Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendayagunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.1 Maret 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.083 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.7

Abstract

Realitasnya Pendidikan Anak Usia Dini banyak yang dilakukan oleh masyarakat. Begitu pula gurunya banyak yang berasal dari masyarakat. Standarisasi tuntut kualifikasi akademik dan kompetensi guru PAUD menjadi tantangan. Apalagi pendidikan pada jenjang PAUD lebih fokus untuk meletakan dasar ke arah tumbuh kembang anak baik fisik maupun psikis, serta bakat dan potensi lainnya yang dimiliki anak. Peningkatan kompetensi guru PAUD secara konvensional masih terbatas, sehingga diperlukan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi baik secara online, offline maupun melalui teknologi penyiaran. Realisasi pendayagunaan TIK untuk peningkatan kompetensi guru PAUD diwujudkan dalam bentuk: dukungan kebijakan pemerintah (pusat dan daerah), dukungan infrastruktur TIK, pengembangan konten TIK yang bermutu dan menarik, serta pemanfaatan oleh guru PAUD secara optimal. Aspek pemanfaatan ini sangat penting. Oleh karena itu sasaran pengguna harus disiapkan, mulai dari tahapan penyadaran akan perlunya penggunaan TIK untuk meningkatkan kompetensi, pelatihan dan pendampingan, serta pemberian reward bagi sasaran yang menonjol dalam pemanfaatan TIK. Tahapan ini perlu dilakukan secara bertahap dan kontinyu, dengan melibatkan semua pihak terkait mulai pemerintah (pusat dan daerah), orangtua, guru, dunia usaha, LSM, dan masyarakat.
IMPLEMENTASI PROGRAM JAVA DAN METODE NUMERIK DALAM MENGATASI KESULITAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVI No.4 Desember 2012
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1639.012 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.46

Abstract

Pembelajaran matematika tidak semuanya bisa diselesaikan dengan menggunakan metode analitik. Salah satu solusinya dapat digunakan metode numerik. Metode numerik adalah persoalanpersoalan matematis yang penyelesaiannya sulit didapatkan dengan menggunakan metode analitik, antara lain: akar-akar persamaan polinom, sistem persamaan lanjar, nilai integral, persamaan differensial, interpolasi polinom, turunan numerik, integrasi numerik, dan lain-lain. Tulisan ini bertujuan mengimplementasikan pemograman Java dan metode numerik untuk menangani permasalahan dalam pembelajaran matematika yang tidak bisa diselesaikan oleh metode analitik. Implementasi hasil kajian menunjukkan bahwa pemograman Java dan metode numerik dapat memecahkan permasalahan nilai akar-akar persamaan kuadrat baik yang menggunakan rumus ABC maupun yang bukan rumus ABC, juga menetukan total nilai dan indeks akhir peserta didik dihitung dari nilai UTS, nilai UAS, absensi, tugas, dan portofolio lainnya. Pemograman matematika seperti itu banyak dijual di pasaran dengan harga yang relatif mahal. Untuk itu para guru dan dosen dapat membuat sendiri pembelajaran matematika dengan menggunakan pemograman Java dan metode numerik. Media pembelajaran matematika perlu dikemas secara menarik, khususnya melalui pemograman Java dan metode numerik. Media ini menjadi salah satu alternatif yang perlu diterapkan di kelas, sehingga pembelajaran matematika lebih menarik dan efektif.
PENGEMBANGAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL DOSEN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Syopiansyah Jaya Putra Nur Aeni Hidayah Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.XVII No.1 Maret 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.317 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.65

