Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media PECS untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Anak Autis di SLB Negeri 1 Gianyar Dewi Juniayanti; I Komang Dedik Susila
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.298 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.3789

Abstract

Anak autis dikarakteristikan dengan kesulitan dalam berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media PECS untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak autis di SLB Negeri 1 Gianyar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan model pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sample dalam penelitian ini adalah siswa tipe C autis Kelas III di SLB Negeri 1 Gianyar yang terdiri dari 23 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan istrumen yang berbentuk instruksi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan menerapkan gain skor. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata Gain pada kelas eksperimen sebesar 62,29% dan nilai tersebut berdasarkan kategori tafsiran efektivitas N-Gain termasuk dalam kategori cukup efektif. Sedangkan nilai rata-rata Gain pada kelas kontrol sebesar 53,17% dan nilai tersebut berdasarkan kategori tafsiran efektivitas N-Gain termasuk dalam kategori kurang efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi media PECS cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi anak autis di SLB Negeri 1 Gianyar.
THE EFFECTIVENESS OF PROBLEM BASED LEARNING USING CPS-THINKING FRAME ON CRITICAL THINKING ABILITY IN TERMS OF STUDENTS' SELF EFFICACY Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; Dewi Juniayanti
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i1.906

Abstract

This research aims at finding out the effectiveness of Problem Based Learning using CPS-Thinking Frame in terms of Self Efficacy on IV Grade students of SD No. 8 Benoa. This research was quasi-experiment. The design of this research was 2 x 2 factorial design. The population was IV Grade students of SD No. 8 Benoa amounted of 57 students with saturation sampling techniques; all population was taken as sample. The data analysis of hypothesis testing was two-way ANOVA using IBM SPSS 25 for Windows. The result shows F value = 73,976 with sig.= 0,000 or p 0,05; H0 is rejected and H1 is accepted. It shows that there is a significant difference on critical thinking ability between group with PBL using CPS-Thinking Frame and group with conventional method. The sig. value on intercept part is 0,000 or p 0,05; H0 is rejected and H1 is accepted. Thus, there is significant difference on critical thinking ability between students with high and low self-efficacy. It shows that students' self-efficacy has effect on critical thinking. Otherwise, learning model is uncorrelated to self-efficacy.
Pembelajaran STEAM Berbasis Studi Kasus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; Dewi Juniayanti; Putu Tyas Indraswati
Widya Accarya Vol. 14 No. 2 (2023): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.14.2.1465.164-171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SD. Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan lima pendekatan keilmuan yaitu science, technology, engineering, arts, & mathematics dalam menyelesaikan suatu persoalan. Jenis penelitian ini adalan penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan sebanyak 56 orang. Sampel yang digunakan adalah kelas VI-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VI-A sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan teknik tes berbentuk uraian/esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM berbasis studi kasus dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran STEAM biasa. Hal tersebut berdasarkan pengujian hipotesis melalui uji mann whitney yang memperoleh nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,040 < 0,05. Hasil ini didukung pula oleh perolehan rata-rata skor kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen sebesar 83,08 lebih tinggi dari skor rata-rata kemampuan berpikir kritis kelompok kontrol sebesar 76,00. Dengan demikian, pembelajaran STEAM berbasis studi kasus berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SDN 11 Peguyangan.
Inovasi Dalam Pengembangan Pedagogi Di Era Digital: Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence untuk Mendukung Personalized Learning dalam Pembelajaran Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini; I Wayan Aryawan; Dewi Juniayanti; I Gusti Ngurah Santika; Dewa Made Dwicky Putra Nugraha; I Made Astra Winaya
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/487p7b64

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pendekatan pembelajaran dan menuntut guru untuk menguasai inovasi pedagogi modern, termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI). Di SD Negeri 2 Yehkuning, guru masih menghadapi keterbatasan literasi digital dan belum memahami penerapan AI untuk mendukung personalized learning. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan yang berfokus pada penggunaan AI untuk merancang pembelajaran adaptif, diferensiasi konten, serta pembuatan asesmen otomatis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop, praktik langsung, simulasi penerapan AI di kelas, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep AI, kemampuan menggunakan tools seperti ChatGPT, MagicSchool.ai, dan EduAide.ai, serta kemampuan menyusun RPP berbasis personalized learning. Program ini berdampak positif pada pengembangan pedagogi digital dan meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan AI secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar