Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

FILSAFAT ISLAM METAFISIKA MUHAMMAD IQBAL TENTANG TUHAN SEBAGAI EGO Asep Kurniawan
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.418 KB) | DOI: 10.24235/jy.v3i1.2082

Abstract

Abstrak: Metafisika dalam filsafat Islam identik dengan Tuhan. Dia dicitrakan dalam berbagai macam pemikiran para filosof dengan mendasarkan pada argumen-argumen rasional dan filosofis. Iqbal menggunakan konsep Ego Absolut untuk menyebut Tuhan dengan segala konsekwensi logisnya, akan tetapi konsep Ego Absolut yang diusung oleh Iqbal ini seringkali dipahami sebagai panteisme. Padahal pada kesempatan tertentu Iqbal mengkritisi keras poin-poin penting panteisme. Iqbal berusaha menampilkan poros dimana Ego dan Ego Absolut dapat memenuhi tempatnya masing-masing dengan segala keunikan dan kekhasannya. Ego Absolut bagi Iqbal adalah hasrat dimana Ego terus-menerus berproses, bergerak dinamis, berkreasi dan memproduksi dalam skala sendiri. Hidup manusia ditentukan oleh aktivitas ego-Nya. Aktivitas ego pada dasarnya berupa aktivitas kehendak. Hidup adalah kehendak kreatif yang bertujuan dan bergerak menuju satu arah, yaitu Ego Absolut. Kata Kunci: Metafisika, Ego, Tuhan
PERAN TASAWUF DALAM PEMBINAAN AKHLAK DI DUNIA PENDIDIKAN DI TENGAH KRISIS SPIRITUALITAS MASYARAKAT MODERN Asep Kurniawan
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.77 KB) | DOI: 10.24235/jy.v2i1.907

Abstract

Pendidikan adalah setiap upaya untuk memelihara dan mengembangkan sifat dasar manusia baik yang bersifat esoterik maupun eksoterik. Pada kenyataannya, aspek esoterik pada diri manusia tertinggal jauh dalam dunia pendidikan. Akibatnya, orientasi pendidikan mengarah kepada nuansa yang lebih materialistik, individualistik, dan sekularistik. Dengan demikian, hal ini dapat mereduksi secara masiv eksistensi manusia itu sendiri. Untuk mengatasi persoalan ini, maka diperlukan reorientasi pendidikan ke arah holistik dengan penanaman nilai-nilai spiritual keagamaan (sufistik) melalui pensucian diri dan perasaan akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Pemecahan masalah ini akan menjadikan integrasi vertikal penyerahan diri terhadap Allah dan dimensi dialektik secara horizontal terhadap kemanusiaan dan lingkungan. Oleh karena itu, hal ini akan dapat difahami bahwa nilai-nilai sufistik tidak dapat dipisahkan dari pemecahan masalah-masalah pendidikan. Kata Kunci:Tasawuf, Pendidikan, Spiritual, Akhlak
Manajemen Penanaman Nilai-Nilai Toleransi Di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kuningan Asep Kurniawan
Holistik Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v4i1.7294

Abstract

Tolerance plays an important role in maintaining harmony in the life of a plural society. This study aimed to reveal in-depth the management of instilling the values of tolerance in State Vocational High School 1 Kuningan. This research used descriptive analytical-qualitative method. Data collection used in-depth observation, unstructured and in-depth interviews, and documentation. The research subjects were students, teachers, staffs, vice principals, school principals, and community leaders. Technical data analysis was done through data reduction, data display, and data inference. The results showed that the management of instilling tolerance values in State Vocational School 1 Kuningan was carried out in several stages (1) planning was done through a vision and mission then integrated into the curriculum. (2) Organizing was done by grouping the implementation of activities coordinated through school public relations. (3) Implementation of instilling tolerance values was inserted in the classroom learning, and then applied in an attitude of respecting differences with other religions and participation in certain religious ceremonies, as long as they did not conflict with students’ beliefs. (4) Controlling and evaluation focused on providing advice. 
SEJARAH PENDIDIKAN MASYARAKAT PESISIR NUSANTARA Asep Kurniawan
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.904 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v1i2.1180

