Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN PEMENUHAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) MATA KULIAH ASAS DAN STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 1 BERBASIS KURIKULUM INTERNASIONAL KOREAN ARCHITECTURAL ACCREDITING BOARD (KAAB) Mukhlishah Sam; Zulkarnain AS; Alfiah Alfiah; Ahmad Ibrahim Rahmani
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.26500

Abstract

Strategi pengembangan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1 berbasis International Korean Architectural Accrediting Board (KAAB) merupakan kriteria acuan penilaian prestasi belajar mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan perkuliahan di Jurusan Arsitektur. Metode penelitian dilakukan dengan mengembangkan model ADDIE, seperti menganalisis, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket dan wawancara kepada mahasiswa yang telah selesai mengambil mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengembangan strategi capaian pembelajaran lulusan pada mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1 menghasilkan metode pembelajaran, penataan ulang capaian pembelajaran dan penyusunan materi buku pegangan. Capaian hasil belajar dirumuskan dengan kriteria berpikir kritis dalam arsitektur, desain, rekayasa, dan teknologi, dengan menekankan pada material dan metode bangunan.
Implementasi Pendekatan Arsitektur Perilaku pada Desain Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA di Kabupaten Wajo Ratriana; Alfiah; Viviana Basri
JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH) Vol. 7 No. 1 (2023): JAUR Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jaur.v7i1.8922

Abstract

Penitentiary is a place of rehabilitation for prisoners who have gone through the process of investigation, prosecution, examination of cases and court decisions. However, the condition that occurs in Indonesia is that the number of prisoners continues to increase and exceeds capacity so that there is a shortage of rehabilitation facilities and then the detention house is converted into a place of rehabilitation, so that it is not in accordance with the function of the building. Especially in Wajo district, there is the Sengkang Class IIB Detention Center which accommodates 335 Correctional Inmates (WBP) consisting of 262 inmates and 73 prisoners. So it is necessary to build a correctional facility in Wajo Regency. The design of this Correctional Institution uses the Behavioral Architecture theme. This behavioral architecture concept aims to present a prison that can accommodate and facilitate coaching programs so that the coaching function can be achieved through design by prioritizing aspects of privacy, circulation, personal space, territoriality, and security. Thus, it can support the success of the functi on of this design object to foster, educate and guide prisoners.