Abstract

diterima: 08 Februari 2013; dikembalikan untuk revisi: 20 Februari 2013; disetujui: 25 Februari 2013.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dominan dalam implementasi layanan jabatan fungsional dosen berbasis TIK, dan menyusun rancangan statis sistem informasi jabatan fungsional dosen. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research terhadap dosen di UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, dan UIN Bandung. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian ini yaitu ditemukannya faktor faktor yang dominan mempengaruhi pengajuan jabatan fungsional adalah wawasan tentang Jafung, Prosedur pengusulan, dukungan kebijakan pimpinan Perguruan Tinggi dan beban tugas mengajar. Variabel-variabel tersebut di jadikan sebagai informasi statis,dalam tampilan sistem informasi jabatan fungsional berbasis TIK. Sistem Jabatan Fungsional berbasis TIK ini dapat dimanfaatkan para dosen dalam memproses pengusulan dan perhitungan angka kredit secara mudah, cepat dan efektif. Oleh karena itu perguruan tinggi (negeri/swasta) perlu mendorong pengembangan dan pemanfaatan sistem informasi jabatan fungsional tersebut. Begitu pula para dosen perlu membiasakan pemanfaatan sistem informasi berbasis TIK dalam memudahkan mengimplementasikan jabatanfungsional dosen.Kata kunci: jabatan fungsional dosen, teknologi informasi dan komunikasi, sistem informasi jafung berbasis TIK.Abstract: This study aimed to analyze the dominant factors in the implementation of ICT-based functional lecturer, and static draft functional information systems lecturer. This study used the explanatory research lecturer at UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, and UIN Bandung. Data were analyzed using descriptive and linear regression techniques. Results of this study was the discovery that the dominant factors affecting fungsional position submission were insight into the functional position, nomination procedures, policy support of university leader and teaching workload. These variables were used as static information in ICT-based functional position information system display.The ICT-based functional position system could be used by a lecturer in the nomination process and credit score calculation easily, fast and effectively. Therefore universities (public/private) needed to encourage the development and utilization of the functional information systems. Similarly, the teachers needed to get used to the use of ICT based information system to facilitate implementing functional lecturer.Keywords: functional lecturers, information and communication technology, ICT-based information systems jafung.
BERBAGI BAHAN BELAJAR ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIS DAN PROFESIONAL DOSEN Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.961 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.131

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi dosen dalam rangka merancang sharing bahan belajar online untuk meningkatkan kompetensinya, khususnya kompetensi pedagogik dan profesional. Metodologi penelitian menggunakan penelitian deskriptif dan metode pengembangan sistem RAD (Rapid Application Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen masih kurang menguasai kompetensi pedagogik terutama aspek menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran, kompetensi professional terutama aspek kurang menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.Kompetensi yang termasuk kategori cukup adalah aspek mengembangkan kurikulum yang terkaitdengan bidang pengembangan yang diajarkan kepada anak didik, menyelenggarakan kegiatan yang mendidik, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi, serta aspek tindakan reflektif. Kompetensi yang sudah berkategori bagus adalah aspek memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Selanjutnya perlu dilakukan pengembangan sistem aplikasi website bahan belajar online. Website knowledge manajemen sistem ini sebagai sumber belajar untuk meningkatkan kompetensi dosen yang mudah di pahami, khususnya peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.Kata kunci: Berbagi bahan belajar online, dosen, kompetensi dosen. Abstract:This study aims to determinethe competence of lecturers in designing an online learning resource sharing to improve their professional and pedagogical competence. The method used was descriptive research and system development method of RAD (Rapid Application Development). The results showed that the lecturers are still less pedagogically competent, especially in the mastery of learning theory and principles. The results also showed that the lecturers are still less professionally competent,especially in the mastery of learning material, structure, concepts, and scientific mindset. However, the results displayed the sufficient competence in developing curriculum for students, organizing educational activities, utilizing theresults of the assessment and evaluation, as well as implementing reflectiveaction. In contrast, the results of the research showed that the lecturers have excellent competent in utilizing information and communication technology, communicating effectively with empatheticandpoliteness towards studentsas well as conducting the learning evaluation. Furthermore, it is imperative to develop web-based application (website) for online learning resources. This knowledge management website serves as a comprehensible source of learning to improve lecturers’ professional and pedagogical competence.Keywords: online sharing of teaching materials, lecturer, and lecturers’ competence.
MEMAHAMI ALGORITMA PEMOGRAMAN (Analisis Pembelajaran dalam Implementasi Software) Yuni Sugiarti
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 09 No. 16, Juni 2005
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.453 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.538

Abstract

Kenyataan menunjukan bahwa pembelajaran pemograman komputer masih banyak yang mengalami kesulitan baik secara teori ataupun praktek. Akibatnya kurang mengahayati atau memahami konsep-konsep pemograman dan kesulitan mengaplikasikan pemograman komputer untuk aplikasi bisnis, pendidikan, game, dll. Salah satu cara pembelajaran pemograman komputer adalah dituntut untuk membiasakan menggunakan algoritma. Algoritma yaitu urutan langkah atau tahapan-tahapan berhingga untuk memecahkan masalah logika/matematika, dimulai dengan mendefinisikan masalah, menentukan solusi, memilih algoritma, menulis program, menguji program, menulis dokumentasi sampai merawat program atau maintenance. Tulisan ini menganalisis secara teoritis pembelajaran pemograman komputer menggunakan algoritma, serta implementasinya dalam kasus konversi software engeenering dikonversi ke sistem data base.
IMPLEMENTASI TIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PAUD MELALUI KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM IMPLEMENTATION OF ICT IN IMPROVING EARLY CHILDHOUD EDUCATION (ECE) TEACHER COMPETENCE THROUGH KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM Yuni Sugiarti; U. Maman; Suci Ratnawati
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol. 17 No. 4, Desember 2013
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.527 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v17i4.576

