Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tindak Tutur dalam Naskah Drama Bunga Semerah Darah Karya W. S. Rendra Ni Nengah Citra Dwi Anggraeni; Ni Wayan Ayu Permata Sari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.404 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tindak tutur yang terdapat dalam naskah drama Bunga Semerah Darah karya W. S. Rendra. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bahan pembelajaran mengenai tindak tutur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriprif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa naskah drama tersebut banyak mengandung tindak tutur yang meliputi lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil dari analisis pada naskah drama “Bunga Semerah Darah” Karya W. S. Rendra,  adalah : tindak tutur lokusi terdapat digunakan sebanyak 17 yang digunakan dalam pasangan ujaran; tindak tutur ilokusi terdapat digunakan sebanyak 32 yang digunakan dalam pasangan ujaran; tindak tutur perlokusi terdapat digunakan sebanyak 3 yang digunakan dalam pasangan ujaran.Kata kunci: tindak tutur, naskah drama, W. S. Rendra This study aims to reveal the speech acts contained in the drama script Bunga Semerah Darah by W. S. Rendra. The results of this study are expected to be an alternative learning material regarding speech acts. The research method used is descriptive qualitative with content analysis techniques. The results of this study indicate that the drama script contains a lot of speech acts which include locusions, illocution, and perlocution. The results of the analysis of the drama script "Bunga Semerah Darah" by W. S. Rendra, were: 17 locus speech acts were used in speech pairs; There are 32 illocutionary speech acts used in speech pairs; There are 3 perlocution speech acts used in speech pairs.Keywords: actions speech, drama script, W. S. Rendra 
Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana pada Forum UMKM Desa Ragajaya Sesuai dengan SAK EMKM Edi Purwanto; Taufik Akbar; Abdurrachman Abdurrachman; Ni Nengah Citra Dwi Anggraeni
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zch8k097

Abstract

UMKM telah menjadi tulang punggung bagi ekonomi nasional dengan kontribusi mencapai 61% terhadap PDB dan menyerap 117 juta tenaga kerja. Penguatan UMKM perlu mendapatkan perhatian lebih ditengah dorongan untuk peningkatan jumlah UMKM itu sendiri. Aspek tata kelola keuangan merupakan hal mendasar yang menjadi tantangan dalam penguatan UMKM. Penyajian laporan keuangan sebagai bagian dari tata kelola keuangan belum sepenuhnya disadari manfaatnya termasuk pandangan bahwa penyajian laporan keuangan dinilai sebagai aspek yang berat, sulit dan mahal. Berangkat dari hal ini, Forum UMKM Desa Ragajaya yang memiliki kegiatan dengan tujuan pengembangan dan pertumbuhan kewirausahaan anggota, maka pembuatan laporan keuangan menjadi aspek yang penting untuk dikuasai. Dalam pembuatan laporan keuangan, SAK EMKM dapat dimanfaatkan sebagai pedoman yang tergolong sederhana bagi pelaku UMKM. Diharapkan dengan pelatihan ini, semangat kewirausahaan yang diusung oleh Forum UMKM Desa Ragajaya dibekali dengan kemampuan tata kelola keuangan yang paling dasar yaitu penyusunan laporan keuangan yang memadai. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika dapat berkontribusi dalam memberikan solusi melalui kegiatan “Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana pada Forum UMKM Desa Ragajaya Sesuai dengan SAK EMKM”. Kegiatan ini, juga akan dipublikasikan dalam bentuk artikel press release serta jurnal pengabdian masyarakat.
The Role of Sustainability Reporting in Enhancing Corporate Transparency and Firm Value in the ESG Era Nur Abdillah; Warsino Warsino; Ni Nengah Citra Dwi Anggraeni; Edhi Prayitno
Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/trending.v4i3.7282

Abstract

This study aims to analyze the role of sustainability reporting in enhancing corporate transparency and firm value in the Environmental, Social, and Governance (ESG) era. ESG issues have become increasingly important in business practice and capital markets because investors no longer evaluate firms solely based on financial performance, but also consider how companies manage environmental risks, social responsibility, and governance quality. This study employs a quantitative approach with an explanatory research design. The sample consists of 120 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period, resulting in 600 firm-year observations. The data were obtained from annual reports, sustainability reports, financial statements, and capital market data. Sustainability reporting is measured using a sustainability disclosure index based on ESG indicators, corporate transparency is measured using an information transparency index, and firm value is measured using Tobin’s Q. The data analysis technique is panel data regression with mediation testing. The results show that sustainability reporting has a positive effect on corporate transparency and firm value. Corporate transparency is also found to have a positive effect on firm value and to mediate the relationship between sustainability reporting and firm value. These findings confirm that sustainability reports do not merely serve as compliance instruments, but also function as strategic mechanisms for strengthening information openness, reducing information asymmetry, and increasing investor confidence. This study implies that companies should prepare sustainability reports in a material, consistent, credible, and business-integrated manner in order to create sustainable firm value.
Hibriditas Bahasa Leksikal sebagai Praktik Linguistik Tokoh Roy dalam Film Balada si Roy (2023) Ni Wayan Ayu Permata Sari; Dila Febriyana Rahmi; Ni Nengah Citra Dwi Anggraeni
Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v9i2.599

Abstract

Fenomena hibriditas bahasa menjadi ciri menonjol dalam komunikasi remaja Indonesia, khususnya melalui penggunaan unsur leksikal berbahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk hibriditas bahasa leksikal yang digunakan oleh Roy berdasarkan konsep peminjaman leksikal loan words, loan blends, dan loan shifts menurut Allan (2020). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan Roy. Sebanyak 30 temuan leksikal disertai timestamp dianalisis untuk hibriditas leksikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hibriditas bahasa leksikal pada tokoh Roy didominasi oleh kategori loan words dengan 19 temuan, diikuti oleh loan blends sebanyak 7 temuan dan loan shifts sebanyak 4 temuan. Dominasi loan words mengindikasikan bahwa peminjaman kata asing tanpa perubahan bentuk merupakan strategi linguistik yang paling sering digunakan dalam membangun tuturan, serta mencerminkan kecenderungan penggunaan unsur bahasa asing secara langsung dalam komunikasi sehari-hari. Kemudahan penggunaan kata asing tanpa proses adaptasi morfologis maupun semantis tampak lebih dipilih dibandingkan penggabungan unsur asing dan lokal atau pergeseran makna kata lokal akibat pengaruh bahasa lain.