Rudi Alfiandi
Bagian Keilmuan Keperawatan Jiwa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Idea Nursing Journal

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DENGAN MEKANISME KOPING PASIEN POST OPERASI MAYOR DI RUMAH SAKIT MEURAXA Junardi Junardi; Rudi Alfiandi
Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i2.20242

Abstract

ABSTRAKOperasi mayor merupakan operasi yang melibatkan organ tubuh secara luas dan mempunyai resiko yang tinggi terhadap kelangsungan hidup pasien dan menimbulkan trauma fisik yang luas.Pasca dilakukan operasi khususnya operasi mayor, pasien mengeluh berbagai keluhan, keadaan tersebut akan membuat individu melakukan berbagai usaha untuk meredakan tekanan yang dialaminya, berbagai usaha yang dilakukan individu tersebut dikenal dengan istilah koping.Berbagai faktor mempengaruhi mekanisme koping, salah satunya adalah karakteristik psikologis yang dimiliki oleh seseorang, termasuk didalamnya kecerdasan emosi. kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi, menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Hubungan Kecerdasan Emosi Dengan Mekanisme Koping pada Pasien Post Operasi Mayor. Desain penelitian yang digunakana adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. teknik sampling yang di gunakan adalah teknik Purposive Sampling dengan 49 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner kecerdasan emosi dan kuesioner mekanisme koping pada pasien post operasi mayor. Hasil uji korelasi menunjukan bahwa p-value = 0,000. Nilai tersebut lebih kecil dari α = 0,05, dengan demikian Hipotesa alternatif (Ho) ditolak, artinya ada hubungan kecerdasan emosi dengan mekanisme koping. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosi pasien post operasi mayor semakin baik mekanisme koping pada pasien post operasi mayor. Kata kunci: kecerdasan emosi, mekanisme koping, post operasi mayor.ABSTRACTMajor surgery is a surgery that involves a broad body of organs and has a high risk of survival of the patient and causes extensive physical trauma. After surgery, especially major surgery, patients complain with a variety of complaints, the situation will make individuals make various efforts to relieve the pressure they experienced, various efforts by these individuals are known as coping. Various factors affect coping mechanisms, one of which is psychological characteristics possessed by someone, including emotional intelligence. Emotional intelligence is the ability of a person to regulate his emotional life with intelligence, maintaining emotional harmony and disclosure through self-awareness skills, self-control, self-motivation, empathy and social skills. The purpose of this study was to determine the relationship of emotional intelligence with coping mechanisms in major postoperative patients. The research design used was analytic with cross sectional approach. The sampling technique used was Purposive Sampling technique with 49 respondents. The instrument used was an emotional intelligence questionnaire and a coping mechanism questionnaire in major postoperative patients. Correlation test results showed that p-value = 0,000. This value is smaller than α = 0,05, thus the alternative hypothesis (Ho) is rejected, it means that there is a relationship between emotional intelligence and coping mechanisms. This study concluded that the higher the emotional intelligence of major postoperative patients the better the coping mechanism in major postoperative patients.
PERAN DAN KEPEMIMPINAN PERAWAT DALAM MANAJEMEN BENCANA PADA FASE TANGGAP DARURAT Ardia, Putra; Ratna Juwita; Risna, Risna; Rudi Alfiandi; Yuni Arnita; M Iqbal; Ervina, Ervina
Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.558 KB) | DOI: 10.52199/inj.v6i1.6635

Abstract

ABSTRAKBencana diartikan sebagai peristiwa atau serangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Perawat sebagai profesi yang bersifat luwes dan mencakup segala kondisi, diharapkan tidak hanya terbatas pada pemberian asuhan dirumah sakit saja melainkan juga dituntut mampu bekerja dalam kondisi siaga tanggap bencana. Tujuan dari penelusuran kepustakaan ini adalah untuk mengidentifikasi peran dan kepemimpinan perawat dalam manajemen bencana pada fase tanggap darurat. Penelitian ini menggunakanm pendekatan literature review. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari literature yang diperoleh melalui internet berupa hasil penelitian dari perpustakaan on-line baik lokal, nasional, maupun internasional. Peran dan kepemimpinan perawat pada fase tanggap darurat secara umum akan diidentifikasikan pada 6 aspek, termasuk pencarian dan penyelamatan, triase, pertolongan pertama, proses pemindahan korban, perawatan di rumah sakit, dan rapid health assessment. Oleh karena itu, situasi penanganan antara keadaan siaga dan keadaan normal memang sangat berbeda, sehingga perawat harus mampu secara skill dan teknik dalam menghadapi kondisi seperti ini.Kata kunci: peran, kepemimpinan, manajemen bencana, tanggap darurat.ABSTRACTDisaster is defined as an event or series of events that threaten and disrupt the lives and livelihoods caused by both natural factors and/or non-natural factors and human factors that result in human fatalities, environmental damage, loss of property, and psychological impact. Nurses as a profession that is flexible and includes all conditions, is expected to not only limited to the provision of hospital care alone but also demanded to be able to work in the standby state disaster response. This study uses literature review approach. Sources of data in this study came from the literature that obtained via the Internet in the form of the results of an on-line library of local, national, and international levels. The role and leadership of nurses in the emergency response phase will generally be identified in 6 aspects , including search and rescue, triage, first aid, the  process of moving the victim, hospitalization , and rapid health assessment. Handling the situation between the idle state and the normal state is very different, so the nurse should be able to skills and techniques in dealing with this condition.Keywords: roles, leadership, disaster management, impact phase