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguasaan kompetensi guru PAUD, khususnya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dalam mengimplementasikan website sistem pembelajaran melalui sharing Knowledge Management System (KMS). Pada penelitian pendahuluan ini diketahui bahwa secara umum penguasaan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional yang dipersyaratkan sebagai guru PAUD masih rendah. Oleh karena itu salah satu pemecahannya adalah mendayagunakan teknologi informasi dan komunikasi khususnya merancang website untuk para guru PAUD sebagai sarana sharing sumber belajar. Sistem tersebut adalah portal pembelajaran guru PAUD melalui sharing komunitas keilmuan (kompetensi pedagogis dan profesional) berbasis web dengan menggunakan PHP Mysql. Melalui sistem ini para guru PAUD dapat berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman antar sesama guru ataupun dengan pihak-pihak terkait lainnya. Dengan sistem tersebut juga diharapkan mampu mendorong dan menciptakan para guru untuk lebih kondusif meningkatkan kompetensinya secara mandiri tanpa mengganggu tugas mengajarnya sebagai guru PAUD.The purpose of this study was to determine the competency mastery of early childhood teachers, especially pedagogical competence and professional competence. This research was the development of a system implementing learning through sharing website Knowledge Management System (KMS) . In the preliminary study, it is known that in general pedagogical mastery and professional competence required as early childhood teachers is low. Therefore, one solution is to leverage information and communication technologies in particular designing a website for early childhood teachers as a means of sharing learning resources. The system is a learning portal community early childhood teachers through the sharing of knowledge (pedagogical and professional competence) using a web-based PHP Mysql. Through this system, early childhood teachers can share knowledge and experience among fellow teachers or with other relevant parties. With such a system is also expected to encourage and create a more conducive teachers to improve their competence independently without their duty as an early childhood teacher .
Literature Review: Analisis Metode Perancangan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Syifa Fauziyah Arief; Yuni Sugiarti
JURNAL ILMU KOMPUTER Vol 8 No 2 (2022): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jiik.v8i2.229

Abstract

Perkembangan technology saaat ini semakin berkembang dengan pesat. Teknologi informasi dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat yang berfungsi untuk membantu pekerjaan agar menjadi lebih efektif dan efisien. Pengembangan information Systems memiliki metode platform yang berbeda yang berbasis mobile, web, dan deskop. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui metode information Systems yang umumnya digunakan berbasis web dan datanya didapatkan oleh literatur yang relavan dari tahun 2017 sampai 2022. Metode dalam penelitian ini dengan menggunakan System Literature Review (SLR). Hasil dari penelitian ini menunjukkan metode apa saja yang digunakan dalam pengembangan information Systems bebasis web pada tahun 2017 sampai 2022 dan implementasi pada akademik dengan menggunakan metode rancangan sistem.
Students’ Literacy Skills and Quality of Textbooks in Indonesian Elementary Schools E. Oos M. Anwas; Anggi Afriansyah; Khofifa Najma Iftitah; Winci Firdaus; Yuni Sugiarti; Evi Supandi; Deni Hadiana
International Journal of Language Education Vol. 6, No. 3, 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v6i3.32756

Abstract

Purpose of the study:  to find out: 1) basic literacy skills (ability to read, write and count) elementary school early grades students; (2) quality of textbooks in aspects of content, presentation, language, and graphic design; and (3) The significance of the relationship between the quality of textbooks and students' basic literacy skills.Methodology: This research uses a quantitative approach with a survey method. It was conducted in eight provinces in Indonesia. The sampling technique used stratified random sampling, 805 teachers. Data collection used a questionnaire for elementary school teachers who teach in low grades. The data analysis used descriptive statistics and correlation analysis.Main Findings: It was found that there are still relatively many early grades elementary school students who are not fluent in reading, writing, and arithmetic. These students' basic literacy skills have a significant and positive relationship with the quality of textbooks in the aspects of substance, presentation, language, and graphic design.Applications of this study: To improve basic literacy skills (reading, writing, and arithmetic) in early grades elementary school students, it is also necessary to improve the quality of textbooks in the aspects of substance/Content, presentation, language, and graphic design.Novelty/Originality of this study: It was found that there is a significant and positive relationship between basic literacy skills (reading, writing, and arithmetic) of early grades elementary school students and the quality of the textbooks they used both in terms of substance/Content, presentation, language, and graphic design.
PENINGKATAN LITERASI INDONESIA MELALUI BUKU ELEKTRONIK Anggraeni Dian Permatasari; Khofifa Najma Iftitah; Yuni Sugiarti; Ence Oos Mukhamad Anwas
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v10n2.p261--282

Abstract

Various surveys show that the reading literacy of students in Indonesia is still relatively low. One of the contributing factors is the lack of reading books. This research was conducted using a literature review method to analyze the advantages of electronic books in an effort to improve literacy in Indonesia. This study focuses on aspects of: (1) student literacy in Indonesia; (2) the familiarity of generation Z students to electronic-based reading materials; (3) definition, content, and advantages of e-books; and (4) infrastructure and utilization of electronic books. The results of the study show that electronic books can be used to encourage the improvement of reading literacy and digital literacy in Indonesia, especially for Generation Z. One of the supporting factors is the familiarity factor of Generation Z towards electronic-based reading materials. In addition, e-books also have many advantages, including being more attractive, easier to distribute, accessible anywhere, and easier to reproduce or duplicate. The use of electronic books as a means of increasing literacy in Indonesia is also supported by the government in preparing or developing digital reading materials and equitable internet access throughout Indonesia. AbstrakBerbagai survei menunjukkan bahwa literasi membaca siswa di Indonesia masih relatif rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya buku bacaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur untuk menganalisis keunggulan buku elektronik dalam upaya meningkatkan literasi di Indonesia. Kajian ini difokuskan pada aspek: (1) literasi siswa di Indonesia; (2) familiarity siswa generasi Z terhadap bahan bacaan berbasis elektronik; (3) definisi, konten, dan keunggulan buku elektronik; dan (4) infrastruktur dan pemanfaatan buku elektronik. Hasil kajian menunjukkan bahwa buku elektronik dapat dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan literasi membaca dan literasi digital di Indonesia, khususnya untuk generasi Z. Salah satu faktor pendukungnya adalah faktor familiarity generasi Z terhadap bahan bacaan berbasis elektronik. Selain itu, buku elektronik juga memiliki banyak keunggulan di antaranya adalah lebih menarik, lebih mudah didistribusikan, dapat diakses di mana saja, dan lebih mudah diperbanyak atau digandakan. Pemanfaatan buku elektronik sebagai sarana peningkatan literasi di Indonesia juga didukung pemerintah dalam menyiapkan atau mengembangkan bahan bacaan digital dan pemerataan akses internet ke seluruh wilayah Indonesia.
Perkembangan teknologi yang pesat telah memicu munculnya berbagai aplikasi mobile dan website yang dirancang untuk memudahkan aktivitas dan pekerjaan manusia. User Interface (UI) adalah elemen penting yang menghubungkan pengguna dengan sistem secara langsung, sehingga pengembangannya harus mempertimbangkan kenyamanan, kemudahan, dan pengalaman pengguna yang menyenangkan. UI yang baik akan meningkatkan kenyamanan pengguna dan memperpanjang waktu penggunaan aplikasi, sementara UI yang buruk dapat Siti Faridha; Safina Yulianti; Yuni Sugiarti
bit-Tech Vol. 7 No. 1 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i1.1467

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah memicu munculnya berbagai aplikasi mobile dan website yang dirancang untuk memudahkan aktivitas dan pekerjaan manusia. User Interface (UI) adalah elemen penting yang menghubungkan pengguna dengan sistem secara langsung, sehingga pengembangannya harus mempertimbangkan kenyamanan, kemudahan, dan pengalaman pengguna yang menyenangkan. UI yang baik akan meningkatkan kenyamanan pengguna dan memperpanjang waktu penggunaan aplikasi, sementara UI yang buruk dapat membuat pengguna beralih ke aplikasi lain yang lebih berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode yang paling umum digunakan dalam perancangan UI melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), dimana penelitian SLR ini memberikan jawaban yang komprehensif dan objektif atas pertanyaan peneliti yang telah ditetapkan sebelumnya, dan menganalisis pertanyaan yang sudah ditetapkan pada setiap jurnal yang di-review. Metode dari berbagai jurnal yang dikaji meliputi Design Thinking, Goal Directed Design (GDD), dan User Centered Design (UCD). Setiap metode memiliki fokus, tahapan, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Hasil penelitian menggunakan pendekatan SLR menunjukkan bahwa metode yang paling umum digunakan adalah User Centered Design karena memiliki pendekatan dengan analisis data dan pengujian terhadap permasalahan pengguna, yang didasarkan pada pengalaman sebelumnya. Kemudian disusul oleh penggunaan metode Design Thinking dan Goal Directed Design. Pemilihan metode penelitian user interface dilakukan berdasarkan tujuan dan konteks penelitian yang ingin dicapai. Kombinasi dari beberapa metode memiliki peluang dalam mengoptimalkan hasil penelitian.