Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent Rina Susilowati; Aska Muta Yuliani; Indriwati Indriwati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v11i2.495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi matematika siswa bedasarkan gaya kognitif field independent. Penentuan siswa pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah siswa pada penelitian yaitu 3 (tiga) orang siswa kelas VII yang melakukan miskonsepsi matematika rendah, sedang dan tinggi yang memiliki gaya kognitif field independent. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika rendah memiliki kemampuan matematika tinggi. Siswa mampu menyatakan ulang konsep, mampu merumuskan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mampu menentukan rumus untuk menjawab soal dan mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika sedang memiliki kemampuan matematika sedang. Siswa tidak mampu menyatakan ulang konsep dikarenakan tidak paham konsep bangun datar persegi dan belah ketupat. Siswa juga tidak mampu merumuskan konsep dalam bentuk representasi gambar. Namun, Siswa mampu menentukan rumus untuk menjawab soal, tetapi tidak mampu mengaplikasikan rumus yang digunakan. Siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dengan miskonsepsi matematika tinggi tidak mampu menjawab semua indikator dengan benar. Siswa ini termasuk kategori siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah.
PENGEMBANGAN APPLET GEOGEBRA PADA MATERI DISTRIBUSI PELUANG KHUSUS Rina Susilowati; M. Julkarnain
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains Vol 4 No 4 (2022): EDISI 14
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.77 KB) | DOI: 10.51401/jinteks.v4i4.2044

Abstract

The use of technology in education, especially in mathematics is very important. It is critical to create technology-based learning media such as the Geogebra applet so that students can learn independently in constructing understanding concepts to solve mathematical problems through modeling, simulation, and visualization. This study aims to develop a geogebra applet on a valid and practical special probability distribution material.. The type of research used is development research with reference to the development design of the Three-D (3D) model. Data collection techniques include questionnaires, observations, and interviews. Data from observations and interviews were analyzed qualitatively. The data from the validation and practicality tests were analyzed using descriptive quantitative analysis. Based on the results of data analysis, it was found that the average percentage of validation results was 85.47%, so it can be said that this geogebra applet was categorized as very valid.. The results of the student response questionnaire on aspects of pleasure, usefulness, convenience, and interest in the display reached an average percentage of 85.63% and was categorized as very practical, so the geogebra applet that was developed could be used in learning.
PELATIHAN IDENTIFIKASI KESULITAN FUNGSIONAL BELAJAR SISWA UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA Rina Susilowati; Aris Dwi Intan Aprianti
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i1.3402

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran tanpa adanya diskriminasi. Di tiap sekolah/madrasah di wilayah Nusa Tenggara Barat terdapat 5 - 15% dari jumlah siswa yang mengalami kelainan maupun kesulitan belajar. Kesulitan belajar mencakup kesulitan belajar dalam perkembangan yang berpengaruh pada kesulitan belajar akademik. Kegiatan pelatihan tentang profil kesulitan fungsional belajar siswa ini bertujuan agar guru-guru, khususnya guru sekolah dasar di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa memahami jenis[1]jenis kesulitan fungsional belajar siswa dan cara mengidentifikasi kesulitan fungsional belajar siswa. Identifikasi kesulitan belajar siswa merupakan salah satu bagian dalam penilaian awal pada tahapan melaksanakan pembelajaran berbasis level kemampuan siswa (Teaching at The Right Level) yang merupakan metode pembelajaran yang diterapkan dalam kurikulum merdeka. Metode pelaksanaan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi dalam tiga tahapan, yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru memiliki pengetahuan tentang jenis kesulitan fungsional belajar siswa dan mengetahui serta dapat menggunakan alat identifikasi kesulitan belajar siswa. Dengan demikian, guru telah melakukan salah satu proses analisis diagnostik pada siswa. Selanjutnya, guru dapat mengatasi permasalahan adanya kesulitan belajar siswa tersebut dan menemukan solusi terbaik dalam melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) SELAMA NEW NORMAL STKIP PARACENDEKIA NW SUMBAWA Fauzan Aan Andriansyah Saputra; Muhammad Irham; Rina Susilowati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika siswa melalui pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtatif, subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 siswa dengan kemampuan pemecahan masalah berbeda, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan tes kemampuan pemecahan masalah. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi 3 tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Siswa tingkat KPM tinggi dapat menyelesaiakan semua masalah yang diberikan dengan empat tahapan pemecahan masalah Polya, siswa dapat memahami masalah dengan benar. Tetapi pada soal nomor 1 dan 4, siswa tidak menuliskan dengan lengkap tahapan membuat rencana. Siswa KPM sedang hanya dapat menyelesaikan soal nomor 3 dan 4 dengan tahapan pemecahan masalah Polya dengan benar. Siswa tingkat KPM rendah hanya dapat menyelesaikan menyelesaikan masalah dengan tahap pemecahan masalah polya dengan benar pada soal nomor 1 saja. Untuk soal nomor 2,3 dan 4 siswa tidak dapat menyelesaiakan tahapannya.
APLIKASI LOGIKA FUZZY UNTUK OPTIMALISASI WAKTU PENCUCIAN PAKAIAN PADA MESIN CUCI Rina Susilowati; M. Julkarnain
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 1 (2024): April
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/ppdp7y90

