Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KONSEP REVITALISASI CITRA TEPIAN AIR DI RUANG TERBUKA KORIDOR SULTAN MUHAMMAD PONTIANAK Estar Putra Akbar
Jurnal Arsitektur GRID Vol 1, No 1 (2019): Juni
Publisher : Jurnal Arsitektur GRID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i1.256

Abstract

Pendampingan Perencanaan Dan Perancangan Rumah Tahfidz Al Muhajirin Lintang Batang, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat Hilmy, Mochamad; Dede Irwan; Diah Astiningsih; Estar Putra Akbar; Herry Prabowo; Caesar Destria; Jockie Zudhy F; Muhammad Subhansyah Ikram; Putu Ayu Vindytha Amanda Putri; Weni Dewi Utami
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 1 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i1.6907

Abstract

Pada tahun 2022 beberapa pengurus Yayasan Al Muhajirin Lintang Batang menyampaikan niatnya untuk membangun sebuah rumah tahfidz di lingkungan Masjid Al Muhajirin Lintang Batang kapada tim pengabdian masyarakat Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung Politeknik Negeri Pontianak. Pemecahan masalah yang telah dilaksanakan terdiri dari beberapa metode yaitu: Aplikasi kegiatan pengabdian ini berupa FGD, Identifikasi dan pendataan tapak, serta menghubungkan dengan pihak yang kompeten. Perencanaan dan perancangan rumah tahfidz diawali dengan audiensi (FGD) bersama pengelola dan jama’ah masjid serta pengurus Yayasan Al Muhajirin. Berdasarkan dari kegiatan tersebut maka tim pengabdian pada masyarakat berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membuat alternatif konsep yang disampaikan kepada masyarakat baik melalui pengurus masjid maupun yayasan. Konsep dari perencanaan rumah tahfidz yang diterapkan oleh tim adalah menggunakan kearifan lokal. Kesepakatan yang didapatkan berupa desain pra-rancangan kemudian dikembangkan oleh tim perancangan. Gambar DED dapat terselesaikan dengan baik dengan memakan waktu kurang lebih 17 hari kalender. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kenyamanan dan kesehatan ruang menjadi pertimbangan yang utama dalam mendesain Rumah Tahfidz Al Muhajirin. Hal ini bertujuan bersama masyarakat agar santri di tempat ini dapat belajar secara optimal.
Pendampingan Perencanaan dan Perancangan Renovasi Bangunan Gedung Masjid Nurul Hidayah, Benua Melayu Laut Kota Pontianak dengan Penerapan Metoda FGD’s. Mochamad Hilmy; Diah Astiningsih; Estar Putra Akbar; Nurul Qalbi Kurniashally; Herry Prabowo; Caesar Destria
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 2 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i2.9112

Abstract

Pada awal tahun 2024 salah satu masyarakat Benua Melayu Laut menyampaikan harapan dari pengurus Nurul Hidayah yang memiliki niat untuk melakukan renovasi bangunan masjidnya kapada tim pengabdian masyarakat Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung Polnep. Keinginan ini didasari oleh kerusakan di bangunan masjid tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mendampingi masyarakat mewujudkan desain bangunan Masjid Nurul Hidayah yang sesuai dengan harapan mereka. Pemecahan masalah yang telah dilaksanakan terdiri dari beberapa metode yaitu: berupa focus group discussions (FGD’s), identifikasi tapak, serta menghubungkan dengan pihak yang kompeten. Perencanaan dan perancangan masjid diawali dengan audiensi (FGD’s) bersama pengurus dan jama’ah masjid. Berdasarkan dari kegiatan tersebut maka tim berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membuat alternatif konsep yang disampaikan kepada masyarakat. Konsep dari perencanaan masjid yang diterapkan oleh tim adalah menggunakan kearifan lokal. Kesepakatan yang didapatkan berupa desain pra-rancangan kemudian dikembangkan oleh tim perancangan. Gambar animasi 3 dimensi dan Detail Engineering Design (DED) dapat terselesaikan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kenyamanan dan kesehatan ruang menjadi pertimbangan yang utama dalam mendesain Masjid Nurul Hidayah. Hal ini bertujuan agar jama’ah masjid dapat menjalankan ibadah dan kegiatan lainnya di tempat ini dengan kenyamanan yang optimal.
Konsep Revitalisasi Citra Tepian Air di Ruang Terbuka Koridor Sultan Muhammad Pontianak Estar Putra Akbar; Yudi Purnomo; Mira Sopia Lubis
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 1, Nomor 1 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i1.1

