Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH PEREMPUAN: STUDI KASUS KEPALA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 6 KOTA CIREBON Asep Kurniawan
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v1i2.5229

Abstract

So far, women's leadership is still underestimated; especially her managerial skills as a principal in an educational institution.Actually, she can lead the school and bring it to good quality. This research was intended to further uncover the conceptual skills, human skills and technical skills of female principals in State High Schools 6 Cirebon City. This research was a survey research. The respondents were 250 students. The research instrument was a questionnaire. The result showed that the principal’s managerial skills of State High Schools 6 Cirebon City were very good. It could be viewed from the conceptual skills (86.4%) and human skills (83.2%) were very good.  Meanwhile, technical skills were good (76.8%). Based on the results of the respondents' assessment, the technical skills of female principals of State High Schools 6 Cirebon City were lower than conceptual and human skills.Keywords: ability, gender, assessment
KEPEMIMPINAN KEPALA TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU SABILUL HUDA DALAM MANAJEMEN SEKOLAH Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v3i2.5931

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam tentang kepemimpinan kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Sabilul Huda dalam mengelola lembaga pendidikannya. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif eksplanatoris studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan snowball sampling dengan instrumen wawancara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas dengan cara ketekunan pengamat, triangulasi sumber, waktu, dan instrumen, serta bahan referensi yang memadai. Hasil penelitian menemukan bahwa kepala TKIT Sabilul Huda sudah menjalankan kepemimpinannya dalam menyusun perencanaan sekolah untuk setiap program pendidikan dengan cukup baik. Perencanaan yang sudah yang dimaksud meliputi rencana strategis dan rencana operasional. Kepala TKIT Sabilul Huda dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dalam pengorganisasian sudah menyusun struktur organisasi dan pembagian wewenang dengan baik kepada bawahannya. Pembinaan diselenggarakan secara rutin guna memecahkan permasalahan yang ada yang dilaksanakan pada setiap permulaan semester. Manajemen peserta didik yang dilakukan melalui penerimaan peserta didik baru dilakukan pada setiap permulaan tahun ajaran baru. Manajemen sarana dan prasarana sudah cukup baik sehingga berdampak kepada proses efektifitas pembelajaran terutama dalam penanaman aspek religius. Hubungan kemitraan sekolah dengan masyarakat terjalin secara langsung. Peran kepimpinan kepala sekolah dalam menggerakkan manajemen keuangan sudah dikatagorikan cukup baik. Hal ini dilihat dari kondisi keuangan yang surplus. Pelaksanaan fungsi pengawasan dari kepemimpinan kepala TKIT Sabilul Huda dilakukan secara ketat dan dalam bentuk evaluasi yang terencana. Kata kunci: Pengaruh, Kinerja, Manajemen, Sumber Daya
KEPEMIMPINAN KEPALA TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU SABILUL HUDA DALAM MANAJEMEN SEKOLAH Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v3i2.5961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam tentang kepemimpinan kepala Taman Kanak-kanak Islam Terpadu Sabilul Huda dalam mengelola lembaga pendidikannya. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif eksplanatoris studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan snowball sampling dengan instrumen wawancara mendalam, observasi mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui kredibilitas dengan cara ketekunan pengamat, triangulasi sumber, waktu, dan instrumen, serta bahan referensi yang memadai. Hasil penelitian menemukan bahwa kepala TKIT Sabilul Huda sudah menjalankan kepemimpinannya dalam menyusun perencanaan sekolah untuk setiap program pendidikan dengan cukup baik. Perencanaan yang sudah yang dimaksud meliputi rencana strategis dan rencana operasional. Kepala TKIT Sabilul Huda dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dalam pengorganisasian sudah menyusun struktur organisasi dan pembagian wewenang dengan baik kepada bawahannya. Pembinaan diselenggarakan secara rutin guna memecahkan permasalahan yang ada yang dilaksanakan pada setiap permulaan semester. Manajemen peserta didik yang dilakukan melalui penerimaan peserta didik baru dilakukan pada setiap permulaan tahun ajaran baru. Manajemen sarana dan prasarana sudah cukup baik sehingga berdampak kepada proses efektifitas pembelajaran terutama dalam penanaman aspek religius. Hubungan kemitraan sekolah dengan masyarakat terjalin secara langsung. Peran kepimpinan kepala sekolah dalam menggerakkan manajemen keuangan sudah dikatagorikan cukup baik. Hal ini dilihat dari kondisi keuangan yang surplus. Pelaksanaan fungsi pengawasan dari kepemimpinan kepala TKIT Sabilul Huda dilakukan secara ketat dan dalam bentuk evaluasi yang terencana. Kata kunci: Pengaruh, Kinerja, Manajemen, Sumber Daya
Peran Budaya Literasi Dalam Pembentukan Karakter dan Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di Indramayu Jamaluddin Firdaus; Ahmad Asmuni; Asep Kurniawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1344

Abstract

Penelitian dilatar-belakangi oleh banyaknya siswa yang belum memiliki kebiasaan terhadap membaca buku pelajaran dan buku non pelajaran. Jika buku itu jendela dunia maka membaca adalah kuncinya. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana Budaya Literasi, Karakter, dan Prestasi Belajar Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Bi’tsatul Islamiyah desa Tempel dan Madrasah Ibtidaiyah Al-Wardah desa Pengauban Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan model penelitian studi multi kasus. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, analisis lintas kasus dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya literasi di Madrasah Ibtidaiyah Bi’tsatul Islamiyah desa Tempel dan Madrasah Ibtidaiyah Al-Wardah desa Pengauban mempunyai peran yang baik terhadap pembentukan karakter dan prestasi belajar siswa: (a) Budaya literasi di Madrasah Ibtidaiyah Bi’tsatul Islamiyah desa Tempel membaca 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, membaca karya sastra, membaca dalam hati dan guru membaca dengan nyaring, memajang karya siswa, mengupayakan lingkungan sosial dan afektif sudah berjalan, kemudian disetiap kelas memiliki perpustakaan mini dan perpustakaan utama, sudah ada pelatihan program literasi dari Sekolah Literasi Indonesia. Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Wardah desa Pengauban membaca asmaul husna bersama-sama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai dan mengupayakan lingkungan sosial dan afektif sudah berjalan. (b) Karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah Bi’tsatul Islamiyah desa Tempel dan Madrasah Ibtidaiyah Al-Wardah desa Pengauban cukup baik karena siswa dikedua sekolah sudah terbiasa apabila bertemu dengan guru mengucapkan salam dan cium tangan, mereka juga sudah mengerti baik dan buruk. (c) Prestasi siswa di Madrasah Ibtidaiyah Bi’tsatul Islamiyah desa Tempel dan Madrasah Ibtidaiyah Al-Wardah desa Pengauban cukup baik karena setiap tahun prestasi belajar siswa semakin meningkat walaupun tidak signifikan.
Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Membangun Sekolah Unggulan di Sekolah Dasar Islam Terpadu Sabilul Huda Cirebon Asep Kurniawan
JIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol 7, No 1 (2023): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jiem.v7i1.12864

