Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RESPONSI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN: STUDI RESPONSIVE ENVIRONMENT PADA PESANTREN MADANI ALAUDDIN, PAOPAO-MAKASSAR Mukhlishah Sam; Samiang Katu; Ahmad Ibrahim Rahmani
Teknosains Vol 15 No 1 (2021): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v15i1.17708

Abstract

Kawasan Pendidikan merupakan salah satu tulang punggung dalam dunia Pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa. Dalam perkembangannya Kawasan Pendidikan mengalami transformasi yang sangat pesat mengikuti dengan kemajuan zaman. Namun di dalam kondisi perkembangan yang terus berjalan tidak diiringi dengan pengembangan nilai-nilai ke Islaman, khusunya pada Kawasan Pendidikan Islam. Dalam penelitian ini kami menganalisis tata ruang Kawasan Pendidikan Pesantren Madani Alauddin Pao-Pao baik secara tata massa bangunan maupun dari segi kondisi suasana pada ruang-ruang kelas yang berdasarkan Nilai Ajaran Islam. Kondisi yang ada saat ini pengaturan tata massa bangunan Kawasan Pesantren Madani Alauddin Pao-Pao seperti halnya tambal sulam pada pakaian. Untuk menjadikan Pesantren Madani Alauddin Pao-Pao perlu dilakukan penataan ulang Kawasan Pendidikan, sehingga Kawasan Pendidikan yang ada memiliki nilia-nilia Islam di dalamnya. Metode diigunakan adalah Studi Responsive Environment yang disandingkan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Dari studi tersebut dihasilkan bahwa yang menjadi focal poin dari Kawasan Pesantren Madani Alauddin Pao-Pao adalah Masjid, sehingga nilai yang pertama hadir dari Kawasan ini adalah ketaqwaan, kepatuhan. Setelah masjid keberadaan Gedung pengelola sebagai bagian dari system administrasi Kawasan pesantren dan sebagai kontroling untuk pengguna Kawasan. Selanjutnya, Gedung pembelajaran dan di ikuti oleh Gedung-gedung pendukung lainnya.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMENUHAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) MATA KULIAH ASAS DAN STUDIO PERANCANGAN ARSITEKTUR 1 BERBASIS KURIKULUM INTERNASIONAL KOREAN ARCHITECTURAL ACCREDITING BOARD (KAAB) Mukhlishah Sam; Zulkarnain AS; Alfiah Alfiah; Ahmad Ibrahim Rahmani
Teknosains Vol 16 No 1 (2022): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v16i1.26500

Abstract

Strategi pengembangan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1 berbasis International Korean Architectural Accrediting Board (KAAB) merupakan kriteria acuan penilaian prestasi belajar mahasiswa dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan perkuliahan di Jurusan Arsitektur. Metode penelitian dilakukan dengan mengembangkan model ADDIE, seperti menganalisis, merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket dan wawancara kepada mahasiswa yang telah selesai mengambil mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengembangan strategi capaian pembelajaran lulusan pada mata kuliah Asas dan Studio Perancangan Arsitektur 1 menghasilkan metode pembelajaran, penataan ulang capaian pembelajaran dan penyusunan materi buku pegangan. Capaian hasil belajar dirumuskan dengan kriteria berpikir kritis dalam arsitektur, desain, rekayasa, dan teknologi, dengan menekankan pada material dan metode bangunan.
UNSUR NIRUPA ARSITEKTUR ISLAM PADA MASJID AGUNG SYEKH ZAYED Mukhlishah Sam; Suci Qadriana Ramadhani
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v2i2.5729

Abstract

Masjid merupakan rumah tempat ibadah bagi ummat Islam atau muslim. Masjid artinya tempat bersujud. Bentuk seni Islam di masjid merupakan perpaduan antara simbolik elemen arsitektur Islam. Masjid Agung Sheikh Zayed yang terletak di Abu Dhabi, Kerajaan Uni Emirat Arab memiliki gaya arsitektur Islami. Penelitian ini akan menggali dan mencari tahu bentuk arsitektur Islam yang diterapkan di masjid Agung Sheikh Zayed di Solo. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi unusr nurupa Arsitektur Islam pada masjid agung sheikh Zayed di Solo. Menurut Ernets Burden (1995) ada 12 unsur nirupa Arsitektur Islam yang akan dibahas dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur unsur nirupa Arsitektur Islam yang ada pada masjid Agung Syekh Zayed di Solo.
Kriteria Kritik Karya Arsitektur Pada Café Anhour di Makassar Suci Qadriana Ramadhani; Mukhlishah Sam
Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Desain Sains Arsitektur (DeSciArs)
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/dsa.v2i2.5730