Abstract

Revitalisasi merupakan salah satu upaya yang dikembangkan untuk menanggulangi kawasan yang mengalami degradasi. Kawasan yang sangat rentan mengalami degradasi/penurunan kualitas lingkungannya yaitu kawasan yang berada di tepian sungai. Upaya Pemerintah Kota Pontianak untuk menata kawasan tepian Sungai Kapuas sebagai ruang terbuka, untuk memunculkan citra Kota Pontianak sebagai kota tepian air, dan meningkatkan kembali vitalitas kawasan di pusat kota dengan tata guna lahan pusat perdagangan dan jasa. Berlokasi di Koridor Sultan Muhammad. Menarik perhatian penulis untuk memberikan masukan/ide berupa konsep ruang terbuka yang dapat menampilkan image kota tepian air. Metodologi yang dilakukan adalah mengumpulkan data dengan teknik observasi dan studi dokumentasi; analisis data berdasarkan potensi dan kendala yang ada pada kawasan. Hasil analisis adalah konsep perancangan untuk meningkatakan citra kawasan tepian air. Hasil konsep berdasarkan analisis terdiri dari : 1).Konsep Kegiatan, 2). Konsep Bentuk, 3). Konsep Bangunan, 4). Konsep Sirkulasi , 5). Konsep Perkerasan, 6). Konsep Penanda Kawasan, 7). Konsep Utilitas Kawasan 8). Konsep Parkir, 9). Konsep Zoning dan 10). Tema Kawasan.
Pengaruh Setting Ruang Terbuka Terhadap Pola Sebaran Ojek Online di Kota Pontianak Fery Kurniadi; Estar Putra Akbar; Caesar Destria
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 2, Nomor 1 (2020): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v2i1.16

Abstract

Perkembangan Kota tidak luput dari segala aktivitasnya yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat. Berkembangnya teknologi memungkinkan kemudahan dalam segala hal dan lintas sektoral sosial politik dan ekonomi. Masuknya Ojek Online di Kota Pontianak membuat suatu wajah baru sistem transaksi ekonomi dan memberi kemudahan masyarakat dalam aktivitasnya. Dan hal ini memunculkan perilaku baru yaitu munculnya ruang-ruang terbuka yang digunakan sebagai tempat mangkal atau aktivitas menunggu para Ojek online. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor setting ruang apa saja yang mempengaruhi sebaran para Ojek Online diruang-ruang terbuka Kota Pontianak. Metode yang digunakan adalah Behavior Mapping , untuk melihat keterkaitan antara variabel Setting Ruang dengan setting perilaku terhadap pola sebaran Ojek online di Kota Pontianak. Hasil penelitian ini adalah secara setting makro terdapat lima pola sebaran Ojek Online yaitu : 1) Dekat dengan fasilitas umum seperti masjid, sekolah, 2) Dekat dengan fasilitas tempat makan/restoran, 3) Dekat dengan pusat perbelanjaan dan kantor, 4) Berada di ruang terbuka yang tidak teridentifikasi aktivitasnya, 5) menyatu dengan kegiatan informal. Faktor yang mempengaruhi secara Setting Mikro dipengaruhi elemen fix seperti ketersediaan parkir dan peneduh, semi fix tidak menjadi pertimbangan dalam menentukan tempat pemesanan, dan non- fix muncul ruangberkumpul baru dia area yang tidak terdapat aktivitas atau masuk dalam bagian setting yang sudah ada.