Abstract

The existence of public relations in schools plays an important role as a communication liaison and building partnerships between schools and their communities to create superior schools. The purpose of this study was to reveal in-depth the management of public relations in building excellent schools in Islamic Primary Full Day School Sabilul Huda. This research was a descriptive qualitative field research. Data collection instruments were in-depth interviews, in-depth observation, and documentation. The analysis technique was done through data reduction, data display, and data inference. The results showed that the management of public relations was implemented by Primary Islamic Full Day School Sabilul Huda could be categorized as successful in building superior schools. It was shown from the academic achievements of student learning outcomes and non-academic achievements of the development of students' interests and talents. This public relations management was carried out through planning, implementation, and evaluation. Public Relations had a role in guarding the implementation of these programs and were responsible to the principal. The awareness of all parties in optimizing these programs was in accordance with their fields and abilities in realizing the excellence of schools.
Hubungan Layanan Bimbingan Konseling Dengan Kesehatan Mental Siswa Dalam Membentuk Pribadi Anti Radikalisme Muhammad Husein Lisan Shidqi; Dedi Djubaedi; Asep Kurniawan
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anti-radicalism behavior between religious communities in the school environment, in an effort to maintain a healthy mentality, require assistance from all school members, especially counseling guidance teachers. The objectives of this study: (1) Knowing how student guidance and counseling services, (2) Knowing how the reflection of students 'anti-radicalism behavior (3) Knowing the extent of the relationship between guidance and counseling services with students' mental health in forming a person who is anti-radicalism (4) Knowing the extent to which differences in the effectiveness of guidance services and in forming students' personal anti-radicalism. This research uses quantitative methods. The research subjects were population, all students of class XI at SMAN 1 Jatitujuh and SMKN 1 Kuningan, the sample used refers to the statement of Franken and Wallen (1993: 92). The results of this study: (1) Counseling Guidance Service at SMKN1 Kuningan is in the percentage of 84% for the high category and 16% for the very high category and SMAN 1 Jatitujuh obtained 64% for the high category and 36% for the very high category. (2) The reflection of healthy behavior or mental health at SMKN 1 Kuningan is 88% or as many as 44 students of a total of 50 students are in the very high category and 6 students or 12% are in the high category. Meanwhile, at SMAN 1 Jatitujuh, it was obtained 92% in the very high category and only 8% in the high category. (3) Based on the correlation analysis carried out, the two schools showed positive results, it was true that there was a relationship between counseling guidance services and mental health. (4) In terms of the effectiveness of SMAN 1 Jatitujuh better than SMKN 1 Kuningan, the correlation value was 0.435 versus 0.388 Abstrak Perilaku terhadap radikalisme antar umat beragama di lingkungan sekolah, dalam usaha menjaga mental yang sehat, diperlukan bantuan dari seluruh warga sekolah, lebih khususnya pada guru bimbingan konseling. Tujuan dalam penelitian ini: (1) Mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling siswa, (2) Mengetahui bagaimana cerminan perilaku anti radikalisme siswa (3) Mengetahui sejauh mana hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dengan kesehatan mental siswa dalam membentuk pribadi yang anti terhadap radikalisme (4) Mengetahui sejauh mana perbedaan efektifitas layanan bimbingan dan dalam membentuk pribadi siswa yang anti terhadap radikalisme. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subyek penelitian berupa populasi, seluruh siswa kelas XI di SMAN 1 Jatitujuh dan SMKN 1 Kuningan, sampel yang digunakan merujuk pernyataan Franken dan Wallen (1993: 92). Hasil penelitian ini: (1) Layanan Bimbingan Konseling di SMKN1 Kuningan berada dalam prosentase 84% untuk kategori tinggi dan 16% sangat tinggi. Sementara di SMAN 1 Jatitujuh diperoleh 64% untuk kategori tinggi dan 36% untuk kategori sangat tinggi. (2) Cerminan perilakuatau mental yang sehat di SMKN 1 Kuningan yaitu 88% atau sebanyak 44 siswa dari total keseluruhan 50 orang siswa berada dalam kategori sangat tinggi dan 6 orang siswa atau 12 % dalam kategori tinggi. Sementara di SMAN 1 Jatitujuh diperoleh 92% dalam kategori sangat tinggi dan hanya 8% untuk kategori tinggi. (3) Berdasarkan analisis korelasi yang dilakukan, kedua sekolah tersebut menunjukan hasil yang positif, benar adanya terdapat hubungan antara layanan bimbingan konseling dengan kesehatan mental. (4) Dalam hal efektifitas SMAN 1 Jatitujuh lebih baik dari SMKN 1 Kuningan, nilai korelasi 0,435 berbanding 0,388.
Pemasaran Jasa Pendidikan pada Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Asep Kurniawan; Nova Andriani
JMiE (Journal of Management in Education) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Management of Islamic Education Department, Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan dan faktor-faktor peluang dan tantangannya. Penelitian ini mengambil setting sosial pada Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Jambi dengan key Informan Kepala Madrasah, disamping informan tambahan lainnya. Sementara data yang dikumpulkan dengan teknik wawancaran mendalam, pengamatan, dan studi dokumen dianalisis dengan teknik analisis data mengalir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen MAN IC bersifat lintas demografis, geogragis, sosial, dan ekonomi, dengan target pada masyarakat Muslim yang memiliki kemampuan dasar mumpuni bidang ilmu agama dan umum, sementara itu Madrasah mengambil posisi sebagai madrasah negeri unggulan dengan model boarding school. Strategi bauran pemasaran ditempuh dengan produk kurikulum teritegrasi, program ektrakurikuler unggulan, didukung sumber daya manusia yang profesioanl serta menempati lokasi yang terbilang strategis, pembiayaan yang terjangkau, mengamodir masyarakat tidak mampu, serta didukung dengan promosi berbasiskan teknologi. Kekuatan madrasah terletak pada citra lembaga sebagai Madrasah unggulan negeri dan jaringan Madrasah ke berbagai sekolah dan instansi pemerintah. Sedangkan kelemahannya pada aspek image sebagai Madrasah elit kesan sebagai sekolah dengan standar ekonomi dan sosial tinggi. Kata kunci: manajemen pemasaran jasa, bauran pemasaran, Madrasah Aliyah Negeri Abstract: Marketing of Educational Service at The State Islamic Senior High School Jambi. The study aims at finding the strategy employed to promote the Madrasah and the determinant factors behind. This is a qualitative research using indepth interview, semi participant observation, and documentation to gather data. Meanwhile flow model analysis was used to analyzed them. The study revealed that segmentation of the Madrasah was cross demografic, geografic, social, and econimic level, which a higher level academic standar of Moslim students as a target, meanwhile excellent public boarding school was its positioning. The study also found that maketing mix strategy was used by means of developing an integratic curriculum, excellent extracurriculum, professional stuff, strategic location, affordable costs and accomodate students with econimically disadvantage, as well as technology based promotion. The strenght of the Madrasah lied on its reputation as excellent public school and its networking. Meanwhile, the weakneeses are the image of the Madrasah as an ‘elite’ school and high econimics and social standard. Key word: marketing of educational service, marketing mix, state Islamic senior high school
Bimbingan Konseling Islam bagi Perilaku Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Cirebon Asep Kurniawan
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol. 2 No. 1 (2019): Juni
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/prophetic.v2i1.4708

