Rizka Abri Pradani
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TEKNIK CELUP TOTAL BAGI PEMELAJAR ASING BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS KEBANGSAAN GUANGXI (GXUN), TIONGKOK Sudaryanto Sudaryanto; Rizka Abri Pradani; Khairunnisa Hatminingsih; Selvi Rosianingsih; Fahmi Ahyani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.665 KB)

Abstract

Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Kebangsaan Guangxi (Guangxi University for Nationalities, GXUN), Tiongkok, dibuka sejak tahun 2005. Dalam proses pembelajarannya, dosen tamu asal Indonesia menerapkan teknik celup total bagi pemelajar asing di jurusan tersebut. Dalam mata kuliah Menyimak, misalnya, dosen tamu tadi memutarkan film 5 cm, musikalisasi puisi “Sajak Kecil tentang Cinta”, dan pembacaan puisi Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) bagi pemelajar asing. Dalam mata kuliah lainnya, Berbicara, dosen tamu tadi juga mengajak pemelajar asing untuk praktik memasak masakan khas Indonesia, seperti nasi kuning, mi goreng, perkedel, dan siomai. Kemudian pemelajar asing praktik berbicara tentang proses pembuatan masakan khas Indonesia tadi dalam bahasa Indonesia. Melalui penerapan teknik celup total itu, diharapkan para pemelajar asing bahasa Indonesia di GXUN dapat semakin lancar dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Kata Kunci: celup total, pemelajar asing, bahasa Indonesia, GXUN
ANALISIS SOAL ULANGAN HARIAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X SMA N 1 JETIS BANTUL Anggita Fitria Prameswari; Rizka Abri Pradani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v10i1.4092

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis soal ulangan harian pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas X di SMA N 1 Jetis Bantul. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Jetis Bantul pada kelas X MIPA 1 tahun ajaran 2020/2021. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMA N 1 Jetis Bantul.   Hasil analisis menunjukkan terdapat 2 soal yang terlalu sukar ( 8%), 20 soal yang sedang (80%) dan soal yang terlalu mudah sebanyak (12%). Hasil analisis menunjukkan daya pembeda soal untuk kriteria diterima sebanyak 5 soal (20%), kriteria diterima dengan perbaikan ada 8 soal (32%), kriteria diperbaiki ada 9 soal (36%) dan kategori dibuang 3 soal (12%). Hasil analisis secara keseluruhan, yakni pada 25 soal pilihan ganda hanya ada 13 soal yang dapat diterima yaitu 52%, sedangkan soal yang tidak baik untuk digunakan ada 12 soal yaitu 48%. Hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa tingkat kesukarannya sedang. Hal tersebut menunjukkan 25 soal pilihan ganda ada 80% presentase dari soal yang berkriteria sedang. Dari hasil keseluruhan soal ada 2 soal yang terlalu sukar dengan presentase 8% dan ada 3 soal yang terlalu mudah dengan presentase 12%. Daya pembeda menunjukkan daya pembeda soal dengan kriteria diterima sebanyak 5 soal dengan presentase sebesar 20%, untuk soal dengan kriteria diterima dengan perbaikan sebanyak 8 soal dengan presentase sebesar 32%, soal dengan kriteria diperbaiki ada sebanyak 9 soal dengan presentase 36% sedangkan untuk soal dengan kriteria dibuang, ada 3 soal dengan presentase 12%. Kata kunci:  analisis, soal, ulangan harian
Implementation of Collaborative Learning Models in Indonesian Subject at Universities Purwati Zisca Diana; Roni Sulistiyono; Rizka Abri Pradani
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.431 KB) | DOI: 10.26499/bahasa.v1i1.11

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of implementing collaborative learning models. This study uses a quasi-experimental research method. The instrument used in this study is a collaborative assessment sheet filled by yourself, friends, and groups. The subjects in this study were 84 students divided into classes 2A and 2B of Guidance and Counseling study programs, Teacher Training and Education Faculty, Ahmad Dahlan University, Yogyakarta. Based on the results of the study, the collaborative ability of class 2B Guidance and Counseling Study Program, Teacher Training and Education Faculty, Ahmad Dahlan University Yogyakarta, as an experimental class, experienced an increase in the predicate already consistent (SB) from 0% to 57.14%; the predicate starts consistently (B) from 0% to 26.19%; the predicate has not been consistent (C) has improved with a decrease in the percentage from 76.19% to 11.91%; and the inconsistent predicate (K) also improved with a decrease in percentage from 23.81% to 4.76%. The collaborative ability of class 2A students in the Guidance and Counseling Study Program, the Teacher Training and Education Faculty, Ahmad Dahlan University Yogyakarta, as a control class, has increased the predicate already consistent (SB) from 0% to 26.32%; the predicate starts consistently (B) from 0% to 31.58%; the predicate has not been consistent (C) has improved with a decrease in percentage from 76.32% to 34.21%; and the inconsistent predicate (K) also improved with a decrease in percentage from 23.68% to 7.89%.