Abstract

Masyarakat pesisir di Indonesia adalah masyarakat yang pada umumnya memiliki tipikal terbuka. Sifat keterbukaannya pada dunia luar membuat celah dan peluang bagi masuknya proses pendidikan dalam wujud pengaruh baik ekonomi, budaya maupun kepercayaan dari luar yang datang silih berganti. Dinamika kehidupan masyarakat pesisir yang mayoritas adalah berdagang (pengusaha) dan nelayan membuka ruang bagi mereka untuk membangun relasi dengan orang-orang luar. Relasi-relasi itulah yang membuka jalan bagi mereka yang memiliki visi, misi dan tujuan  tertentu dalam arus pendidikan. Namun sayangnya pendidikan bagi masyarakat pesisir yang awalnya memberikan dinamika positif bagi kemajuan berbagai bidang kehidupan, pada perkembangan selanjutnya mengalami degradasi seiring semakin marjinalnya kehidupan masyarakat pesisir yang dikenal dengan the poorest of the poor. Key words: Pendidikan, Masyarakat, Terbuka, Pesisir 
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 6 KOTA CIREBON Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v3i1.5001

Abstract

The purpose of this study was to determine the extent of the influence of principal’s leadership on the teachers’ performance in Senior High School 6 Cirebon. The variables are the principal’s leadership (X) and teachers’ performance (Y). The sample consisted of 15 teachers and 34 students. The instruments are questionnaires and documentation. The data analysis technique was inferential analysis techniques with simple regression. Based on inferential statistical calculations of hypothesis testing, the value of t or Ha = 3.412 was greater than the value obtained from the distribution table t table or Ho = 1.684 with a significant level of 5% (Ha≥ Ho) = (3,412 ≥1,684). This research proved that the A hypothesis was accepted, O hypothesis was rejected. It means that the principal’s leadership the influences the teachers’ performance in Senior High School 6 Cirebon City. Keywords: competence, responsibility, structure, managerial
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BERAGAMA SISWA SMP ISLAM AL-AZHAR 5 CIREBON Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v2i1.2880

Abstract

AbstrakPeranan guru sangatlah besar pengaruhnya dalam perkembangan jiwa keagamaan siswa, termasuk di dalamnya bagaimana guru memberikan perhatian kepada anak didik dalam mendidik, mengajar dan mengevaluasi baik dalam menyampaikan materi di kelas ataupun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari siswa di sekolah. Apabila guru kurang memberikan perhatian kepada siswa dan salah dalam mendidik dan mengajar anak maka anak pun akan mudah terbawakepada hal-hal yang tidak baik. Pendidikan Agama Islam membentuk aspek jasmani dan rohani seseorang berdasarkan kepada nilai-nilai ajaran agama Islam yang terkandung dalam kitab suci al-Qur’an dan sunah Rasulullah. Kedua aspek tersebut diharapkan tumbuh seimbang, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan antara kebutuhan rohaniah dan kebutuhan jasmaniah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran guru PAI dalam meningkatkan motivasi beragama siswa. Penelitian ini memakai metode deskriptif analisis dengan menggunakan instrument kuesioner (angket) dan wawancara sebagai sumber datanya. Dari penelitian yang telah dilakukan kepada sejumlah siswa yang menjadi sampel, maka dilakukan analisa data yang merupakan bagian penting dalam metode ilmiah untuk menjawab masalah penelitian ini. Dalam menganalisa data, maka dapat diambil kesimpulan bahwa peranan guru PAI dalam bentuk perhatiannya sangat besar sekali sehingga berimplikasi pada sikap keberagamaan siswa yang terlihat baik sekali. Selain itu, sekolah juga memainkan peranannya sebagai lembaga pendidikan dengan memberikan pengajaran dan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkembangkan sikap keagamaan siswa.Kata Kunci: Guru, Motivasi, Perilaku, Beragama
KEPEMIMPINAN KEPALA TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU SABILUL HUDA DALAM MANAJEMEN SEKOLAH Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v3i2.5994

