Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Nilai-Nilai Sosial dalam Cerpen “Menikahi Anjing” Karya Dicky Senda Bunga, Rosa Dalima; Djumadin, Hawiah; Samon, Elisabeth Lasitania Tulit Samon
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2024 (Juni 2024)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel penelitian dengan judul Nilai-Nilai Sosial dalam Cerpen “Menikahi Anjing” Karya Dicky Senda. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan sosiologis pengarang, nilai-nilai sosial dalam karya sastra, dan sosiologis penerbit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif. Data yang diambil berupa kalimat yang mengandung nilai sosial, informasi dan data lainnya yang berkaitan dengan aspek sosiologis pengarang, nilai-nilai sosial dalam cerpen, dan sosiologis penerbit. Buku kumpulan cerpen “Kanuku Leon” karya Dicky Senda sebagai sumber data. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah baca dan catat. Hasil penelitian sosiologi pengarang, nilai-nilai sosial karya sastra: bertegur sapa, kepedulian, tolong menolong dan kekerasan, dan sosiologi penerbit: mencetak, menerbitkan, dan menyebarluaskan.
The Errors in the Use of EYD in Research Paper Writing by Third-Semester Students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores Djumadin, Hawiah; Bunga, Rosa Dalima
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.695

Abstract

The research question in this study is: What are the types of errors in the use of the Enhanced Spelling System of the Indonesian Language (EYD) found in the papers written by third-semester students of the Literary Ecocriticism course, Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores, in the 2022/2023 academic year? This study aims to identify the types of EYD usage errors in the papers written by third-semester students of the Literary Ecocriticism course in the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores, in the 2022/2023 academic year. The approach used in this research is a qualitative approach. The data in this study are presented in words or sentences. The method employed is literature study. Data collection techniques include reading, note-taking, and underlining. Theories used in this study are error analysis theory and writing skills theory. The results of the study show that there are three types of EYD usage errors in the students’ papers: (1) errors in the use of capital letters; (2) word usage errors, including base words, verbs, nouns, adjectives, prepositions, pronouns, adverbs, and numerals; and (3) punctuation errors, including the use of periods, commas, double quotation marks, single quotation marks, colons, and hyphens.
Bentuk dan Makna Patun dalam Nyanyian Sole Oha Pada Masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur Lasitania Tulit Samon, Elisabeth; Djumadin, Hawiah
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v6i1.6127

Abstract

jumlah kata serta suku kata. Sedangkan makna pantun antara lain: makna kebersamaan, makna persatuan dan kesatuan, seta makna sosial. Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama asli Indonensia yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Nusantara. Pantun yang berkembang dalam suatu masyarakat, umumnya digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan sesuatu secara lebih halus dan bahkan tidak secara langsung agar tidak menyinggung perasaan pendengar. Pada masyarakat Desa Lite, pantun digunakan sebagai nyanyian iringan dalam sebuah tarian adat yaitu Sole Oha. Sole oha merupakan suatu kesatuan antara gerak, kisah dan nyanyian. Sole mengacu pada permainan pantun berbalas-balasan. Sementara Oha mengacu kepada pengisahan tentang peristiwa dalam bahasa adat melalui nyanyian dan gerak tarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa bentuk dan makna yang terdapat dalam nyanyian Sole Oha pada masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengkaji bentuk dan makna yang terdapat dalam nyanyian Sole Oha pada masyarakat Desa Lite, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori semantik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, rekam, dan catat dan teknik analisis data yang digunakan yakni; 1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan akhir. Hasil penelitian bentuk pantun dilihat dari bentuk sajak, jumlah baris dan bait.
Perilaku Homoseksual Tokoh Utama dalam Novel Lelaki Terindah Karya Andrei Aksana Djumadin, Hawiah; Rosa Dalima Bunga
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3570

