati; Istianingsih Sastrodiharjo; Aloysius Harry Mukti; Maidani Maidani; Idel Eprianto
JURNAL ECONOMINA Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ECONOMINA, Februari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v3i2.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Mekanisme Tata Kelola Perusahaan dan Pengungkapan Manajemen Risiko Terhadap Nilai Perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor consumer cyclicals yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2022. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nilai Perusahaan sebagai variabel dependen; Mekanisme Tata Kelola Perusahaan yang diproksikan dengan Proporsi Dewan Komisaris Independen, Total Komite Audit, Rapat Komite Audit, dan Pengungkapan Manajemen Risiko sebagai variabel independen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 81 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Korelasi, Uji Regresi Linear Berganda, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proporsi Dewan Komisaris Independen dan Pengungkapan Manajemen Risiko berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan untuk Total Komite Audit dan Rapat Komite Audit tidak mempengaruhi Nilai Perusahaan.