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam tentang kepemimpinan kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Sabilul Huda dalam mengelola lembaga pendidikannya. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif eksplanatoris studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan snowball sampling dengan instrumen wawancara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas dengan cara ketekunan pengamat, triangulasi sumber, waktu, dan instrumen, serta bahan referensi yang memadai. Hasil penelitian menemukan bahwa kepala TKIT Sabilul Huda sudah menjalankan kepemimpinannya dalam menyusun perencanaan sekolah untuk setiap program pendidikan dengan cukup baik. Perencanaan yang sudah yang dimaksud meliputi rencana strategis dan rencana operasional. Kepala TKIT Sabilul Huda dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dalam pengorganisasian sudah menyusun struktur organisasi dan pembagian wewenang dengan baik kepada bawahannya. Pembinaan diselenggarakan secara rutin guna memecahkan permasalahan yang ada yang dilaksanakan pada setiap permulaan semester. Manajemen peserta didik yang dilakukan melalui penerimaan peserta didik baru dilakukan pada setiap permulaan tahun ajaran baru. Manajemen sarana dan prasarana sudah cukup baik sehingga berdampak kepada proses efektifitas pembelajaran terutama dalam penanaman aspek religius. Hubungan kemitraan sekolah dengan masyarakat terjalin secara langsung. Peran kepimpinan kepala sekolah dalam menggerakkan manajemen keuangan sudah dikatagorikan cukup baik. Hal ini dilihat dari kondisi keuangan yang surplus. Pelaksanaan fungsi pengawasan dari kepemimpinan kepala TKIT Sabilul Huda dilakukan secara ketat dan dalam bentuk evaluasi yang terencana. Kata kunci: Pengaruh, Kinerja, Manajemen, Sumber Daya
PENGARUH KEPEMIMPINAN KHARISMATIK KYAI DAN MOTIVASI ORANG TUA TERHADAP ETOS BELAJAR SANTRI STUDI KASUS ATAS PONDOK PESANTREN 'AINURRAFIQ KUNINGAN Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v2i2.3621

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap lebih jauh tentang pengaruh kepemimpinan kharismatik kyai dan motivasi orang tua terhadap etos belajar santri:  Studi kasus atas Pondok Pesantren ‘Ainurrafiq Kuningan. Metode penelitian adalah kuantitatif korelasional. Sampel berjumlah 29 santri dari populasi 150 santri. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. (1) Kepemimpinan kharismatik kyai mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap etos belajar santri. (2) Motivasi orang tua mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap etos belajar santri. (3) Kepemimpinan kharismatik kyai dan motivasi orang tua secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap etos belajar santri. Temuan ini berimplikasi bahwa (1) semakin besar pengaruh kepemimpinan kharismatik kyai, maka akan semakin tinggi pula etos belajar santri. (2) Semakin besar pengaruh motivasi orang tua, maka akan semakin tinggi pula etos belajar santri. (3) Semakin besar pengaruh kepemimpinan kharismatik kyai dan motivasi orang tua, maka akan semakin tinggi pula etos belajar santri.  Kata Kunci: keteladanan, peniruan, perubahan hasil belajar 
Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Perspektif epistEmologi Filsafat Islam Asep Kurniawan
Ulumuna Vol 17 No 1 (2013): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ujis.v17i1.178

Abstract

Human beings are the only creature whose capability of knowledge enabling them to develop. However, this could be hampered by the wrong epistemology understanding based on a religion they believe. This research aims to encourage human thought to be dynamically progressive without jeopardizing values of Qur’an. This is carried out through placing the Islamic epistemology on the autonomy of ration and empirical experiences and conducting dialectical process between them and Al-Qur’an. Conclusions derived are that human knowledge can develop dynamically and progressively in line with the spirit of the Qur’an. It automatically has an impact on the development of holistic human resources. In this context, Islamic epistemology then is the main drive for the development of human resources.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PEREMPUAN DAN KINERJA GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH Asep Kurniawan
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v2i1.7053

Abstract

Efektivitas dari kepemimpinan kepala sekolah adalah diantara faktor dari sejumlahfaktor yang berkaitan dengan kinerja guru, melalui kinerja yang baik, maka proseskomunikasi pendidikan di suatu sekolah akan terlaksana dengan baik. Penelitian inibertujuan untuk mengungkap sejauhmana pengaruh kepemimpinan kepala sekolahperempuan terhadap kinerja guru di MTsN Ciledug Cirebon. Metode penelitian ini ialahkuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah 67 guru dengan sampel 30 guru.Instrumen yang dipergunakan adalah angket. Teknik analisis yang dipakai ialah teknikanalisis Statistik Parametris sebagaimana jenis penelitian bersifat asosiatif, denganmemakai korelasi bivariate atau Product Moment Pearson. Hasil yang memperlihatkanbahwa ada hubungan yang sangat kuat antara Variabel Kepemimpinan Kepala Sekolahperempuan (X), dengan Kinerja Guru di MTsN Ciledug Cirebon sebesar 0,825 ataumemiliki pengaruh langsung sebesar 68,0625%. Hal tersebut berarti apabilakepemimpinan Kepala Sekolah perempuan sudah baik, maka kinerja guru pun menjadibaik.