Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Widya Accarya

PANDANGAN GURU TERHADAP PEMBELAJARAN BERORIENTASI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI SEKOLAH DASAR Dwicky Putra Nugraha, Dewa Made
Widya Accarya Vol 10 No 2 (2019): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.779 KB) | DOI: 10.46650/wa.10.2.774.%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan guru terhadap pembelajaran berorientasi revolusi industri 4.0 di sekolah dasar. Pandangan tersebut dapat berupa argumen maupun asumsi pribadi berdasarkan sudut pandang dari guru yang bersangkutan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah para guru di SD Dwijendra Denpasar. Analisis data yang digunakan meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian adalah (1) guru menyambut baik fenomena revolusi industri 4.0 yang memberikan dampak terhadap reorientasi pembelajaran di kelas; (2) konsep pembelajaran yang diharapkan terwujud adalah pembelajaran kolaboratif dengan mengoptimalkan fungsi ICT media, keterbukaan terhadap berbagai sumber pengetahuan, hingga meningkatkan level kognitif siswa; (3) terwujudnya pembelajaran berorientasi revolusi industri 4.0 di sekolah dasar adalah untuk membentuk gaya belajar yang efektif serta membangun keterampilan abad 21 yakni 4C bagi diri peserta didik; dan 4) dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen pemegang otoritas pendidikan utamanya dalam penyediaan fasilitas dan pendampingan/pelatihan kepada guru-guru. Kata kunci : pandangan guru, pembelajaran, pembelajaran revolusi industri 4.0 Abstract This study aimed to describe points of view of teachers towards industrial revolution 4.0 oriented learning in elementary schools. The points of view can be in the form of arguments and personal assumptions based on the points of view of the teachers. The type of the research was descriptive qualitative. Data collection techniques used were observation, interview guidelines, documentation, and notes. The subjects of this study were the teachers at Elementary School of Dwijendra Denpasar. The analysis of the data used included data reduction, data presentation, and data verification with source. The results of the study were (1) the teacher welcomed the phenomenon of the industrial revolution 4.0 which had an impact on the reorientation of learning in the classroom; (2) the concept of learning expected to actualize were collaborative learning by optimizing the functions of ICT media, openness toward various sources of knowledge, and improvement of the students? cognitive level; (3) the realization of industrial revolution 4.0 oriented learning in elementary schools were in order to form effective learning styles and build skills 21st century namely 4C in the students; and 4) supports from all elements of the stakeholders of the educational authority were needed especially in the provision of facilities and assistance / training for the teachers. Keywords: points of view of teachers, industrial revolution 4.0 oriented learning
Pembelajaran STEAM Berbasis Studi Kasus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; Dewi Juniayanti; Putu Tyas Indraswati
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1465.164-171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SD. Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan lima pendekatan keilmuan yaitu science, technology, engineering, arts, & mathematics dalam menyelesaikan suatu persoalan. Jenis penelitian ini adalan penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan sebanyak 56 orang. Sampel yang digunakan adalah kelas VI-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VI-A sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan teknik tes berbentuk uraian/esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM biasa. Hal tersebut berdasarkan pengujian hipotesis melalui uji mann whitney yang memperoleh nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,040 < 0,05. Hasil ini didukung pula oleh perolehan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen sebesar 83,08 lebih tinggi dari skor rata-rata kemampuan berpikir kritis kelompok kontrol sebesar 76,00. Dengan demikian, pembelajaran STEAM berbasis studi kasus berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan.