Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PENGABDIAN SOSIAL

PERAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DI SMK SCIENCE TECHNOLOGY AND BUSINESS (STB) SAWANGAN Sapto Hadi Imambachri; Turkamun Turkamun; Deni Darmawan; Edi Junaedi; Ismul Bathni Sumadikarta
PENGABDIAN SOSIAL Vol 1, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.43 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v1i2.13958

Abstract

ABSTRACT Various studies have been carried out aimed at knowing effective communication models and leadership models in an organization. Bartol (2008: 505) states that "Leadership is the process of influencing others to achieve organizational goals". In the implementation of Community Service carried out by the lecturers of  Sekretari D-III Study Program by giving presentations and joint discussions for one day on March 27, 2021 to provide input, how a leader in this case the principal is required to become a professional leader for the teachers at SMK Science Technology and Business (STB) Sawangan and to enhance and understand all aspects that need to be improved in order to have effective communication in democratic leadership in the work place. Communication processes and skills are widely researched as ways to enable school leaders to more fully lead the schools efficiently. According to research, it is known that successful schools are the result of successful leadership policies that rely on effective communication. La Plant (1979) expressed his idea that ideal communication produces good results that affect all angles of the educational process.  After studying a number of school leaders about communication skills and concluded that one of the success factors of a principal is the ability to communicate effectively with others. The communication skills of an effective leader will be able to motivate and inspire teammates to work hard in achieving team targets and organizational goals as well. Effective communication is an advantage of a leader in leading effectively. So, based on many studies on how effective communication plays a big role, many aspects that shape an effective communication  are related to several important things such as whether all the main points that must be conveyed by the leadership when communicating have been carried out on all staff and whether staff have been given the opportunity to provide suggestions to improve communication so that leadership is more effective.  Key Words: Effective Communications, Democratic Leadership, and Communication Process  ABSTRAK Berbagai penelitian telah dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui model komunikasi efektif dan model kepemimpinan dalam suatu organisasi. Bartol (2008:505) menyatakan bahwa “Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organisasi”. Dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen Program Studi D-III Kesekretariatan dengan memberikan presentasi dan diskusi bersama selama satu hari pada tanggal 27 Maret 2021 untuk memberikan masukan, bagaimana seorang pemimpin dalam hal ini kepala sekolah dituntut untuk menjadi seorang yang profesional. mengarahkan para guru di SMK Sains Teknologi dan Bisnis (STB) Sawangan untuk meningkatkan dan memahami semua aspek yang perlu ditingkatkan untuk memiliki komunikasi yang efektif dalam kepemimpinan yang demokratis. Proses dan keterampilan komunikasi banyak diteliti sebagai cara untuk memungkinkan para pemimpin sekolah memimpin sekolah secara lebih efisien. Menurut penelitian, diketahui bahwa sekolah yang sukses adalah hasil dari kebijakan kepemimpinan yang sukses yang mengandalkan komunikasi yang efektif. La Plant (1979) mengemukakan gagasannya bahwa komunikasi yang ideal menghasilkan hasil yang baik yang mempengaruhi semua sudut proses pendidikan. Setelah mempelajari beberapa kepala sekolah tentang keterampilan komunikasi dan menyimpulkan bahwa salah satu faktor keberhasilan seorang kepala sekolah adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain. Keterampilan komunikasi seorang pemimpin yang efektif akan mampu memotivasi dan menginspirasi rekan satu tim untuk bekerja keras dalam mencapai target tim dan juga tujuan organisasi. Komunikasi yang efektif merupakan keunggulan seorang pemimpin dalam memimpin secara efektif. Maka berdasarkan banyak kajian tentang bagaimana komunikasi yang efektif berperan besar, banyak aspek yang berkaitan dengan beberapa hal penting seperti apakah semua pokok-pokok utama yang harus disampaikan pimpinan saat berkomunikasi telah dilakukan pada semua staf dan apakah staf sudah diberi kesempatan untuk memberikan saran untuk meningkatkan komunikasi agar kepemimpinan lebih efektif. efektif. Kata Kunci: Komunikasi Efektif, Kepemimpinan Demokratis, dan Proses komunikasi
MENGEMBANGKAN KREATIFITAS INOVASI DAN PELUANG UNTUK MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR DI ERA DIGITAL PADA SMK YASISKA Turkamun Turkamun; Ismul Bathni S; Zaki Zaenal Arifin
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.939 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i2.23146

Abstract

ABSTRACT The development of the creative economy cannot be separated from the younger generation as a "warehouse" of creativity. The younger generation is a productive resource who with creative ideas can open a business (entrepreneur) which also helps the government in reducing the unemployment rate in the productive workforce. increasing national economic development. One form of creativity can be through entrepreneurship. Entrepreneurship is a creative and innovative ability that is used as a basis, tips, and resources to find opportunities for success. Having an entrepreneurial spirit means encouraging an independent, creative, innovative, responsible, disciplined mentality, and not giving up easily, like an entrepreneur when starting his business from the bottom. It would be nice if these traits were carried out on the younger generation who in fact are adventurous souls, full of ideas, and like challenges in general have similarities with the concept of entrepreneurship that answers challenges in general has similarities with the concept of entrepreneurship that answers challenges and takes advantage of opportunities. When there is a Covid 19 Pandemic in Indonesia in 2020, strong enough entrepreneurs are needed to improve the economy of a country. Entrepreneurs must be able to compete and always be able to increase their productivity. One way is through creativity and innovation.The purpose of this community service is to encourage the younger generation to be creative and innovative to support entrepreneurial activities and activities. especially to the teaching staff/teachers and staff of the Yasika Tangsel Vocational School in order to prepare themselves to face global challenges and assist entrepreneurial activities, especially during the pandemic period.For this reason, we from Pamulang University in order to realize the Tridharma of Higher Education will hold outreach to schools around South Tangerang, in carrying out this community service activity we as members of PKM Lecturers of D-III Study Programs, Secretary in collaboration with YASISKA Vocational High School. In this community service, we take the theme: "Developing Creativity, Innovation and Opportunities to Grow Entrepreneurial Spirit in the Digital Era" With this theme, our goal is for the teaching staff/teachers and staff at SMK YASISKA TANGSEL to have human resources who are creative and innovative and passionate. entrepreneur. Keywords: Creativity, Innovative, Entrepreneur  ABSTRAK Perkembangan  ekonomi  kreatif  tidak  dapat  terlepas  dari  generasi  muda  sebagai  “gudang” kreativitas. Generasi  muda  adalah  sumber  daya  produktif  yang  dengan  ide  keratifnya  dapat  membuka  sebuah  usaha  (wirausaha)  yang  juga  membantu  pemerintah  dalam  mengurangi  tingkat  pengangguran  di  angkatan  kerja  produktif.Semakin  banyak  anak  muda  yang  berkecimpung  di  dunia  wirausaha,semakin  banyak  pula  produktifitas  yang  dihasilkan  sehingga  berdampak pula  pada  meningkatnya  perkembangan  ekonomi  nasional. Salah  satu  bentuk  kreatifitas  bisa  melalui  kewirausahaan. Kewirausahaan  adalah  kemampuan  kreatif  dan  inovatif  yang  dijadikan  dasar, kiat, dan  sumber  daya  untuk   mencari  peluang  sukses. Memiliki  jiwa  entrepreneur  berarti  mendorong  adanya  mental  yang  mandiri, kreatif, inovatif, bertanggung  jawab , disiplin, dan  tidak  mudah  menyerah, seperti  layaknya  seorang  wirausahan  ketika  memulai  usahanya  dari  bawah. Alangkah  baiknya  jika  sifat-sifat  ini  dilakukan  pada  generasi  muda  yang  notabenya  adalah  jiwa  petualang, penuh  ide,  dan  menyukai  tantangan  secara  umum  memiliki  kesamaan  dengan  konsep  wirausaha  yang  menjawab  tantangan  secara  umum  memiliki  kesamaaan  dengan  konsep  wirausaha  yang  menjawab  tantangan  dan  memanfaatkan  peluang.  Saat ada Pandemi Covid 19 di Indonesia pada tahun 2020 diperlukan wirausaha-wirausaha yang cukup kuat untuk meningkatkan perekonomian suatu negara. Wirausaha harus dapat bersaing dan selalu bisa untuk menaikkan produktivitasnya. Salah satu caranya adalah dengan kreativitas dan inovasi. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini untuk mendorong generasi muda agar Kreatif dan Inovatif guna mendukung kegiatan dan aktivitas melakukan berwirausaha. khususnya kepada tenaga pengajar/guru dan staf SMK Yasika Tangsel agar mempersiapkan diri menghadapi tantangan global dan membantu kegiatan kewirausahaan terkhusus pada masa masa pandemic. Untuk itu kami dari Universitas Pamulang dalam rangka mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi akan mengadakan penyuluhan kepada Sekolah-sekolah yang berada disekitar Tangerang Selatan, dalam menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kami selaku anggota PKM Dosen Prodi D-III Sekretari bekerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan YASISKA Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kami mengambil tema : “Mengembangkan Kreatifitas Inovasi dan Peluang untuk Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur di Era Digital di SMK YASISKA” Dengan tema ini tujuan kami adalah agar  para tenaga pengajar/ guru dan staf di SMK YASISKA TANGSEL  memiliki sumber daya manusia yang kreatif dan novaif  dan berjiwa entrepreneur. Kata Kunci : Kreatifitas, Inovatif, Entrepreneur
PENINGKATAN KOMPETENSI PENDIDIK DALAM PENYUSUNAN MODUL BAHAN AJAR DI YAYASAN ISKANDARIYAH TANGERANG SELATAN Edi Junaedi; Turkamun Turkamun; Deni Darmawan; Sapto Hadi Imambachri; Ismul Bathni Sumadikarta
PENGABDIAN SOSIAL Vol 2, No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN SOSIAL
Publisher : Universiitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.162 KB) | DOI: 10.32493/pbs.v2i1.18433

Abstract

ABSTRACTThe teaching materials module is one consequence of the implementation of the Competency-Based Education Unit Level Curriculum in schools. The competency approach requires the use of teaching materials modules in the implementation of learning. This teaching material module can assist schools in realizing quality learning and having uniformity in the delivery of subject matter from educators to all students. The application of the teaching material module can condition learning activities to be better, planned, directed, independent, complete and with optimal results in accordance with the initial target and according to the expectations of the school/foundation. Teaching Materials Module is material that is systematically arranged in language that is easily understood by students according to their age and level of knowledge, with the aim that they (students/students) can study independently even with minimal guidance from educators (Andi Prastowo, 2012: 106). The module is a program package that is structured and designed in such a way as a material and reference for student learning and as a teaching reference for all educators. With the Teaching Materials Module, it is hoped that the student's learning process can be independent and also to help students more easily master their learning objectives. Therefore, students can learn according to their respective absorption and capture power. Our intention and purpose of conducting PKM (Community Service) by providing guidance on the preparation of Teaching Materials at the Iskandariyah Ciputat Foundation is based on our desire to play an active role in building a strong and good quality education so that it can provide satisfaction for teachers, students, staff, parents, and the surrounding community in general, whose ultimate goal is that the Iskandariyah Ciputat Education Foundation, South Tangerang, can improve the quality of the learning process, improve the quality of schools in general and be able to produce quality graduates in welcoming the world of work.  ABSTRAK Modul bahan ajar adalah salah satu konsekuensi diterapkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidiakn Berbasis Komptensi di sekolah. Pendekatan kompetensi mempersyaratkan penggunaan modul bahan ajar dalam pelaksanaan pembelajarannya. Modul bahan ajar ini dapat membantu sekolah dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas dan memiliki keseragaman dalam penyampaian materi pelajaran dari tenaga pendidik kepada seluruh siswa/siswinya. Penerapan modul bahan ajar dapat mengkondisikan kegiatan pembelajaran lebih baik, terencana, terarah, mandiri, tuntas dan dengan hasil (output) yang optimal sesuai dengan target awal dan sesuai harapan pihak sekolah/yayasan. Modul Bahan Ajar merupakan materi yang disusun secara sistematik dengan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa sesuai usia dan tingkat pengetahuan mereka, dengan tujuan agar mereka (siswa/siswi) dapat belajar secara mandiri walaupun dengan tingkat bimbingan yang minim dari pendidik (Andi Prastowo, 2012 : 106). Modul merupakan paket program yang disusun dan didesain sedemikian rupa sebagai bahan dan acuan belajar siswa dan sebagai acuan mengajar semua tenaga pendidik. Dengan adanya Modul Bahan Ajar diharapkan proses belajar siswa bisa mandiri dan juga untuk membantu siwa lebih mudah menguasai tujuan belajarnya. Oleh karena itu, siswa  dapat belajar sesuai dengan daya serap dan daya tangkap masing-masing. Maksud dan tujuan kami melakukan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) dengan memberikan pembinaan tentang penyusunan Bahan Ajar di Yayasan Iskandariyah Ciputat ini didasari oleh keinginan kami untuk ikut berperan aktif dalam membangun kualitas pendidikan yang kuat dan baik sehingga dapat memberikan kepuasan bagi guru, siswa/siswi, staf, orang tua siswa, serta masyarakat sekitar       pada umumnya, yang tujuan akhirnya agar Yayasan Pendidikan Iskandariyah Ciputat Tangerang Selatan dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran, meningkatkan mutu sekolah secara umum dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam menyongsong dunia kerja.