Abstract

Kritik merupakan proses menganalisa dan mengevaluasi sesuatu yang bertujuan dalam peningkatan pemahaman, perluasan apresiasi, dan peningkatan kualitas kerja. Penelitian ini akan membahas tentang kritik salah satu bangunan yang ada di Makassar dengan memperhatikan beberapa kriteria sebagai berikut: 1). Gaya Arsitektur; 2) Interior Bangunan, 3). Konsep/ Pendekatan Arsitektur yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya arsitektur, Interior dan Konsep yang digunakan pada Bangunan. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan observasi untuk memperoleh hasil pengamatan data dari lapangan. Metode yang digunakan adalah desktiptif kualitatif. Simpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah Arsitektur Modern, dimana terlihat pada bentuk bangunannya dan juga interior pada bangunan, Keindahan, terdapat pada bagian dalam ruangan, yang dimana penggunaan furniture yang dipakai simple tetapi elegan dan availibilitas, pada bangunan yang mudah di dapatkan, serta diketahui konsep /pendekatan Arsitektur berkelanjutan pada bangunan Café Anhour tersebut
Penerapan Arsitektur Bioklimatik Pada Rumah Susun Sewa Di Kabupaten Bantaeng Nurul Rezkiyah Wahyuningsih; Rahayu, Irma; Sam , Mukhlishah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 5 No. 1 (2023): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v5i1a12

Abstract

Abstract_ Population density in Bantaeng Regency has grown over ten years. One solution to address the issue of the need for settlements in urban centers will greatly help Low-Income Communities (MBR) because jobs are not yet established or are still in contract status where they are still allowed to move from place to place or work. On the other hand, extreme climate change, which always changes every time, can cause problems with the environmental conditions where you live, especially the climate in the Bantaeng Regency area. This research aims to design rental flats in Bantaeng Regency by applying the Bioclimatic concept. The research method used was a survey, collecting primary data by means of field surveys/observations and interviews. Secondary data collection is collected from literature studies, journals or scientific works related to titles, books, reading materials related to titles, and other literature. Exploratory data in the form of the results of analysis of primary data and secondary data. The planning of rental flats in Bantaeng Regency is expected so that the building can respond to the surrounding climate and the occupants are comfortable living in the building by adopting bioclimatic architecture.
Konsep Teritorial Arsitektur Perilaku Pada Desain Rest Area Asruni, Asruni; Marwati, Marwati; Sam, Mukhlishah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 5 No. 2 (2023): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v5i2a10

Abstract

The construction of a rest area is essential to provide a comfortable resting place for drivers when they experience fatigue and decreased body endurance, according to Law Number 22 of 2009. This writing aims to obtain the results of designing a rest area using a behavioral approach. The discussion method begins with data collection, which is processed through field surveys by collecting physical/location data information according to the needs of the design concept approach. Then, function and approach and collect precedent studies. After the data collection method, a literature study was carried out in the form of theoretical data collection/standardization of data estimates. Data analysis was carried out using descriptive, synthetic, and exploratory methods. The research results obtained a territorial design concept in the rest and eating areas, which were grouped based on visitor characteristics. The idea of territory is applied to function as an area divider to provide comfort to its users. In using the concept of territory, three forming elements are needed. Namely, fixed elements, where these elements cannot be shifted or moved easily by the user; semi-fixed elements, where these elements are semi-fixed and can be turned or transferred at any time; and non-fixed elements are free elements is space resulting from change, this element is more related to humans as users of space, for example the movements and gestures of the human body..
Penerapan Arsitektur Islam pada Rencana Pembangunan Pusat Kebudayaan Islam di Bulukumba Wahidin, Rahmat; Marwati, Marwati; Sam, Mukhlishah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v6i1a4