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Perilaku Homoseksual Tokoh Utama Dalam Novel Lelaki Terindah Karya Andrei Aksana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perilaku homoseksual tokoh utama dalam novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana? Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan perilaku homoseksual yang terdapat dalam novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode membaca, menggaris bawah, dan catat. Teknik analisis berupa reduksi data, display data, dan verifikasi data. Data disajikan menggunakan kata-kata. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori psikologi sastra. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya perilaku homoseksual pada tokoh utama novel Lelaki Terindah karya Andrei Aksana. Perilaku homoseksual yang dimiliki tokoh Rafky yakni : a) Perilaku homoseksual berupa ide (ingin bertemu, jalan bersama, melarikan diri), b) Perilaku homoseksual berupa ekspresi (tertarik, saling pandang, terkejut, merasa bersalah, mengagumi, merasa kecewa, jujur, emosional, keberanian, penyesalan), c) Perilaku homoseksual berupa hubungan (ikhlas, peduli, saling melengkapi, merasa tenang, pantang menyerah, ketulusan), d) Perilaku homoseksual berupa tempat (bandara, tempat wisata, Thailand, tempat umum), e) Perilaku homoseksual berupa keinginan (bercinta, terpikat, terlena, perhatian, romantic, saling merindukan).
Makna Rumah Adat Pu’ulele : Sebuah Tinjauan Semiotika Djumadin, Hawiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitan ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk simbol-simbol yang ada di rumah adat Pu’ulele desa Jopu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende? (2) Bagaimanakah makna simbol-simbol rumah adat Pu’ulele desa Jopu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende? (3) Apa fungsi simbol-simbol rumah adat Pu’ulele desa Jopu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, fungsi dan makna simbol-simbol rumah adat Pu’ulele pada masyarakat Jopu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini disajikan dengan mengunakan kata atau kalimat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dalah teknik dokumentasi, teknik simak dan teknik catat. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotik. Hasil penelitiannya adalah bahwa pada rumah adat Pu’ulele Desa Jopu Kecamatan Wolowaru terdapat 17 simbol, 5 fungsi dan 6 makna. Simbol rumah adat Pu’ulele, yakni; (1) One Ria, (2) kuwu, (3) Hanga, (4) Bha’ku Dadi, (5) Babo Leda, (6) Bha’ku, (7) Dui Rusa, (8) Dui Kamba, (9) Watu Saga, (10) Bha’ku Babo Mamo, (11) Sue, (12) Kumba, (13) Dhogo, (14) Pane, (15) Wati, (16) Sau dan (17) Babo no’o Mamo. Fungsi rumah adat Pu’ulele, yakni; (1) fungsi pemersatu, (2) fungsi solidaritas, (3) fungsi pemberi energi, (4) fungsi sosial, (5) fungsi kehidupan. Makna rumah adat Pu’ulele, yakni; (1) makna kebersamaan, (2) makna keberanian, (3) makna persatuan, (4) makna ketentraman dan kedamian, (5) makna ketulusan, (6) makna kesucian.
Analisis “Fungsi dan Makna” Saung Ta’a : Kajian Linguistik Kebudayaan Djumadin, Hawiah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8118

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Saung Ta’a pada Masyarakat Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggraia? (2) Bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Saung Ta’a pada Masyarakat Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara umum tentang fungsi dan makna tuturan adat dalam upacara Saung Ta’a pada masyarakat Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan kata atau kalimat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa teknik wawancara, teknik rekam, teknik catat, dan teknik dokumentasi. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori linguistik kebudayaan. Hasil penelitian adalah bahwa tuturan Saung Ta’a mempunyai fungsi dan makna, yakni: Pertama (1.) fungsi religius, (2.) fungsi sosial, (3.) fungsi budaya (4.) fungsi estetik. Kedua, Makna tuturan adat Saung Ta’a adalah (1.) makna religius (2.) makna kekeluargaan (3.) makna permohonan (4.) makna sosial.
Konflik Internal dan Konflik Eksternal Tokoh dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Buya Hamka Hawiah Djumadin; Rosa Dalima Bunga
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 (Desember 2020)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.384 KB)

Abstract

The formulation of the problem in this study is how the internal and external conflicts of the main character in Buya Hamka's novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wick. The purpose of this research is to identify and describe the internal and external conflicts of the main character in Buya Hamka's novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wick. Qualitative descriptive approach. The data used in this study are in the form of words, phrases and sentences. The data source is the novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck by Buya Hamka, the 22nd print, with a total of 228 pages. Data collection techniques are reading notes. Data analysis techniques, namely; (1) data reduction, (2) data codification, (3) data classification, (4) data description, (5) data interpretation, (6) data verification. The theory used is the theory of psychoanalytic development. The results showed internal conflicts, namely: a) uncertainty, b) feelings of love, c) feelings of sadness, d) feelings of fear, e) feelings of sadness. External conflicts, namely a) conflicts between Hayati and other characters, b) relationships that are not sanctioned, c) feelings of depression over loss, d) quarrels between Hayati and Khadijah, e) Zainudin 's disappointment because his love was betrayed by Hayati, f) Hayati experienced the inner stress of following your parents' choices.
Nilai Historis Dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra Djumadin, Hawiah; Rini, Maria Magdalena
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 (Juni 2022)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.258 KB) | DOI: 10.37478/rjpbsi.v3i1.1905

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah nilai historis dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra? Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan nilai historis dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data, metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik baca dan catat. Sedangkan Teori yang digunakan adalah Teori nilai dan Teori Fiksi. Hasil penelitian ini mnunjukkan bahwa nilai historis yang terdapat dalam novel Bulan Terbelah di Langit Amerika karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra adalah : (1) Nilai historis tentang tragedi 9/11, (2) Nilai historis tentang keberadaan orang kulit hitam di Amerika, (3) Nilai historis tentang islam di Amerika, (4) Nilai historis tentang Christophortus Columbus, (5) Nilai historis tentang Amerika, (6) Nilai historis tentang Koloni Melungeon, dan (7) Nilai historis tentang Eropa.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel “Semua Karena Cinta” Karya Devi Nandasari: Kajian Pragmatik Bunga, Rosa Dalima; Djumadin, Hawiah
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.928 KB) | DOI: 10.37478/rjpbsi.v3i2.2367

Abstract

Judul artikel Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel “Semua Karena Cinta” Karya Devi Nandasari: Kajian Pragmatik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk tindak ilokusi dalam novel “Semua Karena Cinta” karya Devi Nandasari: Kajian Pragmatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan menggunakan metode deskriptif, sedangkan teknik yang digunakan adalah teknik baca, penomoran, pengkodean, dan catat. Data kemudian disajikan secara informal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan adanya tindak tutur ilokusi dalam novel “Semua Karena Cinta” karya Devi Nandasari: Kajian Pragmatik. Tindak tutur ilokusi merupakan pengucapan atau suatu tuturan yang menginformasikan dan sekaligus hendak akan melakukan dengan perbuatan dalam arti menginformasikan serta melakukan tindakan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Pada Pembelajaran Tematik Muatan Bahasa Indonesia Tema 4 Di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Negeri ( MIN) Ende Asmiran, Asmiran; Djumadin, Hawiah
Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 (Desember 2023)
Publisher : Program Studi Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/rjpbsi.v4i2.3665

Abstract

Abstrak Rumusan masalah dalam pelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar siswa kls II MIN 1 Ende dengan menggunakan strategi pembelajaran Numbered Heads Together pada pembelajaran TEMATIK (muatan Bahasa Indonesia)?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan hasil belajar siswa kelas II setelah menggunakan strategi pembelajaran Numbered Heads Together. Manfaat penelitian ini akan menambah Khasanah pemikiran dan pengetahuan penulis dalam bidang penerapan strategi pembelajaran dalam bidang pendidikan dan meningkatkan kualitas dan kreatifitas guru dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Desain penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau classroom action research. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa catatan lapangan, wawancara, dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Pada siklus I skor nilai hasil belajar siswa 60,4 dengan kategori Tidak tuntas, dengan jumlah siswa yang Tuntas sebanyak 5 siswa, dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 20 siswa. Pada siklus II terdapat peningkatan sangat signifikan dengan skor nilai hasil belajar siswa menjadi 100 dengan kategori Tuntas, dengan semua siswa sebanyak 25 siswa Tuntas menyelesaikan hasil belajarnya. Kata kunci : Hasil Belajar Siswa,Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (Nht), Pembelajaran Tematik Bahas Indonesia