Abstract

Mesin cuci adalah perabotan rumah tangga yang sangat bermanfaat. Penggunaan mesin cuci untuk mencuci pakaian dengan menerapkan logika fuzzy akan menjadi lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun suatu sistem agar waktu pencucian pakaian dapat optimal dengan menerapakan logika fuzzy. Pada sistem pengontrol logika fuzzy terdapat dua input yaitu tingkat kekotoran pakain dan waktu jenuh serta outputnya adalah waktu pencucian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi waktu pencucian pakaian pada mesin cuci dengan menerapkan logika fuzzy menggunakan fungsi keanggotaan tratesium dan segitiga pada fuzzifikasi dan metode pusat gravitasi pada defuzzifikasi. Algoritma ini diimplementasikan dengan FIS Matlab. Waktu pencucian pakaian menjadi lebih optimal dengan menerapakan logika fuzzy tersebut, sehingga dapat menghemat biaya atauapun energi listrik yang digunakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII SMP Nurul Wali’ah; Rina Susilowati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/yc3tnr35

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan hal yang penting dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran matematika. Model discovery learning akan melatih peserta didik dalam memecahkan masalah dengan mendorong peserta didik menjadi peserta didik lebih aktif, mandiri, dan terlibat dalam menemukan pengetahuan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lenangguar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel sebanyak 59 siswa. Observasi, tes, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan dan metode analisis data adalah uji validitas instrumen, analisis prasyarat, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa meningkat dengan model pembelajaran discovery learning. Data menunjukkan bahwa hasil belajar siswa positif dan signifikan ketika menggunakan model pembelajaran discovery learning dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS METODE PROJECT BASED LEARNING (PJBL) PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL KELAS VII SMP Indah Cerdik Ningsih; Rina Susilowati
REALISTIC: Journal of Education Mathematics and Science Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : STKIP Paracendekia NW Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66355/q6efz619

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu bahan ajar yang sangat diperlukan dalam proses pembelajaran yang disesuaikan dengan karakterisktik materi dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis metode project-based learning (PjBL) pada materi aritmatika sosial Kelas VII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 3D (define, design, develop), dengan uji kelayakan produk hanya pada aspek kevalidan. Teknik pengambilan data menggunakan angket, wawancara dan teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa kelayakan materi sebesar 79,9% dengan kategori valid, kelayakan media sebesar 92,5% dengan kategori sangat valid, dan praktisi mendapatkan kelayakan 91,6% dengan kategori sangat valid. Rata-rata hasil validator asal ketiga aspek yaitu 88% yang dikategorikan sangat valid, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul dikatakan sangat valid serta layak diujicobakan pada siswa.