Abstract

As one of the districts that is concerned with religious activities, namely Bulukumba, a forum is needed for the community or the government to carry out these activities in the form of an Islamic Cultural Center which accommodates the various needs of community activities. The design of the Islamic Cultural Center is a facility with supporting facilities that support educational, social, health, economic activities, and a center for preaching the spread of Islam. The design of the Islamic Cultural Center in Bulukumba Regency, applies an Islamic architectural approach that is in line with the building's functions based on basic Islamic principles, as contained in the Al-Qur'an and Al-Hadith. Then it is poured in the form of architectural design in accordance with architectural disciplines which are expected to be able to foster community interest and enthusiasm in carrying out Islamic activities, especially in the people of Bulukumba Regency.
Penerapan Arsitektur Islam pada Desain Pusat Thibbun Nabawi di Kota Makassar Ovy Uniarti Ananda; Alfiah, Alfiah; Sam, Mukhlishah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 6 No. 2 (2024): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v6i2a3

Abstract

Abstract_non-medical diseases have become a common problem among people from various walks of life. From an Islamic perspective, Thibbun Nabawi therapy can treat this disease. The increasing number of visitors and the growth of Islamic alternative health facilities in Makassar City present an opportunity to enhance health facilities, specifically the Thibbun Nabawi medical center. The research method employs data collection methods such as journals, books, and information related to Thibbun Nabawi treatment. Additionally, field surveys are conducted to gather information about potential sites that could support the design of Thibbun Nabawi treatment centers. This research culminates in a site concept that aligns with the spatial plan of Makassar city, incorporating Islamic architectural concepts such as Habluminallah on the façade, Habluminnas in space processing, and Habluminal-nature in the Herb Garden. Keywords: Islamic Architecture, Makassar, Medicine, Therapy, Thibbun Nabawi.
Prinsip desain berkelanjutan untuk Coffee Technopark: Mengeksplorasi solusi arsitektur ekologi Akbar, Muhammad; Wasilah, Wasilah; Sam, Mukhlishah
Teknosains Vol 18 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i3.47918

Abstract

Coffee Technopark merupakan sebuah kawasan yang disiapkan secara khusus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menguatkan peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan ekonomi dengan mempromosikan budaya inovasi dan daya saing mengenai tanaman kopi dan hasil produksi kopi, serta lembaga lembaga berbasis pengetahuan. Lokasi perancangan yang berada di area hutan perlu dijaga kelestarian habitatnya sehingga harus terhindar dari eksploitasi dan kerusakan alam. Dengan melihat kondisi dan potensi yang ada, tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan konsep desain arsitektur ekologi pada perencanaan dan perancangan kawasan Coffee Tecknopark untuk mengurangi dampak kerusakan alam yang kemungkinan terjadi. Penyelesaian desain ini mengedepankan keselarasan antara tipologi objek arsitektur dengan lingkungan alam di sekitarnya. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitaif yang berdasarkan data yaitu melalui tahap identifikasi masalah, menginput teori dan literasi serta pencarian preseden yang sesuai dilanjutkan dengan analisis data, serta menghasilkan konsep perencanaan dan perancangan dengan prinsip arsitektur ekologi. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi konsep desain arsitektur ekologi di kawasan Coffee Technopark yang memadukan unsur-unsur material alam di setiap tipologi bangunannya seperti bata, batu alam, kayu, dan beton. Hasil perencangan bangunan juga merupakan proyeksi dari aktivitas, zoning, pengolahan tapak, peruangan, konsep desain bangunan, pemilihan vegetasi, serta utilitas bangunan.
Kajian prinsip bangunan hijau dengan pendekatan al-Qur’an pada Nipah Mall Makassar Sam, Mukhlishah; Abubakar, Achmad; Irham, Muhammad
Teknosains Vol 18 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v18i3.49224

Abstract

Nipah Mall menjadi salah satu gedung pertama di Indonesia Timur yang menerima sertifikasi bangunan hijau dari Green Building Council Indonesia. Artikel ini membahas kajian analisis prinsip-prinsip bangunan hijau terhadap ajaran Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada relevansi antara prinsip bangunan hijau dengan ajaran Islam berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi lapangan. Setelah menganalisis penelitian berdasarkan data yang telah dikumpulkan, ditemukan bahwa ada relevansi antara prinsip-prinsip bangunan hijau dan ajaran Islam. Hal ini dapat dilihat dari temuan 6 kategori utama prinsip bangunan hijau bahwa hanya dua kategori yang tidak relevan. Ketidakrelevanan ini bukan karena tidak adanya relevansi, tetapi tidak adanya ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis yang berkaitan dengan kategori-kategori ini.