Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELATIHAN PENGOLAHAN KELAPA MENJADI MINYAK BERKUALITAS Putri, Rika Diananing; Wulansari, Dewi; Furqani, Astri; Kurniawan, Dody Tri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34627

Abstract

Abstrak: Kelapa merupakan salah satu komoditas yang memili potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah. Salah satu produknya adalah minyak yang diproses dengan pemanasan suhu tinggi, serta memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan (tingkatkan sistem imun, anti-bakteri). Permasalahan rendahnya pengetahuan pengolahan, keterbatasan peralatan dengan teknologi, tidak menerapkan standar mutu dan kemasan yang tidak menarik. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan keterampilan produksi yang berkualitas sebagai upaya peningkatan ekonomi. Metode yang dilakukan dengan sosialisasi dan praktek pengolahan kelapa menjadi minyak kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di sekretariat KT. Bina Lestari, yang diikuti sebanyak 25 peserta dari anggota kelompok. Kegiatan ini dilakukan evaluasi, dengan jumlah pertanyaan 8 berupa pilihan ganda diawal (pretest) dan akhir kegiatan (posttest) untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dalam mengolah. Hasil yang dicapai terjadi peningkatan 80%, serta kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses.Abstract: Coconut is a commodity with great potential to be processed into value-added products. One of the products is oil processed by high-temperature heating, and provides significant health benefits (boosting the immune system, anti-bacterial). The problem is low processing knowledge, limited equipment with technology, not implementing quality standards and unattractive packaging. The purpose of community service is to improve quality production skills as an effort to improve the economy. The method used is socialization and practice of processing coconut into coconut oil with high economic value. This activity was carried out at the KT. Bina Lestari secretariat, which was attended by 25 participants from group members. This activity was evaluated, with a total of 8 multiple-choice questions at the beginning (pretest) and at the end of the activity (posttest) to determine the extent of processing abilities. The results achieved an 80% increase, and this activity ran smoothly and successfully. 
Makna Kepercayaan dan Risiko dalam Adopsi Fintech oleh UMKM: Pendekatan Fenomenologi Moh. Aminollah Hamzah; Leily Nur Indah Fitriana; Mohammad Faris; Astri Furqani
Makro: Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 11 No. 1 (2026): Makro: Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jmm.v11i1.2966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna kepercayaan (trust) dan persepsi risiko (perceived risk) dalam adopsi financial technology (fintech) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan fenomenologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) melalui wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berkembang melalui pengalaman penggunaan yang berulang serta pengaruh sosial, sementara persepsi risiko terbentuk dari pengalaman negatif dan ketidakpastian yang dirasakan. Keputusan adopsi fintech merupakan hasil interaksi dinamis antara kepercayaan dan risiko yang dimediasi oleh pengalaman individu. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoretis berupa model adopsi fintech berbasis pengalaman (experience-based fintech adoption model), yang memperluas perspektif adopsi teknologi dari pendekatan rasional menuju pendekatan berbasis makna dan pengalaman. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembang fintech dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kepercayaan pengguna dan mendorong inklusi keuangan digital yang lebih efektif.