Abstract

Bimbingan dan Konseling Islam selama ini masih belum banyak diterapkan di lembaga pendidikan. Padahal hal ini berfungsi membantu peserta didik untuk berperilaku yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Bimbingan Konseling Islam terhadap perilaku peserta didik di MTsN 1 Kota Cirebon. Jenis penelitian ialah kuantitatif. Populasinya ialah 301 peserta didik MTsN 1 Kota Cirebon 2018-2019 dengan sampel 177. Instrumen pengumpulan data ialah kuesioner. Teknik analisis data: uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, dan regresi dengan bantuan SPSS for Windows 24.0. Temuan penelitian: (1) terdapat pengaruh yang sedang Bimbingan Konseling Islam terhadap Perilaku Individu peserta didik. (2) Terdapat pengaruh yang cukup pada Bimbingan Konseling Islam terhadap perilaku sosial peserta didik. (3) Terdapat pengaruh yang sedang pada Bimbingan Konseling Islam terhadap perilaku individu dan sosial peserta didik. Kata Kunci: Bimbingan Konseling Islam; Perilaku; Peserta Didik.
PEMBELAJARAN DENGAN KECERDASAN JAMAK DI SEKOLAH Asep Kurniawan
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v2i2.127

Abstract

Traditional assumption, which has been adopted in education, will be difficult to produce highly qualified graduates. A big mistake if student achievement is measured only by the ability of IQ in the form of mathematics and language. A great misconceptions if student achievement is only measured by the ability of IQ (Intelligence Quotient); mathematics and language. Intelligence IQ in favor of only a small portion of the learners. Intelligence is not only IQ, but also multiple intelligencies, such as Linguistic Intelligence, Logical-Mathematical Intelligence, Spatial-Visual Intelligence, Bodily-Kinesthetic Intelligence, Musical Intelligence, Interpersonal Intelligence, Intrapersonal Intelligence, Naturalist Intelligence, Existential Intelligence, and Spiritual Intelligence. It is based on the understanding of intelligence as the ability of a person to solve a real problem and in a variety of situations. In the context of learning in school, multiple intelligences actualized by empowering learners, more than one modality of learning, variation of places, which is very important, appropriateness teacher's teaching style with students’ learning styles, or students’ intelligences. Learning with multiple intelligences will be able to connect the tedious learning process to a joyful learning. Students are not crammed full of material and theories. With this, however, students are faced with the reality that the material and theories can indeed they encounter in their daily lives, thereby providing the depth impression.  Key words: Pembelajaran, inovasi, kecerdasan, Jamak.
Optimization of Humanistic Education in the Integrated Islamic Primary School Asep Kurniawan
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 6 No. 1 (2019): June 2019
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v6i1.4036

Abstract

AbstractOnly a few primary schools apply humanistic education. This could be viewed from the students’ moral decadence and the process of dehumanizing education. Even though there are some primary schools implement humanistic education,their application is not maximized.    The purpose of the research was to reveal in depth the efforts of Integrated Islamic primary school Sabilul Huda in maximizing humanistic education. This research is a case study of descriptive qualitative. The instruments of data collection are in-depth observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conduted conducted through collecting data, reducing data, displaying data, and conclusing data. The research results showed that Integrated Islamic primary school Sabilul Huda maximized humanistic education through applying the principles of humanistic education. It was indicated by the creation of learning conditions through the application of the principles of effective learning. Students contributed actively in finding and processing teaching materials. School viewed students as unique and intelligent individuals. The effort to maximize humanistic education has showed good result, if it was reviewed on academic and non-academic achievements, and students’ character. This is indicated by ideal academic scores, achievements in various competitions of interest,talents, and students' good behavior.Keywords: appreciation, uniqueness, joyful, achievement, moralityAbstrakTidak terlalu banyak sekolah dasar yang menyelenggarakan pendidikan humanistik. Hal ini dapat terlihat dari dekadensi moral para pelajar dan proses dehumanisasi pendidikan. Kalaupun ada, penerapannya belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam upaya SDIT Sabilul Huda dalam memaksimalkan pendidikan humanistik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif studi kasus. Instrumen pengumpulan data ialah observasi mendalam, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknis analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT Sabilul Huda sudah berupaya memaksimalkan pendidikan humanistik melalui penciptaan kondisi belajar yang menerapkan prinsip-prinsip pendidikan humanistik. Hal ini ditunjukkan dengan penciptaan kondisi belajar melalui penerapan prinsip-prinsip pembelajaran efektif. Siswa berkontribusi aktif dalam mencari dan mengolah materi ajar yang didapatkan. Sekolah memposisikan siswa sebagai individu yang unik dan anggapan bahwa setiap siswa adalah cerdas. Upaya memaksimalkan pendidikan humanistik sudah memperlihatkan hasil yang cukup baik pada sisi prestasi siswa baik akademik maupun non akademik serta karakter siswa. Hal ini ditunjukkan dengan skor akademik yang ideal, prestasi di berbagai lomba minat, bakat, dan perilaku baik siswa.Kata kunci: apresiasi, keunikan, suasana menyenangkan, prestasi, moralÂ