Ari Wibowo
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Ari Wibowo; Achadi Budi Santosa santosa
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 13 No 1 (2022): Perspektif Pendidikan dan Keguruan
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/perspektif.2022.vol13(1).9004

Abstract

The success of education cannot be separated from the efforts of the principal as a leader in directing and motivating teachers. This study aims to reveal the principal's leadership strategy in improving teacher professionalism. This study uses a descriptive qualitative approach, data sources include all teachers and vice principals, while data collection is through interview and documentation techniques. The analysis uses continuous participatory techniques, through the stages of data collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The results showed that the principal's strategy in increasing teacher professionalism was by activating the teacher working group (KKG), motivating teachers, training, comparative studies, teacher evaluation meetings, classroom supervision, giving punishment and rewards, and through a participatory leadership style.
Pembentukan Kesadaran Sosial Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Pancasila dengan Pendekatan Fenomenologis di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Andri AndriTri; Mahmuda Ma’arif; Yasir Marzuki; Aprilia Setianingsih; Ari Wibowo
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 14 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.14i.1.1740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan kesadaran sosial siswa sekolah dasar melalui pendekatan kualitatif fenomenologis dalam konteks Pendidikan Pancasila. Latar belakang penelitian dilandasi oleh lemahnya internalisasi nilai-nilai sosial seperti empati, kerja sama, dan toleransi dalam praktik pendidikan dasar, yang ditengarai sebagai dampak dominasi pendekatan kognitif dan simbolik dalam pembelajaran nilai. Studi ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, dengan melibatkan siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, yang dianalisis melalui model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial bermakna dalam ruang sekolah, dengan dukungan guru dan lingkungan yang reflektif, mampu memperkuat internalisasi nilai-nilai sosial pada siswa. Temuan ini mengafirmasi relevansi teori Vygotsky terkait Zone of Proximal Development (ZPD) serta menggarisbawahi pentingnya peran komunitas dalam mewujudkan pendidikan karakter yang kontekstual dan transformatif. Implikasi praktis dari studi ini menyoroti urgensi peningkatan kapasitas guru dalam fasilitasi pembelajaran nilai yang humanistik, serta perlunya keterlibatan kolaboratif antara sekolah dan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap diskursus pendidikan karakter berbasis nilai Pancasila, dan merekomendasikan pengembangan modul pembelajaran kontekstual serta studi lanjutan berbasis etnografi untuk menggali dinamika internalisasi nilai sosial secara lebih mendalam.